سنن الدارقطني ٢٦٨٢: ثنا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدِ أَبُو عَلِيٍّ الصَّفَّارُ , وَأَبُو بَكْرٍ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مُوسَى بْنِ أَبِي حَامِدٍ صَاحِبُ بَيْتِ الْمَالِ , قَالَا: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُنَادِي , نا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ يَحْيَى بْنِ يَعْمَرَ , قَالَ: قُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ: يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ إِنَّ أَقْوَامًا يَزْعُمُونَ أَنْ لَيْسَ قَدْرٌ , قَالَ: فَهَلْ عِنْدَنَا مِنْهُمْ أَحَدٌ؟ , قُلْتُ: لَا , قَالَ: فَأَبْلِغْهُمْ عَنِّي إِذَا لَقِيتَهُمْ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ بَرَأَ إِلَى اللَّهِ مِنْكُمْ وَأَنْتُمْ مِنْهُ بَرَاءٌ , سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ قَالَ: بَيْنَا نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أُنَاسٍ إِذْ جَاءَ رَجُلٌ لَيْسَ عَلَيْهِ شَحْنَاءُ سَفَرٍ وَلَيْسَ مِنْ أَهْلِ الْبَلَدِ يَتَخَطَّى حَتَّى وَرِكِ فَجَلَسَ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا يَجْلِسُ أَحَدُنَا فِي الصَّلَاةِ ثُمَّ وَضَعَ يَدَهُ عَلَى رُكْبَتَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ مَا الْإِسْلَامُ؟ , [ص:342] قَالَ: «الْإِسْلَامُ أَنْ تَشَهَّدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ , وَأَنْ تُقِيمَ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ وَتَحُجَّ وَتَعْتَمِرَ وَتَغْتَسِلَ مِنَ الْجَنَابَةِ وَتَتِمَّ الْوُضُوءَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ» , قَالَ: فَإِنْ فَعَلْتُ هَذَا فَأَنَا مُسْلِمٌ؟ , قَالَ: «نَعَمْ» , قَالَ: صَدَقْتَ وَذَكَرَ بَاقِيَ الْحَدِيثِ وَقَالَ فِي آخِرِهِ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «عَلَيَّ بِالرَّجُلِ» , فَطَلَبْنَاهُ فَلَمْ نَقْدِرْ عَلَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «هَلْ تَدْرُونَ مَنْ هَذَا هَذَا جِبْرِيلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِينَكُمْ , فَخُذُوا عَنْهُ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا شُبِّهَ عَلَيَّ مُنْذُ أَتَانِي قَبْلَ مَرَّتِي هَذِهِ وَمَا عَرَفْتُهُ حَتَّى وَلَّى». إِسْنَادٌ ثَابِتٌ صَحِيحٌ. أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ بِهَذَا الْإِسْنَادِ
Sunan Daruquthni 2682: Ismail bin Muhammad Abu Ali Ash-Shaffar dan Abu Bakar Ahmad bin bin Muhammad bin Musa bin Abi Hamid pemilik baitul mal menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Muhammad bin Ubaidillah bin Al Munadi menceritakan kepada kami. Yunus bin Muhammad memberitakan kepada kami, Mu'tamir bin Sulaiman memberitakan kepada kami. dari bapaknya. dari Yahya bin Ya'mar, dia berkata, saya berkata kepada Ibnu Umar, "Wahai Abu Abdurrahman, sesungguhnya banyak kaum mengannggap bahwa tidak ada qadar." Dia bertanya, "Apakah di antara kita ada seorang dari mereka?" saya menjawab, "Tidak." Dia berkata, "Maka sampaikanlah kepada mereka dariku jika kamu berjumpa dengan mereka, bahwa Ibnu Umar berlepas diri (kepada Allah) dari kalian dan kalian berlepas diri darinya. saya mendengar Umar bin Al Khaththab berkata. "Ketika kami sedang duduk di samping Rasulullah SAW di antara beberapa orang, tiba-tiba datang seseorang yang tidak ada pada dirinya bekas perjalanan jauh dan dia bukan dari penduduk negeri ini, dia melangkah hingga bersandar. lalu duduk di hadapan Rasulullah SAW seperti seorang di antara kami duduk dalam shalat, kemudian dia meletakkan kedua tangannya di atas kedua lutut Rasulullah SAW. lalu bertanya. "Wahai Muhammad, apa itu Islam?" beliau bersabda. "Islam yaitu agar kamu bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat. menunaikan haji dan umrah, mandi dari junub, menyempurnakan wudhu dan berpuasa di bulan Ramadhan." Dia bertanya. "Jika saya melakukan hal ini maka saya muslim?" beliau menjawab. "Ya." Dia berkata. "Kamu benar." Perawi menyebutkan hadits selanjutnya. Di akhir hadits tersebut perawi mengatakan. maka Rasulullah SAW bersabda. "Saya harus memperhatikan orang itu." Lalu kami mencarinya dan kami tidak mampu menemuinya. Maka Rasulullah SAW bersabda. "Apakah kalian mengetahui, siapakah orang ini? ini adalah Jibril, dia datang kepada kalian untuk mengajarkan agama kalian, maka ambillah darinya. Maka demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah dia itu samar atas diriku sejak dia datang kepadaku sebelum ini dan saya tidak mengetahuinya hingga dia berpaling." Sanadnya kuat serta shahih. Muslim meriwayatkannya dengan sanad ini.
Grade
سنن الدارقطني ٢٦٨٣: ثنا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ نَيْرُوزٍ الْأَنْمَاطِيُّ , نا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ , نا الْحَسَنُ بْنُ حَبِيبٍ , نا رَوْحُ بْنُ الْقَاسِمِ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , عَنْ سُرَاقَةَ بْنِ مَالِكٍ , قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ عُمْرَتُنَا هَذِهِ لِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ؟ فَقَالَ: «لَا بَلْ لِلْأَبَدِ، دَخَلَتِ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ». كُلُّهُمْ ثِقَاتٌ
Sunan Daruquthni 2683: Muhammad bin Ibrahim bin Nairuz Al Anmathi menceritakan kepada kami, Amru bin Ali memberitakan kepada kami, Al Husain bin Habib memberitakan kepada kami, Rauh bin Al Qasim memberitakan kepada kami. dari Abu Az-Zubair. dari Jabir. dari Suraqah bin Malik, dia berkata, saya bertanya, "Wahai Rasulullah Umrah kita ini untuk tahun ini atau untuk selamanya?" maka beliau menjawab. "Tidak. bahkan itu untuk selamanya, umrah itu masuk pada haji sampai hari kiamat." Semuanya terpercaya.
Grade
سنن النسائي ٢٦٨٣: أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حَرْمَلَةَ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ يَقُولُ حَجَّ عَلِيٌّ وَعُثْمَانُ فَلَمَّا كُنَّا بِبَعْضِ الطَّرِيقِ نَهَى عُثْمَانُ عَنْ التَّمَتُّعِ فَقَالَ عَلِيٌّ إِذَا رَأَيْتُمُوهُ قَدْ ارْتَحَلَ فَارْتَحِلُوا فَلَبَّى عَلِيٌّ وَأَصْحَابُهُ بِالْعُمْرَةِ فَلَمْ يَنْهَهُمْ عُثْمَانُ فَقَالَ عَلِيٌّ أَلَمْ أُخْبَرْ أَنَّكَ تَنْهَى عَنْ التَّمَتُّعِ قَالَ بَلَى قَالَ لَهُ عَلِيٌّ أَلَمْ تَسْمَعْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَمَتَّعَ قَالَ بَلَى
Sunan Nasa'i 2683: Telah mengabarkan kepada kami ['Amr bin Ali], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdur Rahman bin Harmalah], ia berkata: saya pernah mendengar [Sa'id bin Al Musayyab] berkata: Ali dan Utsman melakukan haji, kemudian tatkala kami berada di sebagian jalan, Utsman melarang melakukan haji tamattu'. Lalu Ali berkata: "Apabila kalian melihat ia berangkat maka berangkatlah kalian." Kemudian Ali bersama para sahabatnya mengucapkan talbiyah untuk melakukan umrah dan Utsman tidak melarang mereka. Lalu Ali berkata: "Tidakkah saya diberitahu bahwa engkau melarang melakukan haji tamattu'?" Maka Utsman berkata: "Benar." [Ali] berkata kepadanya: "Tidakkah engkau mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah melakukan tamattu'?" [Utsman] berkata: "Ya."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن النسائي ٢٦٨٤: أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ابْنِ الْحَارِثِ بْنِ نَوْفَلِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ سَعْدَ بْنَ أَبِي وَقَّاصٍ وَالضَّحَّاكَ بْنَ قَيْسٍ عَامَ حَجَّ مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ وَهُمَا يَذْكُرَانِ التَّمَتُّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَقَالَ الضَّحَّاكُ لَا يَصْنَعُ ذَلِكَ إِلَّا مَنْ جَهِلَ أَمْرَ اللَّهِ تَعَالَى فَقَالَ سَعْدٌ بِئْسَمَا قُلْتَ يَا ابْنَ أَخِي قَالَ الضَّحَّاكُ فَإِنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ نَهَى عَنْ ذَلِكَ قَالَ سَعْدٌ قَدْ صَنَعَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَنَعْنَاهَا مَعَهُ
Sunan Nasa'i 2684: Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Ibnu Syihab] dari [Muhammad bin Abdullah bin Al Harits bin Naufal bin Al Harits bin Abdul Muththalib] bahwa ia menceritakan kepadanya bahwa ia pernah mendengar Sa'd bin Abi Waqqash serta Adh Dhahak bin Qais pada tahun Mu'awiyah bin Abi Sufyan menunaikan haji, mereka berdua menyebutkan haji tamattu' dengan melakukan umrah hingga haji. Adh Dhahak berkata: tidak ada yang melakukan hal tersebut kecuali orang yang jahil terhadap perintah Allah ta'ala, maka Sa'd berkata: betapa buruknya apa yang engkau katakan wahai anak saudaraku. Adh Dhahak berkata: Umar bin Al Khathab melarang hal tersebut. Maka [Sa'ad] berkata: hal itu dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan telah kami lakukan bersamanya.
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Hasan,
سنن الدارقطني ٢٦٨٤: ثنا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا يَزِيدُ , أنا شُعْبَةُ , قَالَ: وَحَدَّثَنَا عَفَّانُ , نا شُعْبَةُ , عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ سَالِمٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ أَوْسٍ , عَنْ أَبِي رَزِينٍ , أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ أَدْرَكَ الْإِسْلَامَ لَا يَسْتَطِيعُ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ وَلَا الظَّعْنَ , قَالَ: «حُجَّ عَنْ أَبِيكَ وَاعْتَمِرْ». كُلُّهُمْ ثِقَاتٌ
Sunan Daruquthni 2684: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami. Ahmad bin Sinan memberitakan kepada kami. Yazid memberitakan kepada kami, Syu'bah memberitakan kepada kami. dia berkata. Affan menceritakan kepada kami, Syu'bah memberitakan kepada kami, dari An-Nu'man bin Salim. dari Amru bin Aus. dari Abu Razin, bahwa dia bertanya kepada Nabi SAW seraya berkata, "Sungguh bapakku adalah orang yang sudah lanjut usia, dia masuk Islam tapi tidak mampu menunaikan haji, umrah dan juga berangkat." Beliau bersabda, "Tunaikanlah haji dan umrah atas nama bapakmu." Semuanya terpercaya.
Grade
سنن الدارقطني ٢٦٨٥: ثنا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مُعَاوِيَةَ , نا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي سُفْيَانَ الْأَخْنَسِيِّ , عَنْ جَدَّتِهِ حُكَيْمَةَ , عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَهَلَّ بِحَجٍّ أَوْ عُمْرَةٍ مِنَ الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى إِلَى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ وَوَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ»
Sunan Daruquthni 2685: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami. Ali bin Muhammad bin Muawiyah memberitakan kepada kami. Ibnu Abi Fudaik memberitakan kepada kami. Abdullah bin Abdurrahman memberitakan kepada kami. dari Yahya bin Abu Sufyan Al Akhnasi. dari neneknya Hukaimah. dari Ummu Salamah, dia berkata. Rasulullah SAW bersabda. "Barangsiapa berihram dengan haji atau umrah dari Masjidil Aqsha sampai Masjidil Haram, maka akan diampuni dosanya yang telah berlalu dan yang akan datang, serta dia pasti akan mendapatkan surga."
Grade
سنن الدارقطني ٢٦٨٦: ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْبَخْتَرِيِّ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْخَلِيلِ , نا الْوَاقِدِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَخْنَسَ , عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ الْأَخْنَسِيِّ , عَنْ أُمِّهِ , عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَحْرَمَ مِنْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ بِحَجٍّ أَوْ عُمْرَةٍ كَانَ مِنْ ذُنُوبِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ»
Sunan Daruquthni 2686: Muhammad bin Amru bin Al Bakhtari, Ahmad bin Al Khalil memberitakan kepada kami, Al Waqidi memberitakan kepada kami. Abdullah bin Abdurrahman bin Yukhannas memberitakan kepada kami, dari Yahya bin Abdullah bin Abi Sufyan Al Akhnasi, dari ibunya. dari Ummu Salamah, dia berkata. Rasulullah SAW bersabda "Barangsiapa berihram dari Baitul Maqdis dengan haji atau umrah, maka orang tersebut diampuni dari dosanya seperti hari ketika ibunya melahirkannya."
Grade
سنن النسائي ٢٦٨٦: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْحَسَنِ بْنِ شَقِيقٍ قَالَ أَنْبَأَنَا أَبِي قَالَ أَنْبَأَنَا أَبُو حَمْزَةَ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ سَمِعْتُ عُمَرَ يَقُولُ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَنْهَاكُمْ عَنْ الْمُتْعَةِ وَإِنَّهَا لَفِي كِتَابِ اللَّهِ وَلَقَدْ فَعَلَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي الْعُمْرَةَ فِي الْحَجِّ
Sunan Nasa'i 2686: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Ali bin Al Hasan bin Syaqiq], ia berkata: telah memberitakan kepada kami [bapakku] ia berkata: telah memberitakan kepada kami [Abu Hamzah] dari [Mutharrif] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas], ia berkata: saya pernah mendengar [Umar] berkata: demi Allah aku benar-benar melarang kalian dari haji tamattu' dan sesungguhnya ia termuat di kitabullah, dan shallallahu 'alaihi wa sallam telah melakukannya, yaitu umrah ketika haji.
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن الدارقطني ٢٦٨٧: ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ , نا سَلَمَةُ بْنُ الْفَضْلِ , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ سُحَيْمٍ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي سُفْيَانَ , عَنْ أُمِّهِ أُمِّ حَكِيمٍ بِنْتُ أُمَيَّةَ , أَنَّهَا سَمِعَتْ أُمَّ سَلَمَةَ , زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , تَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَهَلَّ بِحَجَّةٍ أَوْ عُمْرَةٍ مِنْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»
Sunan Daruquthni 2687: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami. Muhammad bin Humaid memberitakan kepada kami. Salamah bin Al Fadhl memberitakan kepada kami. dari Ibnu Ishak. dari Sulaiman bin Suhaim. dari Yahya bin Abi Sufyan, dari ibunya Umu Hakim binti Umayvah. bahwa dia mendengar Ummu Salamah istri Nabi SAW. dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa berihram dengan haji atau umrah dari Baitul Maqdis, akan diampuni dosanya yang telah berlalu."
Grade
سنن الدارقطني ٢٦٨٨: ثنا ابْنُ صَاعِدٍ , ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ جَرِيرِ بْنِ جَبَلَةَ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْوَاسِطِيُّ , ثنا عَبْدُ الْحَكِيمِ أَبُو سُفْيَانَ الْخُزَاعِيُّ , عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَأَةَ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ أَبِي حَازِمٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «مَنْ حَجَّ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ يَرْجِعُ كَهَيْئَةِ يَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ»
Sunan Daruquthni 2688: Ibnu Sha'id menceritakan kepada kami. Ubaidillah bin jarir bin Jabalah menceritakan kepada kami. Al Hasan bin Ali Al Wasithi memberitakan kepada kami, Abdul Hakam Abu Sufyan Al Khuza'i menceritakan kepada kami. dari Al Hajjaj bin Arthath. dari Al A'masy, dari Abu Hazim. dari Abu Hurairah. dari Nabi SAW. Beliau bersabda, "Barangsiapa menunaikan haji atau umrah lalu tidak melakukan rafats (berbicara keji) dan tidak berbuat fasiq akan kembali seperti keadaan ketika ibunya melahirkannya."
Grade