مسند أحمد ١٢٦٠٧: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِنَخْلٍ لِبَنِي النَّجَّارِ فَسَمِعَ صَوْتًا فَقَالَ مَا هَذَا قَالُوا قَبْرُ رَجُلٍ دُفِنَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ لَا تَدَافَنُوا لَدَعَوْتُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يُسْمِعَكُمْ عَذَابَ الْقَبْرِ
Musnad Ahmad 12607: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Humaid] dari [Anas], Nabi shallahu'alaihi wasallam melewati kebun kurma Bani Najjar lalu mendengar suatu suara. Kemudian beliau bertanya, apakah ini? Para sahabat menjawab, itu adalah kuburan seseorang yang dimakamkan semasa masih jahiliyah. Maka rasulullah shallahu'alaihi wasallam bersabda, "Kalau saja saya tidak khawatir kalian tidak akan saling mengubur kawannya, maka saya akan berdo'a kepada Allah 'azza wajalla agar memperdengarkan siksa kubur untuk kalian".
Grade
مسند أحمد ١٢٧٣١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ يَزِيدُ بْنُ حُمَيْدٍ الضُّبَعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَزَلَ فِي عُلُوِّ الْمَدِينَةِ فِي حَيٍّ يُقَالُ لَهُ بَنُو عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ فَأَقَامَ فِيهِمْ أَرْبَعَ عَشْرَةَ لَيْلَةً ثُمَّ إِنَّهُ أَرْسَلَ إِلَى مَلَإٍ مِنْ بَنِي النَّجَّارِ قَالَ فَجَاءُوا مُتَقَلِّدِينَ سُيُوفَهُمْ قَالَ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رَاحِلَتِهِ وَأَبُو بَكْرٍ رِدْفُهُ وَمَلَأُ بَنِي النَّجَّارِ حَوْلَهُ حَتَّى أَلْقَى بِفِنَاءِ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ فَكَانَ يُصَلِّي حَيْثُ أَدْرَكَتْهُ الصَّلَاةُ وَيُصَلِّي فِي مَرَابِضِ الْغَنَمِ ثُمَّ إِنَّهُ أَمَرَ بِالْمَسْجِدِ فَأَرْسَلَ إِلَى مَلَإٍ مِنْ بَنِي النَّجَّارِ فَجَاءُوا فَقَالَ يَا بَنِي النَّجَّارِ ثَامِنُونِي حَائِطَكُمْ هَذَا فَقَالُوا وَاللَّهِ لَا نَطْلُبُ ثَمَنَهُ إِلَّا إِلَى اللَّهِ قَالَ وَكَانَ فِيهِ مَا أَقُولُ لَكُمْ كَانَتْ فِيهِ قُبُورُ الْمُشْرِكِينَ وَكَانَ فِيهِ حَرْثٌ وَكَانَ فِيهِ نَخْلٌ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقُبُورِ الْمُشْرِكِينَ فَنُبِشَتْ وَبِالْحَرْثِ فَسُوِّيَتْ وَبِالنَّخْلِ فَقُطِعَ قَالَ فَصَفُّوا النَّخْلَ إِلَى قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ وَجَعَلُوا عِضَادَتَيْهِ حِجَارَةً قَالَ وَجَعَلُوا يَنْقُلُونَ ذَلِكَ الصَّخْرَ وَهُمْ يَرْتَجِزُونَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَهُمْ يَقُولُ اللَّهُمَّ لَا خَيْرَ إِلَّا خَيْرُ الْآخِرَهْ فَانْصُرْ الْأَنْصَارَ وَالْمُهَاجِرَهْ
Musnad Ahmad 12731: Telah menceritakan kepada kami ['Abdush-Shamad], telah menceritakan kepadaku [bapakku], telah menceritakan kepada kami [Abu Tayyah Yazid bin Humaid Al-Dhuba'i] berkata: telah menceritakan kepadaku [Anas bin Malik] berkata: tatkala Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam sampai di suatu desa yang dinamakan Bani Amr bin 'Auf, dekat Madinah, beliau tinggal disana selama empat belas malam. Kemudian beliau mengutus kepada pemimpin Bani Najjar. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata: mereka datang dalam keadaan menyarungkan pedang mereka. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata: dan seolah-olah saya melihat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam diatas kendaraannya sedang Abu Bakar memboncengnya, dan pemimpin Bani Najjar disekitarnya sampai mereka di teras Abu Ayyub. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata: dan nabi mempunyai kebiasaan mendirikan shalat begitu tiba waktunya. Lalu beliau shalat di kandang kambing. Kemudian beliau memerintahkan untuk membuat masjid. Diutuslah seseorang untuk menemui pemimpin Bani Najjar, mereka datang dan beliau bersabda, "Wahai Bani Najjar, hargailah kebun kalian ini". Mereka berkata: demi Allah, kami tidak meminta harganya kecuali hanya kepada Allah. (Pemimpin Bani Najjar) berkata: maaf namun disana terdapat seperti apa yang telah saya sampaikan kepada baginda, yaitu kuburan orang-orang musyrik, juga ada kebun dan pohon kurma. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam memerintahkan kuburan orang-orang musyrik agar dipindahkan, kebunnya diratakan dan pohon kurmanya di tebang. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata: mereka menata pohon kurma ke arah kiblat masjid dan mereka buat kusennya dari batu. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata: kemudian mereka memindahkan tulang belulang sambil mendendangkan nasyid sedang Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersama mereka, "Ketahuilah bahwa tidak ada kebahagiaan selain kebaikan akhirat dan tolonglah orang-orang anshar dan muhajirin".
Grade
مسند أحمد ١٢٨٤٦: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ مِنَّا رَجُلٌ مِنْ بَنِي النَّجَّارِ قَدْ قَرَأَ الْبَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ وَكَانَ يَكْتُبُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْطَلَقَ هَارِبًا حَتَّى لَحِقَ بِأَهْلِ الْكِتَابِ قَالَ فَرَفَعُوهُ وَقَالُوا هَذَا كَانَ يَكْتُبُ لِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُعْجِبُوا بِهِ فَمَا لَبِثَ أَنْ قَصَمَ اللَّهُ عُنُقَهُ فِيهِمْ فَحَفَرُوا لَهُ فَوَارَوْهُ فَأَصْبَحَتْ الْأَرْضُ قَدْ نَبَذَتْهُ عَلَى وَجْهِهَا ثُمَّ عَادُوا فَحَفَرُوا لَهُ فَوَارَوْهُ فَأَصْبَحَتْ الْأَرْضُ قَدْ نَبَذَتْهُ عَلَى وَجْهِهَا ثُمَّ عَادُوا فَحَفَرُوا لَهُ فَوَارَوْهُ فَأَصْبَحَتْ الْأَرْضُ قَدْ نَبَذَتْهُ عَلَى وَجْهِهَا فَتَرَكُوهُ مَنْبُوذًا
Musnad Ahmad 12846: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [Sulaiman], dari [Tsabit] dari [Anas Bin Malik] berkata: Dahulu diantara kami ada seseorang dari Bani Najjar yang hafal surat al-Baqarah dan Ali 'Imran, sampai ia menjadi juru tulis Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Lalu dia kabur dan bergabung dengan ahli kitab. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhju) berkata: para sahabat kemudian menyeretnya ke pengadilan seraya mengatakan 'inilah seseorang yang dahulu pernah menjadi juru tulis Muhammad Shallallahu'alaihi wasallam" hingga para sahabat terheran-heran. Tidak lama kemudian, Allah mematikannya, mereka gali kuburan dan menguburkannya. Tiba-tiba tanah memuntahkan jenazahnya, kemudian menggali lagi dan menguburkan, dan bumi memuntahkannya lagi, kemudian menggali dan menguburkan, dan bumi tetap memuntahkannya. Akhirnya mereka membiarkan jenazah itu tergeletak begitu saja.
Grade
مسند أحمد ١٢٩٠٤: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَسُرَيْجٌ قَالَا حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أُسَامَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ شَهِدْنَا ابْنَةً لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ عَلَى الْقَبْرِ فَرَأَيْتُ عَيْنَيْهِ تَدْمَعَانِ ثُمَّ قَالَ هَلْ مِنْكُمْ مِنْ رَجُلٍ لَمْ يُقَارِفْ اللَّيْلَةَ قَالَ سُرَيْجٌ يَعْنِي ذَنْبًا فَقَالَ أَبُو طَلْحَةَ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَانْزِلْ قَالَ فَنَزَلَ فِي قَبْرِهَا
Musnad Ahmad 12904: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Suraij] berkata: telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Hilal bin 'Ali bin Usamah] dari [Anas Bin Malik] berkata: Kami pernah menyaksikan pemakaman anak perempuan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam sedang beliau dalam keadaan duduk di atas kuburan, dan kulihat kedua matanya meneteskan air mata, lalu bertanya, "Adakah di antara kalian yang belum berbuat apa-apa pada malam ini?." Suraij berkata: maksudnya berbuat dosa. Maka Abu Thalhah menjawab: saya wahai Rasulullah, (Rasulullah Sallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Turunkanlah anak perempuanku ini!." (Anas bin Malik Radliyallahu'anu) berkata: maka (Abu Thalhah Radliyallahu'anhu) turun di lubang kuburannya.
Grade
مسند أحمد ١٢٩٦٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ نَخْلًا لِبَنِي النَّجَّارِ فَسَمِعَ صَوْتًا فَفَزِعَ فَقَالَ مَنْ أَصْحَابُ هَذِهِ الْقُبُورِ قَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ نَاسٌ مَاتُوا فِي الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ وَفِتْنَةِ الدَّجَّالِ قَالُوا وَمَا ذَاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ هَذِهِ الْأُمَّةَ تُبْتَلَى فِي قُبُورِهَا فَإِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ أَتَاهُ مَلَكٌ فَسَأَلَهُ مَا كُنْتَ تَعْبُدُ فَإِنْ اللَّهُ هَدَاهُ قَالَ كُنْتُ أَعْبُدُ اللَّهَ قَالَ فَيُقَالُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ قَالَ فَيَقُولُ هُوَ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ قَالَ فَمَا يُسْأَلُ عَنْ شَيْءٍ بَعْدَهَا قَالَ فَيُنْطَلَقُ بِهِ إِلَى بَيْتٍ كَانَ لَهُ فِي النَّارِ فَيُقَالُ هَذَا بَيْتُكَ كَانَ فِي النَّارِ وَلَكِنَّ اللَّهَ عَصَمَكَ وَرَحِمَكَ فَأَبْدَلَكَ بِهِ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ دَعُونِي حَتَّى أَذْهَبَ فَأُبَشِّرَ أَهْلِي فَيُقَالُ لَهُ اسْكُنْ وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ أَتَاهُ مَلَكٌ فَيَقُولُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ فَيَقُولُ كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ فَيَضْرِبُهُ بِمِطْرَاقٍ مِنْ حَدِيدٍ بَيْنَ أُذُنَيْهِ فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهُ الْخَلْقُ غَيْرَ الثَّقَلَيْنِ
Musnad Ahmad 12965: Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abu 'Arubah] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam pernah memasuki kebun kurma Bani Najjar kemudian mendengar suara. Beliau terheran-heran dan bertanya, "Siapakah orang yang dikubur di sini?." Mereka menjawab: wahai Nabiyullah, beberapa orang yang meninggal semasa masih jahiliyyah. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Berlindunglah kalian kepada Allah dari siksa kubur dan neraka serta fitnah dajjal!".Mereka bertanya, apakah itu wahai Rasulullah??.(Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Penghuni kuburan ini sedang disiksa dalam kuburnya, sesungguhnya seorang mukmin jika telah diletakkan di kuburnya, ia akan didatangi Malaikat dan menanyakan 'apa yang telah kau sembah?. Lalu Allah memberinya petunjuk sehingga dia bisa menjawab: saya telah menyembah Allah. lalu ia ditanya, apa pendapatmu mengenai orang ini? -Maksudnya Muhammad--." (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Dia menjawab: dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya." (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "lalu dia dibawa ke sebuah rumah di neraka dan disampaikan, ini adalah rumahmu yang di neraka tetapi Allah telah menyelamatkanmu dan mengasihimu, dan menggantinya dengan rumah di surga. kemudian dia berkata: biarkan saya pergi dan saya beritahukan kepada keluargaku. Maka dikatakan kepadanya, tinggallah!. Sesungguhnya seorang kafir, jika telah diletakkan pada kuburnya, akan didatangi Malaikat dan menanya: apa pendapatmu mengenai orang ini? -Maksudnya Muhammad--. Dia menjawab: saya mengatakan hanya meniru perkataan orang. Kemudian ia dipukul dengan palu besi antara kedua telinganya sehingga dia berteriak dengan teriakan yang dapat didengarkan oleh semua makhluk selain dua makhluk yang berat, yaitu jin dan manusia." Ket: Manusia dan jin dinamakan dua makhluk yang berat karena, ia diberi kewajiban syareat dan harus mempertanggung jawabkan amalnya. Dan ini adalah pekerjaan berat yang memerlukan kesungguhan, ketabahan, dan kesabaran.
Grade
مسند أحمد ١٣٠٧٢: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ مَوْضِعُ مَسْجِدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِبَنِي النَّجَّارِ وَكَانَ فِيهِ حَرْثٌ وَنَخْلٌ وَقُبُورُ الْمُشْرِكِينَ فَقَالَ يَا بَنِي النَّجَّارِ ثَامِنُونِي بِهِ فَقَالُوا لَا نَبْتَغِي بِهِ ثَمَنًا إِلَّا عِنْدَ اللَّهِ قَالَ فَقَطَعَ النَّخْلَ وَسَوَّى الْحَرْثَ وَنَبَشَ قُبُورَ الْمُشْرِكِينَ قَالَ وَكَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ أَنْ يَبْنِيَ الْمَسْجِدَ يُصَلِّي حَيْثُ أَدْرَكَتْهُ الصَّلَاةُ وَفِي مَرَابِضِ الْغَنَمِ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَهُمْ يَنْقُلُونَ الصَّخْرَ لِبِنَاءِ الْمَسْجِدِ اللَّهُمَّ إِنَّ الْخَيْرَ خَيْرُ الْآخِرَهْ فَاغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَالْمُهَاجِرَهْ
Musnad Ahmad 13072: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Abu Tayyah] dari [Anas bin Malik] berkata: lokasi masjid Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam semula milik Bani Najjar. Sebelumnya dilokasi tersebut terdapat tanaman, pohon kurma dan kuburan kaum musyrik. Lalu (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Wahai Bani Najjar, tetapkan harganya untukku!". Mereka menjawab, kami tidak meminta harga selain pahala di sisi Allah semata. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: lalu pohon kurma ditebang, tanaman diratakan dan kuburan kaum musyrik dipindahkan. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: sebelum membuat masjid Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam mendirikan shalat dimana beliau mendapatkan waktu shalat dan di tempat menderumnya kambing. Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda tatkala mereka memindahkan batu untuk membuat masjid, "Tidak ada kebaikan kecuali kebaikan akhirat, maafkanlah orang anshar dan orang muhajirin".
Grade
مسند أحمد ١٣٢٢٣: حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ هِلَالِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ أَخْبَرَنِي بَعْضُ مَنْ لَا أَتَّهِمُهُ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِلَالٌ يَمْشِيَانِ بِالْبَقِيعِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا بِلَالُ هَلْ تَسْمَعُ مَا أَسْمَعُ قَالَ لَا وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَسْمَعُهُ قَالَ أَلَا تَسْمَعُ أَهْلَ هَذِهِ الْقُبُورِ يُعَذَّبُونَ يَعْنِي قُبُورَ الْجَاهِلِيَّةِ
Musnad Ahmad 13223: Telah menceritakan kepada kami [Suraij], telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Hilal bin 'Ali] dari [Anas bin Malik] berkata: telah mengabarkan kepadaku, [beberapa sahabat] Nabi Shallallahu'alaihi wasallam yang saya tidak ragu terhadapnya berkata: Ketika Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan Bilal berjalan di Baqi', Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Wahai Bilal apa engkau mendengar apa yang saya dengar?" (Bilal radliyallahu'anhu) berkata: Demi Allah, wahai Rasulullah, saya tidak mendengarnya. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apakah engkau tidak mendengar penghuni kubur ini disiksa?", maksudnya penghuni kuburan jahiliyyah.
Grade
مسند أحمد ١٣٥٢٠: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ وَحُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِمَقْبَرَةٍ لِبَنِي النَّجَّارِ فِي حَائِطٍ وَهُوَ عَلَى بَغْلَةٍ شَهْبَاءَ فَإِذَا هُوَ بِقَبْرٍ يُعَذَّبُ فَحَاصَتْ الْبَغْلَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْلَا أَنْ لَا تَدَافَنُوا لَسَأَلْتُ اللَّهَ أَنْ يُسْمِعَكُمْ عَذَابَ الْقَبْرِ
Musnad Ahmad 13520: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dan [Humaid] dari [Anas] Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati kuburan Bani Najjar di suatu kebun, beliau menaiki bagl (keturunan kuda dengan keledai) Syahba'. Tatkala sampai dikuburan itu, meringkiklah bagl. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalau saja kalian tidak akan saling menguburkan, maka saya akan meminta kepada Allah agar memperdengarkan siksa kubur kepada kalian".
Grade
مسند أحمد ١٣٦٣٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى أَنْ يُقْعَدَ عَلَى الْقَبْرِ وَأَنْ يُقَصَّصَ أَوْ يُبْنَى عَلَيْهِ
Musnad Ahmad 13633: Telah bercerita kepada kami [Abdurrazaq] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] telah mendengar [Jabir bin Abdillah] berkata: saya telah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang duduk di atas kuburan, mengecatnya dan membangun (bangunan) diatasnya.
Grade
مسند أحمد ١٣٦٣٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ مُوسَى قَالَ قَالَ جَابِرٌ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى أَنْ يَقْعُدَ الرَّجُلُ عَلَى الْقَبْرِ وَأَنْ يُجَصَّصَ أَوْ يُبْنَى عَلَيْهِ
Musnad Ahmad 13634: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bakr] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] berkata: [Sulaiman bin Musa] berkata: [Jabir] berkata: saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang seseorang duduk di atas kuburan, menyemen dan membangun (bangunan) diatasnya.
Grade