Hadits Tentang Perjalanan Hidup

Musnad Ahmad #18528

مسند أحمد ١٨٥٢٨: حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ أَنَّهُ سَمِعَ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ يَقُولُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَصَابَ النَّاسَ شِدَّةٌ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ لِأَصْحَابِهِ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا مِنْ حَوْلِهِ وَقَالَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِذَلِكَ فَأَرْسَلَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ فَسَأَلَهُ فَاجْتَهَدَ يَمِينَهُ مَا فَعَلَ فَقَالُوا كَذَّبَ زَيْدًا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مِمَّا قَالُوا حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ تَصْدِيقِي فِي { إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ } قَالَ وَدَعَاهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَسْتَغْفِرَ لَهُمْ فَلَوَّوْا رُءُوسَهُمْ وَقَوْلُهُ تَعَالَى { كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ } قَالَ كَانُوا رِجَالًا أَجْمَلَ شَيْءٍ

Musnad Ahmad 18528: Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] bahwa ia mendengar [Zaid bin Arqam] berkata: Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan. Kemudian orang-orang pun ditimpa kelaparan. Lalu Abdullah bin Ubay berkata kepada para sahabatnya, "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada disisi Rasulullah supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)." Dan ia juga berkata: "Jika kita kembali ke Madinah, niscaya orang yang mulia dan kuat akan mengusir orang yang terhina dan lemah." Maka saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengabarkan pada beliau akan apa yang ia katakan itu. Maka beliau pun mengutus seseorang kepada Abdullah bin Ubay, namun ia tetap bersikeras akan sumpahnya, bahwa ia tidak melakukannya, sehingga orang-orang pun mengatakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mendustakan Zaid." Maka kata-kata mereka itu pun menyakitkanku, hingga Allah 'azza wajalla menurunkan ayat yang membenarkanku, yakni dalam surat: "Jika orang-orang munafik datang kepadamu.." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengajak mereka agar beliau dapat memintakan ampunan bagi mereka, namun mereka enggan dan memalingkan kepala-kepala mereka. dan firman Allah, "Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar." Mereka adalah para laki-laki yang tampan.

Grade

Musnad Ahmad #18529

مسند أحمد ١٨٥٢٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ قَالَ لَقِيتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ فَقُلْتُ لَهُ كَمْ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تِسْعَ عَشْرَةَ قُلْتُ كَمْ غَزَوْتَ أَنْتَ مَعَهُ قَالَ سَبْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً قَالَ فَقُلْتُ فَمَا أَوَّلُ غَزْوَةٍ غَزَا قَالَ ذَاتُ الْعُشَيْرِ أَوْ الْعُشَيْرَةِ

Musnad Ahmad 18529: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dri [Abu Ishaq] ia berkata: saya menjumpai [Zaid bin Arqam], maka saya pun bertanya kepadanya, "Berapa kali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berperang?" ia menjawab, "Sembilan belas kali." Saya bertanya lagi, "Berapa kali Anda ikut berperang bersama beliau?" ia menjawab, "Sebanyak tujuh belas kali." Saya bertanya lagi, "Perang apakah yang pertama kali beliau ikuti?" ia menjawab, "Yaitu perang Dzatul 'Usyair atau 'Usyairah."

Grade

Musnad Ahmad #18530

مسند أحمد ١٨٥٣٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَمْزَةَ قَالَ قَالَتْ الْأَنْصَارُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِكُلِّ نَبِيٍّ أَتْبَاعًا وَإِنَّا قَدْ تَبِعْنَاكَ فَادْعُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يَجْعَلَ أَتْبَاعَنَا مِنَّا قَالَ فَدَعَا لَهُمْ أَنْ يَجْعَلَ أَتْبَاعَهُمْ مِنْهُمْ قَالَ فَنَمَّيْتُ ذَلِكَ إِلَى ابْنِ أَبِي لَيْلَى فَقَالَ زَعَمَ ذَلِكَ زَيْدٌ يَعْنِي ابْنَ أَرْقَمَ

Musnad Ahmad 18530: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] ia berkata: saya mendengar [Abu Hamzah] ia berkata: Seorang Anshari berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya bagi setiap Nabi itu memiliki pengikut. Dan sesungguhnya kami telah mengikutimu, maka berdo'alah kepada Allah, agar Dia menjadikan para pengikut kita adalah dari golongan kita sendiri." Maka beliau pun mendo'akan mereka, agar Allah menjadikan para pengikutnya dari golongan mereka. maka saya pun menisbatkan hal itu kepada [Ibnu Abu Laila], dan ia berkata: [Zaid bin Arqam] telah menduga akan hal itu.

Grade

Musnad Ahmad #18531

مسند أحمد ١٨٥٣١: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ زَيْدٍ يُحَدِّثُ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ قَالَ مَاتَ لِأَنَسٍ وَلَدٌ فَكَتَبَ إِلَيْهِ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ

Musnad Ahmad 18531: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] ia berkata: saya mendengar [Ali bin Zaid] menceritakan dari [An Nadlr bin Anas] ia berkata: Anas kematian anaknya, maka [Zaid bin Arqam] menulis surat kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "ALLAHUMMAGHFIR LIL ANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, berilah ampunan bagi kaum Anshar, anak-anak Anshar, dan juga bagi cucu-cucunya kaum Anshar)."

Grade

Musnad Ahmad #18533

مسند أحمد ١٨٥٣٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَيْمُونٍ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ قَالَ غَزَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِسْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً وَغَزَوْتُ مَعَهُ سَبْعَ عَشْرَةَ غَزْوَةً

Musnad Ahmad 18533: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Maimun Abu Abdullah] ia berkata: saya mendengar [Zaid bin Arqam] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah berperang sebanyak sembilan belas kali peperangan. Dan saya telah berperang bersama dengan beliau tujuh belas kali peperangan."

Grade

Musnad Ahmad #18535

مسند أحمد ١٨٥٣٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ وَابْنُ بَكْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي حَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ قَالَ قَدِمَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَكَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَسْتَذْكِرُهُ كَيْفَ أَخْبَرْتَنِي عَنْ لَحْمٍ قَالَ ابْنُ بَكْرٍ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَامًا وَقَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ نَعَمْ أُهْدِيَ لَهُ عُضْوٌ قَالَ ابْنُ بَكْرٍ رِجْلُ عُضْوٍ مِنْ لَحْمِ صَيْدٍ فَرَدَّهُ عَلَيْهِ وَقَالَ إِنَّا لَا نَأْكُلُهُ إِنَّا حُرُمٌ

Musnad Ahmad 18535: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] -dan dalam riwayat lain- [Ibnu Bakr] ia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] ia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Hasan bin Muslim] dari [Thawus] ia berkata: Suatu ketika [Zaid bin Arqam] datang, kemudian Ibnu Abbas meminta untuk diingatkan kembali, "Bagaimana yang telah Anda kabarkan kepadaku, tentang daging -Ibnu Bakr berkata- yang dihadiahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam saat beliau melakukan ihram?." Abdurrazaq berkata: "Yang dihadiahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam?." Zaid berkata: "Ya, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam diberi hadiah berupa daging -Ibnu Bakr berkata- (daging) buruan, maka beliau pun menolaknya dan bersabda: 'Kami tidak memakannya, sesungguhnya kami sedang ihram.'"

Grade

Musnad Ahmad #18536

مسند أحمد ١٨٥٣٦: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَجْلَحَ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ نَفَرًا وَطِئُوا امْرَأَةً فِي طُهْرٍ فَقَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ لِاثْنَيْنِ مِنْهُمْ أَتَطِيبَانِ نَفْسًا لِذَا فَقَالَا لَا فَأَقْبَلَ عَلَى الْآخَرَيْنِ فَقَالَ أَتَطِيبَانِ نَفْسًا لِذَا فَقَالَا لَا قَالَ أَنْتُمْ شُرَكَاءُ مُتَشَاكِسُونَ قَالَ إِنِّي مُقْرِعٌ بَيْنَكُمْ فَأَيُّكُمْ قُرِعَ أَغْرَمْتُهُ ثُلُثَيْ الدِّيَةِ وَأَلْزَمْتُهُ الْوَلَدَ قَالَ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا أَعْلَمُ إِلَّا مَا قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ

Musnad Ahmad 18536: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ajlah] dari [Asy Sya'bi] dari [Abdullah bin Abul Khalil] dari [Zaid bin Arqam] bahwa beberapa orang yang menggauli seorang wanita pada masa sucinya. Maka Ali radliallahu 'anhu berkata kepada laki-laki pertama dan kedua dari mereka, "Apakah kalian berdua senang dengan anak itu?" keduanya menjawab, "Tidak." Kemudian Ali bertanya kepada laki-laki ketiga dan keempat, "Apakah kalian berdua senang dengan anak itu?" keduanya menjawab, "Tidak." Maka Ali berkata: "Kalian ini berserikat dan saling berselisih. Saya akan mengadakan undian di antara kalian. Bagi yang jatuh padanya undian, akan saya denda sebanyak dua pertiga Diyat, dan anak itu menjadi miliknya." Kemudian hal itu disampaikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau pun bersabda: "Saya tidak tahu, kecuali apa yang telah dikatakan oleh Ali radliallahu 'anhu."

Grade

Musnad Ahmad #18537

مسند أحمد ١٨٥٣٧: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَنَسٍ قَالَ كَتَبَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ يُعَزِّيهِ بِمَنْ أُصِيبَ مِنْ وَلَدِهِ وَقَوْمِهِ يَوْمَ الْحَرَّةِ فَكَتَبَ إِلَيْهِ وَأُبَشِّرُكَ بِبُشْرَى مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِنِسَاءِ أَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ

Musnad Ahmad 18537: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Ali bin Zaid] dari [Abu Bakr bin Anas] ia berkata: [Zaid bin Arqam] menulis kepada Anas bin Malik sebagai ta'ziyah atas musibah yang menimpa anak dan kaumnya pada hari Hurrah. Ia pun menulis kepadanya: "Saya akan memberimu kabar gembira dari Allah 'azza wajalla. Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'ALLAHUMMAGHFIR LILANSHAAR WA LIABNAA`IL ANSHAAR WA LIABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR, WAGHFIR LINISAA`IL ANSHAAR WA LINISAA`IL ANSHAAR WALI NISAA`I ABNAA`IL ANSHAAR WA LINISAA`I ABNAA`I ABNAA`IL ANSHAAR (Ya Allah, ampunilah kaum Anshar, anak-anak Anshar, anak dari anak-anak Anshar, dan ampunilah wanita-wanita Anshar, anak-anak wanita dari anak-anak Anshar, dan cucu wanita dari anak-anak Anshar."

Grade

Musnad Ahmad #18538

مسند أحمد ١٨٥٣٨: حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا الْأَجْلَحُ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ أَنَّ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ أُتِيَ فِي ثَلَاثَةِ نَفَرٍ إِذْ كَانَ بِالْيَمَنِ اشْتَرَكُوا فِي وَلَدٍ فَأَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَضَمِنَ الَّذِي أَصَابَتْهُ الْقُرْعَةُ ثُلُثَيْ الدِّيَةِ وَجَعَلَ الْوَلَدَ لَهُ قَالَ زَيْدُ بْنُ أَرْقَمَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِقَضَاءِ عَلِيٍّ فَضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ

Musnad Ahmad 18538: Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin Nu'man] Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah mengabarkan kepada kami [Al Ajlah] dari [Asy Sya'bi] dari [Abu Khalil] dari [Zaid bin Arqam] bahwa ketika Ali radliallahu 'anhu berada di Yaman, ia dihadapkan pada tiga orang yang berserikat dalam satu orang anak. Maka Ali mengadakan undian di antara mereka, sehingga yang jatuh padanya undian menanggung pembayaran dua pertiga Diyat, dan anak itu pun menjadi miliknya. Zaid bin Arqam berkata: Maka saya mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengabarkan akan itu, dan beliau pun tertawa sehingga tampak gigi gerahamnya.

Grade

Musnad Ahmad #18543

مسند أحمد ١٨٥٤٣: حَدَّثَنَا مَنْصُورُ بْنُ أَبِي مُزَاحِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو وَكِيعٍ الْجَرَّاحُ بْنُ مَلِيحٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْمِنْبَرِ مَنْ لَمْ يَشْكُرْ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرْ الْكَثِيرَ وَمَنْ لَمْ يَشْكُرْ النَّاسَ لَمْ يَشْكُرْ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَالتَّحَدُّثُ بِنِعْمَةِ اللَّهِ شُكْرٌ وَتَرْكُهَا كُفْرٌ وَالْجَمَاعَةُ رَحْمَةٌ وَالْفُرْقَةُ عَذَابٌ

Musnad Ahmad 18543: Telah menceritakan kepada kami [Manshur bin Abu Muzahim] ia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Waki' Al Jarrah bin Malih] dari [Abu Abdurrahman] dari [Asy Sya'bi] dari [An Nu'aman bin Basyir] ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda di mimbar ini: "Siapa yang tidak mampu mensyukuri nikmat yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri nikmat yang banyak. Dan siapa yang tidak mampu berterimah kasih kepada manusia, maka ia tidak akan mampu bersyukur kepada Allah 'azza wajalla. Membicarakan nikmat Allah adalah syukur, sedangkan meninggalkannya adalah kufur. Hidup berjama'ah adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah adzab."

Grade