مسند أحمد ١٧٠٩: حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَخِيهِ الْفَضْلِ قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ جَمْعٍ إِلَى مِنًى فَبَيْنَا هُوَ يَسِيرُ إِذْ عَرَضَ لَهُ أَعْرَابِيٌّ مُرْدِفًا ابْنَةً لَهُ جَمِيلَةً وَكَانَ يُسَايِرُهُ قَالَ فَكُنْتُ أَنْظُرُ إِلَيْهَا فَنَظَرَ إِلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَلَبَ وَجْهِي عَنْ وَجْهِهَا ثُمَّ أَعَدْتُ النَّظَرَ فَقَلَبَ وَجْهِي عَنْ وَجْهِهَا حَتَّى فَعَلَ ذَلِكَ ثَلَاثًا وَأَنَا لَا أَنْتَهِي فَلَمْ يَزَلْ يُلَبِّي حَتَّى رَمَى جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ
Musnad Ahmad 1709: Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Ayyub] dari [Al Hakam bin 'Utbah] dari [Ibnu Abbas] dari [saudaranya, Al Fadhl] berkata: "Saya dibonceng Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dari Muzdalifah ke Mina. Tatkala beliau berjalan, seorang Badui yang membonceng anak gadisnya yang cantik menghadang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian saya memandang anak gadis tersebut, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memperhatikan diriku dan memalingkan wajahku dari wajah gadis tersebut, tetapi saya mengulangi memandang gadis tersebut, dan beliau memalingkan lagi, hal itu terjadi sampai tiga kali, namun saya masih tetap memandanginya lagi, dan beliau tetap melantunkan talbiyah sehingga melempar jumrah Aqabah."
Grade
مسند أحمد ١٧١٠: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَنْبَأَنَا قَيْسٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ عَبَّاسٍ عَنِ الْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبَّى يَوْمَ النَّحْرِ حَتَّى رَمَى جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ
Musnad Ahmad 1710: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah memberitakan kepada kami [Qais] dari ['Atho` bin Abu Rabah] dari [Abbas] dari [Al Fadhl bin Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertalbiyah pada Hari Nahr sampai beliau melempar jumrah Aqabah.
Grade
مسند أحمد ١٧١١: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَامِرٍ الْأَحْوَلِ عَنْ عَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ الْفَضْلِ أَنَّهُ كَانَ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُلَبِّي حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ
Musnad Ahmad 1711: Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amir Al Ahwal] dari ['Atho`] dari [Ibnu Abbas] dari [Al Fadhl] bahwa dia dibonceng Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau tetap bertalbiyah sampai melempar jumrah.
Grade
مسند أحمد ١٧١٢: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ يُوسُفَ بْنَ مَاهَكَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ الْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَبَّى فِي الْحَجِّ حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ يَوْمَ النَّحْرِ
Musnad Ahmad 1712: Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Zaid] berkata: saya mendengar [Yusuf bin Mahak], dari [Ibnu Abbas] dari [Al Fadhl bin Abbas] berkata: saya dibonceng Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau tetap bertalbiyah dalam ritual ibadah Haji sehingga selesai melempar jumrah pada hari Nahr.
Grade
مسند أحمد ١٧١٣: حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَامِرٍ الْأَحْوَلِ وَجَابِرٍ الْجُعْفِيِّ وَابْنِ عَطَاءٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ الْفَضْلِ بْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ كَانَ رَدِيفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَبَّى حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ يَوْمَ النَّحْرِ
Musnad Ahmad 1713: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Al Qasim] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amir Al Ahwal] dan [Jabir bin Al Ja'fi] dan [Ibnu 'Atho`] dari ['Atho`] dari [Ibnu Abbas] dari [Al Fadhl bin Abbas] bahwa dia dibonceng Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau tetap bertalbiyah sampai melempar jumrah pada hari Nahar.
Grade
صحيح البخاري ١٧١٣: حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْبَرَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ اعْتَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَأَبَى أَهْلُ مَكَّةَ أَنْ يَدَعُوهُ يَدْخُلُ مَكَّةَ حَتَّى قَاضَاهُمْ لَا يُدْخِلُ مَكَّةَ سِلَاحًا إِلَّا فِي الْقِرَابِ
Shahih Bukhari 1713: Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah] dari [Isra'il] dari [Abu Ishaq] dari Al Bara' radliyallahu 'anhu: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan 'umrah pada bulan Dzul Qa'dah namun penduduk Makkah enggan membolehkan Beliau memasuki kota Makkah hingga akhirnya Beliau sepakat untuk tidak memasuki Makkah dengan membawa senjata terhunus kecuali dalam sarungnya.
صحيح البخاري ١٧١٤: حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَّتَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ ذَا الْحُلَيْفَةِ وَلِأَهْلِ نَجْدٍ قَرْنَ الْمَنَازِلِ وَلِأَهْلِ الْيَمَنِ يَلَمْلَمَ هُنَّ لَهُنَّ وَلِكُلِّ آتٍ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ غَيْرِهِمْ مِمَّنْ أَرَادَ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ فَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَمِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ مِنْ مَكَّةَ
Shahih Bukhari 1714: Telah menceritakan kepada kami [Muslim] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami Ibnu Thawus dari [bapaknya] dari Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah menetapkan miqat bagi penduduk Madinah di Dzul Hulaifah, bagi penduduk Najed di Qarnul Manazil dan bagi penduduk Yaman di Yalamlam. Dan begitu pulalah ketentuan bagi setiap orang yang datang melewati tempat-tempat tersebut selain penduduk negeri-negeri tersebut yang berniat untuk haji dan 'umrah. Bagi orang-orang selain itu (yang tinggal lebih dekat ke Makkah dari pada tempat-tempat itu), maka dia memulai dari tempat yang dijadikannya tinggal sehingga bagi penduduk Makkah mereka memulainya dari (rumah mereka) di Makkah.
مسند أحمد ١٧١٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَابِرٍ وَعَامِرٍ الْأَحْوَلِ وَابْنِ عَطَاءٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ الْفَضْلَ بْنَ عَبَّاسٍ كَانَ رَدِيفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يُلَبِّي يَوْمَ النَّحْرِ حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ
Musnad Ahmad 1714: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Jabir], ['Amir Al Ahwal] [Ibnu 'Atho`] dari ['Atho`] dari [Ibnu Abbas] dari Al Fadhl bin Abbas bahwa dia dibonceng Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau tetap bertalbiyah pada hari Nahr sampai melempar jumrah.
Grade
مسند الشافعي ١٧١٤: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: «دَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنَ الْمُزْدَلِفَةِ فَلَمْ تَرْفَعْ نَاقَتُهُ يَدَهَا وَاضِعَةً حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ»
Musnad Syafi'i 1714: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ibnu Thawus, dari ayahnya, ia mengatakan: Rasulullah berangkat dari Muzdalifah, dan untanya tidak pernah mengangkat kaki depannya dengan rendah, yakni berjalan cepat hingga beliau melempar jumrah," 941
سنن أبي داوود ١٧١٤: حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ خَالِدٍ عَنْ أَفْلَحَ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ أَحْرَمْتُ مِنْ التَّنْعِيمِ بِعُمْرَةٍ فَدَخَلْتُ فَقَضَيْتُ عُمْرَتِي وَانْتَظَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَبْطَحِ حَتَّى فَرَغْتُ وَأَمَرَ النَّاسَ بِالرَّحِيلِ قَالَتْ وَأَتَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَيْتَ فَطَافَ بِهِ ثُمَّ خَرَجَ
Sunan Abu Daud 1714: Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Baqiyyah] dari [Khalid], dari [Aflah] dari [Al Qasim] dari [Aisyah] radliallahu 'anha, ia berkata: Aku melakukan umrah dari Tan'im, aku memasukinya dan melakukan umrahku dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menantiku di Al Abthah hingga selesai melakukan umrah, dan beliau memerintahkan orang-orang agar pergi (keluar dari Mekkah). Aisyah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang ke Ka'bah dan melaksanakan thowaf, kemudian keluar.
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,