مسند أحمد ١٤٠٤٥: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يُسْأَلُ عَنْ الْمُهَلِّ فَقَالَ سَمِعْتُ ثُمَّ انْتَهَى أُرَاهُ يُرِيدُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مُهَلُّ أَهْلِ الْمَدِينَةِ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ وَالطَّرِيقِ الْأُخْرَى الْجُحْفَةِ وَمُهَلُّ أَهْلِ الْعِرَاقِ مِنْ ذَاتِ عِرْقٍ وَمُهَلُّ أَهْلِ نَجْدٍ مِنْ قَرْنٍ وَمُهَلُّ أَهْلِ الْيَمَنِ مِنْ يَلَمْلَمَ
Musnad Ahmad 14045: Telah bercerita kepada kami [Rauh] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] telah mendengar [Jabir bin Abdullah], Ditanya tentang Muhil (tempat memulai ihrom atau miqot), maka ia berkata: saya mendengar kemudian berhenti _dan menurutku ia menginginkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Miqatnya orang Madinah adalah dari Dzul Hulaifah dan alternatifnya adalah Juhfah. Miqatnya orang Irak adalah dari Dzatu 'Irqin. Miqatnya orang Najd adalah dari Qorn dan orang Yaman adalah Yalamlam".
Grade
مسند أحمد ١٤٠٥١: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْقُلُ مَعَهُمْ الْحِجَارَةَ لِلْكَعْبَةِ وَعَلَيْهِ إِزَارٌ فَقَالَ لَهُ الْعَبَّاسُ عَمُّهُ يَا ابْنَ أَخِي لَوْ حَلَلْتَ إِزَارَكَ فَجَعَلْتَهُ عَلَى مَنْكِبَيْكَ دُونَ الْحِجَارَةِ قَالَ فَحَلَّهُ فَجَعَلَهُ عَلَى مَنْكِبَيْهِ فَسَقَطَ مَغْشِيًّا عَلَيْهِ فَمَا رُئِيَ بَعْدَ ذَلِكَ الْيَوْمِ عُرْيَانًا
Musnad Ahmad 14051: Telah bercerita kepada kami [Rauh] telah bercerita kepada kami [Zakariya bin Ishaq] telah bercerita kepada kami ['Amr bin Dinar] berkata: saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala hendak memindahkan Batu Ka'bah, beliau memakai sarung. Lalu 'Abbas, paman beliau berkata: Wahai anak saudaraku! alangkah baiknya jika kau lepaskan sarungmu dan kau pakai pada kedua pundakmu di bawah batu". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: lalu beliau melepasnya dan memakainya di kedua pundaknya, maka beliau terjatuh pingsan. Dan tidak pernah terlihat auratnya semenjak hari itu.
Grade
مسند أحمد ١٤٠٥٢: حَدَّثَنَا رَوْحٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ طَافَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ عَلَى رَاحِلَتِهِ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ لِيَرَاهُ النَّاسُ وَلِيُشْرِفَ وَيَسْأَلُوهُ إِنَّ النَّاسَ غَشُوهُ
Musnad Ahmad 14052: Telah bercerita kepada kami [Rauh] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertawaf pada Haji Wada' di atas kendaraannya di Bait, di antara Shofa dan Marwa agar orang-orang melihat beliau dan memberi contoh dan menanyakan kepada beliau, ternyata manusia telah mengerumuni beliau.
Grade
مسند أحمد ١٤٠٦١: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَحُجَيْنٌ قَالَا حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَنِي لِحَاجَةٍ ثُمَّ أَدْرَكْتُهُ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَأَشَارَ إِلَيَّ فَلَمَّا فَرَغَ دَعَانِي فَقَالَ إِنَّكَ سَلَّمْتَ عَلَيَّ آنِفًا وَأَنَا أُصَلِّي وَهُوَ مُوَجِّهٌ حِينَئِذٍ قِبَلَ الْمَشْرِقِ
Musnad Ahmad 14061: Telah bercerita kepada kami [Yunus bin Muhammad] dan [Hujjain] berkata: telah bercerita kepada kami [Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memanggilku untuk suatu keperluan kemudian saya menemuinya dan mengucapkan salam kepada beliau. Beliau memberi isyarat kepadaku dan setelah selesai beliau memanggilku dan bersabda: " ketika kamu mengucapkan salam kepadaku tadi, saya sedang shalat" dan pada saat itu beliau menghadap ke arah timur.
Grade
مسند أحمد ١٤٠٦٣: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَحُجَيْنٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ اشْتَكَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّيْنَا وَرَاءَهُ وَهُوَ قَاعِدٌ وَأَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُكَبِّرُ يُسْمِعُ النَّاسَ تَكْبِيرَهُ فَالْتَفَتَ إِلَيْنَا فَرَآنَا قِيَامًا فَأَشَارَ إِلَيْنَا فَقَعَدْنَا فَصَلَّيْنَا بِصَلَاتِهِ قُعُودًا فَلَمَّا صَلَّى قَالَ إِنْ كِدْتُمْ آنِفًا تَفْعَلُونَ فِعْلَ فَارِسَ وَالرُّومِ يَقُومُونَ عَلَى مُلُوكِهِمْ وَهُمْ قُعُودٌ فَلَا تَفْعَلُوا ائْتَمُّوا بِأَئِمَّتِكُمْ إِنْ صَلَّى قَائِمًا فَصَلُّوا قِيَامًا وَإِنْ صَلَّى قَاعِدًا فَصَلُّوا قُعُودًا
Musnad Ahmad 14063: Telah bercerita kepada kami [Yunus bin Muhammad] dan [Hujjain] telah bercerita kepada kami [Laits] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sakit lalu kami datang dan shalat dibelakangnya, beliau saat itu (shalat) dengan duduk. Abu Bakar Radliyallahu'anhu bertakbir sehingga terdengar orang-orang takbir (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam). Kemudian beliau menoleh dan melihat kami shalat dengan berdiri lalu beliau memberi isyarat lalu kami duduk dengan tetap shalat bersama beliau. Tatkala telah selesai shalat, (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Kalian tadi hampir saja melakukan kebiasaan orang Persi dan Romawi. Mereka berdiri terhadap raja-raja mereka yang sedang duduk, janganlah kalian lakukan! Ikutilah imam kalian. Jika dia shalat dengan berdiri maka shalatlah kalian dengan berdiri dan jika dia shalat dengan duduk maka shalatlah dengan duduk".
Grade
مسند أحمد ١٤٠٦٤: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا أَبَانُ يَعْنِي الْعَطَّارَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مِقْسَمٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ بَيْنَمَا نَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ مَرَّتْ جَنَازَةٌ فَذَهَبْنَا لِنَحْمِلَ فَإِذَا جَنَازَةُ يَهُودِيٍّ أَوْ يَهُودِيَّةٍ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّمَا كَانَتْ جَنَازَةَ يَهُودِيٍّ أَوْ يَهُودِيَّةٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَوْتُ فَزَعٌ فَإِذَا رَأَيْتُمْ جَنَازَةً فَقُومُوا
Musnad Ahmad 14064: Telah bercerita kepada kami [Yunus] telah bercerita kepada kami [Aban] Yaitu Al 'Aththor dari [Yahya bin Abu Katsir] dari ['Ubaidillah bin Miqsam] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: tatkala kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tiba-tiba lewatlah jenazah. Kami hendak membawanya, ternyata ia jenazah seorang Yahudi, atau wanita Yahudi. Kami berkata: Wahai Rasulullah, ini hanya jenazah Yahudi atau wanita Yahudi!. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kematian adalah sebuah kejadian yang sangat menakutkan, jika kalian melihat jenazah, berdirilah".
Grade
مسند أحمد ١٤٠٦٥: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَهُوَ أَبُو إِبْرَاهِيمَ الْمُعَقِّبُ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ عَنْ مُجَالِدٍ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ السَّائِبَةُ و قَالَ خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ السَّائِمَةُ جُبَارٌ وَالْجُبُّ جُبَارٌ وَالْمَعْدِنُ جُبَارٌ وَفِي الرِّكَازِ الْخُمُسُ قَالَ قَالَ الشَّعْبِيُّ الرِّكَازُ الْكَنْزُ الْعَادِي
Musnad Ahmad 14065: Telah bercerita kepada kami [Ismail bin Muhammad] yaitu Abu Ibrahim Al Mu'aqqob telah bercerita kepada kami ['Abbad bin 'Abbad] dari [Mujallad] dari [Asy-Sya'bi] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "As-Sa'ibah (hewan melata yang dipersembahkan kepada tuhan-tuhan dan tidak boleh diberi muatan padanya) " -Sedang [Kholaf Ibnu Al Walid] berkata: "As-Saimah (hewan yang di gembalakan di padang yang luas) -- jika hilang maka tidak ada tuntutan ganti rugi. Al jubbu (sumur di padang pasir yang menyebabkan seseorang terjatuh ke dalamnya) adalah tidak ada tuntutan qisas bagi penggali sumur. Terjatuh di dalam tempat penambangan adalah profesi biasa dan tidak ada tuntutan qisas bagi pemilik tambamg, salah satu ghonimah yang menjadi hak Allah dan rosul-Nya". As-Sya'bi berkata: ar-rikaz adalah harta masa Jahiliyah.
Grade
مسند أحمد ١٤٠٦٦: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا مُجَالِدُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنِي الشَّعْبِيُّ حَدَّثَنِي جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَنَّ الْجَزُورَ وَالْبَقَرَةَ عَنْ سَبْعَةٍ
Musnad Ahmad 14066: Telah bercerita kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Abdur Wahid] telah bercerita kepada kami [Mujalid bin Sa'id] telah bercerita kepadaku [Asy-Sya'bi] telah bercerita kepadaku [Jabir bin Abdullah] Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyembelih satu unta yang telah siap disembelih dan satu sapi untuk tujuh orang.
Grade
مسند أحمد ١٤٠٦٧: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ الْغَسِيلِ حَدَّثَنِي شُرَحْبِيلُ أَبُو سَعْدٍ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَحَوْلَهُ ثِيَابٌ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ قَالَ قُلْتُ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ يَا أَبَا عَبْدِ اللَّهِ تُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَهَذِهِ ثِيَابُكَ إِلَى جَنْبِكَ قَالَ أَرَدْتُ أَنْ يَدْخُلَ عَلَيَّ الْأَحْمَقُ مِثْلُكَ فَيَرَانِي أُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ أَوَكَانَ لِكُلِّ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبَانِ قَالَ ثُمَّ أَنْشَأَ جَابِرٌ يُحَدِّثُنَا فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا مَا اتَّسَعَ الثَّوْبُ فَتَعَاطَفْ بِهِ عَلَى مَنْكِبَيْكَ ثُمَّ صَلِّ وَإِذَا ضَاقَ عَنْ ذَاكَ فَشُدَّ بِهِ حَقْوَيْكَ ثُمَّ صَلِّ مِنْ غَيْرِ رِدَاءٍ لَهُ
Musnad Ahmad 14067: Telah bercerita kepada kami [Yunus] telah bercerita kepada kami [Abdurrahman] yaitu ibnu Al Ghosil telah bercerita kepadaku [Syurohbil] Abu Sa'd dia menemui [Jabir bin Abdullah] ketika sedang shalat dengan memakai satu pakaian padahal di sekitarnya ada banyak pakaian. Tatkala selesai shalat berkata: saya (Syurohbil RH) berkata: Semoga Allah mengampunimu Wahai Abu Abdullah, kamu shalat memakai satu pakaian dan ini ada banyak pakaian kamu di sampingmu. Dia menjawab, saya hendak mengetes jika ada orang bodoh sepertimu yang melihatku shalat dengan satu pakaian. Apakah setiap sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki dua pakaian. (Syurohbil RH) berkata: lalu Jabir menceritakan kepada kami. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika pakaianmu longgar maka selendangkanlah pada kedua pundakmu, dan shalat. Namun jika sempit maka tariklah sarungmu kemudian shalat tanpa harus menyelendangkannya".
Grade
مسند أحمد ١٤٠٦٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَزْعُمُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الصُّوَرِ فِي الْبَيْتِ وَنَهَى الرَّجُلَ أَنْ يَصْنَعَ ذَلِكَ وَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ زَمَنَ الْفَتْحِ وَهُوَ بِالْبَطْحَاءِ أَنْ يَأْتِيَ الْكَعْبَةَ فَيَمْحُوَ كُلَّ صُورَةٍ فِيهَا وَلَمْ يَدْخُلْ الْبَيْتَ حَتَّى مُحِيَتْ كُلُّ صُورَةٍ فِيهِ
Musnad Ahmad 14069: Telah bercerita kepada kami [Abdullah bin Al Harits Al Makhzumi] dari [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] telah mendengar [Jabir bin Abdullah] yakin Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang gambar-gambar di dalam rumah. Melarang dari membuat gambar, dan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan 'Umar bin Al Khatthab RA pada saat Penaklukan Makkah ketika sedang di Bathha` untuk datang ke Ka'bah lalu menghapus setiap gambar yang ada di dalamnya, dan (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) tidak akan masuk ka'bah sehingga setiap gambar yang ada di dalamnya terhapus.
Grade