مسند أحمد ٨٠٦٠: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمَّارٍ كَشَاكِشٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدًا الْمَقْبُرِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ الْكَسْبِ كَسْبُ يَدِ الْعَامِلِ إِذَا نَصَحَ
Musnad Ahmad 8060: Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Amir Al 'Aqodi] dari [Muhammad bin 'Ammar Kasyakisy] berkata: Aku mendengar [Sa'id Al Maqburi] menceritakan dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seseorang dengan tangannya jika dia ikhlash."
Grade
مسند أحمد ٩١٧٠: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ كَيْسَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ احْشُدُوا فَإِنِّي سَأَقْرَأُ عَلَيْكُمْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ قَالَ فَحَشَدَ مَنْ حَشَدَ ثُمَّ خَرَجَ فَقَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ثُمَّ دَخَلَ فَقَالَ بَعْضُنَا لِبَعْضٍ هَذَا خَبَرٌ جَاءَهُ مِنْ السَّمَاءِ فَذَلِكَ الَّذِي أَدْخَلَهُ ثُمَّ خَرَجَ فَقَالَ إِنِّي قَدْ قُلْتُ لَكُمْ إِنِّي سَأَقْرَأُ عَلَيْكُمْ ثُلُثَ الْقُرْآنِ وَإِنَّهَا تَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ
Musnad Ahmad 9170: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Kaisan] berkata: telah menceritakan kepadaku [Abu Hazim] dari [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Berkumpullah kalian, karena sesungguhnya aku akan membacakan pada kalian sepertiga Al Qur`an, " Abu Hurairah berkata: Maka orang-orang pun berkumpul. Kemudian beliau keluar dan membaca: "QUL HUWALLAHU AHAD (Katakanlah: 'Dialah Allah, Yang Maha Esa) " kemudian beliau masuk, sehingga sebagian dari kami berkata kepada sebagian yang lain, "Ini adalah kabar dari langit yang datang padanya sehinga membuat beliau masuk, " kemudian beliau keluar dan bersabda: "Sesungguhnya aku telah berkata pada kalian, bahwa aku akan membacakan sepertiga Al Qur`an, itulah dia (surat Al Ikhlash) yang menyamai sepertiga Al Qur`an."
Grade
مسند أحمد ١٠٢٩٥: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ مُغِيثٍ أَوْ مُعَتِّبٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَاذَا رَدَّ إِلَيْكَ رَبُّكَ عَزَّ وَجَلَّ فِي الشَّفَاعَةِ قَالَ لَقَدْ ظَنَنْتُ لَتَكُونَنَّ أَوَّلَ مَنْ سَأَلَنِي مِمَّا رَأَيْتُ مِنْ حِرْصِكَ عَلَى الْعِلْمِ شَفَاعَتِي لِمَنْ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُخْلِصًا يُصَدِّقُ قَلْبُهُ لِسَانَهُ وَلِسَانُهُ قَلْبَهُ
Musnad Ahmad 10295: Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Umar] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Hamid bin Ja'far] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Mu'awiyah bin Mughits] dari [Abu Hurairah], ia berkata: "Wahai Rasulullah, apa tanggapan Rabbmu 'azza wajalla kepadamu perihal syafa'at?" beliau bersabda: "Sungguh, aku telah mengira bahwa engkau adalah orang yang pertama kali bertanya kepadaku tentang hal itu, sebab aku melihat engkau begitu antusias terhadap ilmu. Syafa'atku hanyalah untuk orang-orang yang bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak untuk di sembah selain Allah dengan ikhlas, hatinya membenarkan lisannya dan lisannya membenarkan hatinya."
Grade
مسند أحمد ١٠٦٥٩: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُغِيرَةِ بْنِ مُعَيْقِيبٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَبْدٍ الْعُتْوَارِيِّ أَحَدُ بَنِي لَيْثٍ وَكَانَ يَتِيمًا فِي حِجْرِ أَبِي سَعِيدٍ سُلَيْمَانَ بْنِ عُمَرَ وَهُوَ أَبُو الْهَيْثَمِ الَّذِي يَرْوِي عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سَعِيدٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يُوضَعُ الصِّرَاطُ بَيْنَ ظَهْرَيْ جَهَنَّمَ عَلَيْهِ حَسَكٌ كَحَسَكِ السَّعْدَانِ ثُمَّ يَسْتَجِيزُ النَّاسُ فَنَاجٍ مُسَلَّمٌ وَمَجْدُوحٌ بِهِ ثُمَّ نَاجٍ وَمُحْتَبِسٌ بِهِ مَنْكُوسٌ فِيهَا فَإِذَا فَرَغَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ الْقَضَاءِ بَيْنَ الْعِبَادِ يَفْقِدُ الْمُؤْمِنُونَ رِجَالًا كَانُوا مَعَهُمْ فِي الدُّنْيَا يُصَلُّونَ بِصَلَاتِهِمْ وَيُزَكُّونَ بِزَكَاتِهِمْ وَيَصُومُونَ صِيَامَهُمْ وَيَحُجُّونَ حَجَّهُمْ وَيَغْزُونَ غَزْوَهُمْ فَيَقُولُونَ أَيْ رَبَّنَا عِبَادٌ مِنْ عِبَادِكَ كَانُوا مَعَنَا فِي الدُّنْيَا يُصَلُّونَ صَلَاتَنَا وَيُزَكُّونَ زَكَاتَنَا وَيَصُومُونَ صِيَامَنَا وَيَحُجُّونَ حَجَّنَا وَيَغْزُونَ غَزْوَنَا لَا نَرَاهُمْ فَيَقُولُ اذْهَبُوا إِلَى النَّارِ فَمَنْ وَجَدْتُمْ فِيهَا مِنْهُمْ فَأَخْرِجُوهُ قَالَ فَيَجِدُونَهُمْ قَدْ أَخَذَتْهُمْ النَّارُ عَلَى قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ إِلَى قَدَمَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ إِلَى نِصْفِ سَاقَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ أَزِرَتْهُ وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ إِلَى ثَدْيَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ إِلَى عُنُقِهِ وَلَمْ تَغْشَ الْوُجُوهَ فَيَسْتَخْرِجُونَهُمْ مِنْهَا فَيُطْرَحُونَ فِي مَاءِ الْحَيَاةِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا مَاءُ الْحَيَاةِ قَالَ غُسْلُ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَنْبُتُونَ نَبَاتَ الزَّرْعَةِ وَقَالَ مَرَّةً فِيهِ كَمَا تَنْبُتُ الزَّرْعَةُ فِي غُثَاءِ السَّيْلِ ثُمَّ يَشْفَعُ الْأَنْبِيَاءُ فِي كُلِّ مَنْ كَانَ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُخْلِصًا فَيُخْرِجُونَهُمْ مِنْهَا قَالَ ثُمَّ يَتَحَنَّنُ اللَّهُ بِرَحْمَتِهِ عَلَى مَنْ فِيهَا فَمَا يَتْرُكُ فِيهَا عَبْدًا فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ إِيمَانٍ إِلَّا أَخْرَجَهُ مِنْهَا
Musnad Ahmad 10659: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Ubaidullah Ibnul Mughirah bin Mu'aiqib] dari [Sulaiman bin 'Amru bin Abdul Utwari] salah seorang dari keturunan Laits, ia adalah seorang anak yatim dalam asuhan Abu Sa'id Sulaiman bin Umar, yaitu Abul Haitsami yang meriwayatkan dari Abu Sa'id, ia berkata: Aku mendengar Abu Sa'id berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Shiroth diletakkan di antara kedua tepi Jahannam, di atasnya ada duri seperti sa'dan (tumbuhan) kemudian manusia melewatinya, maka sebagian ada yang selamat sampai tujuan namun mereka terkena duri dan membekas tandanya, dan ada pula yang tertahan hingga terjungkal ke dalamnya. Maka ketika Allah 'azza wajalla selesai memutuskan perkara semua hamba-Nya, orang-orang beriman mencari-cari orang-orang yang bersama mereka di dunia, mereka shalat sebagimana mereka shalat, zakat sebagaimana mereka zakat, puasa sebagaimana mereka puasa, haji sebagimana mereka haji dan berperang sebagaimana mereka perang. Mereka lalu berkata: 'Wahai Rabb, sebagian dari hamba-hamba-Mu, mereka shalat sebagaimana kami shalat, zakat sebagaimana kami zakat, puasa sebagaimana kami puasa, haji sebagaimana kami haji dan berperang sebagaimana kami berperang, sungguh kami tidak melihat mereka, ' lalu Allah berfirman: 'Pergilah kalian ke dalam neraka, jika di antara mereka ada yang kalian ketahui maka keluarkanlah.'" Beliau bersabda: "Lalu mereka mendapatkan mereka telah disiksa dalam neraka sesuai amalan mereka, di antara mereka ada yang disiksa sebatas telapak kakinya, ada yang sampai sebatas setengah betisnya, ada yang sebatas lututnya, ada yang sebatas pusarnya, ada yang sebatas dadanya dan ada yang hingga sampai sebatas leher, namun belum menutupi wajahnya. Lalu mereka dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam sungai kehidupan." Maka ada yang bertanya: "Wahai Rasulullah, apa sungai kehidupan itu? beliau menjawab, "Ia adalah air yang biasa dipakai mandi oleh para penduduk surga, lalu mereka tumbuh seperti tumbuhnya biji-bijian di tepi aliran sungai, " sesekali beliau mengatakan, "sebagaimana tanaman tumbuh di ditepi aliran sungai, kemudian para Nabi memberi syafa'at kepada siapa saja yang bersaksi bahwa tiada Tuhan yang patut disembah kecuali Allah dengan hati yang ikhlas, lalu mereka pun dikeluarkan darinya." beliau bersabda: "Kemudian Allah memberi kemurahan dengan rahmat-Nya, hingga Dia tidak tinggalkan seorang hamba pun di dalam neraka yang di hatinya terdapat sebiji sawi keimanan kecuali Dia keluarkan darinya."
Grade
مسند أحمد ١٢٣٥٩: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَرْبُ بْنُ مَيْمُونٍ أَبُو الْخَطَّابِ الْأَنْصَارِيُّ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ حَدَّثَنِي نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَقَائِمٌ أَنْتَظِرُ أُمَّتِي تَعْبُرُ عَلَى الصِّرَاطِ إِذْ جَاءَنِي عِيسَى فَقَالَ هَذِهِ الْأَنْبِيَاءُ قَدْ جَاءَتْكَ يَا مُحَمَّدُ يَسْأَلُونَ أَوْ قَالَ يَجْتَمِعُونَ إِلَيْكَ وَيَدْعُونَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يُفَرِّقَ جَمْعَ الْأُمَمِ إِلَى حَيْثُ يَشَاءُ اللَّهُ لِغَمِّ مَا هُمْ فِيهِ وَالْخَلْقُ مُلْجَمُونَ فِي الْعَرَقِ وَأَمَّا الْمُؤْمِنُ فَهُوَ عَلَيْهِ كَالزَّكْمَةِ وَأَمَّا الْكَافِرُ فَيَتَغَشَّاهُ الْمَوْتُ قَالَ قَالَ لِعِيسَى انْتَظِرْ حَتَّى أَرْجِعَ إِلَيْكَ قَالَ فَذَهَبَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى قَامَ تَحْتَ الْعَرْشِ فَلَقِيَ مَا لَمْ يَلْقَ مَلَكٌ مُصْطَفًى وَلَا نَبِيٌّ مُرْسَلٌ فَأَوْحَى اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَى جِبْرِيلَ اذْهَبْ إِلَى مُحَمَّدٍ فَقُلْ لَهُ ارْفَعْ رَأْسَكَ سَلْ تُعْطَ وَاشْفَعْ تُشَفَّعْ قَالَ فَشُفِّعْتُ فِي أُمَّتِي أَنْ أُخْرِجَ مِنْ كُلِّ تِسْعَةٍ وَتِسْعِينَ إِنْسَانًا وَاحِدًا قَالَ فَمَا زِلْتُ أَتَرَدَّدُ عَلَى رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ فَلَا أَقُومُ مَقَامًا إِلَّا شُفِّعْتُ حَتَّى أَعْطَانِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ ذَلِكَ أَنْ قَالَ يَا مُحَمَّدُ أَدْخِلْ مِنْ أُمَّتِكَ مِنْ خَلْقِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مَنْ شَهِدَ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ يَوْمًا وَاحِدًا مُخْلِصًا وَمَاتَ عَلَى ذَلِكَ
Musnad Ahmad 12359: Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Harb bin Maimun] Abu al-Khatab al-Anshari dari [An-Nadhr bin Anas] dari Anas berkata Nabi Allah Shallallahu'alaihi wasallam menceritakan kapadaku, "Saya akan berdiri menunggu umatku yang menyeberang di atas shirath (jembatan Jahannam). Maka 'Isa alaihissalam datang kepadaku dan berkata: "ini para Nabi yang datang kepadamu wahai Muhammad, mereka meminta atau -sepertinya ia mengatakan- berkumpul kepadamu dan memohon Allah agar mengelompokkan manusia menjadi berberapa bagian menurut kehendak-Nya karena kesusahan yang menimpanya, dan manusia waktu itu mulutnya disumbat karena banjir keringat, orang yang beriman berada di keringat itu seperti orang yang terkena flu sedangkan orang kafir bagaikan diliputi oleh kematian, Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berkata kepada Isa AS: tunggulah hingga saya kembali kepadamu, Anas bin Malik radhiyallahu'anhu berkata: maka Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam pergi hingga berdiri di bawah Arsy dan bertemu dengan sesuatu yang tidak bernah ditemui oleh Malaikat pilihan dan nabi utusan, lalu Allah Azza wa Jalla memberikan wahyu kepada Jibril AS: pergilah kepada Muhammad dan katakan kepadanya: angkatlah kepalamu, mohonlah kamu akan diberi dan berilah syafaat, kamu akan diijinkan memberi syafaat, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: " maka saya diberi ijin memberi syafaat kepada umatku untuk mengeluarkan satu orang dari setiap sembilan puluh sembilan, dan saya masih berulang kali memohon Tuhanku, maka saya tidak mau berdiri kecuali saya telah diijinkan memberi syafaat, hingga Allah Azza wa Jalla memberiku dari itu semua dengan firmannya: wahai Muhammad ikutsertakanlah umatmu siapa saja yang bersaksi bahwasanya tiada Ilah selain Allah sekalipun hanya sehari, yang ia ikhlas karenanya dan meninggal dalam keadaan itu ".
Grade
مسند أحمد ١٢٧٧٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ انْطَلَقَ حَارِثَةُ بْنُ سُرَاقَةَ نَظَّارًا مَا انْطَلَقَ لِلْقِتَالِ فَأَصَابَهُ سَهْمٌ فَقَتَلَهُ فَجَاءَتْ أُمُّهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ابْنِي حَارِثَةُ إِنْ يَكُ فِي الْجَنَّةِ أَصْبِرْ وَأَحْتَسِبْ فَقَالَ يَا أُمَّ حَارِثَةَ إِنَّهَا جِنَانٌ كَثِيرَةٌ وَإِنَّ حَارِثَةَ فِي الْفِرْدَوْسِ الْأَعْلَى
Musnad Ahmad 12773: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid], telah menceritakan kepada kami [Sulaiman] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: Haritsah bin Suraqah berangkat sebagai pengintai peperangan. Kemudian dia terkena panah dan gugur. Lantas ibunya datang kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan bertanya, 'wahai Rasulullah, anakku Haritsah, kalaulah dia berada di surga maka saya akan bersabar dan ikhlas, mengharap pahala dari Allah. Kemudian beliau bersabda, "Wahai Umu Haritsah, di sana ada kebun-kebun yang banyak, dan Haritsah di surga firdaus yang paling tinggi".
Grade
مسند أحمد ١٢٨٧١: حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ عَنْ مُعَانِ بْنِ رِفَاعَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ بُخْتٍ الْمَكِّيُّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَضَّرَ اللَّهُ عَبْدًا سَمِعَ مَقَالَتِي هَذِهِ فَحَمَلَهَا فَرُبَّ حَامِلِ الْفِقْهِ فِيهِ غَيْرُ فَقِيهٍ وَرُبَّ حَامِلِ الْفِقْهِ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ ثَلَاثٌ لَا يُغِلُّ عَلَيْهِنَّ صَدْرُ مُسْلِمٍ إِخْلَاصُ الْعَمَلِ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَمُنَاصَحَةُ أُولِي الْأَمْرِ وَلُزُومُ جَمَاعَةِ الْمُسْلِمِينَ فَإِنَّ دَعْوَتَهُمْ تُحِيطُ مِنْ وَرَائِهِمْ
Musnad Ahmad 12871: Telah menceritakan kepada kami [Abu al-Mughiroh], dari [Mu'an bin Rifa'ah] berkata: telah menceritakan kepadaku [Abdul Wahhab bin Bukht al-Maki] dari [Anas bin Malik] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda, "Allah akan memperbagus dan mengangkat derajat seorang hamba yang mendengar sabdaku ini, kemudian ia mengembannya. Betapa banyak pengemban ilmu agama namun hakikinya ia tidak berilmu sama sekali. Dan betapa banyak pengemban ilmu agama menyampaikan kepada yang lebih faham darinya. Ada tiga hal yang hati seorang mukmin sejati tidak akan mendengkinya: Pertama, mengikhlashkan amal hanya karena Allah 'azza wajalla, kedua, menasehati para pemimpin, dan ketiga, komitmen bersama jamaah muslimin, karena doa mereka menyertai dari belakang."
Grade
مسند أحمد ١٣٩١٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ أَتَيْنَا جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ فِي بَنِي سَلِمَةَ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ حَجَّةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثَنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَثَ بِالْمَدِينَةِ تِسْعَ سِنِينَ لَمْ يَحُجَّ ثُمَّ أُذِّنَ فِي النَّاسِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَاجٌّ هَذَا الْعَامَ قَالَ فَنَزَلَ الْمَدِينَةَ بَشَرٌ كَثِيرٌ كُلُّهُمْ يَلْتَمِسُ أَنْ يَأْتَمَّ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَفْعَلَ مِثْلَ مَا يَفْعَلُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَشْرٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ وَخَرَجْنَا مَعَهُ حَتَّى أَتَى ذَا الْحُلَيْفَةِ نُفِسَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ بِمُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ أَصْنَعُ قَالَ اغْتَسِلِي ثُمَّ اسْتَذْفِرِي بِثَوْبٍ ثُمَّ أَهِلِّي فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا اسْتَوَتْ بِهِ نَاقَتُهُ عَلَى الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالتَّوْحِيدِ لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ وَلَبَّى النَّاسُ وَالنَّاسُ يَزِيدُونَ ذَا الْمَعَارِجِ وَنَحْوَهُ مِنْ الْكَلَامِ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْمَعُ فَلَمْ يَقُلْ لَهُمْ شَيْئًا فَنَظَرْتُ مَدَّ بَصَرِي وَبَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ رَاكِبٍ وَمَاشٍ وَمِنْ خَلْفِهِ مِثْلُ ذَلِكَ وَعَنْ يَمِينِهِ مِثْلُ ذَلِكَ وَعَنْ شِمَالِهِ مِثْلُ ذَلِكَ قَالَ جَابِرٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ أَظْهُرِنَا عَلَيْهِ يَنْزِلُ الْقُرْآنُ وَهُوَ يَعْرِفُ تَأْوِيلَهُ وَمَا عَمِلَ بِهِ مِنْ شَيْءٍ عَمِلْنَا بِهِ فَخَرَجْنَا لَا نَنْوِي إِلَّا الْحَجَّ حَتَّى أَتَيْنَا الْكَعْبَةَ فَاسْتَلَمَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَجَرَ الْأَسْوَدَ ثُمَّ رَمَلَ ثَلَاثَةً وَمَشَى أَرْبَعَةً حَتَّى إِذَا فَرَغَ عَمَدَ إِلَى مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ فَصَلَّى خَلْفَهُ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَرَأَ { وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى } قَالَ أَبِي قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي جَعْفَرًا فَقَرَأَ فِيهَا بِالتَّوْحِيدِ وَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ثُمَّ اسْتَلَمَ الْحَجَرَ وَخَرَجَ إِلَى الصَّفَا ثُمَّ قَرَأَ { إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ } ثُمَّ قَالَ نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ فَرَقِيَ عَلَى الصَّفَا حَتَّى إِذَا نَظَرَ إِلَى الْبَيْتِ كَبَّرَ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَصَدَقَ عَبْدَهُ وَغَلَبَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ ثُمَّ دَعَا ثُمَّ رَجَعَ إِلَى هَذَا الْكَلَامِ ثُمَّ نَزَلَ حَتَّى إِذَا انْصَبَّتْ قَدَمَاهُ فِي الْوَادِي رَمَلَ حَتَّى إِذَا صَعِدَ مَشَى حَتَّى أَتَى الْمَرْوَةَ فَرَقِيَ عَلَيْهَا حَتَّى نَظَرَ إِلَى الْبَيْتِ فَقَالَ عَلَيْهَا كَمَا قَالَ عَلَى الصَّفَا فَلَمَّا كَانَ السَّابِعُ عِنْدَ الْمَرْوَةِ قَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي لَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ لَمْ أَسُقْ الْهَدْيَ وَلَجَعَلْتُهَا عُمْرَةً فَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحْلِلْ وَلْيَجْعَلْهَا عُمْرَةً فَحَلَّ النَّاسُ كُلُّهُمْ فَقَالَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ وَهُوَ فِي أَسْفَلِ الْمَرْوَةِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ فَشَبَّكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَابِعَهُ فَقَالَ لِلْأَبَدِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ دَخَلَتْ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ قَالَ وَقَدِمَ عَلِيٌّ مِنْ الْيَمَنِ فَقَدِمَ بِهَدْيٍ وَسَاقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَهُ مِنْ الْمَدِينَةِ هَدْيًا فَإِذَا فَاطِمَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَدْ حَلَّتْ وَلَبِسَتْ ثِيَابَهَا صَبِيغًا وَاكْتَحَلَتْ فَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَيْهَا فَقَالَتْ أَمَرَنِي بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ بِالْكُوفَةِ قَالَ جَعْفَرٌ قَالَ أَبِي هَذَا الْحَرْفُ لَمْ يَذْكُرْهُ جَابِرٌ فَذَهَبْتُ مُحَرِّشًا أَسْتَفْتِي بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الَّذِي ذَكَرَتْ فَاطِمَةُ قُلْتُ إِنَّ فَاطِمَةَ لَبِسَتْ ثِيَابَهَا صَبِيغًا وَاكْتَحَلَتْ وَقَالَتْ أَمَرَنِي بِهِ أَبِي قَالَ صَدَقَتْ صَدَقَتْ صَدَقَتْ أَنَا أَمَرْتُهَا بِهِ قَالَ جَابِرٌ وَقَالَ لِعَلِيٍّ بِمَ أَهْلَلْتَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُمَّ إِنِّي أُهِلُّ بِمَا أَهَلَّ بِهِ رَسُولُكَ قَالَ وَمَعِي الْهَدْيُ قَالَ فَلَا تَحِلَّ قَالَ فَكَانَتْ جَمَاعَةُ الْهَدْيِ الَّذِي أَتَى بِهِ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ مِنْ الْيَمَنِ وَالَّذِي أَتَى بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِائَةً فَنَحَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ ثَلَاثَةً وَسِتِّينَ ثُمَّ أَعْطَى عَلِيًّا فَنَحَرَ مَا غَبَرَ وَأَشْرَكَهُ فِي هَدْيِهِ ثُمَّ أَمَرَ مِنْ كُلِّ بَدَنَةٍ بِبَضْعَةٍ فَجُعِلَتْ فِي قِدْرٍ فَأَكَلَا مِنْ لَحْمِهَا وَشَرِبَا مِنْ مَرَقِهَا ثُمَّ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ نَحَرْتُ هَاهُنَا وَمِنًى كُلُّهَا مَنْحَرٌ وَوَقَفَ بِعَرَفَةَ فَقَالَ وَقَفْتُ هَاهُنَا وَعَرَفَةُ كُلُّهَا مَوْقِفٌ وَوَقَفَ بِالْمُزْدَلِفَةِ فَقَالَ قَدْ وَقَفْتُ هَاهُنَا وَالْمُزْدَلِفَةُ كُلُّهَا مَوْقِفٌ
Musnad Ahmad 13918: Telah bercerita kepada kami [Yahya] telah bercerita kepada kami [Ja'far] telah bercerita kepadaku [bapakku] berkata: kami mendatangi [Jabir bin Abdullah] ketika itu dia sedang di Bani Salamah. Kami bertanya tentang haji Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu dia menceritakan kepada kami, Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tinggal di Madinah selama sembilan tahun dan belum pernah berhaji. Kemudian diumumkan kepada orang-orang bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam akan melakukan haji pada tahun itu. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu orang-orang dalam jumlah yang banyak meninggalkan Madinah, semuanya hendak mengikuti Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar pada sepuluh hari terakhir bulan Dzulqo'dah dan kami mengikutinya. Ketika sampai di Dzulhulaifah, 'Asma' Binti 'Umais nifas karena melahirkan dengan (suami) Muhammad bin Abu Bakar lalu hal itu disampaikan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, apa yang harus dia lakukan. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Mandilah kemudian sumbatlah (tempat keluarnya darah) dengan kain kemudian berniatlah!" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar sampai tatkala naik dengan untanya di Baida', beliau berniat dan bertalbiyah dengan kalimat tauhid, "Kami datang, ya Allah. Kami datang, kami datang. Tidak ada sekutu bagi-Mu, kami datang. Sesungguhnya pujian, nikmat dan kerajaan itu adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu" maka orang-orang juga melantunkan talbiyah dan menambah lafad, DZAL MA'ARIJ dan yang lainnya. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendengarnya namun tidak berkomentar apapun. Saya memandang sejauh mataku bisa memandang, di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam orang-orang yang berkendaraan dan berjalan demikian juga di belakang beliau, sebelah kanan dan sebelah kiri juga demikian. Jabir berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berada pada di tengah-tengah kami, jika turun Al qur'an maka beliau mengetahui tafsirnya. Jika beliau melakukan sesuatu maka kami juga mengikutinya. Kami keluar berniat hanya untuk haji sampai kami tiba di Ka'bah, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mencium Hajar Aswad kemudian berjalan dengan cepat tiga kali dan berjalan empat kali sampai selesai, lalu menuju ke Maqom Ibrohim dan sholat di belakangnya dua rekaat, lalu membaca, "...Dan jadikanlah sebahagian Maqam Ibrahim tempat shalat ".Bapakku berkata: Abu Abdullah berkata: yaitu Ja'far, lalu beliau membaca surat ATTAUHID (Al Ikhlash) dan QUL YA AYYUHAL KAFIRUN, Lalu mencium Hajar lalu menuju bukit Shofa lalu membaca, " Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah" lalu bersabda: "Kita akan memulai sebagaimana Allah memulainya", lalu naik ke bukit Shofa hingga dapat melihat Bait bertakbir dan membaca, "Tidak ada tuhan selain Allah, Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Dia atas segala sesuatu Maha Menentukan. Tidak ada tuhan selain Allah. Maha memenuhi janji-Nya, membenarkan hamba-Nya, mengalahkan pasukan Al Ahzab dengan sendirinya. Kemudian kembali dan mengulangi bacaan tersebut, kemudian turun sampai kedua kakinya menancap di bukit, berjalan dengan cepat, namun jika menanjak beliau berjalan sampai tiba di Marwa. Lalu menaikinya sampai bisa melihat Bait, lalu membaca sebagaimana ketika di Shofa. Tatkala hari ke tujuh di Marwa lalu beliau bersabda: "Wahai manusia, sesungguhnya saya kalau saja mendapati urusanku ini, sebagaimana yang telah saya tinggalkan, maka saya tidak akan menyembelih sembelihan dan akan saya jadikan umroh. Siapa yang tidak membawa hewan sembelihan, maka bertahallullah dan jadikanlah umroh! Suroqoh Bin Malik bin Ju'syum yang waktu itu berada di Marwa berkata: Wahai Rosulullah! Apakah itu hanya berlaku untuk tahun ini saja atau untuk selamanya. Lalu mengumpulkan jari-jarinya dan bersabda: "Untuk selamanya" tiga kali, lalu bersabda: "Umroh telah masuk dalam haji sampai hari Kiamat". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu datanglah 'Ali dari Yaman dengan membawa sembelihan. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hewan kurbannya bersamanya dari Madinah, ternyata Fatimah Radliyallahu'anham telah keluar dari ihrom dan memakai pakaiannya dengan minyak wangi dan memakai celak. Lalu 'Ali Radliyallahu'anhu mengingkarinya atas Fatimah, namun dia menjawab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menyuruhku demikian. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: 'Ali berkata: ketika di Kufah, Ja'far berkata: bapakku berkata: tambahan ini tidak disebutkan Jabir, lalu saya ('Ali Radliyallahu'anhu) pergi dengan sangat berharap untuk meminta jawaban pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang hal yang telah disebutkan Fathimah. Saya berkata: Fathimah telah memakai pakaiannya dengan minyak wangi padanya dan telah memakai celak dan berkata: saya telah disuruh oleh bapakku. Beliau bersabda: "Benar, benar saya telah memerintahkannya. Jabir berkata bertanya kepada 'Ali, bagaimana dia (Fatimah Radliyallahu'anhuma) berniat. Dia menjawab, "Ya Allah, Sesungguhnya saya berniat sebagaimana Rosul-Mu berniat. ('Ali Radliyallahu'anhu) berkata: saya membawa hewan sembelihan. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: maka janganlah keluar dari ihrom. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: Maka jumlah sembelihan yang dibawa 'Ali Radliyallahu'anhu dari Yaman dan yang dibawa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ada seratus. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyembelih dengan tangan beliau enampuluh tiga lalu beliau memberikan kepada 'Ali lalu dia menyembelih yang tersisa dan mengikutkan dalam sembelihannya. Lalu menyuruh untuk setiap satu badanah untuk tujuh orang lalu dimasukkan ke dalam wajan. Keduanya makan dagingnya dan kuahnya lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya telah menyembelih di sini, dan Mina semuanya adalah tempat menyembelih. Dan wuquf di 'Arofah dan bersabda: "Saya telah berwuquf di 'Arofah dan 'Arofah semuanya adalah tempat wuquf", lalu di Muzdalifah dan bersabda: "Saya telah berwuquf di Muzdalifah dan Muzdalifah semuanya adalah tempat wuquf".
Grade
مسند أحمد ١٤٨١٨: قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنْ ذَرٍّ عَنِ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَعَلَى دِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنْ الْمُشْرِكِينَ
Musnad Ahmad 14818: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Salamah bin Kuhail] dari [Dzar] dari [Ibnu Abdurrahman bin Abza] dari [Bapaknya] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kami berpagi-pagi di atas fithrah Islam, di atas kalimat ikhlash serta di atas agama Nabi kami Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, di atas millah Ibrahim yang lurus dan muslim, dan dia bukan termasuk orang musyrik."
Grade
مسند أحمد ١٤٨١٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ زُبَيْدٍ عَنْ ذَرِّ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمُرْهِبِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبْزَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى وَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَنْصَرِفَ مِنْ الْوِتْرِ قَالَ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ يَرْفَعُ صَوْتَهُ فِي الثَّالِثَةِ
Musnad Ahmad 14819: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Zubaid] dari [Dzar bin Abdullah Al Murhibi] dari [Sa'id bin Abdurrahman bin Abza] dari [Bapaknya] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam Shalat witir dengan Sucikanlah nama Tuhanmu yang Maha Tingi (Surat Al a'la), dan Katakanlah: "Hai orang-orang kafir (Surat alkafirun) dan Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa (surat Al ikhlas).. Jika hendak meninggalkan witirnya beliau bersabda: "Maha Suci, Raja Yang Maha Suci" tiga kali. Lalu mengangkat suaranya pada kali ketiganya.
Grade