Hadits Tentang Ibadah

Musnad Ahmad #15919

مسند أحمد ١٥٩١٩: قَالَ حَدَّثَنَا مَكِّيٌّ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي عُبَيْدٍ قَالَ كُنْتُ آتِي مَعَ سَلَمَةَ الْمَسْجِدَ فَيُصَلِّي مَعَ الْأُسْطُوَانَةِ الَّتِي عِنْدَ الْمُصْحَفِ فَقُلْتُ يَا أَبَا مُسْلِمٍ أَرَاكَ تَتَحَرَّى الصَّلَاةَ عِنْدَ هَذِهِ الْأُسْطُوَانَةِ قَالَ فَإِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى الصَّلَاةَ عِنْدَهَا

Musnad Ahmad 15919: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Maki] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yazid bin 'Ubaid] berkata: aku datang bersama [Salamah] ke masjid lalu dia shalat bersama dengan tiang di dekat mushaf, lalu saya berkata: 'Wahai Abu Muslim, saya melihatmu sangat serius menjaga shalat di samping tiang ini.' Dia berkata: 'Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa shalat di sampingnya.'

Grade

Musnad Ahmad #15920

مسند أحمد ١٥٩٢٠: قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ رَاشِدٍ الْيَمَامِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا إِيَاسُ بْنُ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ وَغِفَارٌ غَفَرَ اللَّهُ لَهَا أَمَا وَاللَّهِ مَا أَنَا قُلْتُهُ وَلَكِنَّ اللَّهَ قَالَهُ

Musnad Ahmad 15920: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdushshomad] berkata: telah menceritakan kepada kami ['Umar bin Rasyid Al Yamami] berkata: telah menceritakan kepada kami [Iyas bin Salamah bin Al Akwa'] dari [Bapaknya] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aslam, semoga Allah memberi mereka keselamatan dan Ghifar semoga Allah mengampuni mereka. Demi Allah, bukanlah aku yang mengatakan itu tetapi Allahlah yang mengatakannya."

Grade

Musnad Ahmad #15921

مسند أحمد ١٥٩٢١: قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ قَالَ حَدَّثَنَا إِيَاسٌ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ قَدِمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحُدَيْبِيَةَ وَنَحْنُ أَرْبَعَ عَشْرَةَ مِائَةً وَعَلَيْهَا خَمْسُونَ شَاةً لَا تُرْوِيهَا فَقَعَدَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى جَبَاهَا فَإِمَّا دَعَا وَإِمَّا بَسَقَ فَجَاشَتْ فَسَقَيْنَا وَاسْتَقَيْنَا قَالَ ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَا بِالْبَيْعَةِ فِي أَصْلِ الشَّجَرَةِ فَبَايَعْتُهُ أَوَّلَ النَّاسِ وَبَايَعَ وَبَايَعَ حَتَّى إِذَا كَانَ فِي وَسَطٍ مِنْ النَّاسِ قَالَ يَا سَلَمَةُ بَايِعْنِي قَالَ قَدْ بَايَعْتُكَ فِي أَوَّلِ النَّاسِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَأَيْضًا فَبَايِعْ وَرَآنِي أَعْزَلًا فَأَعْطَانِي حَجَفَةً أَوْ دَرَقَةً ثُمَّ بَايَعَ وَبَايَعَ حَتَّى إِذَا كَانَ فِي آخِرِ النَّاسِ قَالَ أَلَا تُبَايِعُنِي قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ بَايَعْتُ أَوَّلَ النَّاسِ وَأَوْسَطَهُمْ وَآخِرَهُمْ قَالَ وَأَيْضًا فَبَايِعْ فَبَايَعْتُهُ ثُمَّ قَالَ أَيْنَ دَرَقَتُكَ أَوْ حَجَفَتُكَ الَّتِي أَعْطَيْتُكَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَقِيَنِي عَمِّي عَامِرٌ أَعْزَلًا فَأَعْطَيْتُهُ إِيَّاهَا قَالَ فَقَالَ إِنَّكَ كَالَّذِي قَالَ اللَّهُمَّ ابْغِنِي حَبِيبًا هُوَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ نَفْسِي وَضَحِكَ ثُمَّ إِنَّ الْمُشْرِكِينَ رَاسَلُونَا الصُّلْحَ حَتَّى مَشَى بَعْضُنَا إِلَى بَعْضٍ قَالَ وَكُنْتُ تَبِيعًا لِطَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَحُسُّ فَرَسَهُ وَأَسْقِيهِ وَآكُلُ مِنْ طَعَامِهِ وَتَرَكْتُ أَهْلِي وَمَالِي مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَلَمَّا اصْطَلَحْنَا نَحْنُ وَأَهْلُ مَكَّةَ وَاخْتَلَطَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ أَتَيْتُ الشَّجَرَةَ فَكَسَحْتُ شَوْكَهَا وَاضْطَجَعْتُ فِي ظِلِّهَا فَأَتَانِي أَرْبَعَةٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَجَعَلُوا وَهُمْ مُشْرِكُونَ يَقَعُونَ فِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَحَوَّلْتُ عَنْهُمْ إِلَى شَجَرَةٍ أُخْرَى وَعَلَّقُوا سِلَاحَهُمْ وَاضْطَجَعُوا فَبَيْنَمَا هُمْ كَذَلِكَ إِذْ نَادَى مُنَادٍ مِنْ أَسْفَلِ الْوَادِي يَا آلَ الْمُهَاجِرِينَ قُتِلَ ابْنُ زُنَيْمٍ فَاخْتَرَطْتُ سَيْفِي فَشَدَدْتُ عَلَى الْأَرْبَعَةِ فَأَخَذْتُ سِلَاحَهُمْ فَجَعَلْتُهُ ضِغْثًا ثُمَّ قُلْتُ وَالَّذِي أَكْرَمَ مُحَمَّدًا لَا يَرْفَعُ رَجُلٌ مِنْكُمْ رَأْسَهُ إِلَّا ضَرَبْتُ الَّذِي يَعْنِي فِيهِ عَيْنَاهُ فَجِئْتُ أَسُوقُهُمْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَاءَ عَمِّي عَامِرٌ بِابْنِ مِكْرَزٍ يَقُودُ بِهِ فَرَسَهُ يَقُودُ سَبْعِينَ حَتَّى وَقَفْنَاهُمْ فَنَظَرَ إِلَيْهِمْ فَقَالَ دَعُوهُمْ يَكُونُ لَهُمْ بُدُوُّ الْفُجُورِ وَعَفَا عَنْهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأُنْزِلَتْ { وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ } ثُمَّ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ فَنَزَلْنَا مَنْزِلًا يُقَالُ لَهُ لَحْيُ جَمَلٍ فَاسْتَغْفَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِمَنْ رَقِيَ الْجَبَلَ فِي تِلْكَ اللَّيْلَةِ كَانَ طَلِيعَةً لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابِهِ فَرَقِيتُ تِلْكَ اللَّيْلَةِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثَةً ثُمَّ قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ وَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِظَهْرِهِ مَعَ غُلَامِهِ رَبَاحٍ وَأَنَا مَعَهُ وَخَرَجْتُ بِفَرَسِ طَلْحَةَ أُنَدِّيهِ عَلَى ظَهْرِهِ فَلَمَّا أَصْبَحْنَا إِذَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عُيَيْنَةَ الْفَزَارِيُّ قَدْ أَغَارَ عَلَى ظَهْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَاقَهُ أَجْمَعَ وَقَتَلَ رَاعِيَهُ

Musnad Ahmad 15921: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdushshomad] berkata: telah menceritakan kepada kami ['Ikrimah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Iyas] berkata: telah menceritakan kepadaku [bapakku] berkata: kami datang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di Hudaibiyah, jumlah kami ada seribu empat ratus dengan membawa lima puluh kambing yang tidak diikat. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam duduk di sekitar sumur, terkadang beliau memanggil atau terkadang meludah. Lalu memancarlah air, lalu kami meminumnya dan kami bisa memberi binatang gembalaan kami. (Salamah bin 'Amr bin Al Akwa' radliyallahu'anhu) berkata: lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajak agar baiat segera dilakukan di bawah suatu pohon, dan saya orang pertama kali berbaiat kepada beliau, lalu diikuti yang lainnya, dan yang lainnya. Hingga saat orang-orang tinggal separoh, beliau bersabda: "Wahai Salamah, berbaiatlah kepadaku." Saya menjawab, 'Saya telah berbaiat kepada anda pertama kali Wahai Rasulullah.' Beliau bersabda: "Sekarang, berbaiatlah kembali". Beliau melihatku sebagai orang yang tidak bersenjata. Lalu beliau memberiku tameng atau baju perang dari kulit, lalu orang-orang pun berbaiat satu demi satu (secara berurutan), sampai pada orang yang terakhir, beliau bersabda: "Tidakkah kamu berbaiat kepadaku?" Saya berkata: Wahai Rasulullah, saya telah berbaiat kepada anda bahkan sebagai orang yang pertama kali, pertengahannya dan yang terakhir? Beliau bersabda: "Ya lagi, lakukanlah". Saya pun berbaiat kepadanya lalu beliau bertanya, 'Di mana tamengmu atau baju perangmu yang pernah saya berikan kepadamu?. Dia menjawab, Wahai Rasulullah, pamanku, 'Amir datang dalam keadaan tidak membawa senjata lalu saya berikan kepadanya. Beliau bersabda: "Sesungguhnya kamu sebagaimana orang yang berkata: 'Ya Allah, carikanlah aku kekasih yang lebih saya cintai dari pada diriku", Maka Rasulullah tertawa. Lantas orang-orang musrik menawarkan perjanjian untuk kami, sampai sebagian kami berjalan menuju ke yang lainnya. (Salamah bin Al Akwa' radliyallahu'anhu) berkata: saya mengikuti Thalhah bin 'Ubaidullah, saya pegang kudanya dan saya memberi minum padanya dan saya makan dari makanannya, saya tinggalkan keluargaku dan hartaku dalam rangka berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya. Tatkala kami dan penduduk Makkah telah mencapai kesepakatan, dan kami sudah saling berbaur, saya mendatangi pohon, lalu saya bersihkan durinya lalu saya berbaring di bawahnya, lalu datanglah empat orang dari penduduk Makkah. Mereka masih dalam keadaan musyrik, mereka mulai mengintai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Saya berpindah ke pohon yang lainnya. Mereka menggantungkan senjata-senjata mereka lalu mereka beristirahat. Tatkala mereka dalam keadaan demikian, tiba-tiba ada orang yang menyerukan dengan dari bawah bukit, Wahai keluarga Muhajirin, Ibnu Zunaim telah terbunuh, lalu saya menghunuskan pedangku, saya menyerang empat orang tadi, saya ambil senjata mereka, lalu mereka saya jadikan kacau balau. Saya katakan, demi yang telah memuliakan Muhammad, tidaklah kalian mengangkat kepalanya kecuali saya akan memotong kedua matanya. Lalu saya giring mereka kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu datanglah pamanku 'Amir dengan membawa Ibnu Mikraz yang menuntun kudanya sejumlah tujuh puluh, sampai kami menghentikannya. lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) melihat mereka, lalu bersabda: Biarkanlah mereka, mereka akan menjadi orang yang pertama kali melakukan dosa, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memaafkan mereka, lalu turunlah ayat: 'Dan Dia-lah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka' Lalu kami kembali ke Madinah dan kami singgah di suatu tempat yang sering dijuluki dengan 'Lahyu Jamal', lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memintakan ampun untuk orang yang menaiki unta pada malam itu sebab unta itu didahulukan untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Di malam itu saya menaikinya dua kali atau tiga kali. lalu kami tiba di Madinah, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengirimkan kendaraannya bersama budaknya Rabah, dan saya bersamanya. Saya keluar dengan menaiki kuda milik Thalhah, lalu saya menaiki di atas kendaraannya. Pada pagi harinya ternyata ada Abdurrahman bin 'Uyainah Al Fazari yang mengintai kendaraan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tersebut, dia menggiring semuanya dan membunuh pengembalanya.

Grade

Musnad Ahmad #15923

مسند أحمد ١٥٩٢٣: قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَطَّافُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ مُوسَى بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ قَالَ قُلْتُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكُونُ أَحْيَانًا فِي الصَّيْدِ فَأُصَلِّي فِي قَمِيصِي فَقَالَ زُرَّهُ وَلَوْ لَمْ تَجِدْ إِلَّا شَوْكَةً

Musnad Ahmad 15923: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Khalid] berkata: telah menceritakan kepada kami ['Aththaf bin Khalid] dari [Musa bin Ibrahim] dari [Salamah bin Al Akwa'] berkata: Aku berkata kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, "Saya terkadang berburu, saya pun shalat dengan memakai bajuku (yang dipakai berburu) " lalu beliau bersabda: "Tapi tolong, kancinglah baju tersebut, walaupun engkau tidak mendapatkan kancing selain hanya duri."

Grade

Musnad Ahmad #15924

مسند أحمد ١٥٩٢٤: قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ إِيَاسِ بْنِ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَضَرَتْ الصَّلَاةُ وَالْعَشَاءُ فَابْدَءُوا بِالْعَشَاءِ

Musnad Ahmad 15924: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: [Hammad bin Khalid] dari [Ayyub bin 'Utbah] dari [Iyyas bin Salamah] dari [bapaknya] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika shalat dan hidangan makan malam telah dihidangkan, maka dahulukanlah makan malam."

Grade

Musnad Ahmad #15925

مسند أحمد ١٥٩٢٥: قَالَ حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنَا عَطَّافٌ عَنْ مُوسَى بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ أَبِي رَبِيعَةَ قَالَ سَمِعْتُ سَلَمَةَ بْنَ الْأَكْوَعِ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَكُونُ فِي الصَّيْدِ فَأُصَلِّي وَلَيْسَ عَلَيَّ إِلَّا قَمِيصٌ وَاحِدٌ قَالَ فَزُرَّهُ وَإِنْ لَمْ تَجِدْ إِلَّا شَوْكَةً

Musnad Ahmad 15925: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Al Qasim] berkata: telah menceritakan kepada kami ['Aththaf] dari [Musa bin Ibrahim bin Abu Rabi'ah] berkata: saya telah mendengar [Salamah bin Al Akwa'] berkata: Aku berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya berburu, lalu saya pun shalat namun saya tidak membawa kecuali hanya satu baju. Beliau bersabda: "Kancingkanlah baju tersebut walaupun kamu hanya mendapatkan kancing berupa duri."

Grade

Musnad Ahmad #15928

مسند أحمد ١٥٩٢٨: قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ الْأَكْوَعِ قَالَ خَرَجْنَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى خَيْبَرَ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ أَيْ عَامِرُ لَوْ أَسْمَعْتَنَا مِنْ هُنَيَّاتِكَ قَالَ فَنَزَلَ يَحْدُو بِهِمْ وَيَذْكُرُ تَالَلَّهِ لَوْلَا اللَّهُ مَا اهْتَدَيْنَا وَذَكَرَ شِعْرًا غَيْرَ هَذَا وَلَكِنْ لَمْ أَحْفَظْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ هَذَا السَّائِقُ قَالُوا عَامِرُ بْنُ الْأَكْوَعِ فَقَالَ يَرْحَمُهُ اللَّهُ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ يَا نَبِيَّ اللَّهِ لَوْلَا مَتَّعْتَنَا بِهِ فَلَمَّا اصَّافَّ الْقَوْمُ قَاتَلُوهُمْ فَأُصِيبَ عَامِرُ بْنُ الْأَكْوَعِ بِقَائِمِ سَيْفِ نَفْسِهِ فَمَاتَ فَلَمَّا أَمْسَوْا أَوْقَدُوا نَارًا كَثِيرَةً فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا هَذِهِ النَّارُ عَلَى أَيِّ شَيْءٍ تُوقَدُ قَالُوا عَلَى حُمُرٍ إِنْسِيَّةٍ قَالَ أَهْرِيقُوا مَا فِيهَا وَكَسِّرُوهَا فَقَالَ رَجُلٌ أَلَا نُهَرِيقُ مَا فِيهَا وَنَغْسِلُهَا قَالَ أَوْ ذَاكَ

Musnad Ahmad 15928: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yazid bin Abu 'Ubaid] berkata: telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Al Akwa'] berkata: kami keluar bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menuju Khaibar. Lalu ada seorang laki-laki dari kaum yang berkata: Wahai 'Amir, maukah kamu memperdengarkan bait-bait syair kepada kami sebentar saja?. (Salamah bin Al Akwa' radliyallahu'anhu) berkata: lalu dia singgah, membacakan bait syair kepada mereka dan berkata 'Demi Allah, kalau bukan karena Allah maka kami tidak akan mendapatkan petunjuk', lalu dia menyebutkan syair selain itu, tapi saya tidak menghapalnya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapakah orang yang menuntun itu?" Mereka menjawab, 'Amir bin Al Akwa'. Lalu beliau bersabda: "Semoga Allah memberi rahmat kepadanya." Lalu salah satu dari anggota kaum yang berkata: "Wahai Nabiyullah, Aduhai sekiranya anda menangguhkan doa anda agar kami bisa bersahabat lebih panjang bersamanya." Tatkala orang-orang mencabut pedang mereka untuk berperang, mereka menyerang musuh mereka, lalu 'Amir bin Al Akwa' terbunuh terkena pedangnya sendiri lalu dia meninggal. Pada sore harinya, mereka menyalakan banyak api, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Untuk apakah api-api itu, untuk apa dinyalakan?" Mereka menjawab, untuk memasak keledai. Beliau bersabda: "Tumpahkanlah semua isinya dan pecahkanlah", ada seorang laki-laki berkata: apakah kami menumpahkannya lalu mencucinya kembali. Beliau menjawab, Ya.

Grade

Musnad Ahmad #15929

مسند أحمد ١٥٩٢٩: قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ الْأَكْوَعِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ مِنْ أَسْلَمَ أَذِّنْ فِي قَوْمِكَ أَوْ فِي النَّاسِ يَوْمَ عَاشُورَاءَ مَنْ أَكَلَ فَلْيَصُمْ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ أَكَلَ فَلْيَصُمْ

Musnad Ahmad 15929: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yazid bin Abu 'Ubaid] berkata: telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Al Akwa'] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada seorang laki-laki dari Aslam, 'Umumkanlah kepada kaummu atau pada orang-orang pada Hari Asy-Syura`, Barangsiapa yang telah makan maka teruskanlah puasa pada sisa harinya, siapa yang belum makan maka berpuasalah.'

Grade

Musnad Ahmad #15930

مسند أحمد ١٥٩٣٠: قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ الْأَكْوَعِ قَالَ كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأُتِيَ بِجِنَازَةٍ فَقَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ صَلِّ عَلَيْهَا قَالَ هَلْ تَرَكَ شَيْئًا قَالُوا لَا قَالَ هَلْ تَرَكَ عَلَيْهِ دَيْنًا قَالُوا لَا فَصَلَّى عَلَيْهِ ثُمَّ أُتِيَ بِجَنَازَةٍ بَعْدَ ذَلِكَ فَقَالَ هَلْ تَرَكَ عَلَيْهِ مِنْ دَيْنٍ قَالُوا لَا قَالَ هَلْ تَرَكَ مِنْ شَيْءٍ قَالُوا ثَلَاثَ دَنَانِيرَ قَالَ ثَلَاثُ كَيَّاتٍ قَالَ فَأُتِيَ بِالثَّالِثَةِ فَقَالَ هَلْ تَرَكَ عَلَيْهِ مِنْ دَيْنٍ قَالُوا نَعَمْ قَالَ هَلْ تَرَكَ مِنْ شَيْءٍ قَالُوا لَا قَالَ صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُ أَبُو قَتَادَةَ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَيَّ دَيْنُهُ فَصَلَّى عَلَيْهِ

Musnad Ahmad 15930: (Ahmad bin Hanbal radliyallahu'anhu) berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Yazid] berkata: telah menceritakan kepada kami [Salamah bin Al Akwa'] berkata: saya bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu ada jenazah yang di bawa ke hadapan beliau. Mereka berkata: 'Wahai Nabiyullah, shalatkanlah dia.' Beliau bertanya, apakah dia meninggalkan sesuatu? Mereka menjawab, tidak. Beliau bertanya, apakah dia meninggalkan hutang? Mereka menjawab, tidak. Lalu beliau shalat atasnya, lalu di datangkan jenazah lagi. Beliau bertanya, apakah dia meninggalkan hutang?. Mereka menjawab, tidak. Beliau bertanya, apakah dia meninggalkan sesuatu? Mereka menjawab, tiga dinar. Beliau bersabda: tiga biji. (Salamah bin Al Akwa' radliyallahu'anhu) berkata: lalu dibawa di hadapan beliau yang ke tiga, lalu beliau bertanya, apakah dia meninggalakan hutang?. Mereka menjawab, ya. Beliau bertanya, apakah dia meninggalkan sesuatu, mereka menjawab, tidak. Lalu beliau bersabda: "Shalatilah sahabat kalian!" lalu ada seorang laki-laki dari Anshar yang bernama Abu Qatadah, 'Wahai Rasulullah, saya yang akan membayarnya', lalu beliau menshalatinya.

Grade

Musnad Ahmad #15932

مسند أحمد ١٥٩٣٢: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ عَمَّارٍ قَالَ حَدَّثَنِي إِيَاسُ بْنُ سَلَمَةَ أَنَّ أَبَاهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَجُلًا عَطَسَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْحَمُكَ اللَّهُ ثُمَّ عَطَسَ الثَّانِيَةَ أَوْ الثَّالِثَةَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ مَزْكُومٌ

Musnad Ahmad 15932: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Ikrimah bin 'Ammar] berkata: telah menceritakan kepadaku [Iyas bin Salamah bin Al Akwa'] sesungguhnya [bapaknya] mengabarinya sesungguhnya ada seorang laki-laki yang bersin di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya, "YARHAMUKA ALLAHU (Semoga Allah merahmatimu", kemudian bersin untuk kedua, atau ketiga kalinya. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ohh, dia terserang pilek."

Grade