مسند أحمد ٢٥٧٣: حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي عَاصِمٍ الْغَنَوِيِّ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍ يَزْعُمُ قَوْمُكَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَمَلَ بِالْبَيْتِ وَأَنَّ ذَلِكَ سُنَّةٌ فَقَالَ صَدَقُوا وَكَذَبُوا قُلْتُ وَمَا صَدَقُوا وَمَا كَذَبُوا قَالَ صَدَقُوا رَمَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَيْتِ وَكَذَبُوا لَيْسَ بِسُنَّةٍ إِنَّ قُرَيْشًا قَالَتْ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ دَعُوا مُحَمَّدًا وَأَصْحَابَهُ حَتَّى يَمُوتُوا مَوْتَ النَّغَفِ فَلَمَّا صَالَحُوهُ عَلَى أَنْ يَقْدَمُوا مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ وَيُقِيمُوا بِمَكَّةَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَقَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْمُشْرِكُونَ مِنْ قِبَلِ قُعَيْقِعَانَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ ارْمُلُوا بِالْبَيْتِ ثَلَاثًا وَلَيْسَ بِسُنَّةٍ قُلْتُ وَيَزْعُمُ قَوْمُكَ أَنَّهُ طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ عَلَى بَعِيرٍ وَأَنَّ ذَلِكَ سُنَّةٌ فَقَالَ صَدَقُوا وَكَذَبُوا فَقُلْتُ وَمَا صَدَقُوا وَكَذَبُوا فَقَالَ صَدَقُوا قَدْ طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ عَلَى بَعِيرٍ وَكَذَبُوا لَيْسَ بِسُنَّةٍ كَانَ النَّاسُ لَا يُدْفَعُونَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا يُصْرَفُونَ عَنْهُ فَطَافَ عَلَى بَعِيرٍ لِيَسْمَعُوا كَلَامَهُ وَلَا تَنَالُهُ أَيْدِيهِمْ قُلْتُ وَيَزْعُمُ قَوْمُكَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَأَنَّ ذَلِكَ سُنَّةٌ قَالَ صَدَقُوا إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَمَّا أُمِرَ بِالْمَنَاسِكِ عَرَضَ لَهُ الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَسْعَى فَسَابَقَهُ فَسَبَقَهُ إِبْرَاهِيمُ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ جِبْرِيلُ إِلَى جَمْرَةِ الْعَقَبَةِ فَعَرَضَ لَهُ شَيْطَانٌ قَالَ يُونُسُ الشَّيْطَانُ فَرَمَاهُ بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ حَتَّى ذَهَبَ ثُمَّ عَرَضَ لَهُ عِنْدَ الْجَمْرَةِ الْوُسْطَى فَرَمَاهُ بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ قَالَ قَدْ تَلَّهُ لِلْجَبِينِ قَالَ يُونُسُ وَثَمَّ تَلَّهُ لِلْجَبِينِ وَعَلَى إِسْمَاعِيلَ قَمِيصٌ أَبْيَضُ وَقَالَ يَا أَبَتِ إِنَّهُ لَيْسَ لِي ثَوْبٌ تُكَفِّنُنِي فِيهِ غَيْرُهُ فَاخْلَعْهُ حَتَّى تُكَفِّنَنِي فِيهِ فَعَالَجَهُ لِيَخْلَعَهُ فَنُودِيَ مِنْ خَلْفِهِ { أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا } فَالْتَفَتَ إِبْرَاهِيمُ فَإِذَا هُوَ بِكَبْشٍ أَبْيَضَ أَقْرَنَ أَعْيَنَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَقَدْ رَأَيْتُنَا نَبِيعُ هَذَا الضَّرْبَ مِنْ الْكِبَاشِ قَالَ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ جِبْرِيلُ إِلَى الْجَمْرَةِ الْقُصْوَى فَعَرَضَ لَهُ الشَّيْطَانُ فَرَمَاهُ بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ حَتَّى ذَهَبَ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ جِبْرِيلُ إِلَى مِنًى قَالَ هَذَا مِنًى قَالَ يُونُسُ هَذَا مُنَاخُ النَّاسِ ثُمَّ أَتَى بِهِ جَمْعًا فَقَالَ هَذَا الْمَشْعَرُ الْحَرَامُ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ إِلَى عَرَفَةَ فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ هَلْ تَدْرِي لِمَ سُمِّيَتْ عَرَفَةَ قُلْتُ لَا قَالَ إِنَّ جِبْرِيلَ قَالَ لِإِبْرَاهِيمَ عَرَفْتَ قَالَ يُونُسُ هَلْ عَرَفْتَ قَالَ نَعَمْ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ فَمِنْ ثَمَّ سُمِّيَتْ عَرَفَةَ ثُمَّ قَالَ هَلْ تَدْرِي كَيْفَ كَانَتْ التَّلْبِيَةُ قُلْتُ وَكَيْفَ كَانَتْ قَالَ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَمَّا أُمِرَ أَنْ يُؤَذِّنَ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ خَفَضَتْ لَهُ الْجِبَالُ رُءُوسَهَا وَرُفِعَتْ لَهُ الْقُرَى فَأَذَّنَ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ الْغَنَوِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الطُّفَيْلِ فَذَكَرَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ لَا تَنَالُهُ أَيْدِيهِمْ وَقَالَ وَثَمَّ تَلَّ إِبْرَاهِيمُ إِسْمَاعِيلَ لِلْجَبِينِ
Musnad Ahmad 2573: Telah menceritakan kepada kami [Suraij] dan [Yunus] keduanya berkata: telah mengabarkan kepada kami [Hammad yakni Ibnu Salamah] dari [Abu 'Ashim Al Ghanawi] dari [Abu Ath Thufail], ia berkata: "Aku berkata kepada [Ibnu Abbas]: "Kaummu menyangka bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berjalan cepat di Baitullah sebagai sunnah." Ibnu Abbas berkata: "Mereka benar dan mereka juga dusta." Aku berkata: "Apa yang benar? Ibnu Abbas berkata: "Mereka benar bila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam jalan cepat ketika di Ka'bah, mereka berdusta bila hal itu termasuk sunnah, Sesungguhnya orang-orang Quraisy berkata pada zaman terjadinya perjanjian Hudaibiyah: "Biarkanlah Muhammad dan para sahabatnya hingga mereka mati seperti matinya ulat. Tatkala mereka berdamai dengan beliau agar mereka datang pada tahun yang akan datang dan bermukim di Makkah selama tiga hari. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang sementara orang-orang musyrik dari arah Qu'aiqi'an. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada para sahabatnya: "Percepatlah langkah kalian di Ka'bah sebanyak tiga kali, dan bukanlah sesuatu yang sunah." Aku berkata: kaummu mengaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam thawaf antara Shafa dan Marwa di atas untanya, dan hal tersebut merupakan sesuatu yang sunah." Ibnu Abbas menjawab: "Mereka telah benar dan berdusta." Aku berkata: "Kebenaran apakah yang mereka katakan? Dan kedustaan apakah yang mereka ucapkan? Ibnu Abbas berkata: "Mereka benar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah melakukan thawaf antara Shafa dan Marwa di atas untanya, dan mereka berdusta, karena hal tersebut bukanlah sunah. Dahulu orang-orang tidak ditolak dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan tidak dipalingkan dari beliau, beliau melakukan thawaf di atas untanya agar mereka mendengar perkataannya dan melihat tempatnya, serta tidak bisa dicapai tangan mereka." Aku berkata: "Kaummu juga mengaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sa'I antara shafa dan marwa dan hal itu merupakan suatu hal yang sunnah." Ibnu Abbas menjawab: "Mereka benar, sesungguhnya ketika Ibrahim diperintahkan untuk melaksanakan manasik haji, tiba-tiba muncullah syaitan ditempat sa'I, lalu setan mendahuluinya, Ibrahim pun mendahuluinya, kemudian ia bersama Jibril pergi menuju Jumrah Aqabah, ternyata setan menampakkan dirinya di tempat tersebut, [Yunus] mengatakan: "As Syaitan" lantas keduanya melempari setan dengan tujuh kerikil hingga ia pergi, kemudian ia menampakkan dirinya di Jumrah wustha, lalu keduanya melempari dengan tujuh kerikil, setelah itu Ibrahim telah membaringkannya -anaknya- di atas pelipisnya, saat itu Isma'il tengah mengenakan baju putih, Isma'il berkata: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku tidak memiliki baju yang lain untuk mengkafaniku selain ini, maka tanggalkanlah agar engkau dapat mengkafaniku dengannya, lalu Ibrahim pun berusaha menanggalkannya, lalu diseru dari belakangnya: {Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu} (QS. Ash Shafat: 104-105), maka Ibrahim menoleh ke belakang, ternyata ada seekor domba putih dan bertanduk. Ibnu Abbas melanjutkan: "Kami telah melihat kami telah menjual domba tersebut, dia melanjutkan: "Kemudian Ibrahim membawanya ke Jumrah Al Qushwa, lalu setan menampakkan dirinya, maka Ibrahim melemparinya dengan tujuh kerikil hingga pergi, kemudian Jibril membawanya menuju Mina, Jibril mengatakan: "Ini adalah Mina." - [Yunus] mengatakan: "Ini adalah tempat singgahnya manusia- setelah itu Jibril membawanya menuju Jam'un (Muzdalifah) lalu ia berkata: "Ini adalah masy'aril haram." Kemudian Jibril membawanya menuju 'Arafah." [Ibnu Abbas] mengatakan: "Tahukah kamu, kenapa dinamakan 'Arafah?" aku menjawab: "Tidak." Ibnu Abbas berkata: "Sesungguhnya Jibril pernah berkata kepada Ibrahim 'arafta (tahukah kamu)?' - [Yunus] mengatakan: "hal 'arafta (apakah kamu tahu)?" - Ibrahim menjawab: "Ya." Ibnu Abbas berkata: "Oleh karena itu, ia dinamakan 'Arafah, kemudian Ibnu Abbas berkata: "Tahukah kamu bagaimana awal mulanya talbiyah itu? Aku balik bertanya: "Bagaimana itu? Ibnu Abbas berkata: "Sesungguhnya katika Ibrahim diperintahkan untuk menyerukan haji kepada manusia, gunung-gunung menundukkan kepadanya dan di angkatlah desa-desa kepadanya, lalu Ibrahim menyerukan haji kepada manusia." Telah menceritakan kepada kami [Mu`ammal] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim Al Ghanawi] dia berkata: aku mendenga [Abu Ath Thufail], kemudian dia menyebutkan hadits tersebut, hanya saja ia menyebutkan: "Tidak diraih oleh tangan mereka." Disanalah Ibrahim membaringkan Isma'il pada pelipisnya."
Grade
سنن الدارقطني ٢٥٧٤: نا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَلِيٍّ , نا الْفَضْلُ بْنُ الْعَبَّاسِ الصَّرَّافُ , نا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَزِيعٍ , عَنِ الْحَسَنِ بْنِ عُمَارَةَ , عَنِ الْحَكَمِ , عَنْ مُجَاهِدٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّهُ جَمَعَ بَيْنَ حَجَّتِهِ وَعُمْرَتِهِ مَعًا , وَقَالَ: «سَبِيلُهُمَا وَاحِدٌ» , قَالَ: فَطَافَ لَهُمَا طَوَافَيْنِ وَسَعَى لَهُمَا سَعْيَيْنِ , وَقَالَ: «هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَنَعَ كَمَا صَنَعْتُ». لَمْ يَرْوِهِ عَنِ الْحَكَمِ غَيْرُ الْحَسَنِ بْنِ عُمَارَةَ وَهُوَ مَتْرُوكُ الْحَدِيثِ
Sunan Daruquthni 2574: Abdush-Shamad bin Ali memberitakan kepada kami, Al Fadhl bin Al Abbas AshShawwaf memberitakan kepada kami, Yahya bin Ghailan memberitakan kepada kami, Abdullah bin Bazigh memberitakan kepada kami, dari Al Hasan bin Umarah. dari Al Hakam, dari Mujahid, dari Ibnu Umar, bahwa dia menggabungkan antara haji dan umrahnya bersamaan. dan berkata. "Jalan keduanya satu." Dia menuturkan. lalu Ibnu Umar melakukan thawaf untuk keduanya dua kali thawaf dan melakukan sa'i untuk keduanya dua kali sa'i. seraya berkata. "Demikianlah saya melihat Rasulullah berbuat sebagaimana yang saya perbuat." Tidak ada yang meriwayatkannya dari Al Hakam selain Al Husain bin Imarah. dia itu haditsnya matruk.
Grade
سنن النسائي ٢٥٧٤: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ سَالِمٍ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي رَزِينٍ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ لَا يَسْتَطِيعُ الْحَجَّ وَلَا الْعُمْرَةَ وَلَا الظَّعْنَ قَالَ فَحُجَّ عَنْ أَبِيكَ وَاعْتَمِرْ
Sunan Nasa'i 2574: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdul A'la], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Khalid], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], ia berkata: saya pernah mendengar [An Nu'man bin Salim] berkata: saya pernah mendengar ['Amr bin Aus] menceritakan dari [Abu Razin] bahwa ia berkata: wahai Rasulullah, ayahku adalah orang yang telah tua, tidak mampu melakukan haji serta umrah, serta bersafar. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Lakukanlah haji untuk ayahmu dan berumrahlah."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن النسائي ٢٥٧٥: أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الصَّفَّارِ الْبَصْرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُوَيْدٌ وَهُوَ ابْنُ عَمْرٍو الْكَلْبِيُّ عَنْ زُهَيْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَجَّةُ الْمَبْرُورَةُ لَيْسَ لَهَا جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ وَالْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا
Sunan Nasa'i 2575: Telah mengabarkan kepada kami [Abdah bin Abdullah Ash Shaffar Al Bashri], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Suwaid yaitu Ibnu 'Amr Al Kalbi] dari [Zuhair], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Suhail] dari [Sumay] dari [Abu Shaleh] dari [Abu Hurairah], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali Surga, dan umrah satu hingga umrah yang lain merupakan penghapus dosa diantara keduanya."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن الدارقطني ٢٥٧٥: نا يَحْيَى بْنُ صَاعِدٍ , إِمْلَاءً , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِشْكَابَ , وَالْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ التَّرْقُفِيُّ , وَيَعْقُوبُ بْنُ أَسَدٍ وَاللَّفْظُ لِابْنِ أَشْكَابٍ , قَالُوا: نا يَحْيَى بْنُ يَعْلَى بْنِ الْحَارِثِ , ح وَثنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , وَعَلِيُّ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْهَيْثَمِ , قَالُوا: نا الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ التَّرْقُفِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ يَعْلَى بْنِ الْحَارِثِ الْمُحَارِبِيُّ , نا أَبِي , نا غَيْلَانُ بْنُ جَامِعٍ , حَدَّثَنِي لَيْثٌ , حَدَّثَنِي عَطَاءٌ , وَطَاوُسٌ , وَمُجَاهِدٌ , عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ , وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ , وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «لَمْ يَطُفْ هُوَ وَلَا أَصْحَابُهُ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ إِلَّا طَوَافًا وَاحِدًا لِعُمْرَتِهِمْ وَحَجَّتِهِمْ»
Sunan Daruquthni 2575: Yahya bin Sha'id memberitakan kepada kami dengan mendikte. Muhammad bin Isykab menceritakan kepada kami. Al Abbas bin Abdullah At-Turqufi dan Ya'qub bin Asad - lai'azh ini menurut riwayat Ibnu Isykab— mereka berkata. memberitakan kepada kami Yahya bin Ya'la bin Al Harits. [hj Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Muhammad bin Makhlad dan Ali bin Muhammad bin Al Haitsam. mereka berkata. Al Abbas bin Abdullah At-Tarqufi memberitakan kepada kami. Yahya bin Ya'la bin Al Harits Al Muharibi memberitakan kepada kami, bapakku memberitakan kepada kami. Ghailan bin Jami' memberitakan kepada kami. Laits menceritakan kepadaku. Atha' menceritakan kepadaku. Thawus dan Mujahid. dari Jabir bin Abdillah, dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas. "Bahwa Nabi SAW dan para sahabatnya tidak melakukan thawaf di antara Shafa dan Marwa kecuali satu kali thawaf-untuk umrah dan haji mereka."
Grade
سنن الدارقطني ٢٥٧٦: نا مُحَمَّدُ بْنُ صَالِحٍ الْأَزْدِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ بُدَيْلٍ , ح وَنا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا أَبُو كُرَيْبٍ , قَالَا: نا أَيُّوبُ بْنُ هَانِئٍ الْجُعْفِيُّ , حَدَّثَنِي أَبِي , قَالَ: دَخَلْتُ أَنَا وَسَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ , وَلَيْثُ بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ , عَلَى طَاوُسٍ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ مُتْعَةِ الْحَجِّ , فَقَالَ: [ص:297] حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: «قَدِمْنَا حُجَّاجًا فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَحْلَلْنَا لَمَّا طُفْنَا وَمَا طُفْنَا لِعُمْرَتِنَا وَحَجَّتِنَا إِلَّا طَوَافًا وَاحِدًا». لَفْظُ أَبِي كُرَيْبٍ
Sunan Daruquthni 2576: Muhammad bin Shalih Al Azdi memberitakan kepada kami, Ahmad bin Budail memberitakan kepada kami. (h} dan Muhammad bin Al Qasim bin Zakaria memberitakan kepada kami. Abu Kuraib memberitakan kepada kami, keduanya berkata. Ayyub bin Hani Al Ju'fi memberitakan kepada kami. bapakku menceritakan kepadaku, dia berkata, saya, Salamah bin Kuhail dan laits bin Abi Sulaim masuk menemui Thawus, lalu saya bertanya kepadanya tentang haji tamattu'. dia menjawab, Jabir bin Abdillah menceritakan kepadaku, dia berkata. "Kami datang untuk menunaikan haji. Lalu Rasulullah SAW menyuruh kami untuk bertahallul sesudah kami melakukan thawaf. Kami tidak melakukan thawaf untuk umrah dan haji kami kecuali satu kali thawaf." lafazh Abu Kuraib.
Grade
سنن الدارقطني ٢٥٧٧: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَيَانٍ , نا إِسْحَاقُ الْأَزْرَقِ , عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ صَبِيحٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: «مَا طَافَ لَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا طَوَافًا وَاحِدًا وَسَعْيًا وَاحِدًا لِحَجَّتِهِ وَعُمْرَتِهِ»
Sunan Daruquthni 2577: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami. Abdul Hamid bin Bayan memberitakan kepada kami. Ishak bin Al Azraq memberitakan kepada kami. dari Ar-Rabi' bin Shabih. dari Atha‘. dari Jabir. dia berkata, "Rasulullah SAW tidak pernah melakukan thawaf untuk keduanya kecuali satu kali thawaf dan satu kali sa'i untuk haji dan umrahnya."
Grade
سنن الدارقطني ٢٥٧٨: نا ابْنُ صَاعِدٍ , نا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى , وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ الصَّبَّاحِ الْعَطَّارُ , قَالَا: نا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ , نا رَبَاحُ بْنُ أَبِي مَعْرُوفٍ , عَنْ عَطَاءٍ , عَنْ جَابِرٍ , «أَنَّ أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَزِيدُوا عَلَى طَوَافٍ وَاحِدٍ يَعْنِي لِلْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ»
Sunan Daruquthni 2578: Ibnu Sha'id memberitakan kepada kami, Al Fadhl bin Musa dan Abdullah bin AshShabbah Al Aththar memberitakan kepada kami, keduanya berkata, Abu Amir Al Aqadi memberitakan kepada kami, Rabbah bin Abi Ma'ruf memberitakan kepada kami, dari Atha', dari Jabir. "Bahwa para sahabat Nabi SAW tidak menambah satu kali thawaf yaitu untuk haji dan umrah."
Grade
سنن النسائي ٢٥٧٨: أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَثْرُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ مَخْرَمَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ سُهَيْلَ بْنَ أَبِي صَالِحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفْدُ اللَّهِ ثَلَاثَةٌ الْغَازِي وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ
Sunan Nasa'i 2578: Telah mengabarkan kepada kami [Isa bin Ibrahim bin Matsrud], ia berkarta: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Makhramah] dari [Bapaknya], ia berkata: saya mendengar [Suhail bin Abi Shaleh] berkata: aku mendengar [ayahku] berkata: aku mendengar [Abu Hurairah] berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Utusan Allah itu ada tiga, yaitu: orang yang berjuang, orang yang melakukan haji dan orang yang melakukan umrah."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن النسائي ٢٥٧٩: أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ عَنْ شُعَيْبٍ عَنْ اللَّيْثِ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ ابْنِ أَبِي هِلَالٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ جِهَادُ الْكَبِيرِ وَالصَّغِيرِ وَالضَّعِيفِ وَالْمَرْأَةِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ
Sunan Nasa'i 2579: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Abdul Hakam] dari [Syu'aib] dari [Al Laits], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Khalid] dari [Ibnu Abi Hilal] dari [Yazid bin Abdullah], dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Jihad orang yang sudah tua, anak kecil, orang yang lemah dan seorang wanita adalah melakukan haji dan umrah."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,