Hadits Tentang Perjalanan Hidup

Musnad Ahmad #17879

مسند أحمد ١٧٨٧٩: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَتَيْنَا عَلَى رَكِيٍّ ذَمَّةٍ فَنَزَلَ فِيهَا سِتَّةٌ أَنَا سَابِعُهُمْ أَوْ سَبْعَةٌ أَنَا ثَامِنُهُمْ قَالَ مَاحَةً فَأُدْلِيَتْ إِلَيْنَا دَلْوٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَفَةِ الرَّكِيِّ فَجَعَلْتُ فِيهَا نِصْفَهَا أَوْ قِرَابَ ثُلُثِهَا فَرُفِعَتْ الدَّلْوُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْبَرَاءُ وَكِدْتُ بِإِنَائِي هَلْ أَجِدُ شَيْئًا أَجْعَلُهُ فِي حَلْقِي فَمَا وَجَدْتُ فَغَمَسَ يَدَهُ فِيهَا وَقَالَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ وَأُعِيدَتْ إِلَيْنَا الدَّلْوُ بِمَا فِيهَا وَلَقَدْ أُخْرِجَ آخِرُنَا بِثَوْبٍ مَخَافَةَ الْغَرَقِ ثُمَّ سَاحَتْ وَقَالَ عَفَّانُ مَرَّةً رَهْبَةَ الْغَرَقِ

Musnad Ahmad 17879: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughirah] Telah menceritakan kepada kami [Humaid bin Hilal] Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Al Baraa`] ia berkata: Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan. Kemudian kami mendatangi satu sumur yang sedikit sekali airnya. Lalu enam orang dari kami dan saya adalah yang ketujuh atau tujuh orang dan saya yang kedelapan dari mereka, turun ke dalam sumur. Dan kami pun diberi ember, sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berada di tepi sumur. Lalu saya kami mengisikan air ke dalam ember itu hingga setengahnya, atau hampir sepertiganya. Ember itu kemudian diangkatkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Al Baraa` berkata: Saya hampir saja mengeluarkan tempat airku, apakah saya mendapatkan air untuk membasahi tenggorokanku, namun saya tidak mendapat air. Kemudian beliau memasukkan tangannya ke dalamnya dan membacakan sekehendak Allah. Kemudian ember itu dikembalikan lagi kepada kami beserta isinya. Dan sungguh saat itu, orang yang terakhir dari kami telah mengeluarkan bajunya karena khawatir tenggelam. Kemudian air sumur itu mengalir. Dan sekali waktu Affan berkata: "Rahbatal Gharaq (khawatir tenggelam)."

Grade

Musnad Ahmad #17880

مسند أحمد ١٧٨٨٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَن عَاصِمٍ عَن الشَّعْبِيِّ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ خَيْبَرٍ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ نَضِيجًا وَنِيئًا

Musnad Ahmad 17880: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ashim] dari [Asy Sya'bi] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata: Pada hari Khaibar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang untuk memakan daging himar yang jinak meskipun telah masak.

Grade

Musnad Ahmad #17881

مسند أحمد ١٧٨٨١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَن أَبِي الضُّحَى عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ تُوُفِّيَ إِبْرَاهِيمُ ابْنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ابْنَ سِتَّةَ عَشَرَ شَهْرًا فَقَالَ ادْفِنُوهُ بِالْبَقِيعِ فَإِنَّ لَهُ مُرْضِعًا يُتِمُّ رَضَاعَهُ فِي الْجَنَّةِ

Musnad Ahmad 17881: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Abu Dluha] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata: Ketika Ibrahim putra Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meninggal sedangkan usianya saat itu baru enam belas bulan. Maka beliau bersabda: "Makamkanlah ia di Baqi', dan sungguh, baginya telah ada orang yang akan menyempurnakan penyusuannya di dalam surga."

Grade

Musnad Ahmad #17887

مسند أحمد ١٧٨٨٧: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا دَاوُدُ وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَن دَاوُدَ الْمَعْنَى عَن عَامِرٍ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا يَذْبَحَنَّ أَحَدٌ قَبْلَ أَنْ نُصَلِّيَ فَقَامَ إِلَيْهِ خَالِي وَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا يَوْمٌ اللَّحْمُ فِيهِ كَثِيرٌ قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ مَكْرُوهٌ وَإِنِّي ذَبَحْتُ نُسُكِي قَبْلُ لِيَأْكُلَ أَهْلِي وَجِيرَانِي وَعِنْدِي عَنَاقُ لَبَنٍ خَيْرٌ مِنْ شَاتَيْ لَحْمٍ فَأَذْبَحُهَا قَالَ نَعَمْ وَلَا تُجْزِئُ جَذَعَةٌ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ وَهِيَ خَيْرُ نَسِيكَتَيْكَ

Musnad Ahmad 17887: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Dawud] dan [Ibnu Abu Adi] dari [Dawud] secara makna, dari [Amir] dari [Al Baraa` bin 'Azib] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Ibnu Adi Abu Adi berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkhutbah kepada kami, dan beliau bersabda: "Jangan sekali-kali seorang pun dari kalian menyembelih sebelum kita selesai shalat." maka pamanku berdiri mendekati beliau dan berkata: "Wahai Rasulullah, hari ini merupakan hari yang di dalamnya banyak daging." Ibnu Abu Adi berkata: Makruh (yang dibenci). dan sebelumnya saya telah menyembelih Nusuk milikku, sebagai makanan unuk keluarga dan tetanggaku. Saya juga memiliki anak kambing kacang yang lebih baik daripada dua kambing, bolehkan saya menyembelihnya?" beliau menjawab: "Ya. Dan anak kambing itu tidak akan dapat mengganti dari binatang kurban seorang pun setelahmu. Dan ia adalah hewan kurbanmu yang terbaik."

Grade

Musnad Ahmad #17890

مسند أحمد ١٧٨٩٠: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ اسْتَصْغَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا وَابْنَ عُمَرَ فَرُدِدْنَا يَوْمَ بَدْرٍ

Musnad Ahmad 17890: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] telah mengabarkan kepada kami [Syarik bin Abdullah] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menganggap aku dan Ibnu Umar masih kecil (untuk mengikuti perang, pent) lalu kami pun disuruh kembali pada saat perang Badar."

Grade

Musnad Ahmad #17891

مسند أحمد ١٧٨٩١: حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْكِلَابِيُّ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنِ الْحَكَمِ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ الْبَرَاءِ قَالَ كَانَ رُكُوعُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقِيَامُهُ بَعْدَ الرُّكُوعِ وَجُلُوسُهُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ لَا نَدْرِي أَيَّهُ أَفْضَلَ

Musnad Ahmad 17891: Telah menceritakan kepada kami [Abdah bin Sulaiman Al Kilabi] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Al Hakam] dari [Abdurrahman bin Abu Laila] dari [Al Baraa`] ia berkata: Ruku' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan berdirinya setelah ruku', serta duduk diantara dua sujudnya, kami tidak tahu manakah yang lebih panjang.

Grade

Musnad Ahmad #17892

مسند أحمد ١٧٨٩٢: حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَأَبَى أَهْلُ مَكَّةَ أَنْ يَدْعُوهُ يَدْخُلُ مَكَّةَ حَتَّى قَاضَاهُمْ عَلَى أَنْ يُقِيمَ بِهَا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَلَمَّا كَتَبُوا الْكِتَابَ كَتَبُوا هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ قَالُوا لَا نُقِرُّ بِهَذَا لَوْ نَعْلَمُ أَنَّكَ رَسُولُ اللَّهِ مَا مَنَعْنَاكَ شَيْئًا وَلَكِنْ أَنْتَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَنَا رَسُولُ اللَّهِ وَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لِعَلِيٍّ امْحُ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ وَاللَّهِ لَا أَمْحُوكَ أَبَدًا فَأَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكِتَابَ وَلَيْسَ يُحْسِنُ أَنْ يَكْتُبَ فَكَتَبَ مَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ هَذَا مَا قَاضَى عَلَيْهِ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَنْ لَا يُدْخِلَ مَكَّةَ السِّلَاحَ إِلَّا السَّيْفَ فِي الْقِرَابِ وَلَا يَخْرُجَ مِنْ أَهْلِهَا أَحَدٌ إِلَّا مَنْ أَرَادَ أَنْ يَتَّبِعَهُ وَلَا يَمْنَعَ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِهِ أَنْ يُقِيمَ بِهَا فَلَمَّا دَخَلَهَا وَمَضَى الْأَجَلُ أَتَوْا عَلِيًّا فَقَالُوا قُلْ لِصَاحِبِكَ فَلْيَخْرُجْ عَنَّا فَقَدْ مَضَى الْأَجَلُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و حَدَّثَنَاه أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ قَالَ اعْتَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذِي الْقَعْدَةِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَقَالَ أَنْ لَا يُدْخِلَ مَكَّةَ السِّلَاحَ وَلَا يَخْرُجَ مِنْ أَهْلِهَا

Musnad Ahmad 17892: Telah menceritakan kepada kami [Hujain] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ingin melakukan Umrah pada bulan Dzul Qa'dah, namun penduduk Ka'bah menghalanginya untuk memasuki Makkah, hingga mereka pun memutuskan bahwa beliau boleh bermukim di Makkah selama tiga hari. Dan ketika kaum muslimin menulis surat perjanjian itu, maka mereka pun menulis, "Ini adalah perjanjian yang disepakati Muhammad Rasulullah." Mereka (orang-orang Quraisy) berkata: "Kalian jangan menetapkannya seperti ini. Seandaikan kami mengetahui bahwa kamu adalah Rasulullah, niscaya kami tidak akan menghalangimu sedikitpun. Akan tetapi, kamu adalah Muhammad bin Abdullah." Beliau bersabda: "Saya adalah Rasulullah dan saya juga Muhammad bin Abdullah." Dan beliau berkata kepada Ali: "Hapuslah kata, 'Rasulullah.'" Ali berkata: "Demi Allah, saya tidak akan menghapusmu selama-lamanya." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengambil kitab perjanjian itu -sedang beliau tidak pandai menulis- dan beliau pun mencoret tulisan Rasulullah dan menulis, "Ini adalah perjanjian yang disepakati Muhammad bin Abdullah, ia tidak akan memasuki Makkah dengan membawa senjata kecuali pedang yang terbungkus dalam sarungnya. Tidak boleh seorang pun dari penduduk Makkah untuk keluar kecuali bagi siapa yang ingin mengikuti Beliau. Kemudian penduduk Makkah tidak boleh melarang seorang pun dari para sahabatnya untuk bermukim di Makkah." Dan ketika beliau memasukinya, dan kemudian waktu yang ditentukan pun telah habis, mereka pun mendatangi Ali dan berkata: "Katakanlah kepada sahabatmu, hendaklah ia keluar dari daerah kami, waktu yang ditentukan telah habis." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun keluar. Dan Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah mengabarkan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa`] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ingin melakukan Umrah pada bulan Dzul Qa'dah. Lalu ia pun menyebutkan maknanya. Dan ia berkata: "Agar ia tidak memasuki Makkah dengan membawa senjata, dan tidak pula penduduk Makkah keluar bersama mereka."

Grade

Musnad Ahmad #17895

مسند أحمد ١٧٨٩٥: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَن عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعِشَاءِ وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ فَلَمْ أَسْمَعْ أَحْسَنَ صَوْتًا وَلَا أَحْسَنَ صَلَاةً مِنْهُ

Musnad Ahmad 17895: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata: Pada saat shalat Isya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah membaca: "AT TIIN WAZ ZAITUUN." Dan saya belum pernah mendengar suara yang lebih merdu dan tidak pula shalat yang lebih baik daripada suara dan shalat beliau.

Grade

Musnad Ahmad #17898

مسند أحمد ١٧٨٩٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَن أَبِي إِسْحَاقَ عَن الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَسَّانَ بْنِ ثَابِتٍ اهْجُ الْمُشْرِكِينَ فَإِنَّ رُوحَ الْقُدُسِ مَعَكَ

Musnad Ahmad 17898: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Isra`il] dari [Abu Ishaq] dari [Al Baraa` bin 'Azib] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Hasan bin Tsabit: "Cacilah kaum musyrikin itu (dengan sya'irmu) karena ruh kudus besertamu."

Grade

Musnad Ahmad #17905

مسند أحمد ١٧٩٠٥: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَدِيِّ بْنِ ثَابِتٍ عَنِ الْبَرَاءِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِحَسَّانَ هَاجِهِمْ أَوْ اهْجُهُمْ فَإِنَّ جِبْرِيلَ مَعَكَ

Musnad Ahmad 17905: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syu'bah] dari [Adi bin Tsabit] dari [Al Baraa`] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Hasan: "Cacilah musuh (dengan sya'irmu), sesungguhnya Jibril bersamamu."

Grade