Hasil Pencarian: jual beli 578 Hadits

Musnad Ahmad #13360

مسند أحمد ١٣٣٦٠: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ وَحُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ قَدِمَ الْمَدِينَةَ فَآخَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ سَعْدِ بْنِ الرَّبِيعِ الْأَنْصَارِيِّ فَقَالَ لَهُ سَعْدٌ أَيْ أَخِي أَنَا أَكْثَرُ أَهْلِ الْمَدِينَةِ مَالًا فَانْظُرْ شَطْرَ مَالِي فَخُذْهُ وَتَحْتِي امْرَأَتَانِ فَانْظُرْ أَيُّهُمَا أَعْجَبُ إِلَيْكَ حَتَّى أُطَلِّقَهَا فَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بَارَكَ اللَّهُ لَكَ فِي أَهْلِكَ وَمَالِكَ دُلُّونِي عَلَى السُّوقِ فَدَلُّوهُ عَلَى السُّوقِ فَذَهَبَ فَاشْتَرَى وَبَاعَ وَرَبِحَ فَجَاءَ بِشَيْءٍ مِنْ أَقِطٍ وَسَمْنٍ ثُمَّ لَبِثَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَلْبَثَ فَجَاءَ وَعَلَيْهِ رَدْعُ زَعْفَرَانٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَهْيَمْ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ تَزَوَّجْتُ امْرَأَةً فَقَالَ مَا أَصْدَقْتَهَا قَالَ وَزْنَ نَوَاةٍ مِنْ ذَهَبٍ قَالَ أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ فَلَقَدْ رَأَيْتُنِي وَلَوْ رَفَعْتُ حَجَرًا لَرَجَوْتُ أَنْ أُصِيبَ ذَهَبًا أَوْ فِضَّةً

Musnad Ahmad 13360: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dan [Humaid] dari [Anas], Abdurrahman bin 'Auf tiba di Madinah lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mempersaudarakannya dengan Sa'ad bin ar-Robi' Al Anshari. Lalu Sa'ad berkata kepadanya, "Wahai saudaraku, saya adalah orang yang paling banyak hartanya di Madinah, lihatlah setengah hartaku dan ambillah, saya mempunya dua istri. Siapa yang engkau pandang paling cantik, kelak saya ceraikan dia, dan kuberikan kepadamu. Abdurrahman bin 'Auf hanya menjawab "Semoga Allah memberkatimu, keluargamu dan hartamu", cukup bagiku tunjukkanlah pasar. Saad menunjukkannya, lalu dia pergi, berjual beli dan mendapatkan untung, dan datang membawa susu kering dan minyak samin. Dan berlangsunglah keadaan ini beberapa waktu. Hari selanjutnya Abdurrahman datang lagi dan terlihat bekas minyak wangi pada tubuhnya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya, "Bagaimana kabarmu?" Maka (Abdurrahman bin 'Auf Radliyallahu'anhu) menjawab, "Wahai Rasulullah, saya baru saja menikahi seorang wanita". (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bertanya, "Apa maskawinnya?". Dia menjawab, "Sebiji kurma emas". (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Adakanlah walimah walau hanya dengan satu kambing". Abdurrohman berkata: Sesungguhnya kalian telah melihatku, yang sekiranya aku membongkar batu, maka kudapatkan dibawahnya tambang emas atau perak.

Grade

Musnad Ahmad #13657

مسند أحمد ١٣٦٥٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ أَنَّ مُحَمَّدًا حَدَّثَ أَنَّ ذَكْوَانَ أَبَا صَالِحٍ حَدَّثَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ وَجَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَأَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُمْ نَهَوْا عَنْ الصَّرْفِ وَرَفَعَهُ رَجُلَانِ مِنْهُمْ

Musnad Ahmad 13657: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Sa'id] [Muhammad] menceritakan [Dzakwan Abu Sholih] menceritakan dari [Abu Sa'id Al Khudri] dari [Jabir bin Abdullah] dan [Abu Hurairah] mereka melarang dari jual beli shorf (menukar mata uang yang berbeda jenisnya). Dua di antara mereka memarfu'kannya (menisbatkannya) kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Grade

Musnad Ahmad #13663

مسند أحمد ١٣٦٦٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ مَطَرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ أَنَّ ذَكْوَانَ أَبَا صَالِحٍ وَأَثْنَى عَلَيْهِ خَيْرًا يُحَدِّثُ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَأَبِي سَعِيدٍ وَأَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُمْ نَهَوْا عَنْ الصَّرْفِ رَفَعَهُ رَجُلَانِ مِنْهُمْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Musnad Ahmad 13663: Telah bercerita kepada kami [Abdul Wahhab] telah bercerita kepada kami [Sa'id] dari [Mathor] dari [Muhammad bin Sirrin] bahwa [Dzakwan Abu Sholih], dia dinilai baik, menceritakan dari [Jabir bin Abdullah] dan [Abu Sa'id] dari [Abu Hurairah] mereka melarang dari jual beli shorf (menukar mata uang yang berbeda jenisnya). Dua di antara mereka memarfu'kannya (menisbatkannya) kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Grade

Musnad Ahmad #13812

مسند أحمد ١٣٨١٢: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ بَابٍ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّهُ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْحَيَوَانِ بِالْحَيَوَانِ نَسِيئَةً اثْنَيْنِ بِوَاحِدٍ وَلَا بَأْسَ بِهِ يَدًا بِيَدٍ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قُلْتُ لِأَبِي سَمِعْتُ أَبَا خَيْثَمَةَ يَقُولُ نَصْرُ بْنُ بَابٍ كَذَّابٌ فَقَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ كَذَّابٌ إِنَّمَا عَابُوا عَلَيْهِ أَنَّهُ حَدَّثَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ الصَّائِغِ وَإِبْرَاهِيمُ الصَّائِغُ مِنْ أَهْلِ بَلَدِهِ فَلَا يُنْكَرُ أَنْ يَكُونَ سَمِعَ مِنْهُ

Musnad Ahmad 13812: Telah bercerita kepada kami [Nashr bin Bab] dari [Hajjaj] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshori] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang juAl beli hewan dengan hewan secara nasi'ah (berjangka) dua ekor dengan satu ekor. Tidak mengapa jika secara kontan. Telah bercerita kepada kami Abdullah saya berkata kepada ayahku, saya telah mendengar Abu Khaitsamah berkata: Nashr bin Bab adalah seorang pembohong, maka dia (bapakku) berkata: ASTAGHFIRULLAH (dia berkata Nashr) seorang pembohong, (ketahuilah) sesungguhnya mereka mencelanya karena ia meriwayatkan dari Ibrahim As-Shaigh dan dia termasuk dari warga kampungnya, maka tidak dipungkiri kalau dia mendengar darinya.

Grade

Musnad Ahmad #13830

مسند أحمد ١٣٨٣٠: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرَةِ حَتَّى تَطِيبَ

Musnad Ahmad 13830: Telah bercerita kepada kami [Hasan] telah bercerita kepada kami [Zuhair] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang juAl beli buah hingga membaik (matang atau layak jual).

Grade

Musnad Ahmad #13838

مسند أحمد ١٣٨٣٨: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةِ وَالْمُخَابَرَةِ وَالْمُعَاوَمَةِ وَالثُّنْيَا وَرَخَّصَ فِي الْعَرَايَا

Musnad Ahmad 13838: Telah bercerita kepada kami [Isma'il] telah bercerita kepada kami [Ayyub] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari juAl beli muhaqolah (menjual tanaman yang masih dalam tangkainya dengan makanan pokok), muzabanah (menjual kurma di pohon yang masih basah dengan beberapa wasak buah kurma kering), mukhobaroh (membagi hasil sawah atau ladang menjadi sepertiga atau seperempat sementara benihnya berasal dari yang mempunyai sawah atau ladang tersebut) dan juAl beli mu'awamah (jual beli secara tahunan) dan dari ats-tsun-ya (mengecualikan sesuatu yang tidak jelas dalam akad juAl beli misalnya si penjual berkata: saya menjual setakar gandum ini kecuali sebagiannya) dan (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) memberikan keringanan, khusus dalam juAl beli 'aroya (jual beli kurma basah yang masih pada pohonnya yang hampir menjadi kurma dengan ditukar kurma masak, karena kurma masak adalah kebutuhan pokok yang tak bisa ditangguhkan) "

Grade

Musnad Ahmad #13916

مسند أحمد ١٣٩١٦: حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا سَلِيمُ بْنُ حَيَّانَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مِينَاءَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى تُشَقِّحَ قُلْتُ مَتَى تُشَقِّحُ قَالَ تَحْمَارُّ أَوْ تَصْفَارُّ وَيُؤْكَلُ مِنْهَا

Musnad Ahmad 13916: Telah bercerita kepada kami [Yahya] telah bercerita kepada kami [Salim bin Hayyan] telah bercerita kepada kami [Sa'id bin Mina'] saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang jual beli buah sampai memerah atau menguning sebagai tanda telah matang. Saya bertanya, kapan bisa dikatakan telah matang? Beliau menjawab, ketika memerah atau menguning dan bisa dimakan.

Grade

Musnad Ahmad #13942

مسند أحمد ١٣٩٤٢: حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى أَوْ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرَةِ حَتَّى تَطِيبَ

Musnad Ahmad 13942: Telah bercerita kepada kami [Abu An-Nadlr] telah bercerita kepada kami [Zuhair] telah bercerita kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami juAl beli buah-buahan sampai bisa dimakan.

Grade

Musnad Ahmad #13948

مسند أحمد ١٣٩٤٨: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّهُ قَالَ قَالَ عَطَاءُ بْنُ أَبِي رَبَاحٍ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ بِمَكَّةَ وَهُوَ يَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَامَ الْفَتْحِ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَرَسُولَهُ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِ وَالْمَيْتَةِ وَالْخِنْزِيرِ وَالْأَصْنَامِ فَقِيلَ لَهُ عِنْدَ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ شُحُومَ الْمَيْتَةِ فَإِنَّهُ يُدْهَنُ بِهَا السُّفُنُ وَيُدْهَنُ بِهَا الْجُلُودُ وَيَسْتَصْبِحُ بِهَا النَّاسُ قَالَ لَا هُوَ حَرَامٌ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمَّا حَرَّمَ عَلَيْهَا الشُّحُومَ جَمَّلُوهَا ثُمَّ بَاعُوهَا وَأَكَلُوا أَثْمَانَهَا

Musnad Ahmad 13948: Telah bercerita kepada kami [Hajjaj] telah bercerita kepada kami [Laits] telah bercerita kepadaku [Yazid bin Abu Habib] sesungguhnya berkata: ['Atho' bin Abu Robah] berkata: saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] ketika di Makkah berkata: sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda pada tahun Penaklukan Makkah: sesungguhnya AzzaWaJalla mengharamkan juAl beli arak, bangkai, babi dan patung.Pada waktu ada yang bertanya kepadanya, "Wahai Rasulullah? Bagaimana pendapat anda mengenai lemak bangkai? Hal itu digunakan untuk mengecat kapal, dijadikan minyak kulit dan dijadikan sebagai penerang lampu?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak, itu tetap haram" kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda ketika itu juga, "Semoga Allah menghancurkan Orang Yahudi, sesungguhnya tatkala AzzaWaJalla mengharamkan lemak bangkai, mereka mengolahnya dan menjualnya lalu memakan dari hasil penjualan tersebut".

Grade

Musnad Ahmad #13971

مسند أحمد ١٣٩٧١: حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ عَطَاءً كَتْب يَذْكُرُ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَامَ الْفَتْحِ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَرَسُولَهُ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَنَازِيرِ وَبَيْعَ الْمَيْتَةِ وَبَيْعَ الْخَمْرِ وَبَيْعَ الْأَصْنَامِ وَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا تَرَى فِي شُحُومِ الْمَيْتَةِ فَإِنَّهَا يُدْهَنُ بِهَا السُّفُنُ وَالْجُلُودُ وَيُسْتَصْبَحُ بِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاتَلَ اللَّهُ يَهُودَ إِنَّ اللَّهَ لَمَّا حَرَّمَ عَلَيْهِمْ شُحُومَهَا أَخَذُوهُ فَجَمَّلُوهُ ثُمَّ بَاعُوهُ فَأَكَلُوا ثَمَنَهُ

Musnad Ahmad 13971: Telah bercerita kepada kami [Abu 'Ashim Adl-Dlohak Bin Makhlad] dari [Abdul Hamid Bin Ja'far] berkata: telah menghabarkan kepadaku [Yazid bin Abu Habib] sesungguhnya ['Atha Katb'] menyebutkan sesungguhnya dia mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda pada Fathu Makkah, "Allah AzzaWaJalla dan rasul-Nya telah mengharamkan juAl beli babi, bangkai, arak dan berhala". Dan ada seseorang yang berkata: Wahai Rosulullah, bagaimana pendapat anda mengenai lemak bangkai? Sebab hal itu digunakan untuk mengecat kapal dan kulit, dan dijadikan sebagai penerang lampu?" lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Semoga Allah menghancurkan Orang Yahudi, sesungguhnya tatkala AzzaWaJalla mengharamkan lemak bangkai, mereka mengolahnya dan menjualnya lalu memakan dari hasil penjualan tersebut".

Grade