مسند أحمد ٢١٥٠٦: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَقَالَ إِنَّكُمْ إِنْ لَا تُدْرِكُوا الْمَاءَ غَدًا تَعْطَشُوا وَانْطَلَقَ سَرَعَانُ النَّاسِ يُرِيدُونَ الْمَاءَ وَلَزِمْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَالَتْ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَاحِلَتُهُ فَنَعَسَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَمْتُهُ فَأَدْعَمَ ثُمَّ مَالَ فَدَعَمْتُهُ فَأَدْعَمَ ثُمَّ مَالَ حَتَّى كَادَ أَنْ يَنْجَفِلَ عَنْ رَاحِلَتِهِ فَدَعَمْتُهُ فَانْتَبَهَ فَقَالَ مَنْ الرَّجُلُ قُلْتُ أَبُو قَتَادَةَ قَالَ مُذْ كَمْ كَانَ مَسِيرُكَ قُلْتُ مُنْذُ اللَّيْلَةِ قَالَ حَفِظَكَ اللَّهُ كَمَا حَفِظْتَ رَسُولَهُ ثُمَّ قَالَ لَوْ عَرَّسْنَا فَمَالَ إِلَى شَجَرَةٍ فَنَزَلَ فَقَالَ انْظُرْ هَلْ تَرَى أَحَدًا قُلْتُ هَذَا رَاكِبٌ هَذَانِ رَاكِبَانِ حَتَّى بَلَغَ سَبْعَةً فَقَالَ احْفَظُوا عَلَيْنَا صَلَاتَنَا فَنِمْنَا فَمَا أَيْقَظَنَا إِلَّا حَرُّ الشَّمْسِ فَانْتَبَهْنَا فَرَكِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَارَ وَسِرْنَا هُنَيْهَةً ثُمَّ نَزَلَ فَقَالَ أَمَعَكُمْ مَاءٌ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ مَعِي مِيضَأَةٌ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ مَاءٍ قَالَ ائْتِ بِهَا فَأَتَيْتُهُ بِهَا فَقَالَ مَسُّوا مِنْهَا مَسُّوا مِنْهَا فَتَوَضَّأَ الْقَوْمُ وَبَقِيَتْ جَرْعَةٌ فَقَالَ ازْدَهِرْ بِهَا يَا أَبَا قَتَادَةَ فَإِنَّهُ سَيَكُونُ لَهَا نَبَأٌ ثُمَّ أَذَّنَ بِلَالٌ وَصَلَّوْا الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ ثُمَّ صَلَّوْا الْفَجْرَ ثُمَّ رَكِبَ وَرَكِبْنَا فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ فَرَّطْنَا فِي صَلَاتِنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَقُولُونَ إِنْ كَانَ أَمْرَ دُنْيَاكُمْ فَشَأْنُكُمْ وَإِنْ كَانَ أَمْرَ دِينِكُمْ فَإِلَيَّ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَرَّطْنَا فِي صَلَاتِنَا فَقَالَ لَا تَفْرِيطَ فِي النَّوْمِ إِنَّمَا التَّفْرِيطُ فِي الْيَقَظَةِ فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَصَلُّوهَا وَمِنْ الْغَدِ وَقْتَهَا ثُمَّ قَالَ ظُنُّوا بِالْقَوْمِ قَالُوا إِنَّكَ قُلْتَ بِالْأَمْسِ إِنْ لَا تُدْرِكُوا الْمَاءَ غَدًا تَعْطَشُوا فَالنَّاسُ بِالْمَاءِ فَقَالَ أَصْبَحَ النَّاسُ وَقَدْ فَقَدُوا نَبِيَّهُمْ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَاءِ وَفِي الْقَوْمِ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ فَقَالَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَكُنْ لِيَسْبِقَكُمْ إِلَى الْمَاءِ وَيُخَلِّفَكُمْ وَإِنْ يُطِعْ النَّاسُ أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ يَرْشُدُوا قَالَهَا ثَلَاثًا فَلَمَّا اشْتَدَّتْ الظَّهِيرَةُ رَفَعَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلَكْنَا عَطَشًا تَقَطَّعَتْ الْأَعْنَاقُ فَقَالَ لَا هُلْكَ عَلَيْكُمْ ثُمَّ قَالَ يَا أَبَا قَتَادَةَ ائْتِ بِالْمِيضَأَةِ فَأَتَيْتُهُ بِهَا فَقَالَ احْلِلْ لِي غُمَرِي يَعْنِي قَدَحَهُ فَحَلَلْتُهُ فَأَتَيْتُهُ بِهِ فَجَعَلَ يَصُبُّ فِيهِ وَيَسْقِي النَّاسَ فَازْدَحَمَ النَّاسُ عَلَيْهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَحْسِنُوا الْمَلَأَ فَكُلُّكُمْ سَيَصْدُرُ عَنْ رِيٍّ فَشَرِبَ الْقَوْمُ حَتَّى لَمْ يَبْقَ غَيْرِي وَغَيْرُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَبَّ لِي فَقَالَ اشْرَبْ يَا أَبَا قَتَادَةَ قَالَ قُلْتُ اشْرَبْ أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ سَاقِيَ الْقَوْمِ آخِرُهُمْ فَشَرِبْتُ وَشَرِبَ بَعْدِي وَبَقِيَ فِي الْمِيضَأَةِ نَحْوٌ مِمَّا كَانَ فِيهَا وَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَلَاثُ مِائَةٍ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَسَمِعَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ وَأَنَا أُحَدِّثُ هَذَا الْحَدِيثَ فِي الْمَسْجِدِ الْجَامِعِ فَقَالَ مَنْ الرَّجُلُ قُلْتُ أَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَبَاحٍ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ الْقَوْمُ أَعْلَمُ بِحَدِيثِهِمْ انْظُرْ كَيْفَ تُحَدِّثُ فَإِنِّي أَحَدُ السَّبْعَةِ تِلْكَ اللَّيْلَةَ فَلَمَّا فَرَغْتُ قَالَ مَا كُنْتُ أَحْسِبُ أَنَّ أَحَدًا يَحْفَظُ هَذَا الْحَدِيثَ غَيْرِي قَالَ حَمَّادٌ وَحَدَّثَنَا حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمُزَنِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ وَزَادَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا عَرَّسَ وَعَلَيْهِ لَيْلٌ تَوَسَّدَ يَمِينَهُ وَإِذَا عَرَّسَ الصُّبْحَ وَضَعَ رَأْسَهُ عَلَى كَفِّهِ الْيُمْنَى وَأَقَامَ سَاعِدَهُ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَجَّاجِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Musnad Ahmad 21506: Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dari ['Abdullah bin Robah] dari [Abu Qatadah] berkata: Kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan, beliau bersabda: "Jika kalian esok tidak menemukan air, kalian akan kehausan." Orang-orang pun bergegas pergi mencari air, namun aku tetap menemani Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian kendaraan beliau miring lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengantuk, aku menahannnya, beliau miring lalu aku menahannya kemudian beliau miring hingga hampir terjatuh dari kendaraan beliau, aku pun menahannya lalu beliau terjaga, beliau bersabda: "Siapa kamu?" aku menjawab: Abu Qatadah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sejak kapan perjalananmu?" aku menjawab: Sejak semalam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Semoga Allah menjagamu seperti kau menjaga rasulNya." Selanjutnya beliau bersabda: "Andai kita berhenti sejenak." Beliau mengarah ke sebuah pohon lalu singgah dan bersabda: "Periksalah, apa kau melihat seseorang?" Aku menjawab: Itu seorang pengendara, itu dua orang pengendara hingga sampai tujuh orang. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jagalah shalat untuk kami." Kami pun tertidur dan tidaklah kami terbangun melainkan matahari sudah panas, lalu kami terbangun. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam naik kendaraan lalu berjalan, kami pun berjalan sesaat kemudian beliau turun, beliau bersabda: "Apa kalian membawa air?" aku menjawab: Ya, saya membawa geriba berisi sedikit air. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tolong berikan kepadaku." Aku memberikan kepada beliau lalu beliau bersabda: "Sentuhlah, sentulah." Mereka pun berwudhu dan tersisa satu tegukan kemudian beliau bersabda: "Perhatikanlah wahai Abu Qatadah, air ini akan memiliki berita besar." Kemudian Bilal mengumandangkan adzan dan mereka pun shalat dua rakat sebelum shalat fajar lalu setelah itu mereka shalat fajar. Selanjutnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam naik kendaraan dan kami pun naik. Sebagian dari mereka berkata kepada yang lain: 'Kita telah menyia-nyiakan shalat kita.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apa yang kalian katakan? Bila urusan dunia, itu terserah kalian, tapi bila urusan agama, maka kembalikanlah kepadaku." Kami berkata: Wahai Rasulullah! Kita telah menyia-nyiakan shalat kita. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada kesia-siaan dalam tidur, kesia-siaan hanya berlaku pada saat jaga. Bila keadaan memaksa seperti itu, shalatlah, dan keesokan harinya dirikanlah tepat pada waktunya." Abu Qatadah berkata: 'Tolong periksalah orang-orang'. Mereka berkata: Kemarin baginda bersabda: "Bila kalian tidak mendapatkan air esok, kalian akan kehausan, orang-orang pun membawa air. Di pagi harinya, orang-orang kehilangan nabi mereka, sebagian dari mereka berkata kepada sebagian lain: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di dekat air, ditengah-tengah mereka ada Abu Bakar dan 'Umar, keduanya berkata: 'Wahai sekalian manusia! Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak akan mendahului kalian menuju air dan meninggalkan kalian, bila orang-orang menaati Abu Bakar dan 'Umar niscaya mereka mendapatkan petunjuk." 'Umar mengucapkannya sebanyak tiga kali. Saat siang kian menyengat, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam muncul, lalu mereka berkata: Wahai Rasulullah! Kami binasa kehausan, leher-leher terputus. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada kebinasaan atas kalian." Selanjutnya beliau bersabda: "Hai Abu Qatadah! Bawa geriba kemari." Aku pun membawanya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tuangkan air padaku." Aku membawanya kemudian air pun tertuang dan memberi minum kepada semua orang. Orang-orang pun mengerumuninya lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai sekalian manusia! Berlaku baiklah kepada kaum, kalian semua pasti tidak akan kehausan." Mereka pun minum hingga tidak tersisa selainku dan selain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau menuangkan padaku lalu bersabda: "Minumlah wahai Abu Qatadah!" aku berkata: 'Baginda silahkan minum, sesungguhnya pemberi minum kaum adalah orang yang terakhir minum.' Aku pun minum dan orang setelahku juga minum, digeriba tersisa air seperti sedia kala, saat itu mereka berjumlah tigaratus orang. Berkata 'Abdullah: 'Imran bin Hushain mendengarku menceritakan hadits ini dimasjid jami', ia berkata: Siapa itu. Aku menjawab: Aku 'Abdullah bin Robah Al Anshori. Orang-orang berkata: Ia paling tahu hadits mereka, perhatikanlah bagaimana ia menceritakan karena aku adalah satu dari tujuh orang pada malam itu. Setelah aku usai bercerita, ia berkata: Aku tidak pernah menyangka ada yang menghafal hadits ini selainku. Berkata [Hammad] dan telah menceritakan kepada kami [Humaid Ath Thowil] dari [Bakr bin 'AbdullahAl Muzanni] dari ['Abdullah bin Robah] dari [Abu Qatadah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hadits serupa, -ia menambahi: Bila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam istirahat di malam hari, beliau berbantal dengan tangan tangan kanan, bila istirahat saat shubuh, beliau meletakkan kepala diatas telapak tangan kanan dan menegakkan lengan-. Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Al Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dari ['Abdullah bin Robah] dari [Abu Qatadah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hadits serupa. Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah menceritakan kepada kami [Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dari [Bakr bin 'Abdullah] dari ['Abdullah bin Robah] dari [Abu Qatadah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hadits serupa.
Grade
مسند أحمد ٢١٥٣٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ بَيْنَا نَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ إِذْ مَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ حَادَ عَنْ رَاحِلَتِهِ فَدَعَمْتُهُ بِيَدَيَّ قَالَ فَاسْتَيْقَظَ قَالَ ثُمَّ سِرْنَا قَالَ فَمَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَمْتُهُ بِيَدَيَّ فَاسْتَيْقَظَ فَقَالَ أَبُو قَتَادَةَ فَقُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ حَفِظَكَ اللَّهُ كَمَا حَفِظْتَنَا مُنْذُ اللَّيْلَةِ ثُمَّ قَالَ لَا أُرَانَا إِلَّا قَدْ شَقَقْنَا عَلَيْكَ نَحِّ بِنَا عَنْ الطَّرِيقِ أَوْ مِلْ بِنَا عَنْ الطَّرِيقِ قَالَ فَعَدَلْنَا عَنْ الطَّرِيقِ فَأَنَاخَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَاحِلَتَهُ فَتَوَسَّدَ كُلُّ رَجُلٍ مِنَّا ذِرَاعَ رَاحِلَتِهِ فَمَا اسْتَيْقَظْنَا حَتَّى أَشْرَقَتْ الشَّمْسُ وَذَكَرَ صَوْتَ الصُّرَدِ قَالَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلَكْنَا فَاتَتْنَا الصَّلَاةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ تَهْلِكُوا وَلَمْ تَفُتْكُمْ الصَّلَاةُ إِنَّمَا تَفُوتُ الْيَقْظَانَ وَلَا تَفُوتُ النَّائِمَ هَلْ مِنْ مَاءٍ قَالَ فَأَتَيْتُهُ بِسَطِيحَةٍ أَوْ قَالَ مَيْضَأَةٍ فِيهَا مَاءٌ فَتَوَضَّأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ دَفَعَهَا إِلَيَّ وَفِيهَا بَقِيَّةٌ مِنْ مَاءٍ قَالَ احْتَفِظْ بِهَا فَإِنَّهُ كَائِنٌ لَهَا نَبَأٌ وَأَمَرَ بِلَالًا فَأَذَّنَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ تَحَوَّلَ فِي مَكَانِهِ فَأَمَرَهُ فَأَقَامَ الصَّلَاةَ فَصَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ ثُمَّ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَ النَّاسُ أَطَاعُوا أَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ فَقَدْ رَفَقُوا بِأَنْفُسِهِمْ وَأَصَابُوا وَإِنْ كَانُوا خَالَفُوهُمَا فَقَدْ خَرَقُوا بِأَنْفُسِهِمْ وَكَانَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ حَيْثُ فَقَدُوا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَا لِلنَّاسِ أَقِيمُوا بِالْمَاءِ حَتَّى تُصْبِحُوا فَأَبَوْا عَلَيْهِمَا وَانْتَهَى إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ آخِرِ النَّهَارِ وَقَدْ كَادُوا أَنْ يَهْلِكُوا عَطَشًا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلَكْنَا فَدَعَا بِالْمِيضَأَةِ ثُمَّ دَعَا بِإِنَاءٍ فَأُتِيَ بِإِنَاءٍ فَوْقَ الْقَدَحِ وَدُونَ الْقَعْبِ فَتَأَبَّطَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ جَعَلَ يَصُبُّ فِي الْإِنَاءِ ثُمَّ يَشْرَبُ الْقَوْمُ حَتَّى شَرِبُوا كُلُّهُمْ ثُمَّ نَادَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ مِنْ غَالٍّ قَالَ ثُمَّ رَدَّ الْمِيضَأَةَ وَفِيهَا نَحْوٌ مِمَّا كَانَ فِيهَا قَالَ فَسَأَلْنَاهُ كَمْ كُنْتُمْ فَقَالَ كَانَ مَعَ أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ ثَمَانُونَ رَجُلًا وَكُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اثْنَيْ عَشَرَ رَجُلًا
Musnad Ahmad 21530: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari ['Abdullah bin Robah] dari [Abu Qatadah Al Anshori] berkata: Saat kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu perjalanan beliau, tiba-tiba Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam nyaris terjengkang atau Abu Qatadah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hampir saja terpeleset -perawi tak ingat lagi kepastian redaksinya- dari kendaraan beliau lalu aku menahan beliau dengan tanganku, lalu beliau terbangun. Kamudian kami berjalan, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hampir terjengkang, kemudian aku menahan beliau dengan tanganku lalu beliau terbangun, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hai Abu Qatadah!" aku menjawab: Ya, wahai Rasulullah! Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Semoga Allah menjagamu sebagaimana halnya engkau telah menjagaku sejak semalam." Selanjutnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Maaf, kami tidak tahu melainkan kami telah merepotkanmu, sekarang mari kita minggir dari jalan atau mari kita menepi dari jalan -sang perawi ragu kepastian redaksinya-." Berkata Abu Qatadah: Kami minggir kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menambatkan kendaraan beliau, setiap kaki kami berbantalkan siku kendaraannya. Kami tidak bangun hingga matahari terbit dan ia menyebutkan suara burung gereja. Abu Qatadah berkata: Wahai Rasulullah! 'Binasalah kita, kita ketinggalan shalat.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kalian tidak binasa dan kalian tidak meninggalkan shalat. Hanyasanya yang disebut meninggalkan shalat adalah jika tiba waktu shalat sedang ia tidak tidur, ada pun orang tidur, ia tidak bisa diistilahkan meninggalkan shalat. Apa ada air?" kemudian aku membawakan geriba untuk beliau kemudian beliau berwudhu lalu menyerahkannya sisa air padaku, beliau bersabda: "Jagalah, karena air itu akan memiliki berita besar." Kemudian beliau memerintahkan Bilal untuk mengumandangkan adzan, lalu beliau berpindah dari tempat beliau lalu menunaikan shalat shubuh. Setelah itu Nabi Allah bersabda: "Bila orang-orang menaati Abu Bakar dan 'Umar berarti mereka menyayangi diri mereka sendiri dan mereka telah melakukan kebenaran, bila mereka menentang keduanya berarti mereka membinasakan diri mereka sendiri." Ketika itu Abu Bakar dan 'Umar, saat mereka kehilangan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, keduanya berpesan kepada orang-orang: 'Hendaklah kalian tetap berada di sumber air hingga pagi hari.' Namun mereka tidak menuruti keduanya dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun mendatangi mereka diakhir siang sementara mereka hampir saja mati kehausan. Mereka berkata: Wahai Rasulullah! Binasalah kami. Kemudian beliau meminta bejana, bejana pun didatangkan, yang ukurannya lebih besar dari tungku dan lebih kecil dari panci. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menghimpitnya kemudian beliau menuangkan air, mereka pun minum semuanya kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyerukan: "Apakah ada diantara kalian yang mengambil rampasan perang sebelum dibagi?" kemudian geriba pun dikembalikan dan di dalamnya berisi air seperti sedia kala. Kami bertanya pada Abu Qatadah: Berapa orang kalian? Abu Qatadah berkata: Abu Bakar dan 'Umar bersama delapan puluh orang sementara kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berjumlah duabelas orang.
Grade
مسند أحمد ٢١٥٣٥: قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ يَعْنِي ابْنَ عِيسَى أَخْبَرَنِي مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ حُمَيْدَةَ ابْنَةِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ إِسْحَاقُ فِي حَدِيثِهِ وَكَانَتْ تَحْتَ ابْنِ أَبِي قَتَادَةَ أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ دَخَلَ عَلَيْهَا فَسَكَبَتْ لَهُ وَضُوءَهُ فَجَاءَتْ هِرَّةٌ تَشْرَبُ مِنْهُ فَأَصْغَى لَهَا الْإِنَاءَ حَتَّى شَرِبَتْ قَالَتْ كَبْشَةُ فَرَآنِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ فَقَالَ أَتَعْجَبِينَ يَا بِنْتَ أَخِي قَالَتْ نَعَمْ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّهَا مِنْ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ وَقَالَ إِسْحَاقُ أَوْ الطَّوَّافَاتِ
Musnad Ahmad 21535: Berkata Abu 'Abdullah: Aku membaca dihadapan ['Abdur Rahman]: [Malik]. Dan telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin 'Isa], ia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Malik] dari [Ishaq bin 'Abdullah bin Abu Tholhah] dari [Humaidah binti 'Ubaid bin Rifa'ah] dari [Kabsyah binti Ka'ab bin Malik], -berkata Ishaq dalam haditsnya dan Kabsyah adalah istri anaknya Abu Qatadah- bahwa Abu Qatadah bertamu kekediamannya lalu Kabsyah menuangkan air wudhu untuknya. Tiba-tiba seekor kucing datang dan meminumnya kemudian Abu Qatadah memiringkan bejana hingga kucing itu minum. Berkata Kabsyah: Saya melihatnya. Abu Qatadah berkata: Apa kau heran wahai keponakanku? Kabsyah berkata: Ya. Abu Qatadah berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kucing itu tidak najis, ia hanya hewan-hewan yang suka berkeliaran dan mondar-mandir diantara kalian." Berkata Ishaq: Atau yang suka kesana kemari.
Grade
مسند أحمد ٢١٥٦٣: حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ الْحُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيُّ عَنْ أَبِيهِ أَبِي قَتَادَةَ قَالَ سِرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ فِي سَفَرٍ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ عَرَّسْتَ بِنَا فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ أَنْ تَنَامُوا عَنْ الصَّلَاةِ فَمَنْ يُوقِظُنَا لِلصَّلَاةِ فَقَالَ بِلَالٌ أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَعَرَّسَ بِالْقَوْمِ فَاضْطَجَعْنَا وَاسْتَنَدَ بِلَالٌ إِلَى رَاحِلَتِهِ فَغَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ وَاسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ طَلَعَ حَاجِبُ الشَّمْسِ فَقَالَ يَا بِلَالُ أَيْنَ مَا قُلْتَ لَنَا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا أُلْقِيَتْ عَلَيَّ نَوْمَةٌ مِثْلُهَا فَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَبَضَ أَرْوَاحَكُمْ حِينَ شَاءَ وَرَدَّهَا عَلَيْكُمْ حِينَ شَاءَ ثُمَّ أَمَرَهُمْ فَانْتَشَرُوا لِحَاجَتِهِمْ وَتَوَضَّأَ فَارْتَفَعَتْ الشَّمْسُ فَصَلَّى بِهِمْ الْفَجْرَ
Musnad Ahmad 21563: Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin An Nu'man] telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Al Hushain bin 'Abdur Rahman] telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Abu Qotada Al Anshari] dari ayahnya - [Abu Qatadah] - berkata: Kami bepergian bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada suatu malam, kami berkata: Wahai Rasulullah! Andai saja baginda beristirahat bersama kami. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku khawatir kalian ketiduran dan tidak shalat, dan siapakah yang membangunkan kami untuk shalat?." Berkata Bilal: Saya wahai Rasulullah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun istirahat bersama para sahabat. Kami pun berbaring dan Bilal bersandar kepada kendaraannya lalu ia tertidur, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bangun sementara matahari sudah terbit. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mana yang kau katakan kepada kami hai Bilal?" Bilal menjawab: wahai Rasulullah! Demi yang mengutus baginda dengan kebenaran, saya tidak pernah tidur terlelap seperti itu. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah AzzaWaJalla menggenggam ruh-ruh kalian saat Ia berkehendak dan mengembalikannya kepada kalian saat Ia berkehendak." Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mereka untuk menyelesaikan hajat masing-masing. Beliau berwudhu lalu matahari meninggi kemudian nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam shalat shubuh bersama mereka.
Grade
مسند أحمد ٢١٥٨٠: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى بِأَرْضِ سَعْدٍ بِأَصْلِ الْحَرَّةِ عِنْدَ بُيُوتِ السُّقْيَا ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلَكَ وَعَبْدَكَ وَنَبِيَّكَ دَعَاكَ لِأَهْلِ مَكَّةَ وَأَنَا مُحَمَّدٌ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ وَرَسُولُكَ أَدْعُوكَ لِأَهْلِ الْمَدِينَةِ مِثْلَ مَا دَعَاكَ بِهِ إِبْرَاهِيمُ لِأَهْلِ مَكَّةَ نَدْعُوكَ أَنْ تُبَارِكَ لَهُمْ فِي صَاعِهِمْ وَمُدِّهِمْ وَثِمَارِهِمْ اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَمَا حَبَّبْتَ إِلَيْنَا مَكَّةَ وَاجْعَلْ مَا بِهَا مِنْ وَبَاءٍ بِخُمٍّ اللَّهُمَّ إِنِّي قَدْ حَرَّمْتُ مَا بَيْنَ لَابَتَيْهَا كَمَا حَرَّمْتَ عَلَى لِسَانِ إِبْرَاهِيمَ الْحَرَمَ
Musnad Ahmad 21580: Telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin 'Umar] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Abi Dzi`b] dari [Sa'id Al Maqburi] dari ['Abdullah bin Abu Qatadah] dari Abu Qatadah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu kemudian shalat ditanah Sa'ad di Ashlul Hurroh dirumah-rumah pemberi air minum kemudian beliau bersabda: "Ya Allah! Sesungguhnya Ibrahim adalah kekasih, hamba dan nabiMu, ia berdoa untuk penduduk Makkah, dan aku Muhammad hamba, Nabi dan rasulMu, aku berdoa untuk penduduk Madinah seperti doa Ibrahim untuk Makkah, kami berdoa kepadaMu agar Engkau memberkahi sha', mud dan buah-buahan mereka. Ya Allah! Buatlah kami cinta Madinah seperti halnya Engkau membuat kami cinta Makkah, jadikanlah Makkah terhindar dari wabah penyakit, ya Allah! aku telah mengharamkan diantara tanah berbatunya seperti yang Kau haramkan Makkah melalui lisan Ibrahim."
Grade
مسند أحمد ٢١٥٨٧: حَدَّثَنَا مَعْمَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ هُوَ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ وُضِعَ لَهُ وَضُوءٌ فَوَلَغَ فِيهِ السِّنَّوْرُ فَأَخَذَ يَتَوَضَّأُ فَقَالُوا يَا أَبَا قَتَادَةَ قَدْ وَلَغَ فِيهِ السِّنَّوْرُ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ السِّنَّوْرُ مِنْ أَهْلِ الْبَيْتِ وَإِنَّهُ مِنْ الطَّوَّافِينَ أَوْ الطَّوَّافَاتِ عَلَيْكُمْ
Musnad Ahmad 21587: Telah menceritakan kepada kami [Mu'ammar bin Sulaiman Ar Roqi] telah menceritakan kepada kami [Al Hajjaj] dari [Qatadah] dari ['Abdullah bin Abu Qatadah] dari [ayahnya] bahwa ia meletakkan air wudhu untuknya kemudian kucing besar menjilatinya, ia lalu berwudhu. Mereka berkata: Hei Abu Qatadah… air itu sudah dijilati kucing!. Abu Qatadah berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kucing termasuk keluarga dan ia memang hewan-hewan yang suka berkeliaran diantara kalian."
Grade
مسند أحمد ٢١٦١١: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ الْمُعَطَّلِ السُّلَمِيِّ قَالَ كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَرَمَقْتُ صَلَاتَهُ لَيْلَةً فَصَلَّى الْعِشَاءَ الْآخِرَةَ ثُمَّ نَامَ فَلَمَّا كَانَ نِصْفُ اللَّيْلِ اسْتَيْقَظَ فَتَلَا الْآيَاتِ الْعَشْرَ آخِرَ سُورَةِ آلِ عِمْرَانَ ثُمَّ تَسَوَّكَ ثُمَّ تَوَضَّأَ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ فَلَا أَدْرِي أَقِيَامُهُ أَمْ رُكُوعُهُ أَمْ سُجُودُهُ أَطْوَلُ ثُمَّ انْصَرَفَ فَنَامَ ثُمَّ اسْتَيْقَظَ فَتَلَا الْآيَاتِ ثُمَّ تَسَوَّكَ ثُمَّ تَوَضَّأَ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ لَا أَدْرِي أَقِيَامُهُ أَمْ رُكُوعُهُ أَمْ سُجُودُهُ أَطْوَلُ ثُمَّ انْصَرَفَ فَنَامَ ثُمَّ اسْتَيْقَظَ فَفَعَلَ ذَلِكَ ثُمَّ لَمْ يَزَلْ يَفْعَلُ كَمَا فَعَلَ أَوَّلَ مَرَّةٍ حَتَّى صَلَّى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً
Musnad Ahmad 21611: Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ['Ubaidullah bin 'Umar Al Qawariri] telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin Ja'far] telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Yusuf] dari ['Abdullah bin Al Fadhl] dari [Abu Bakar bin 'Abdur Rahman bin Al Harits] dari [Shafwan bin Al Muaththal As Sulami] berkata: Saya bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sebuah perjalanan, maka pada suatu malam saya menyelidiki shalat Beliau, Beliau shalat isya' yang diakhirkan kemudian kemudian tidur, dan ketika tiba paruh malam Beliau bangun dan membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Ali-Imran kemudian bersiwak, berwudhu lalu shalat dua rakaat, saya tidak tahu apakah berdirinya yang lebih lama atau ruku'nya atau sujudnya, kemudian Beliau selesai lalu tidur kemudian bangun dan membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Aali-Imraan kemudian Beliau bersiwak kemudian berwudlu lalu shalat dua rakaat, saya tidak tahu apakah berdirinya yang lebih lama, ruku'nya atau sujudnya, kemudian Beliau selesai kemudian tidur lalu melakukan hal demikian, Beliau masih selalu melakukan hal itu sebagaimana yang beliau lakukan pertama kali hingga Beliau shalat sebelas rakaat.
Grade
مسند أحمد ٢١٦٤٦: حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُطَرِّفٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الصُّنَابِحِيِّ قَالَ زَعَمَ أَبُو مُحَمَّدٍ أَنَّ الْوَتْرَ وَاجِبٌ فَقَالَ عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ كَذَبَ أَبُو مُحَمَّدٍ أَشْهَدُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَمْسُ صَلَوَاتٍ افْتَرَضَهُنَّ اللَّهُ عَلَى عِبَادِهِ مَنْ أَحْسَنَ وُضُوءَهُنَّ وَصَلَاتَهُنَّ لِوَقْتِهِنَّ فَأَتَمَّ رُكُوعَهُنَّ وَسُجُودَهُنَّ وَخُشُوعَهُنَّ كَانَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ أَنْ يَغْفِرَ لَهُ وَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ فَلَيْسَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ إِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُ وَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُ
Musnad Ahmad 21646: Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Mutharrif] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari ['Abdullah Ash Shunabihi] ia berkata: Abu Muhammad mengira bahwa witir hukumnya wajib kemudian ['Ubadah bin Ash Shamit] berkata: Abu Muhammad telah berbohong, saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ada lima shalat yang Allah wajibkan atas para hamba, barang siapa yang memperbagus wudhunya dan shalatnya pada waktunya dengan menyempurnakan ruku', sujud dan khusyu' maka dia memiliki perjanjian dengan Allah agar Dia mengampuninya dan barang siapa yang tidak menunaikannya maka dia tidak memiliki perjanjian di sisi Allah, jika Allah berkehendak maka mengampuninya dan jika berkehendak akan mengadzabnya."
Grade
مسند أحمد ٢١٨٢٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ غَنْمٍ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ أَنَّهُ قَالَ لِقَوْمِهِ اجْتَمِعُوا أُصَلِّي بِكُمْ صَلَاةَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا اجْتَمَعُوا قَالَ هَلْ فِيكُمْ أَحَدٌ مِنْ غَيْرِكُمْ قَالُوا لَا إِلَّا ابْنُ أُخْتٍ لَنَا قَالَ ابْنُ أُخْتِ الْقَوْمِ مِنْهُمْ فَدَعَا بِجَفْنَةٍ فِيهَا مَاءٌ فَتَوَضَّأَ وَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَذِرَاعَيْهِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَظَهْرَ قَدَمَيْهِ ثُمَّ صَلَّى بِهِمْ فَكَبَّرَ بِهِمْ ثِنْتَيْنِ وَعِشْرِينَ تَكْبِيرَةً يُكَبِّرُ إِذَا سَجَدَ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ السُّجُودِ وَقَرَأَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَأَسْمَعَ مَنْ يَلِيهِ
Musnad Ahmad 21825: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qotadah] dari [Syahr bin Hausyab] dari ['Abdur Rahman bin Ghanm] dari [Abu Malik Al Asy'ari] bahwa ia berkata kepada kaumnya: Berkumpullah kalian, aku akan shalat mengimami kalian seperti shalatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Saat mereka berkumpul, Abu Malik bertanya: Apa masih ada orang lain? Mereka menjawab: Tidak ada selain keponakan kami. Abu Malik berkata: Keponakan suatu kaum termasuk bagian dari mereka. Lalu Abu Malik meminta seember air, ia pun berwudhu, berkumur, menghirup air, membasuh wajah dan tangan hingga siku sebanyak tiga kali, membasuh rambut dan bagian atas kaki kemudian shalat mengimami mereka, ia takbir sebanyak duapuluh dua kali, ia bertakbir saat hendak sujud dan mengangkat kepala setelah sujud, pada dua rakaat pertama ia membaca faatihatul kitaab dan memperdengarkannya kepada orang dibelakangnya.
Grade
مسند أحمد ٢١٨٣٢: حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَهْرَامَ الْفَزَارِيُّ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ غَنْمٍ أَنَّ أَبَا مَالِكٍ الْأَشْعَرِيَّ جَمَعَ قَوْمَهُ فَقَالَ يَا مَعْشَرَ الْأَشْعَرِيِّينَ اجْتَمِعُوا وَاجْمَعُوا نِسَاءَكُمْ وَأَبْنَاءَكُمْ أُعَلِّمْكُمْ صَلَاةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى لَنَا بِالْمَدِينَةِ فَاجْتَمَعُوا وَجَمَعُوا نِسَاءَهُمْ وَأَبْنَاءَهُمْ فَتَوَضَّأَ وَأَرَاهُمْ كَيْفَ يَتَوَضَّأُ فَأَحْصَى الْوُضُوءَ إِلَى أَمَاكِنِهِ حَتَّى لَمَّا أَنْ فَاءَ الْفَيْءُ وَانْكَسَرَ الظِّلُّ قَامَ فَأَذَّنَ فَصَفَّ الرِّجَالَ فِي أَدْنَى الصَّفِّ وَصَفَّ الْوِلْدَانَ خَلْفَهُمْ وَصَفَّ النِّسَاءَ خَلْفَ الْوِلْدَانِ ثُمَّ أَقَامَ الصَّلَاةَ فَتَقَدَّمَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ فَكَبَّرَ فَقَرَأَ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَسُورَةٍ يُسِرُّهُمَا ثُمَّ كَبَّرَ فَرَكَعَ فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ثَلَاثَ مِرَارٍ ثُمَّ قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ وَاسْتَوَى قَائِمًا ثُمَّ كَبَّرَ وَخَرَّ سَاجِدًا ثُمَّ كَبَّرَ فَرَفَعَ رَأْسَهُ ثُمَّ كَبَّرَ فَسَجَدَ ثُمَّ كَبَّرَ فَانْتَهَضَ قَائِمًا فَكَانَ تَكْبِيرُهُ فِي أَوَّلِ رَكْعَةٍ سِتَّ تَكْبِيرَاتٍ وَكَبَّرَ حِينَ قَامَ إِلَى الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ أَقْبَلَ إِلَى قَوْمِهِ بِوَجْهِهِ فَقَالَ احْفَظُوا تَكْبِيرِي وَتَعَلَّمُوا رُكُوعِي وَسُجُودِي فَإِنَّهَا صَلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّتِي كَانَ يُصَلِّي لَنَا كَذَا السَّاعَةِ مِنْ النَّهَارِ ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ أَقْبَلَ إِلَى النَّاسِ بِوَجْهِهِ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اسْمَعُوا وَاعْقِلُوا وَاعْلَمُوا أَنَّ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عِبَادًا لَيْسُوا بِأَنْبِيَاءَ وَلَا شُهَدَاءَ يَغْبِطُهُمْ الْأَنْبِيَاءُ وَالشُّهَدَاءُ عَلَى مَجَالِسِهِمْ وَقُرْبِهِمْ مِنْ اللَّهِ فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْأَعْرَابِ مِنْ قَاصِيَةِ النَّاسِ وَأَلْوَى بِيَدِهِ إِلَى نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ نَاسٌ مِنْ النَّاسِ لَيْسُوا بِأَنْبِيَاءَ وَلَا شُهَدَاءَ يَغْبِطُهُمْ الْأَنْبِيَاءُ وَالشُّهَدَاءُ عَلَى مَجَالِسِهِمْ وَقُرْبِهِمْ مِنْ اللَّهِ انْعَتْهُمْ لَنَا يَعْنِي صِفْهُمْ لَنَا فَسُرَّ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِسُؤَالِ الْأَعْرَابِيِّ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُمْ نَاسٌ مِنْ أَفْنَاءِ النَّاسِ وَنَوَازِعِ الْقَبَائِلِ لَمْ تَصِلْ بَيْنَهُمْ أَرْحَامٌ مُتَقَارِبَةٌ تَحَابُّوا فِي اللَّهِ وَتَصَافَوْا يَضَعُ اللَّهُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ فَيُجْلِسُهُمْ عَلَيْهَا فَيَجْعَلُ وُجُوهَهُمْ نُورًا وَثِيَابَهُمْ نُورًا يَفْزَعُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يَفْزَعُونَ وَهُمْ أَوْلِيَاءُ اللَّهِ الَّذِينَ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Musnad Ahmad 21832: Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadhr] telah menceritakan kepada kami ['Abdul Hamid bin Bahram Al Fazari] dari [Syahr bin Hausyab] telah menceritakan kepada kami ['Abdur Rahman bin Ghanm] bahwa [Abu Malik Al Asy'ari] mengumpulkan kaumnya lalu berkata: Hai sekalian kaum Asy'ari! Berkumpullah, kumpulkan istri-istri dan anak-anak kalian, aku akan mengajarkan kepada kalian shalatnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang beliau lakukan di Madinah. Mereka pun berkumpul, mengumpulkan istri-istri dan anak-anak mereka, Abu Malik Al Asy'ari berwudhu dan memperlihatkan kepada mereka bagaimana caranya berwudhu, ia menyempurnakan wudhu hingga ke tempat-tempatnya hingga usai, ia pun berdiri lalu mengumandangkan adzan, kaum lelaki pun berbaris dalam shaf yang dekat, anak-anak berbaris dibelakang mereka dan kaum wanita berbaris dibelakang anak-anak. Shalat pun diiqamati. Ia maju kemudian mengangkat kedua tangan seraya bertakbir, ia membaca faatihatul kitaab dan surat yang dibaca pelan, selanjutnya ia bertakbir ruku' dan membaca: Subhaanallaah wa bihamdihi sebanyak tiga kali, setelah itu mengucapkan: Sami'allaahu liman hamidah dan berdiri lurus, setelah itu ia bertakbir dan turun sujud, selanjutnya bertakbir dan mengangkat kepala, setelah itu bertakbir lalu sujud, lalu bertakbir dan berdiri, ia bertakbir sebanyak enam kali dalam rakaat pertama, ia bertakbir saat berdiri untuk rakaat kedua. Seusai shalat ia menghadap ke kaumnya lalu berkata: Hafalkan takbirku, pelajarilah ruku'ku dan sujudku karena itulah shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang beliau kerjakan untuk kami seperti itu saat di siang hari. Selanjutnya saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam usai shalat, beliau menghadap ke arah jamaah dengan wajah beliau lalu bersabda: "Wahai sekalian manusia! Dengar, fahami dan ketahuilah bahwa Allah AzzaWaJalla memiliki hamba-hamba, mereka bukan nabi atau pun syuhada` tapi para nabi dan syuhada` iri pada mereka karena tempat dan kedekatan mereka dengan Allah pada hari kiamat." Kemudian salah seorang badui datang, ia berasal dari pedalaman jauh dan menyendiri, ia menunjuk tangannya ke arah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu berkata: Hai Nabi Allah! Sekelompok orang yang bukan Nabi ataupun syuhada` tapi para nabi dan syuhada` iri kepada mereka karena kedudukan dan kedekatan mereka dengan Allah, sebutkan ciri-ciri mereka untuk kami. Wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bergembira karena pertanyaan orang badui itu lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mereka adalah orang-orang yang berasal dari berbagai penjuru dan orang-orang asing, diantara meraka tidak dihubungkan oleh kekerabatan yang dekat, mereka saling mencintai karena Allah dan saling tulus ikhlas, Allah menempatkan untuk mereka mimbar-mimbar dari cahaya pada hari kiamat, Allah mendudukan mereka diatasnya, Allah menjadikan wajah-wajah mereka cahaya, pakaian-pakaian mereka cahaya, orang-orang ketakutan pada hari kiamat sementara mereka tidak ketakuan, mereka adalah para wali-wali Allah yang tidak takut dan tidak bersedih hati."
Grade