مسند الشافعي ١٧٣٣: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَحْوَلِ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: أُمِرَ النَّاسُ أَنْ يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِمْ بِالْبَيْتِ، إِلَّا أَنَّهُ رُخِّصَ لِلْمَرْأَةِ الْحَائِضِ
Musnad Syafi'i 1733: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Sulaiman Al Ahwal, dan Thawus, dari Ibnu Abbas, ia mengatakan: Orang-orang diperintahkan agar akhir masa (ibadah haji) mereka ialah di Baitullah, hanya saja hal itu dimaafkan bagi wanita yang sedang haid sebagai rukhshah. 960
سنن ابن ماجه ١٧٦٨: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُدْنِي إِلَيَّ رَأْسَهُ وَهُوَ مُجَاوِرٌ فَأَغْسِلُهُ وَأُرَجِّلُهُ وَأَنَا فِي حُجْرَتِي وَأَنَا حَائِضٌ وَهُوَ فِي الْمَسْجِدِ
Sunan Ibnu Majah 1768: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad] berkata: telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari [Aisyah] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendekatkan kepalanya kepadaku, sementara beliau i'tikaf. Aku dalam keadaan haid, dari kamarku, aku membasuh dan menyisir rambut Rasulullah yang berada di masjid."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن الدارمي ١٧٧٥: أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَدِمْتُ مَكَّةَ وَأَنَا حَائِضٌ وَلَمْ أَطُفْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ فَشَكَوْتُ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ افْعَلِي مَا يَفْعَلُ الْحَاجُّ غَيْرَ أَنْ لَا تَطُوفِي بِالْبَيْتِ
Sunan Darimi 1775: Telah mengabarkan kepada kami [Khalid bin Makhlad] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Abdurrahman bin Al Qasim] dari [Ayahnya] dari ['Aisyah] radliallahu 'anha, ia berkata; "Setibanya di Makkah, aku dalam keadaan haid, dan belum melakukan thawaf antara Shafa dan Marwah, lalu aku mengadukan hal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Lakukanlah sebagaimana yang dilakukan orang yang berhaji, hanya saja kamu jangan thawaf di Ka'bah."
Grade
صحيح البخاري ١٧٩٤: حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامِ بْنِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زَيْنَبَ ابْنَةِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّهَا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَتْ بَيْنَمَا أَنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَمِيلَةِ إِذْ حِضْتُ فَانْسَلَلْتُ فَأَخَذْتُ ثِيَابَ حِيضَتِي فَقَالَ مَا لَكِ أَنَفِسْتِ قُلْتُ نَعَمْ فَدَخَلْتُ مَعَهُ فِي الْخَمِيلَةِ وَكَانَتْ هِيَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلَانِ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ وَكَانَ يُقَبِّلُهَا وَهُوَ صَائِمٌ
Shahih Bukhari 1794: Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Hisyam bin Abu 'Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Zainab putri Ummu Salamah] dari ibunya radliyallahu 'anhuma berkata: Ketika aku bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam satu selimut tiba-tiba aku mengalami haidh maka aku diam-diam pergi lalu aku mengambil pakaian khusus haidhku, Beliau berkata: "Ada apa denganmu, apakah kamu mengalami hadil?" Aku jawab: "Ya". Lalu aku masuk ke dalam selimut bersama Beliau." Ummu Salamah dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah pula mandi bersama dari satu ember air. Dan Beliau juga menciumnya padahal Beliau sedang berpuasa."
صحيح ابن حبان ١٧٩٨: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُعَافَى، بِصَيْدَا، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ هِشَامِ بْنِ أَبِي خَيْرَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، قَالَ: حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ، وَسَعِيدٌ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَأَبَا بَكْرٍ، وَعُمَرَ، وَعُثْمَانَ رِضْوَانُ اللهِ عَلَيْهِمْ كَانُوا يَفْتَتِحُونَ الْقِرَاءَةَ بِـ {الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ}.
Shahih Ibnu Hibban 1798: Muhammad bin Al Mu’afa mengabarkan kepada kami di Shaida, dia berkata: Muhammad bin Hisyam bin Abu Khiyarah menceritakan kepada kami, dia berkata: lbnu Abi Adi menceritakan kepada kami, dia berkata: Humaid dan Sa'id menceritakan kepada kami dari Qatadah, dari Anas, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar, . dan Utsman RA memulai bacaan dengan (membaca) "alhamdu lillaahi rabbil aalamin" (segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam).” 119 [34:5]
صحيح البخاري ١٨١٥: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي زَيْدٌ عَنْ عِيَاضٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ فَذَلِكَ نُقْصَانُ دِينِهَا
Shahih Bukhari 1815: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] berkata: telah menceritakan kepada saya [Zaid] dari ['Iyadh] dari Abu Sa'id radliyallahu 'anhu berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila (seorang wanita) sedang mengalami haidl, maka dia tidak shalat dan tidak puasa. Yang demikian itu menunjukkan kurangnya agamanya."
صحيح ابن حبان ١٨١٨: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُعَافَى، الْعَابِدُ بِصَيْدَا، قَالَ: حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ زَيْدِ بْنِ أَبِي الزَّرْقَاءِ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي، قَالَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَمَّهُمْ بِالْمُعَوِّذَتَيْنِ فِي صَلاَةِ الصُّبْحِ.
Shahih Ibnu Hibban 1818: Muhammad bin Al Mu’afa Al Abid mengabarkan kepada kami di Shaida, dia berkata: Harun bin Zaid bin Abu Az-Zarqa menceritakan kepada kami, dia berkata: Ayahku menceritakan kepada kami, dia berkata: Sufyan menceritakan kepada kami dari Muawiyah bin Shalih, dari Abdurrahman bin Jubair bin Nufair, dari ayahnya, dari Uqbah bin Amir, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengimami mereka shalat Subuh dengan (membaca) Al Mu ’awwidzatain.”150 [5:34]
سنن الدارمي ١٨٢٥: أَخْبَرَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ هُوَ الْمَاجِشُونُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ هُوَ ابْنُ الْقَاسِمِ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْكُرُ إِلَّا الْحَجَّ فَلَمَّا جِئْنَا سَرِفَ طَمِثْتُ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ النَّحْرِ طَهُرْتُ فَأَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَفَضْتُ فَأُتِيَ بِلَحْمِ بَقَرٍ فَقُلْتُ مَا هَذَا قَالُوا أَهْدَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نِسَائِهِ الْبَقَرَ
Sunan Darimi 1825: Telah mengabarkan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz yaitu Al Majisyun] dari [Abdurrahman yaitu Ibnu Al Qasim] dari [Al Qasim] dari ['Aisyah], ia berkata; "Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan tidak menyebutkan sesuatupun kecuali (masalah) haji. Setelah kami sampai di Sarif, aku mengalami haid. Ketika hari penyembelihan kurban (awal hari Adha) aku telah suci. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengirim utusan kepadaku (agar aku segera dating), aku pun segera bertolak untuk berangkat, beliau lalu diberi daging sapi, aku bertanya; "Apa ini?" Para sahabat menjawab; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah berkurban sapi untuk para isterinya."
Grade
سنن الدارمي ١٨٣٧: أَخْبَرَنَا يَعْلَى حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ حَاضَتْ صَفِيَّةُ فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ النَّفْرِ قَالَتْ أَيْ حَلْقَى أَيْ عَقْرَى بِلُغَةٍ لَهُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَسْتِ قَدْ طُفْتِ يَوْمَ النَّحْرِ قَالَتْ بَلَى قَالَ فَارْكَبِي حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ حَمَّادٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ بِنَحْوِهِ
Sunan Darimi 1837: Telah mengabarkan kepada kami [Ya'la] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari ['Aisyah], ia berkata; "Suatu ketika Shafiyah haid, setelah malam nafar (sekembalinya dari Mina ke Makkah) ia berkata; ""Celaka aku (maksudnya tidak beruntung) -Dengan bahasa mereka- Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bukankah kamu telah melakukan thawaf pada hari Nahr?" Ia berkata; "Benar." Beliau bersabda: "Naiklah kendaraan." Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Hammad] dari [Syu'bah] dari [Al Hakam] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dari ['Aisyah] seperti hadits di atas.
Grade
سنن أبي داوود ١٨٤٣: حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ وَرَفَعَهُ أَنَّهُ قَالَ فِي سَبَايَا أَوْطَاسَ لَا تُوطَأُ حَامِلٌ حَتَّى تَضَعَ وَلَا غَيْرُ ذَاتِ حَمْلٍ حَتَّى تَحِيضَ حَيْضَةً
Sunan Abu Daud 1843: Telah menceritakan kepada kami ['Amr bin 'Aun], telah mengabarkan kepada kami [Syarik], dari [Qais bin Wahb] dari [Abu Al Waddak], dari [Abu Sa'id Al Khudri], dan ia memarfu'kan hadits tersebut, bahwa Ia berkata mengenai wanita-wanita tawanan dari Suku Authas: Wanita hamil tidak boleh digauli hingga melahirkan, dan tidak pula wanita yang tidak hamil hingga mengalami satu kali haid.
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Dha'if,