Hasil Pencarian: dzikir 317 Hadits

Musnad Ahmad #20713

مسند أحمد ٢٠٧١٣: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ حَدَّثَنِي مَوْلَى ابْنِ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ و حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا مَكِّيٌّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ أَبِي بَحْرِيَّةَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ قَالَ مَكِّيٌّ وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِعْطَاءِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ قَالُوا وَذَلِكَ مَا هُوَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ ذِكْرُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Musnad Ahmad 20713: Telah becerita kapada kami [Yahya bin Sa`id] dari [Abdullah bin Sa`id], telah menceritakan kepada kami [mantan budak Ibnu Abbas] dari [Abu Bahriyah] -(diriwayatkan dari jalur lain) Telah menceritakan kepada kami Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Maki], telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Sa`id] dari [Ziyad bin Abu Ziyad] dari [Abu Bahriyah] - dari [Abu Darda`] ia berkata: 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Maukah aku beritahukan kepada kalian amalan yang paling baik untuk kelian kerjakan?" [Makky] mengatakan: "(amalan) yang paling suci di sisi Rab kalian, lebih tinggi dari derajat kalian, lebih baik dari emas dan uang yang kalian berikan, dan lebih baik daripada kalian menemui musuh dan memenggal leher mereka, begitupula sebaliknya, mereka memenggal leher kalian?" Para sahabat bertanya, "Amalan apakah itu Wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Dzikir kepada Allah 'azza wajalla."

Grade

Musnad Ahmad #21064

مسند أحمد ٢١٠٦٤: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زِيَادِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَيَّاشِ بْنِ أَبِي رَبِيعَةَ أَنَّهُ بَلَغَهُ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ عَمَلًا قَطُّ أَنْجَى لَهُ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ

Musnad Ahmad 21064: Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Hujain bin Al Mutsanna] telah bercerita kepada kami [Abdul 'Aziz bin Abu Salamah] dari [Ziyad bin Abu Ziyad] budak 'Abdullah bin 'Ayyasy bin Abu Robi'ah, bahwasanya [ada yang menyampaikan padanya] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada suatu amalan yang dilakukan oleh seorang manusia yang lebih bisa menyelematannya dari adzab Allah melebihi dzikir."

Grade

Musnad Ahmad #21078

مسند أحمد ٢١٠٧٨: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ قَالَ كُنْتُ أَنَا وَعَاصِمُ بْنُ بَهْدَلَةَ وَثَابِتٌ فَحَدَّثَ عَاصِمٌ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي ظَبْيَةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَبِيتُ عَلَى ذِكْرِ اللَّهِ طَاهِرًا فَيَتَعَارَّ مِنْ اللَّيْلِ فَيَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ فَقَالَ ثَابِتٌ قَدِمَ عَلَيْنَا فَحَدَّثَنَا هَذَا الْحَدِيثَ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا يَعْنِي أَبَا ظَبْيَةَ قُلْتُ لِحَمَّادٍ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ عَنْ مُعَاذٍ

Musnad Ahmad 21078: Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. Telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Hammad bin Salamah] berkata: telah mengabarkan kepada kami ['Ashim bin Bahdalah] dan [Tsabit]. 'Ashim bercerita dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Zhabyah] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang muslim tidur dengan berdzikir dalam keadaan suci kemudian bangun malam meminta kebaikan dunia akhirat kepada Allah melainkan pasti diberi." Berkata Tsabit: Ia mendatangi kami kemudian menceritakan hadits ini kepada kami dan saya mengetahui bahwa yang ia maksudkan adalah Abu Zhabyah. Saya berkata kepada Hammad dari Mu'adz bin Jabal, ia berkata: Dari Mu'adz bin Jabal.

Grade

Musnad Ahmad #21098

مسند أحمد ٢١٠٩٨: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ أَبِي ظَبْيَةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَبِيتُ عَلَى ذِكْرِ اللَّهِ طَاهِرًا فَيَتَعَارَّ مِنْ اللَّيْلِ فَيَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ خَيْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

Musnad Ahmad 21098: Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Kamil] telah bercerita kepada kami [Hammad] dari ['Ashim bin Bahdalah] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Abu Zhabyah] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang muslim tidur dengan berdzikir dalam keadaan suci kemudian bangun malam meminta kebaikan dunia akhirat kepada Allah, melainkan pasti diberi."

Grade

Musnad Ahmad #21161

مسند أحمد ٢١١٦١: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي طَالِبٍ الضُّبَعِيِّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَأَنْ أَذْكُرَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ طُلُوعِ الشَّمْسِ أُكَبِّرُ وَأُهَلِّلُ وَأُسَبِّحُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعًا مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ وَلَأَنْ أَذْكُرَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغِيبَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ كَذَا وَكَذَا مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ

Musnad Ahmad 21161: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ali bin Zaid] dari [Abu Tholib Adh Dhuba'i] dari [Abu Umamah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh aku berdzikir mengingat Allah hingga terbitnya matahari, bertakbir, bertahlil dan bertasbih lebih aku sukai dari pada memerdekakan empat dari putra Isma'il, dan sungguh aku mengingat Allah sejak shalat ashar hingga matahari terbenam lebih aku sukai dari pada memerdekakan sekian dan sekian dari anak Isma'il."

Grade

Musnad Ahmad #21170

مسند أحمد ٢١١٧٠: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَبِي طَالِبٍ الضُّبَعِيِّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَأَنْ أَقْعُدَ أَذْكُرُ اللَّهَ وَأُكَبِّرُهُ وَأَحْمَدُهُ وَأُسَبِّحُهُ وَأُهَلِّلُهُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ رَقَبَتَيْنِ أَوْ أَكْثَرَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ وَمِنْ بَعْدِ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَ رِقَابٍ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ

Musnad Ahmad 21170: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengabarkan kepada kami ['Ali bin Zaid] dari [Abu Tholib Adh Dhuba'i] dari [Abu Umamah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Sungguh aku duduk berdzikir mengingat Allah hingga terbitnya matahari, bertakbir, bertahlil dan bertasbih lebih aku sukai dari pada memerdekakan dua putra Isma'il atau lebih, dan setelah shalat ashar hingga matahari terbenam lebih aku sukai dari pada memerdekakan empat budak dari anak Isma'il."

Grade

Musnad Ahmad #21358

مسند أحمد ٢١٣٥٨: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ لَمَّا أُنْزِلَتْ { الَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ } قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَقَالَ بَعْضُ أَصْحَابِهِ قَدْ نَزَلَ فِي الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ مَا نَزَلَ فَلَوْ أَنَّا عَلِمْنَا أَيُّ الْمَالِ خَيْرٌ اتَّخَذْنَاهُ فَقَالَ أَفْضَلُهُ لِسَانًا ذَاكِرًا وَقَلْبًا شَاكِرًا وَزَوْجَةً مُؤْمِنَةً تُعِينُهُ عَلَى إِيمَانِهِ

Musnad Ahmad 21358: Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman] dari [Isra`il] dari [Manshur] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Tsauban] berkata: Saat turun ayat: "Orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak membelanjakannya dijalan Allah." kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu perjalanan beliau lalu sebagian sahabat berkata: Telah turun ayat tentang emas dan perak seperti yang telah turun. Andai kami mengetahui harta terbaik pasti akan kami ambil. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Lisan yang berdzikir, hati yang bersyukur, istri yang beriman yang membantunya atas keimanannya."

Grade

Musnad Ahmad #21401

مسند أحمد ٢١٤٠١: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ لَمَّا نَزَلَ فِي الْفِضَّةِ وَالذَّهَبِ مَا نَزَلَ قَالُوا فَأَيَّ الْمَالِ نَتَّخِذُ قَالَ عُمَرُ أَنَا أَعْلَمُ ذَلِكَ لَكُمْ قَالَ فَأَوْضَعَ عَلَى بَعِيرٍ فَأَدْرَكَهُ وَأَنَا فِي أَثَرِهِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَّ الْمَالِ نَتَّخِذُ قَالَ لِيَتَّخِذْ أَحَدُكُمْ قَلْبًا شَاكِرًا وَلِسَانًا ذَاكِرًا وَزَوْجَةً تُعِينُهُ عَلَى أَمْرِ الْآخِرَةِ

Musnad Ahmad 21401: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepadaku ['Abdullah bin 'Amr bin Murrah] dari [ayahnya] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Tsauban] berkata: Saat turun ayat tentang perak dan emas seperti itu, mereka berkata: Lalu harta apa yang kami ambil? 'Umar berkata: Aku akan memberitahukannya kepada kalian. Tsauban berkata: Umar mempercepat perjalanan untanya lalu menyusulnya dan aku berada dibelakangnya, ia berkata: Wahai Rasulullah! Harta apa yang bisa kami ambil? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hendaklah masing-masing kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang berdzikir, istri yang membantunya untuk urusan akhirat."

Grade

Musnad Ahmad #22022

مسند أحمد ٢٢٠٢٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنِي سَلْمٌ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي الْهُذَيْلِ قَالَ حَدَّثَنِي صَاحِبٌ لِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَبًّا لِلذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ قَالَ فَحَدَّثَنِي صَاحِبِي أَنَّهُ انْطَلَقَ مَعَ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَوْلُكَ تَبًّا لِلذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ مَاذَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِسَانًا ذَاكِرًا وَقَلْبًا شَاكِرًا وَزَوْجَةً تُعِينُ عَلَى الْآخِرَةِ

Musnad Ahmad 22022: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepada [Salm] berkata: Aku mendengar ['Abdullah bin Abu Al Hudzail] berkata: [Seorang sahabatku] bercerita padaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celakalah emas dan perak." Berkata Salm: Kemudian sahabat saya bercerita pada saya bahwa ia pergi bersama 'Umar bin Al Khaththab Radliyallahu'anhu, ia berkata: Wahai Rasulullah, apa maksud sabdamu: "Celakalah emas dan perak"? Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Lisan yang berdzikir, hati yang bersyukur dan istri, adalah membantu untuk akhirat."

Grade

Musnad Ahmad #23134

مسند أحمد ٢٣١٣٤: حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ أَنَّهُ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ ثُمَّ ارْتَحَلَ إِلَى الْمَدِينَةِ لِيَبِيعَ عَقَارًا لَهُ بِهَا وَيَجْعَلَهُ فِي السِّلَاحِ وَالْكُرَاعِ ثُمَّ يُجَاهِدَ الرُّومَ حَتَّى يَمُوتَ فَلَقِيَ رَهْطًا مِنْ قَوْمِهِ فَحَدَّثُوهُ أَنَّ رَهْطًا مِنْ قَوْمِهِ سِتَّةً أَرَادُوا ذَلِكَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَلَيْسَ لَكُمْ فِيَّ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فَنَهَاهُمْ عَنْ ذَلِكَ فَأَشْهَدَهُمْ عَلَى رَجْعَتِهَا ثُمَّ رَجَعَ إِلَيْنَا فَأَخْبَرَنَا أَنَّهُ أَتَى ابْنَ عَبَّاسٍ فَسَأَلَهُ عَنْ الْوَتْرِ فَقَالَ أَلَا أُنَبِّئُكَ بِأَعْلَمِ أَهْلِ الْأَرْضِ بِوَتْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَعَمْ قَالَ ائْتِ عَائِشَةَ فَاسْأَلْهَا ثُمَّ ارْجِعْ إِلَيَّ فَأَخْبِرْنِي بِرَدِّهَا عَلَيْكَ قَالَ فَأَتَيْتُ عَلَى حَكِيمِ بْنِ أَفْلَحَ فَاسْتَلْحَقْتُهُ إِلَيْهَا فَقَالَ مَا أَنَا بِقَارِبِهَا إِنِّي نَهَيْتُهَا أَنْ تَقُولَ فِي هَاتَيْنِ الشِّيعَتَيْنِ شَيْئًا فَأَبَتْ فِيهِمَا إِلَّا مُضِيًّا فَأَقْسَمْتُ عَلَيْهِ فَجَاءَ مَعِي فَدَخَلْنَا عَلَيْهَا فَقَالَتْ حَكِيمٌ وَعَرَفَتْهُ قَالَ نَعَمْ أَوْ بَلَى قَالَتْ مَنْ هَذَا مَعَكَ قَالَ سَعْدُ بْنُ هِشَامٍ قَالَتْ مَنْ هِشَامٌ قَالَ ابْنُ عَامِرٍ قَالَ فَتَرَحَّمَتْ عَلَيْهِ وَقَالَتْ نِعْمَ الْمَرْءُ كَانَ عَامِرٌ قُلْتُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَنْبِئِينِي عَنْ خُلُقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ أَلَسْتَ تَقْرَأُ الْقُرْآنَ قُلْتُ بَلَى قَالَتْ فَإِنَّ خُلُقَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ الْقُرْآنَ فَهَمَمْتُ أَنْ أَقُومَ ثُمَّ بَدَا لِي قِيَامُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَنْبِئِينِي عَنْ قِيَامِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ أَلَسْتَ تَقْرَأُ هَذِهِ السُّورَةَ { يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ } قُلْتُ بَلَى قَالَتْ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ افْتَرَضَ قِيَامَ اللَّيْلِ فِي أَوَّلِ هَذِهِ السُّورَةِ فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ حَوْلًا حَتَّى انْتَفَخَتْ أَقْدَامُهُمْ وَأَمْسَكَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ خَاتِمَتَهَا فِي السَّمَاءِ اثْنَيْ عَشَرَ شَهْرًا ثُمَّ أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ التَّخْفِيفَ فِي آخِرِ هَذِهِ السُّورَةِ فَصَارَ قِيَامُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَطَوُّعًا مِنْ بَعْدِ فَرِيضَتِهِ فَهَمَمْتُ أَنْ أَقُومَ ثُمَّ بَدَا لِي وَتْرُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَنْبِئِينِي عَنْ وَتْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كُنَّا نُعِدُّ لَهُ سِوَاكَهُ وَطَهُورَهُ فَيَبْعَثُهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِمَا شَاءَ أَنْ يَبْعَثَهُ مِنْ اللَّيْلِ فَيَتَسَوَّكُ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ ثُمَّ يُصَلِّي ثَمَانِي رَكَعَاتٍ لَا يَجْلِسُ فِيهِنَّ إِلَّا عِنْدَ الثَّامِنَةِ فَيَجْلِسُ وَيَذْكُرُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَيَدْعُو وَيَسْتَغْفِرُ ثُمَّ يَنْهَضُ وَلَا يُسَلِّمُ ثُمَّ يُصَلِّي التَّاسِعَةَ فَيَقْعُدُ فَيَحْمَدُ رَبَّهُ وَيَذْكُرُهُ وَيَدْعُو ثُمَّ يُسَلِّمُ تَسْلِيمًا يُسْمِعُنَا ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ بَعْدَمَا يُسَلِّمُ فَتِلْكَ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يَا بُنَيَّ فَلَمَّا أَسَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُخِذَ اللَّحْمُ أَوْتَرَ بِسَبْعٍ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُوَ جَالِسٌ بَعْدَمَا يُسَلِّمُ فَتِلْكَ تِسْعٌ يَا بُنَيَّ وَكَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً أَحَبَّ أَنْ يُدَاوِمَ عَلَيْهَا وَكَانَ إِذَا شَغَلَهُ عَنْ قِيَامِ اللَّيْلِ نَوْمٌ أَوْ وَجَعٌ أَوْ مَرَضٌ صَلَّى مِنْ النَّهَارِ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً وَلَا أَعْلَمُ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ الْقُرْآنَ كُلَّهُ فِي لَيْلَةٍ وَلَا قَامَ لَيْلَةً حَتَّى أَصْبَحَ وَلَا صَامَ شَهْرًا كَامِلًا غَيْرَ رَمَضَانَ فَأَتَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ فَحَدَّثْتُهُ بِحَدِيثِهَا فَقَالَ صَدَقْتَ أَمَا لَوْ كُنْتُ أَدْخُلُ عَلَيْهَا لَأَتَيْتُهَا حَتَّى تُشَافِهَنِي مُشَافَهَةً

Musnad Ahmad 23134: Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abi Urwabah] dari [Qotadah] dari [Zurarah bin Awfa] dari [Sa'ad bin Hisyam] bahwasanya dia telah menceraikan istrinya, kemudian dia pergi ke Madinah untuk menjual harta miliknya di kota tersebut. Kemudian akan ia tukar dengan senjata dan kuda dan ikut berjihad ke Romawi hingga ia mati. Lalu ia berjumpa dengan sekelompok orang dari kaumnya. Lantas mereka menceritakannya bahwa dahulu ada sekelompok orang sejumlah enam orang di masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah menginginkan yang demikian. Lantas beliau bersabda: "Bukankah aku bagi kalian adalah panutan yang baik?" Beliau melarang mereka dari hal itu. Beliau meminta kesaksian mereka agar kembali. Kemudian dia (Sa'd bin Hisyam) kembali kepada kami dan mengabarkan kepada kami bahwa dia telah menemui Ibnu Abbas, ia bertanya kepadanya mengenai shalat witir. Kemudian (Ibnu Abbas) Berkata: "Bukankah aku telah mengabarkan kepadamu dengan witir yang dilakukan oleh orang yang paling tahu di muka bumi, yaitu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" dia menjawab: "Benar." (Ibnu Abbas) Berkata: "Datangilah [Aisyah] dan bertanyalah kepadanya kemudian kembalilah kepadaku lalu kabarkan kepadaku mengenai jawabannya kepadamu." Dia (Sa'ad Ibnu Hisyam) Berkata: "Lalu aku mendatangi Hakim bin Aflah kemudian aku meminta kepadanya untuk mengantarku kepada (Aisyah)." Dia (Hakim) menjawab: "Saya bukan termasuk kerabatnya, sungguh aku pernah melarangnya ia berbicara pada dua hal tersebut (dua kubu yang berbeda perihal witir) dan dia (Aisyah) pasti menolak keduanya dan akan pergi. Maka saya bersumpah kepadanya dan dia pun datang bersamaku. Lalu kami menemui (Aisyah), (Aisyah) Berkata: "Hakim-kah ini?" dia (Aisyah) Telah mengetahuinya. (Hakim) menjawab: "Ya." Atau "Benar." (Aisyah) Berkata: "Siapa orang yang bersamamu?" dia menjawab: "Sa'ad bin Hisyam." (Aisyah) Berkata: " Hisyam yang manakah?." Dia menjawab: Itu, Hisyam 'Ibnu 'Amir." Dia berkata: "Aisyah telah mengetahuinya." Dia (Aisyah) Berkata: "Sebaik-baik orang adalah Amir." Aku berkata: 'Wahai ummul mukminin, ceritakanlah kepadaku mengenai akhlak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." dia (Aisyah) Berkata: "Bukankah engkau pernah membaca Al-Qur'an?" aku menjawab: "Benar." Dia (Aisyah) Berkata: "Sesungguhnya akhlak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah Al-Qur'an." Kemudian saya hendak shalat, tapi terlintas padaku shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Saya berkata: "Wahai ummul mukminin, ceritakanlah kepadaku mengenai shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Dia (Aisyah) menjawab: "Bukankah engkau pernah membaca surat ini YAA AYYUHAL MUZAMMIL (wahai orang-orang yang berselimut).' Saya menjawab: "Benar." Dia (Aisyah) Berkata: "Sesungguhnya Allah AzzaWaJalla. mewajibkan shalat malam pada awal surat ini. lalu Rasulullah dan para sahabatnya shalat hingga tumit mereka bengkak. Allah AzzaWaJalla menahan penutup surat ini di langit selama dua belas bulan. Kemudian Allah AzzaWaJalla baru menurunkan keringanan pada akhir surat ini dan shalat malam Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjadi sunnah. Maka aku ingin shalat, tapi terlintas padaku shalat witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu saya berkata: "Wahai ummul mukminin, ceritakanlah kepadaku mengenai shalat witir Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." (Aisyah) menjawab: "Kami menyiapkan siwak untuknya dan air untuk bersuci beliau. Kemudian Allah membangunkannya sesuai dengan kehendak-Nya di malam hari. Lalu beliau bersiwak dan berwudlu. Kemudian beliau shalat delapan raka'at, beliau tidak duduk pada raka'at tersebut kecuali pada raka'at ke delapan. Lalu beliau duduk dan menyebut Tuhannya AzzaWaJalla, beliau berdo'a dan minta ampun seraya bangkit dan tidak salam. Kemudian beliau shalat yang kesembilan, lalu beliau duduk dan memuji Tuhannya, berdzikir dan berdo'a baru kemudian beliau mengucapkan salam yang kami dapat mendengarnya. Lalu beliau shalat dua raka'at sedang ia duduk setelah dia salam. Itulah sebelas raka'at wahai anakku. Sedangkan tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mulai tua dan tambah gemuk, beliau melaksanakan shalat witir sebanyak tujuh raka'at kemudian shalat dua raka'at, lalu beliau duduk setelah beliau mengucapkan salam. Demikian itu shalat yang tujuh wahai anakku. Dan apabila Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan shalat, beliau mempunyai kebiasaan untuk menekuninya. Dan bila shalat malam terlewatkan oleh beliau karena ketiduran atau sakit maka beliau melaksanakan shalat tersebut di siang hari sebanyak dua belas raka'at. Dan saya tidak pernah mengetahui bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membaca Al-Qur'an sampai habis dalam semalam. Dan tidak pula melaksanakan shalat malam sampai pagi dan tidak juga beliau puasa dalam satu bulan penuh melainkan pada bulan ramadhan." Lalu aku mendatangi Ibnu Abbas dan aku menceritakan kejadiannya. Lalu ia berkata: "Engkau benar, kalaulah bertemu dengannya, pastilah aku akan mendatanginya hingga menceramahiku."

Grade