مسند أحمد ٢٣١٤٤: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ عَطَاءً يَقُولُ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ قَالَ كُنْتُ أَنَا وابْنُ عُمَرَ مُسْتَنِدَيْنِ إِلَى حُجْرَةِ عَائِشَةَ إِنَّا لَنَسْمَعُهَا تَسْتَنُّ قُلْتُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ اعْتَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ يَا أُمَّتَاهُ مَا تَسْمَعِينَ مَا يَقُولُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَتْ مَا يَقُولُ قُلْتُ يَقُولُ اعْتَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ قَالَتْ يَغْفِرُ اللَّهُ لِأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ نَسِيَ مَا اعْتَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ قَالَ وَابْنُ عُمَرَ يَسْمَعُ فَمَا قَالَ لَا وَلَا نَعَمْ سَكَتَ
Musnad Ahmad 23144: Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ibnu Juraij] berkata: Saya telah mendengar [Atha`] berkata: Telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az-Zubair] berkata: "Saya beserta Ibnu Umar bersandar ke kamar Aisyah, sungguh kami mendengarnya sedang bersiwak." Saya berkata: "Wahai Abu Abdur Rahman! Apakah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ber`umrah di bulan Rajab? dia berkata: 'Ya.' Saya berkata: 'Wahai ibu, apa yang kamu dengar terhadap apa yang dikatakan oleh Abu Abdir Rahman? ' dia berkata: 'apa yang dia katakan? ' Saya berkata: 'Dia berkata: 'Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berumrah di bulan Rajab.' Aisyah berkata: 'Semoga Allah mengampuni Abu Abdur Rohman, dia lupa bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah di bulan Rajab.'" (Urwah) Berkata: 'Ketika itu Ibnu Umar (Abu Abdur Rohman) mendengarnya namun ia tidak berkata: 'Tidak.' dan tidak pula berkata: 'Ya.' dia hanya diam.'"
Grade
مسند أحمد ٢٣١٧٥: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْفَتْحِ مِنْ كَدَاءٍ مِنْ أَعَلَى مَكَّةَ وَدَخَلَ فِي الْعُمْرَةِ مِنْ كُدًى
Musnad Ahmad 23175: Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah], dia berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah] pada hari penaklukan kota Mekah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam masuk dari Kada` dari ujung Mekah dan beliau memulai Umrah dari Kuda."
Grade
مسند أحمد ٢٣٣٢٣: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ مِهْرَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حِطَّانَ السَّدُوسِيِّ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا سَأَلَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَعَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ هُوَ جِهَادُ النِّسَاءِ
Musnad Ahmad 23323: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Daud] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Mihran] dari [Muhamad bin Sirin] dari [Imran bin Hatthan As-Sadusi] dari [Aisyah] bahwasanya dia bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam., dia (Aisyah) Berkata: "Wahai Rasulullah, jihad apakah yang paling tinggi bagi wanita?" beliau menjawab: "Haji dan Umrah adalah jihadnya para wanita."
Grade
مسند أحمد ٢٣٤٧٤: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ أَبِي عَلْقَمَةَ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ النَّاسَ عَامَ حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَقَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَبْدَأَ مِنْكُمْ بِعُمْرَةٍ قَبْلَ الْحَجِّ فَلْيَفْعَلْ وَأَفْرَدَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَجَّ وَلَمْ يَعْتَمِرْ
Musnad Ahmad 23474: Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Muhammad], dari [Al-Qomah bin Abi Al-Qomah], dari [Ibunya], dari [Aisyah], pada tahun haji wada', Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan manusia dengan bersabda: "Barangsiapa di antara kalian yang senang untuk memulai dengan Umrah sebelum haji maka lakukanlah." Sedangkan Rasulullah sendiri hanya melakukan haji dan tidak berumrah (haji ifrad)."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٣٠: حَدَّثَنَا يَعْمَرُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِحَجٍّ وَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ فَأَهْدَى فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَهَلَّ بِالْعُمْرَةِ وَلَمْ يُهْدِ فَلْيَحِلَّ وَمَنْ أَهَلَّ فَأَهْدَى فَلَا يَحِلَّ وَمَنْ أَهَلَّ بِحَجٍّ فَلْيُتِمَّ حَجَّهُ قَالَتْ عَائِشَةُ وَكُنْتُ مِمَّنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ
Musnad Ahmad 23730: Telah menceritakan kepada kami [Ya'mar bin Bisyr], dia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Abdullah], telah mengabarkan kepada kami [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari ['Urwah] dari [Aisyah] berkata: "Kami berangkat bersama Rasulullah Shallalahu'alaihiwasallam pada haji wada', di antara kami ada yang berniat berhaji dan di antara kami juga ada yang berniat untuk umrah lalu menyembelih hewan kurban." Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang berniat untuk umrah dan belum menyembelih hewan kurban, maka bertahalullah. Dan, barangsiapa yang berniat maka sembelihlah hewan kurban dan jangan bertahalul. Dan, barangsiapa yang berhaji maka sempurnakanlah hajinya." Aisyah berkata: "Dan saya termasuk yang berniat untuk umrah."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٥٩: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ قَالَ حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ الْمُعْتَمِرِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُرَى إِلَّا إِنَّمَا هُوَ الْحَجُّ فَقَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ فَطَافَ وَلَمْ يَحْلِلْ وَكَانَ مَعَهُ الْهَدْيُ فَطَافَ مَنْ مَعَهُ مِنْ نِسَائِهِ وَأَصْحَابِهِ فَحَلَّ مِنْهُمْ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ وَحَاضَتْ هِيَ فَقَضَيْنَا مَنَاسِكَنَا مِنْ حَجِّنَا فَلَمَّا كَانَتْ لَيْلَةُ الْحَصْبَةِ لَيْلَةُ النَّفْرِ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَرْجِعُ أَصْحَابُكَ بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَأَرْجِعُ أَنَا بِحَجٍّ فَقَالَ أَمَا كُنْتِ طُفْتِ لَيَالِيَ قَدِمْنَا قَالَتْ قُلْتُ لَا قَالَ انْطَلِقِي مَعَ أَخِيكِ إِلَى التَّنْعِيمِ فَأَهِلِّي بِعُمْرَةٍ ثُمَّ مَوْعِدُكِ مَكَانَ كَذَا وَكَذَا قَالَتْ وَحَاضَتْ صَفِيَّةُ فَقَالَ عَقْرَى أَوْ حَلْقَى إِنَّكِ لَحَابِسَتُنَا أَمَا كُنْتِ طُفْتِ بِالْبَيْتِ يَوْمَ النَّحْرِ قَالَتْ بَلَى قَالَ لَا بَأْسَ فَانْفِرِي قَالَتْ فَلَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُدْلِجًا وَهُوَ مُصْعِدٌ عَلَى أَهْلِ مَكَّةَ وَأَنَا مُنْهَبِطَةٌ عَلَيْهِمْ أَوْ هُوَ مُنْهَبِطٌ عَلَيْهِمْ وَأَنَا مُصْعِدَةٌ
Musnad Ahmad 23759: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awwanah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Manshur bin Mu'tamir] dari [Ibrahim] dari [Al-Aswad] dari [Aisyah] berkata: "Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan kami tidak berpendapat kecuali beliau berhaji. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang ke Mekah dan berthawaf, tapi belum bertahalul sedangkan beliau membawa hewan kurban. Lalu thawaf bersamanya para istri-istri beliau dan para sahabatnya, baru kemudian di antara mereka yang belum mempunyai hewan kurban dan bagi yang haidl bertahalul. Lalu kami melaksanakan ibadah haji kami. Tatkala malam turunnya para jama'ah haji ke tempat lempar jumrah dan malam kepulangan para jama'ah haji dari melempar jumrah, (Aisyah) Berkata: "Wahai Rasulullah! Apakah sahabatmu harus mengulangi haji dan umrah dan saya harus kembali berhaji?" lalu beliau bersabda: "Adapun kamu (Aisyah), apakah kamu sudah berthawaf pada beberapa malam yang telah kita lalui?" (Aisyah) menjawab: saya menjawab: "Tidak." Beliau bersabda: "Pergilah bersama saudaramu untuk memberi makan (orang miskin) dan berniatlah untuk umrah. Kemudian batas waktumu apabila telah begini dan begini." (Aisyah) Berkata: "Shafiyah sedang haidl." Lalu beliau bersabda: "Aqra atau halqa (julukan untuk orang haidl), sesungguhnya kamu terhalang (untuk melakukan thawaf bersama kami), sedangkan kamu (Aisyah), kamu thawaf di ka'bah pada hari I'dul adlha." (Aisyah) Berkata: "Baik." Beliau bersabda: "Tidak mengapa kamu kembali (setelah berhaji dan umrah)." (Aisyah) Berkata: "Saya bertemu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang berjalan di malam hari pergi ke penduduk Mekah dan saya baru kembali dari mereka, atau beliau baru kembali dari mereka dan saya igin pergi kepada penduduk Mekah."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٨٥: قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا أَهَلَّتْ بِعُمْرَةٍ فَقَدِمَتْ وَلَمْ تَطُفْ بِالْبَيْتِ حَتَّى حَاضَتْ فَنَسَكَتْ الْمَنَاسِكَ كُلَّهَا وَقَدْ أَهَلَّتْ بِالْحَجِّ فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ يَسَعُكِ طَوَافُكِ لِحَجِّكِ وَلِعُمْرَتِكِ فَأَبَتْ فَبَعَثَ بِهَا مَعَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ إِلَى التَّنْعِيمِ فَاعْتَمَرَتْ بَعْدَ الْحَجِّ
Musnad Ahmad 23785: (Imam Ahmad bin Hambal) Berkata: telah menceritakan kepada kami [Affan], telah menceritakan kepada kami [Wuhaib], telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Thawus] dari [Ayahnya] dari [Aisyah], bahwa dia telah berniat untuk umrah, sehingga ia mendahulukannya dan tidak thawaf di ka'bah hingga dia haid. Lalu (Aisyah) melaksanakan semua ibadah haji dan dia telah berniat untuk berhaji. Ketika hari kurban, Nabi Shallalahu'alaihiwasallam bersabda kepadanya: "Sa'i kamu, thawaf kamu, untuk haji dan umrah kamu." Tapi (Aisyah) enggan. Maka beliau mengutusnya bersama Abdurrahman untuk memberi makan (orang miskin), kemudian dia berumrah sesudah berhaji."
Grade
مسند أحمد ٢٣٩٢٩: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنِ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا جُعِلَ الطَّوَافُ وَالسَّعْيُ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَرَمْيُ الْجِمَارِ لِإِقَامَةِ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Musnad Ahmad 23929: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Ubaidillah bin Abi Ziyad] dari [Al Qasim] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Thawaf dan sa'i telah ditetapkan antara shafa dan marwa, dan melempar jumrah adalah untuk mengingat Allah AzzaWaJalla."
Grade
مسند أحمد ٢٣٩٤٤: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَاطِبٍ قَالَ كَانَتْ عَائِشَةُ تَقُولُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةَ أَنْوَاعٍ فَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِحَجٍّ مُفْرَدٍ وَمِنَّا مَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ فَمَنْ كَانَ أَهَلَّ بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ مَعًا لَمْ يَحِلَّ مِنْ شَيْءٍ مِمَّا حَرَّمَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْهِ حَتَّى يَقْضِيَ حَجَّهُ وَمَنْ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ ثُمَّ طَافَ بِالْبَيْتِ وَسَعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَقَصَّرَ أَحَلَّ مِمَّا حُرِمَ مِنْهُ حَتَّى يَسْتَقْبِلَ حَجًّا
Musnad Ahmad 23944: Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Amru] dari [Yahya bin Abdurrahman bin Hatib] berkata: [Aisyah] berkata: "Kami pergi bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan (tujuan) kami terbagi menjadi tiga macam, diantara kami ada yang berniat berhaji dan umrah, ada pula yang berniat hanya melaksanakan haji ifrad, dan di antara kami ada yang hanya berniat untuk berumrah. Barangsiapa yang berniat berhaji dan berumrah secara bersamaan, maka belum halal baginya segala sesuatu yang diharamkan Allah (bagi orang yang berhaji) hingga ia menyelesaikan hajinya. Dan, barangsiapa yang berniat berumrah kemudian berthawaf di ka'bah, sa'i di antara shafa dan marwah, dan memendekkan rambutnya maka di halalkan baginya apa yang Allah haramkan dari (orang yang haji) hingga ia berhaji."
Grade
مسند أحمد ٢٤٠٧٩: حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ قَالَ كُنَّا مُسْتَنِدَيْنِ إِلَى الْحُجْرَةِ وَأَنَا أَسْمَعُ صَوْتَ السِّوَاكِ أَوْ سِوَاكَهَا وَهِيَ تَسْتَنُّ قُلْتُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَلَا تَسْتَمِعِينَ مَا يَقُولُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَتْ وَمَا يَقُولُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ يَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اعْتَمَرَ فِي رَجَبٍ قَالَتْ يَغْفِرُ اللَّهُ لِأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَاللَّهِ مَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عُمْرَةٍ أَوْ عُمْرَةً إِلَّا وَأَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَعَهُ وَمَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ
Musnad Ahmad 24079: Telah menceritakan kepada kami [Abu Ashim] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraih] telah mengabarkan kepadaku [Atha`] telah mengabarkan kepada kami [Urwah bin Az Zubair] berkata: "Ketika kami bersandar di kamar, saya mendengar suara orang yang bersiwak, yaitu sikat gigi." Saya berkata: "Wahai Abu Abdurrahman! Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melakukan umrah di bulan Rajab?" (Abdurrahman) Berkata: "Ya." Saya berkata: "Wahai [umul mukminin], apakah engkau mendengar apa yang dikatakan oleh Abu Abdurrahman?" (Aisyah) menjawab: "Apa yang dikatakan oleh Abu Abdurrahman?" (Urwah) Berkata: "Dia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berumrah di bulan Rajab." (Aisyah) Berkata: "Semoga Allah mengampuni Abi Abdurrahman, demi Allah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah kecuali Abu Abdurrahman ikut bersamanya, hanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah pada bulan Rajab."
Grade