مسند أحمد ٧٨٥٠: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقُلْ أَحَدُكُمْ اسْقِ رَبَّكَ أَطْعِمْ رَبَّكَ وَضِّئْ رَبَّكَ وَلَا يَقُلْ أَحَدُكُمْ رَبِّي وَلْيَقُلْ سَيِّدِي وَمَوْلَايَ وَلَا يَقُلْ أَحَدُكُمْ عَبْدِي وَأَمَتِي وَلْيَقُلْ فَتَايَ فَتَاتِي وَغُلَامِي
Musnad Ahmad 7850: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian berkata: 'Beri minum Tuhanmu, beri makan Tuhanmu, wudhukan Tuhanmu, ' dan janganlah salah seorang dari kalian berkata: 'Tuhanku, ' akan tetapi hendaklah ia berkata: 'Tuanku, majikanku, ' dan janganlah salah seorang dari kalian berkata: 'Hamba laki-lakiku dan hamba perempuanku, ' akan tetapi katakanlah, 'Anak mudaku, dan anak mudiku serta anak laki-lakiku."
Grade
مسند أحمد ٧٨٧٥: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ
Musnad Ahmad 7875: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Allah tidak menerima shalat salah seorang dari kalian hingga ia berwudhu."
Grade
مسند أحمد ٨٠٥٣: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ يَعْنِي النَّوْفَلِيَّ عَنْ أَبِيهِ ذَكَرَهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَفْضَى بِيَدِهِ إِلَى ذَكَرِهِ لَيْسَ دُونَهُ سِتْرٌ فَقَدْ وَجَبَ عَلَيْهِ الْوُضُوءُ حَدَّثَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ خَارِجَةَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Musnad Ahmad 8053: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yazid bin Abdul Malik] -yaitu An Naufali- dari [bapaknya] yang ia sebutkan dari [Sa'id bin Abi Sa'id Al Maqburi] dari [Abu Hurairah], dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa yang menyentuh kemaluannya dengan tangan tanpa ada alas yang membatasinya maka wajib baginya berwudhu." telah menceritakan kepadaku [Al Haitsam bin Kharijah], telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Yazid bin Abdul Malik], dari [ayahnya] dari [Sa'id Al Maqbury] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana hadits diatas.
Grade
مسند أحمد ٨٠٦١: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمُجْمِرِ أَنَّهُ رَقِيَ إِلَى أَبِي هُرَيْرَةَ عَلَى ظَهْرِ الْمَسْجِدِ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ فَرَفَعَ فِي عَضُدَيْهِ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَيَّ فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ هُمْ الْغُرُّ الْمُحَجَّلُونَ مِنْ آثَارِ الْوُضُوءِ فَمَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ فَقَالَ نُعَيْمٌ لَا أَدْرِي قَوْلُهُ مَنْ اسْتَطَاعَ أَنْ يُطِيلَ غُرَّتَهُ فَلْيَفْعَلْ مِنْ قَوْلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ مِنْ قَوْلِ أَبِي هُرَيْرَةَ
Musnad Ahmad 8061: Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Amir] telah menceritakan kepada kami [Fulaih bin Sulaiman] dari [Nu'aim bin Abdullah Al Mujmir], bahwa ia menuju [Abu Hurairah] di depan masjid ketika sedang wudhu, seraya mengangkat kedua lengannya, kemudian ia mengahadap ke arahku dan berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Sesungguhnya ummatku pada hari kiamat akan bersinar-sinar karena bekas wudhu, maka barangsiapa dari kalian mampu memperluas sinar tersebut maka lakukanlah." Nu'aim berkata: Aku tidak tahu apakah perkataan "barangsiapa dari kalian mampu memperluas sinar tersebut maka lakukanlah" sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam atau perkataan Abu Hurairah?"
Grade
مسند أحمد ٨١١٥: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي ابْنُ الْمُسَيَّبِ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَمَا أَنَا نَائِمٌ رَأَيْتُنِي فِي الْجَنَّةِ فَإِذَا امْرَأَةٌ تَوَضَّأُ إِلَى جَنْبِ قَصْرٍ فَقُلْتُ لِمَنْ هَذَا الْقَصْرُ قَالُوا لِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَذَكَرْتُ غَيْرَتَكَ فَوَلَّيْتُ مُدْبِرًا وَعُمَرُ رَحِمَهُ اللَّهُ حِينَ يَقُولُ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسٌ عِنْدَهُ مَعَ الْقَوْمِ فَبَكَى عُمَرُ حِينَ سَمِعَ ذَلِكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَعَلَيْكَ بِأَبِي أَنْتَ أَغَارُ يَا رَسُولَ اللَّهِ
Musnad Ahmad 8115: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub], [bapakku] telah menceritakan kepada kami dari [Shalih], [Ibnu Syihab] berkata: telah menceritakan kepadaku [Ibnul Musayyab] bahwa [Abu Hurairah] berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Ketika aku tidur aku bermimpi sedang berada di dalam surga, maka tiba-tiba ada seorang wanita yang berwudhu di samping istana, lalu aku bertanya, 'Istana siapakah ini? ' mereka menjawab: 'Ini adalah istana Umar, ' lalu aku ingat kecemburuanmu kemudian aku berlalu kebelakang." Dan ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda semacam itu Umar sedang duduk di samping beliau bersama orang-orang, maka ia menangis setelah mendengar hal itu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam seraya berkata: "Wahai Rasulullah, demi bapakku sebagai tebusannya, apakah aku cemburu karenamu?."
Grade
مسند أحمد ٨١٣١: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَحَجَّاجٌ قَالَا حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَتَوَضَّأُ أَحَدُكُمْ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهُ وَيُسْبِغُهُ ثُمَّ يَأْتِي الْمَسْجِدَ لَا يُرِيدُ إِلَّا الصَّلَاةَ فِيهِ إِلَّا تَبَشْبَشَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ كَمَا يَتَبَشْبَشُ أَهْلُ الْغَائِبِ بِطَلْعَتِهِ
Musnad Ahmad 8131: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Hajjaj] mereka berkata: telah menceritakan kepada kami [Laits] telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Abi Sa'id] dari Abi 'Ubaidah dari [Sa'id bin Yasar] bahwa ia mendengar [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Tidaklah salah seorang dari kalian berwudhu lalu membaguskan dan menyempurnakan wudhunya kemudian datang ke masjid, ia tidak datang kecuali untuk shalat, kecuali Allah 'azza wajalla akan bangga dengannya sebagaimana seorang yang kehilangan barangnya kemudian ia temukan kembali."
Grade
مسند أحمد ٨٢٠٢: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ دَاوُدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَوْدِيِّ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِمْيَرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ ثُمَّ يَغْتَسِلُ مِنْهُ
Musnad Ahmad 8202: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Dawud bin Abdullah Al Audi] dari [Humaid bin Abdurrahman Al Himyari] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, atau Abul Qosim shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian kencing di air yang diam kemudian berwudhu darinya."
Grade
مسند أحمد ٨٢٢٣: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا عَامِرٌ يَعْنِي الْأَحْوَلَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَمَضْمَضَ ثَلَاثًا وَاسْتَنْشَقَ ثَلَاثًا وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا وَغَسَلَ يَدَيْهِ ثَلَاثًا وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَوَضَّأَ قَدَمَيْهِ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عُثْمَانَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ
Musnad Ahmad 8223: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammam] telah menceritakan kepada kami ['Amir] -yaitu Al AhwAl dari ['Atha`] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu, maka beliau berkumur-kumur tiga kali, beristinsyaq (memasukkan air ke hidung) tiga kali, mencuci mukanya tiga kali, mecuci kedua tangannya dua kali, lalu mengusap kepala tiga kali dan juga mencuci kedua telapak kakinya." telah menceritakan kepadaku ['Affan], telah menceritakan kepadaku [Hammam], telah menceritakan kepadaku [Ibnu Juraij] dari [`Atha`] dari [Utsman] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebagaimana dalam hadits diatas."
Grade
مسند أحمد ٨٢٦٨: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْهَادِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَنْثِرْ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيَاشِيمِهِ
Musnad Ahmad 8268: Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah menceritakan kepada kami [Ibnul Haad] dari [Muhammad bin Ibrahim] dari [Isa bin Tholhah bin Ubaidillah] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Jika salah seorang dari kalian berwudhu hendaklah ia memasukkan air ke dalam hidung, karena sesungguhnya setan bermalam di dalam lubang hidungnya."
Grade
مسند أحمد ٨٢٩٨: حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَا حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَبِسْتُمْ وَإِذَا تَوَضَّأْتُمْ فَابْدَءُوا بِأَيَامِنِكُمْ وَقَالَ أَحْمَدُ بِمَيَامِنِكُمْ
Musnad Ahmad 8298: Telah menceritakan kepada kami [Hasan] dan [Ahmad bin Abdul Malik] mereka berkata: telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Apabila kalian mengenakan pakaian atau berwudhu maka mulailah dengan yang kanan." Dan Ahmad menyebutkan dengan lafadz: BI MAYAMINIKUM, yaitu dengan yang kanan.
Grade