Hadits Tentang Perjalanan Hidup

Musnad Ahmad #17995

مسند أحمد ١٧٩٩٥: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حَكَمٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جُحَيْفَةَ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْهَاجِرَةِ فَصَلَّى الظُّهْرَ بِالْبَطْحَاءِ رَكْعَتَيْنِ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ عَنَزَةٌ وَتَوَضَّأَ فَجَعَلَ النَّاسُ يَأْخُذُونَ مِنْ فَضْلِ وَضُوئِهِ وَفِي حَدِيثِ عَوْنٍ يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهِ الْمَرْأَةُ وَالْحِمَارُ

Musnad Ahmad 17995: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Hakam] ia berkata: saya mendengar [Abu Juhaifah] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berangkat pada saat tengah hari, kemudian beliau shalat Zhuhur dua raka'at dan Ashar dua raka'at di Bathha`, sedangkan di hadapan beliau terdapat tancapan tongkat. Ketika itu, beliau berwudlu, sehingga para sahabatpun mengambil air bekas wudlunya." Dalam hadits Aun: "Seorang wanita dan seekor Himar lewat di belakang beliau."

Grade

Musnad Ahmad #17996

مسند أحمد ١٧٩٩٦: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ خَالِدٍ حَدَّثَنِي أَبُو جُحَيْفَةَ أَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ أَشْبَهَ النَّاسِ بِهِ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ

Musnad Ahmad 17996: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Isma'il yakni Ibnu Khalid], telah menceritakan kepadaku [Abu Juhaifah] bahwa ia pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan orang yang paling mirip dengan beliau adalah Al Hasan bin Ali.

Grade

Musnad Ahmad #17999

مسند أحمد ١٧٩٩٩: حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جُحَيْفَةَ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنْ كَانَ أَشْبَهَ النَّاسِ بِهِ الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ

Musnad Ahmad 17999: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] ia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Isma'il bin Abu Khalid] ia berkata: saya mendengar [Abu Juhaifah] ia berkata: Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan sesungguhnya orang yang paling mirip dengan beliau adalah Al Hasan bin Ali.

Grade

Musnad Ahmad #18002

مسند أحمد ١٨٠٠٢: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَوْنٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ فَرَكَزَ عَنَزَةً فَجَعَلَ يُصَلِّي إِلَيْهَا بِالْبَطْحَاءِ يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهَا الْكَلْبُ وَالْحِمَارُ وَالْمَرْأَةُ

Musnad Ahmad 18002: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] dari [Sufyan] dari [Aun] dari [bapaknya] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar dengan mengenakan pakaian berwarna merah. Sesampainya di Bathha`, beliau menancapkan tombak dan shalat menghadap ke arah tombak tersebut, sehingga Anjing, Himar dan wanita lewat di belakangnya.

Grade

Musnad Ahmad #18008

مسند أحمد ١٨٠٠٨: حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي الْحَكَمُ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْهَاجِرَةِ قَالَ فَتَوَضَّأَ فَجَعَلَ النَّاسُ يَتَمَسَّحُونَ بِفَضْلِ وَضُوئِهِ فَصَلَّى الظُّهْرَ رَكْعَتَيْنِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ عَنَزَةٌ

Musnad Ahmad 18008: Telah menceritakan kepada kami [Bahz] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepadaku [Al Hakam] dari [Abu Juhaifah] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar pada tengah hari, kemudian beliau berwudlu sehingga orang-orang pun saling berlomba untuk mendapatkan sisa wudlunya. Setelah itu, beliau shalat Zhuhur dua raka'at dan tepat di depannya terdapat tombak yang tertancap.

Grade

Musnad Ahmad #18010

مسند أحمد ١٨٠١٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَيْتُ بِلَالًا يُؤَذِّنُ وَيَدُورُ وَأَتَتَبَّعُ فَاهُ هَاهُنَا وَأُصْبُعَاهُ فِي أُذُنَيْهِ قَالَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي قُبَّةٍ لَهُ حَمْرَاءَ أُرَاهَا مِنْ أَدَمٍ قَالَ فَخَرَجَ بِلَالٌ بَيْنَ يَدَيْهِ بِالْعَنَزَةِ فَرَكَزَهَا فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَسَمِعْتُهُ بِمَكَّةَ قَالَ بِالْبَطْحَاءِ يَمُرُّ بَيْنَ يَدَيْهِ الْكَلْبُ وَالْمَرْأَةُ وَالْحِمَارُ وَعَلَيْهِ حُلَّةٌ حَمْرَاءُ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَرِيقِ سَاقَيْهِ قَالَ سُفْيَانُ نُرَاهَا حِبَرَةً

Musnad Ahmad 18010: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Aun bin Abu Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata: "Saya melihat Bilal mengumandangkan Adzan sambil berputar dan saya pun mengikuti gerakkan bibirnya. Bilal meletakkan kedua jari telunjuknya pada kedua telinganya, sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berada di dalam Qubah (kemah) miliknya yang berwarna merah dan meperkirakannya terbuat dari kulit yang disamak. Kemudian Bilal maju kedepan dengan membawa tombak lalu menancapkannya. Setelah itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun menunaikan shalat. Abdurrazaq berkata: Dan saya mendengarnya di Makkah, ia berkata: (Yakni beliau shalat) di Bathha`dan saat itu, anjing, wanita dan himar lewat di belakangnya. Dan beliu mengenakan pakaian berwarna merah, seolah-olah saya melihat betisnya yang putih." Sufyan berkata: Kami melihat pakaian itu sebagai symbol kenikmatan dan kelapangan hidup.

Grade

Musnad Ahmad #18011

مسند أحمد ١٨٠١١: حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَبِي زَائِدَةَ حَدَّثَنِي عَوْنُ بْنُ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ رَأَيْتُ قُبَّةً حَمْرَاءَ مِنْ أَدَمٍ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَأَيْتُ بِلَالًا خَرَجَ بِوَضُوءٍ لِيَصُبَّهُ فَابْتَدَرَهُ النَّاسُ فَمَنْ أَخَذَ مِنْهُ شَيْئًا تَمَسَّحَ بِهِ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ مِنْهُ شَيْئًا أَخَذَ مِنْ بَلَلِ يَدِ صَاحِبِهِ وَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ مُشَمِّرًا وَرَأَيْتُ بِلَالًا أَخْرَجَ عَنَزَةً فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْهَا يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهَا الدَّوَابُّ وَالنَّاسُ

Musnad Ahmad 18011: Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Abu Za`idah] Telah menceritakan kepada kami [Aun bin Abu Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata: Saya melihat Qubbah (kemah) milik Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang berwarna merah dan terbuat dari kulit yang disamak. Kemudian saya melihat Bilal keluar dengan membawa tempat wudlu dan menuangkannya untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, hingga orang-orang pun berebut (air bekas wudlunya), siapa yang memperoleh bekasnya, maka ia langsung mengusapkannya (pada anggota wudlunya), dan siapa yang tidak dapat, maka ia akan mengambilnya pada tetesan air dari tangan temannya. Dan saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar mengenakan pakaian berwarna merah dengan menyingsingkan bagian bawahnya. Lalu saya melihat Bilal mengeluarkan tombak, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun shalat dengan menghadap ke arah tombak tersebut, sehingga binatang dan manusia lewat di belakang tombak.

Grade

Musnad Ahmad #18013

مسند أحمد ١٨٠١٣: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنِي عَوْنُ بْنُ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْأَبْطَحِ وَهُوَ فِي قُبَّةٍ لَهُ حَمْرَاءَ قَالَ فَخَرَجَ بِلَالٌ بِفَضْلِ وَضُوئِهِ فَمِنْ نَاضِحٍ وَنَائِلٍ قَالَ فَأَذَّنَ بِلَالٌ فَكُنْتُ أَتَتَبَّعُ فَاهُ هَكَذَا وَهَكَذَا يَعْنِي يَمِينًا وَشِمَالًا قَالَ ثُمَّ رُكِزَتْ لَهُ عَنَزَةٌ قَالَ فَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ جُبَّةٌ لَهُ حَمْرَاءُ أَوْ حُلَّةٌ حَمْرَاءُ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَرِيقِ سَاقَيْهِ فَصَلَّى بِنَا إِلَى الْعَنَزَةِ الظُّهْرَ أَوْ الْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ تَمُرُّ الْمَرْأَةُ وَالْكَلْبُ وَالْحِمَارُ لَا يُمْنَعُ ثُمَّ لَمْ يَزَلْ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ حَتَّى أَتَى الْمَدِينَةَ وَقَالَ وَكِيعٌ مَرَّةً فَصَلَّى الظُّهْرَ رَكْعَتَيْنِ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ

Musnad Ahmad 18013: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] telah menceritakan kepadaku [Aun bin Juhaifah] dari [bapaknya] ia berkata: "Saya mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di Abthah, dan saat itu beliau berada di dalam Qubah (kemah) miliknya yang berwarna merah. Kemudian Bilal keluar dengan membawa air bekas wudlu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sehingga di antara sahabat, ada yang mendapatkannya dan ada pula yang hanya memperoleh percikannya. Setelah itu, Bilal mengumandangkan adzan dengan menolehkan mulutnya seperti ini dan ini, yakni ke arah kanan dan kekiri. Kemudian ditancapkahlah sebatang tombak untuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keluar dengan mengenakan pakaian berwarna merah, dan sepertinya saya melihat kedua betisnya yang putih. Kemudian beliau pun shalat Zhuhur atau Ashar dua raka'at bersama kami dengan menghadap tombak tersebut. Lalu lewatlah seorang wanita, seekor anjing dan himar, namun tidak dicegah. Beliau senantiasa shalat dua raka'at hingga beliau sampai di kota Madinah." Dan sekali waktu, Waki' berkata: "Maka beliau shalat Zhuhur dan Ashar dua raka'at."

Grade

Musnad Ahmad #18018

مسند أحمد ١٨٠١٨: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ أَخْبَرَنِي شُعْبَةُ عَنِ الْحَكَمِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا جُحَيْفَةَ قَالَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمُهَاجِرَةِ إِلَى الْبَطْحَاءِ فَتَوَضَّأَ وَصَلَّى الظُّهْرَ رَكْعَتَيْنِ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ عَنَزَةٌ وَزَادَ فِيهِ عَوْنٌ عَنْ أَبِيهِ أَبِي جُحَيْفَةَ وَكَانَ يَمُرُّ مِنْ وَرَائِهَا الْحِمَارُ وَالْمَرْأَةُ قَالَ حَجَّاجٌ فِي الْحَدِيثِ ثُمَّ قَامَ النَّاسُ فَجَعَلُوا يَأْخُذُونَ يَدَهُ فَيَمْسَحُونَ بِهَا وُجُوهَهُمْ قَالَ فَأَخَذْتُ يَدَهُ فَوَضَعْتُهَا عَلَى وَجْهِي فَإِذَا هِيَ أَبْرَدُ مِنْ الثَّلْجِ وَأَطْيَبُ رِيحًا مِنْ الْمِسْكِ

Musnad Ahmad 18018: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj] telah mengabarkan kepadaku [Syu'bah] dari [Al Hakam] ia berkata: saya mendengar [Abu Juhaifah] berkata: "Pada waktu tengah hari, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berangkat ke Bathhaa`, kemudian beliau berwudlu dan shalat Zhur dua raka'at lalu shalat Ashar dua raka'at. Sedangkan di depan beliau terdapat tombak yang ditancapkan." Kemudian ['Aun] menambahkan menambahkan di dalamnya: dari [bapaknya yakni Abu Juhaifah]: "Di belakang tombak itu, lewatlah seekor Himar dan seorang wanita." Hajjaj berkata di dalam haditsnya: "Kemudian para sahabat memegang tangan beliau dan mengusapkannya pada wajah-wajah mereka. Dan saya pun memegang tangan beliau dan meletakkannya pada wajahku, ternyata aku merasakan tangan beliau lebih sejuk daripada salju, dan lebih wangi dari wanginya Al Misk."

Grade

Musnad Ahmad #18020

مسند أحمد ١٨٠٢٠: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ وأَبُو كَامِلٍ قَالَا حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهَذِهِ مِنْهُ وَأَشَارَ إِلَى عَنْفَقَتِهِ بَيْضَاءُ فَقِيلَ لِأَبِي جُحَيْفَةَ وَمِثْلُ مَنْ أَنْتَ يَوْمَئِذٍ قَالَ أَبْرِي النَّبْلَ وَأَرِيشُهَا

Musnad Ahmad 18020: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud] dan [Abu Kamil] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Zuhair] Telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dari [Abu Juhaifah] ia berkata: Saya melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau memiliki ini -ia memberi isyarat pada rambut yang tumbuh antara di bawah bibir dan dagunya yang telah beruban-. Kemudian ditanyakan kepada Abu Juhaifah (yakni mengenai shalat musafir), "Dan seperti siapa kamu pada hari itu?" ia menjawab, "Saya meruncingkan sebatang kayu dan menancapkannya."

Grade