مسند أحمد ١٢٤٧٩: عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَقْبَلْنَا مِنْ خَيْبَرَ أَنَا وَأَبُو طَلْحَةَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَفِيَّةُ رَدِيفَتُهُ قَالَ فَعَثَرَتْ نَاقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصُرِعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصُرِعَتْ صَفِيَّةُ قَالَ فَاقْتَحَمَ أَبُو طَلْحَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ جَعَلَنِي اللَّهُ فِدَاكَ قَالَ أَشُكُّ قَالَ ذَاكَ أَمْ لَا أَضُرِرْتَ قَالَ لَا عَلَيْكَ الْمَرْأَةَ قَالَ فَأَلْقَى أَبُو طَلْحَةَ عَلَى وَجْهِهِ الثَّوْبَ فَانْطَلَقَ إِلَيْهَا فَمَدَّ ثَوْبَهُ عَلَيْهَا ثُمَّ أَصْلَحَ لَهَا رَحْلَهَا فَرَكِبْنَا ثُمَّ اكْتَنَفْنَاهُ أَحَدُنَا عَنْ يَمِينِهِ وَالْآخَرُ عَنْ شِمَالِهِ فَلَمَّا أَشْرَفْنَا عَلَى الْمَدِينَةِ أَوْ كُنَّا بِظَهْرِ الْحَرَّةِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آيِبُونَ عَابِدُونَ تَائِبُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ فَلَمْ يَزَلْ يَقُولُهُنَّ حَتَّى دَخَلْنَا الْمَدِينَةَ
Musnad Ahmad 12479: Dari [Abdul A'la] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Ishaq] dari [Anas] berkata: kami pulang dari Khaibar, yaitu aku sendiri, Abu Thalhah, Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dan Shafiyyah membonceng beliau. (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: lalu unta Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam tergelincir maka terjatuhlah Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dan juga Shafiyah. (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: lalu Abu Thalhah turun tangan dan berkata: wahai Rasulullah, semoga Allah menjadikan aku sebagai jaminanmu. (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: saya ragu ucapan persisnya. (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: sepertinya baginda tak masalah. (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "Aku nggak masalah, bantu saja isteriku ". (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: lalu Abu Thalhah menutupi wajahnya dengan kain dan menemui shafiyah, lalu mengulurkan kain untuknya dan membereskan untanya lalu kami semua naik kendaraan masing-masing. Kami kelilingi Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dari sebelah kanan dan yang lain sebelah kiri, tatkala kami mendekati Madinah atau sampai di daerah Harrat, Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berdoa, "Kami adalah orang kembali, kami adalah orang yang menyembah, kami adalah orang yang bartaubat kepada Rab kami, dan kami adalah orang yang memuji", beliau terus mengucapkan hal itu sampai memasuki Madinah'.
Grade
مسند أحمد ١٢٥٠١: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ قَالَ أَنَسٌ أَقْبَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَأَبُو طَلْحَةَ وَصَفِيَّةُ رَدِيفَتُهُ عَلَى نَاقَتِهِ فَبَيْنَمَا نَحْنُ نَسِيرُ إِذْ عَثَرَتْ نَاقَةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصُرِعَ وَصُرِعَتْ الْمَرْأَةُ فَاقْتَحَمَ أَبُو طَلْحَةَ عَنْ نَاقَتِهِ قَالَ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ هَلْ ضَرَّكَ شَيْءٌ قَالَ لَا عَلَيْكَ بِالْمَرْأَةِ فَأَلْقَى أَبُو طَلْحَةَ ثَوْبَهُ عَلَى وَجْهِهِ ثُمَّ قَصَدَ الْمَرْأَةَ فَسَدَلَ الثَّوْبَ عَلَيْهَا فَقَامَتْ فَشَدَّ لَهُمَا عَلَى رَاحِلَتِهِمَا فَرَكِبَا وَرَكِبْنَا نَسِيرُ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِظَهْرِ الْمَدِينَةِ قَالَ آيِبُونَ تَائِبُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ فَلَمْ يَزَلْ يَقُولُ ذَلِكَ حَتَّى قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ
Musnad Ahmad 12501: Telah bercerita kepada kami [Isma'il] dari [Yahya Bin Abu Ishaq] berkata: [Anas] berkata: aku pulang bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, Abu Thalhah, dan shaffiyah yang membonceng Rasulullah diatas untanya. Tatkala kami sedang berjalan maka unta Nabi Shallallahu'alaihi wasallam terjatuh dan beliau tersungkur. Juga Shafiyyah. Lalu Abu Thalhah meloncat dari untanya. (Anas Bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata: lalu Abu Thalhah berkata: wahai Nabiyullah, apakah ada yang membahayakan anda?. Beliau menjawab, "Tidak. tolong saja istriku!". Maka Abu Thalhah melemparkan kainnya di wajahnya, menuju Shafiyah dan menjulurkan kainnya kepada Shafiyah. Lalu (Shafiyyah) berdiri dan naik ke kendaraanya lalu kami juga naik dan berjalan sampai dekat Madinah, sedang (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) memanjatkan doa: "Kami adalah orang yang kembali, menyembah kepada Allah, bartaubat, dan suka memanjatkan puji", beliau terus mengucapkan hal itu sampai kami masuk di Madinah'.
Grade
مسند أحمد ١٢٥٢٧: حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَيْنِ مِنْ مَالٍ لَابْتَغَى وَادِيًا ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ قَالَ عَفَّانُ ثُمَّ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنِ قَتَادَةَ عَنِ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَيْنِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ
Musnad Ahmad 12527: Telah bercerita kepada kami [Bahz] dan ['Affan] berkata: telah bercerita kepada kami [Aban bin Yazid] telah bercerita kepada kami [Qatadah] dari [Anas Bin Malik], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Seandainya anak Adam memiliki dua bukit kekayaan, maka dia akan mengimpikan bukit yang ketiga dan tidak bisa menutupi mulut anak Adam kecuali tanah". 'Affan berkata: "Kemudian Allah menerima taubat orang yang bertaubat". Telah bercerita kepada kami 'Affan telah bercerita kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Qatadah] dari [Anas Bin Malik] berkata: (Nabi) Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Seandainya anak Adam memiliki dua bukit" lalu menyebut redaksi semisalnya.
Grade
مسند أحمد ١٢٥٧٦: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ قَالَ أَخْبَرَنِي عَلِيُّ بْنُ مَسْعَدَةَ الْبَاهِلِيُّ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ فَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ وَلَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَيْنِ مِنْ مَالٍ لَابْتَغَى لَهُمَا ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ
Musnad Ahmad 12576: Telah bercerita kepada kami [Zaid Bin Al-Hubab] berkata: telah mengabarkan kepada ku ['Ali Bin Mus'adah Al-Bahili] dari [Qatadah] dari [Anas] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Setiap anak Adam pasti bersalah dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang bertaubat, jikalau manusia memiliki dua lembah harta niscaya dia rakus mencari yang ketiga dan tidak ada yang bisa memenuhi perut manusia kecuali tanah".
Grade
مسند أحمد ١٢٦١٠: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شُجَّ فِي وَجْهِهِ يَوْمَ أُحُدٍ وَكُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ وَرُمِيَ رَمْيَةً عَلَى كَتِفَيْهِ فَجَعَلَ الدَّمُ يَسِيلُ عَلَى وَجْهِهِ وَهُوَ يَمْسَحُهُ عَنْ وَجْهِهِ وَهُوَ يَقُولُ كَيْفَ تُفْلِحُ أُمَّةٌ فَعَلُوا هَذَا بِنَبِيِّهِمْ وَهُوَ يَدْعُوهُمْ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَأَنْزَلَ { لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ } إِلَى آخِرِ الْآيَةَ
Musnad Ahmad 12610: Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Anas], Nabishallahu'alaihi wasallam terluka wajahnya pada perang Uhud, gigi serinya pecah, kedua pundaknya terkena panah sehingga darahnya mengalir ke wajahnya lalu beliau mengusapnya sambil mengatakan 'bagaimana mungkin suatu umat beruntung sementara mereka memperlakukan Nabinya seperti ini, padahal dia mendoakan kebaikan untuk mereka kepada Allah'. Maka turunlah ayat, "Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka... sampai akhir ayat.
Grade
مسند أحمد ١٢٦٦٣: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا كَانَ يَوْمُ أُحُدٍ كُسِرَتْ رَبَاعِيَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشُجَّ فِي وَجْهِهِ قَالَ فَجَعَلَ الدَّمُ يَسِيلُ عَلَى وَجْهِهِ فَجَعَلَ يَمْسَحُ الدَّمَ عَنْ وَجْهِهِ وَيَقُولُ كَيْفَ يُفْلِحُ قَوْمٌ خَضَبُوا وَجْهَ نَبِيِّهِمْ بِالدَّمِ وَهُوَ يَدْعُوهُمْ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ }
Musnad Ahmad 12663: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu 'Adi] dari [Humaid] dari [Anas] berkata: berkata: tatkala perang Uhud, gigi seri Rasulullah shallahu'alaihi wasallam pecah dan wajahnya terluka. (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata: dan darah mengalir di wajahnya, beliau mengusapnya dan berkata: "Bagaimana suatu kaum akan beruntung sedang mereka melumuri wajah nabinya dengan darah, padahal ia mendoakan kebaikan untuk mereka." (Anas bin Malik radhiyallahu'anhu) berkata: lantas Allah menurunkan, "Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim."
Grade
مسند أحمد ١٢٧٥٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَلَّهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ مِنْ أَحَدِكُمْ أَنْ يَسْقُطَ عَلَى بَعِيرِهِ وَقَدْ أَضَلَّهُ بِأَرْضٍ فَلَاةٍ وَحَدَّثَ بِذَلِكَ شَهْرٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
Musnad Ahmad 12750: Telah menceritakan kepada kami [Abdush-Shamad] telah menceritakan kepada kami ['Umar bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas bin Malik] berkata: Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh Allah lebih bergembira dengan taubat seorang hambaNya daripada seseorang yang mendapatkan untanya kembali setelah hilang disebuah kawasan bumi." Dan [Syahr] menceritakan hadits ini dari [Abu Hurairah].
Grade
مسند أحمد ١٢٩٩١: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَيْنِ مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ أَنَّ لَهُ وَادِيًا ثَالِثًا وَلَمْ يَمْلَأْ فَاهُ إِلَّا التُّرَابُ وَاللَّهُ يَتُوبُ عَلَى مَنْ تَابَ
Musnad Ahmad 12991: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab], telah menceritakan kepadaku [Anas bin Malik], Pernah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Seandainya anak Adam diberi dua bukit emas, pasti dia mengharap bukit ketiga, dan tidak bisa menutupi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah menerima taubat orang yang bertaubat."
Grade
مسند أحمد ١٣٠١١: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيَيْنِ مِنْ مَالٍ لَابْتَغَى وَادِيًا ثَالِثًا وَلَا يَمْلَأُ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ
Musnad Ahmad 13011: Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] berkata: Saya mendengar Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Seandainya anak Adam memiliki dua bukit harta pasti mencari bukit ketiga dan tidak bisa memenuhi rongga anak Adam selain tanah. Dan Allah menerima taubat orang yang bertaubat".
Grade
مسند أحمد ١٣٠٥١: حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ وَعَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَدِينَةُ حَرَامٌ مِنْ كَذَا إِلَى كَذَا مَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُ صَرْفًا وَلَا عَدْلًا قَالَ حَمَّادٌ وَزَادَ فِيهَا حُمَيْدٌ لَا يُحْمَلُ فِيهَا سِلَاحٌ لِقِتَالٍ
Musnad Ahmad 13051: Telah menceritakan kepada kami [Mu'ammal] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dan ['Ashim Al Ahwal] dari [Anas], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Madinah itu haram dari sini sampai sini. Barang siapa yang berbuat dosa di dalamnya atau melindungi orang yang berbuat dosa maka dia mendapatkan laknat Alloh, para Malaikat dan Manusia semuanya. Allah tidak akan menerima taubatnya atau tebusannya. Hammad berkata: Humaid menambah: di dalamnya tidak boleh dibawa senjata untuk berperang".
Grade