مسند أحمد ٥٠٨١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ رَجُلٍ مِنْ آلِ خَالِدِ بْنِ أَسِيدٍ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ إِنَّا نَجِدُ صَلَاةَ الْخَوْفِ فِي الْقُرْآنِ وَصَلَاةَ الْحَضَرِ وَلَا نَجِدُ صَلَاةَ السَّفَرِ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى بَعَثَ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا نَعْلَمُ شَيْئًا فَإِنَّمَا نَفْعَلُ كَمَا رَأَيْنَا مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ
Musnad Ahmad 5081: Telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Az Zuhri] dari [seorang lelaki] keluarga Khalid bin Usaid, ia berkata: Aku berkata kepada [Ibnu Umar]: "Dalam Al-Qur'an kami mendapati shalat khauf dan shalat hadlr (tidak dalam perjalanan), tapi kami tidak mendapati shalat safar di dalamnya?" Maka Ibnu Umar berkata: "Sesungguhnya Allah Ta'ala telah mengutus Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam pada saat kita tidak tahu apa-apa, dan kami hanya berbuat menurut apa yang kita lihat Muhammad shallallahu 'slaihi wa sallam melakukannya."
Grade
مسند أحمد ٥٠٨٢: قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عَلَى رَاحِلَتِهِ فِي السَّفَرِ حَيْثُمَا تَوَجَّهَتْ بِهِ
Musnad Ahmad 5082: Abdullah berkata: Aku membacakan kepada [Abdurrahman]: [Malik], dan telah menceritakan kepada kami [Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Abdullah bin Umar] bahwa ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah shalat di atas kendaraannya ketika safar, menghadap kemana kendaraan itu menghadap."
Grade
سنن النسائي ٥٠٨٢: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ دَاوُدَ الْمُنْكَدِرِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنْ الضَّحَّاكِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَقُولُ نَهَاكُمْ عَنْ تَخَتُّمِ الذَّهَبِ وَعَنْ لُبْسِ الْقَسِّيِّ وَعَنْ لُبْسِ الْمُفَدَّمِ وَالْمُعَصْفَرِ وَعَنْ الْقِرَاءَةِ رَاكِعًا
Sunan Nasa'i 5082: Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Dawud Al Munkadir] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Fudaik] dari [Adl Dlahhak] dari [Ibrahim bin Hunain] dari [Bapaknya] dari [Abdullah bin Abbas] dari [Ali] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku -dan aku tidak mengatakan beliau melarang kalian- dari memakai cincin emas, memakai pakaian yang bersulam sutera, melumuri pakaian dengan wewangian yang menyengat dan berwarna kuning, serta membaca Al-Qur'an saat rukuk."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن النسائي ٥٠٨٣: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْبَرْقِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ قَالَ حَدَّثَنَا نَافِعُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ يُونُسَ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيًّا يَقُولُ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْقِرَاءَةِ وَأَنَا رَاكِعٌ وَعَنْ لُبْسِ الذَّهَبِ وَالْمُعَصْفَرِ
Sunan Nasa'i 5083: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Abdurrahim Al Barqi] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Al Aswad] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Nafi' bin Yazid] dari [Yunus] dari [Ibnu Syihab] dari [Ibrahim] bahwa [bapaknya] menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar [Ali] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku dari membaca Al-Qur'an saat rukuk, memakai pakaian emas dan kain yang dicelup dengan warna kuning."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
مسند أحمد ٥٠٨٣: قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى بُصَاقًا فِي جِدَارِ الْقِبْلَةِ فَحَكَّهُ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَقَالَ إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ يُصَلِّي فَلَا يَبْصُقَنَّ قِبَلَ وَجْهِهِ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قِبَلَ وَجْهِهِ إِذَا صَلَّى قَالَ إِسْحَاقُ فِي حَدِيثِهِ بُصَاقًا
Musnad Ahmad 5083: Abdullah berkata: Aku membacakan kepada [Abdurrahman]: [Malik], dan telah menceritakan kepada kami [Ishaq] ia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Nafi'] bahwa [Abdullah bin Umar] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat dahak di dinding kiblat, lalu beliau mengeriknya kemudian menghadap kepada manusia seraya bersabda: "Jika salah seorang dari kalian shalat maka janganlah meludah ke arah depannya karena Allah 'azza wajalla berada di arah depannya jika ia shalat." Ishaq menyebutkan dalam haditsnya dengan lafadz "Bushaq"
Grade
صحيح البخاري ٥٠٨٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا أُسَامَةُ بْنُ حَفْصٍ الْمَدَنِيُّ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ قَوْمًا قَالُوا لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ قَوْمًا يَأْتُونَا بِاللَّحْمِ لَا نَدْرِي أَذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ أَمْ لَا فَقَالَ سَمُّوا عَلَيْهِ أَنْتُمْ وَكُلُوهُ قَالَتْ وَكَانُوا حَدِيثِي عَهْدٍ بِالْكُفْرِ تَابَعَهُ عَلِيٌّ عَنْ الدَّرَاوَرْدِيِّ وَتَابَعَهُ أَبُو خَالِدٍ وَالطُّفَاوِيُّ
Shahih Bukhari 5083: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ubaidullah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Usamah bin Hafsh Al Madani] dari [Hisyam bin Urwah] dari [Bapaknya] dari [Aisyah] radliallahu 'anhuma, bahwa suatu kaum pernah bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, "Suatu kaum datang dengan membawa daging, namun kami tidak tahu apakah saat menyembelihnya menyebut nama Allah atau tidak?" Beliau menjawab: "Kalau begitu sebutlah nama Allah, lalu makanlah oleh kalian." Aisyah berkata: "Mereka adalah orang-orang yang baru masuk Islam." Hadits ini dikuatkan oleh Ali dari [Ad Darawardi], dan dikuatkan juga oleh [Abu Khalid] dan [Ath Thufawi]."
مسند أحمد ٥٠٨٤: قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَلْبَسَ الْمُحْرِمُ ثَوْبًا مَصْبُوغًا بِزَعْفَرَانٍ أَوْ وَرْسٍ وَقَالَ مَنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ
Musnad Ahmad 5084: Abdullah berkata: Aku membacakan kepada [Abdurrahman]: [Malik] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Abdullah bin Umar] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang orang yang ihram mengenakan pakaian yang diolesi dengan minyak za'faran atau wars, beliau bersabda: "Barangsiapa tidak mendapati sepasang sandal hendaklah mengenakan khuff dan memotongnya sebatas di bawah kedua mata kaki."
Grade
سنن النسائي ٥٠٨٤: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ قَزَعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيًّا يَقُولُ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَقُولُ نَهَاكُمْ عَنْ خَاتَمِ الذَّهَبِ وَعَنْ الْقَسِّيِّ وَالْمُعَصْفَرِ وَأَنْ لَا أَقْرَأَ وَأَنَا رَاكِعٌ
Sunan Nasa'i 5084: Telah mengabarkan kepada kami [Al Hasan bin Qaza'ah] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Khalid Ibnul Harits] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Amru] dari [Ibrahim bin Abdullah bin Hunain] dari [Bapaknya] ia berkata: Aku mendengar [Ali] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangku -dan aku tidak mengatakan beliau melarang kalian- dari cincin emas, kain yang bersulam sutera, kain yang diselup dengan warna kuning dan agar aku tidak membaca Al-Qur'an saat rukuk."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
صحيح مسلم ٥٠٨٤: حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَزَالُ جَهَنَّمُ تَقُولُ هَلْ مِنْ مَزِيدٍ حَتَّى يَضَعَ فِيهَا رَبُّ الْعِزَّةِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَدَمَهُ فَتَقُولُ قَطْ قَطْ وَعِزَّتِكَ وَيُزْوَى بَعْضُهَا إِلَى بَعْضٍ و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَبَانُ بْنُ يَزِيدَ الْعَطَّارِ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَى حَدِيثِ شَيْبَانَ
Shahih Muslim 5084: Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] nabi Allah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Neraka jahanam selalu berkata: 'Masih adakah tambahan?' hingga Rabb pemilik keagungan Tabaraka wa Ta'ala meletakkan kakiNya lalu neraka berkata: 'Cukup, cukup, demi keagunganMu.' Sebagiannya dihimpun pada sebagian yang lain." Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Abdushshamad bin Abdulwarits] telah menceritakan kepada kami [Aban bin Yazid Al Aththar] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam seperti makna hadits Syaiban.
صحيح مسلم ٥٠٨٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرُّزِّيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ { يَوْمَ نَقُولُ لِجَهَنَّمَ هَلْ امْتَلَأْتِ وَتَقُولُ هَلْ مِنْ مَزِيدٍ } فَأَخْبَرَنَا عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا تَزَالُ جَهَنَّمُ يُلْقَى فِيهَا وَتَقُولُ هَلْ مِنْ مَزِيدٍ حَتَّى يَضَعَ رَبُّ الْعِزَّةِ فِيهَا قَدَمَهُ فَيَنْزَوِي بَعْضُهَا إِلَى بَعْضٍ وَتَقُولُ قَطْ قَطْ بِعِزَّتِكَ وَكَرَمِكَ وَلَا يَزَالُ فِي الْجَنَّةِ فَضْلٌ حَتَّى يُنْشِئَ اللَّهُ لَهَا خَلْقًا فَيُسْكِنَهُمْ فَضْلَ الْجَنَّةِ
Shahih Muslim 5085: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah Ar Ruzzi] telah menceritakan kepada kami [Abdulwahhab bin Atha`] Tentang firman Allah: { Pada hari Kami berkata kepada Jahanam: 'Apa kau sudah penuh?' Jahanam senantiasa berkata: 'Masih ada tambahan? } (Qaaf: 30), lalu ia mengkhabarkan kepada kami dari [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Neraka jahanam senantiasa dilempari dan ia selalu berkata: 'Masih kah ada tambahan?' hingga Rabbul 'Izzah meletakkan kakiNya kemudian sebagiannya terhimpun dengan sebagian yang lain, ia berkata: 'Cukup, cukup demi keagungan dan kemuliaanMu.' Disurga senantiasa ada lebihan hingga Allah menciptakan makhluk untuknya lalu Ia menempatkan mereka di (tempat) lebihan surga."