مسند أحمد ١٧٥٠٢: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي صَخْرَةَ جَامِعِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ مُغِيرَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ ضِفْتُ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَأَمَرَ بِجَنْبٍ فَشُوِيَ قَالَ فَأَخَذَ الشَّفْرَةَ فَجَعَلَ يَحُزُّ لِي بِهَا مِنْهُ قَالَ فَجَاءَهُ بِلَالٌ يُؤْذِنُهُ بِالصَّلَاةِ فَأَلْقَى الشَّفْرَةَ وَقَالَ مَا لَهُ تَرِبَتْ يَدَاهُ قَالَ مُغِيرَةُ وَكَانَ شَارِبِي وَفَى فَقَصَّهُ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سِوَاكٍ أَوْ قَالَ أَقُصُّهُ لَكَ عَلَى سِوَاكٍ
Musnad Ahmad 17502: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Abu Shakhrah Jami' bin Syaddad] dari [Mughirah bin Abdullah] dari [Al Mughirah bin Syu'bah] ia berkata: "Pada suatu malam aku bertamu ke tempat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian beliau menyuruh untuk mengambil rusuk kambing, lalu rusuk kambing itu pun dipanggang. Setelah itu beliau mengambil pisau panjang dan memotong sebagiannya untuk diberikan padaku. Kemudian Bilal datang dan memberitahukan bahwa waktu shalat telah masuk, maka beliau pun melepas pisau itu seraya bersabda: "Beruntung kau Bilal." Mughirah berkata: "Saat itu kumisku telah memanjang, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mencukur kumisku seukuran siwak." Atau beliau bersabda: "Aku akan mencukur (kumis yang panjangnya melewati) siwak."
Grade
مسند أحمد ١٧٥٠٨: حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ كَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ فَقَالَ النَّاسُ كَسَفَتْ لِمَوْتِ إِبْرَاهِيمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَةٌ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَصَلُّوا وَادْعُوا اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ
Musnad Ahmad 17508: Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadlr] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Ziyad bin Ilaqah] dari [Al Mughirah bin Syu'bah] ia berkata: "Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yakni bertepatan dengan wafatnya Ibrahim (putera Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam), maka orang-orang pun berkata: "Terjadinya gerhana matahari karena wafatnya Ibrahim." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua ayat dari ayat-ayat Allah, gerhana tidak terjadi karena kematian seseorang atau karena kelahirannya. Jika kalian melihat gerhana, maka tunaikanlah shalat dan berdo'alah kepada Allah 'azza wajalla."
Grade
مسند أحمد ١٧٥٠٩: حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ حَدَّثَنَا إِيَادٌ عَنْ سُوَيْدِ بْنِ سَرْحَانَ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ طَعَامًا ثُمَّ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَقَامَ وَقَدْ كَانَ تَوَضَّأَ قَبْلَ ذَلِكَ فَأَتَيْتُهُ بِمَاءٍ لِيَتَوَضَّأَ مِنْهُ فَانْتَهَرَنِي وَقَالَ وَرَاءَكَ فَسَاءَنِي وَاللَّهِ ذَلِكَ ثُمَّ صَلَّى فَشَكَوْتُ ذَلِكَ إِلَى عُمَرَ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنَّ الْمُغِيرَةَ قَدْ شَقَّ عَلَيْهِ انْتِهَارُكَ إِيَّاهُ وَخَشِيَ أَنْ يَكُونَ فِي نَفْسِكَ عَلَيْهِ شَيْءٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ عَلَيْهِ فِي نَفْسِي شَيْءٌ إِلَّا خَيْرٌ وَلَكِنْ أَتَانِي بِمَاءٍ لِأَتَوَضَّأَ وَإِنَّمَا أَكَلْتُ طَعَامًا وَلَوْ فَعَلْتُهُ فَعَلَ ذَلِكَ النَّاسُ بَعْدِي
Musnad Ahmad 17509: Telah menceritakan kepada kami [Abul Walid] dan [Affan] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Iyad] telah menceritakan kepada kami Iyad dari [Suwaid bin Sarhan] dari [Al Mughirah bin Syu'bah], bahwa saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedang makan Iqamah dikumandangkan, maka beliau langsung berdiri tanpa berwudlu terlebih dahulu. Kemudian aku mendatangi beliau dengan membawakan air agar beliau berwudlu, akan tetapi beliau mencegahku seraya bersabda: "Berikanlah kepada orang yang di belakangmu." Maka demi Allah, hal itu membuat hatiku kecewa. Maka aku pun mengadu kepada Umar, lalu Umar berkata: "Wahai Nabi Allah, sesungguhnya bentakanmu telah meresahkan Mughirah dan ia khawatir kalau-kalau di hatimu masih menyimpan sesuatu atasnya." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya di dalam hatiku tidak ada sesuatu pun kecuali kebaikan. Ia menemuiku dengan membawa air agar aku berwudlu dengannya, (setelah wudlu) aku hanya menyantap makanan, sekiranya aku berwudlu lagi niscaya orang-orang sesudahku akan ikut melakukannya."
Grade
مسند أحمد ١٧٥١٤: حَدَّثَنَا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هَاشِمٌ يَعْنِي ابْنَ هَاشِمٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّهُ قَالَ قَامَ فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَقَامًا فَأَخْبَرَنَا بِمَا يَكُونُ فِي أُمَّتِهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَعَاهُ مَنْ وَعَاهُ وَنَسِيَهُ مَنْ نَسِيَهُ
Musnad Ahmad 17514: Telah menceritakan kepada kami [Makki bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Hasyim] -yakni Ibnu Hasyim- dari [Umar bin Ibrahim bin Muhammad] dari [Muhammad bin Ka'ab Al Qurazhi] dari [Al Mughirah bin Syu'bah], bahwa ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri di tengah-tengah kami, lalu beliau mengkisahkan peristiwa yang akan terjadi di dalam umatnya hingga datangnya hari kiamat. Maka hafallah orang yang hafal dan lupalah orang yang lupa."
Grade
مسند أحمد ١٧٥١٥: حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا مُعَانُ بْنُ رِفَاعَةَ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ يَزِيدَ عَنِ الْقَاسِمِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ دَعَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَاءٍ فَأَتَيْتُ خِبَاءً فَإِذَا فِيهِ امْرَأَةٌ أَعْرَابِيَّةٌ قَالَ فَقُلْتُ إِنَّ هَذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُرِيدُ مَاءً يَتَوَضَّأُ فَهَلْ عِنْدَكِ مِنْ مَاءٍ قَالَتْ بِأَبِي وَأُمِّي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَاللَّهِ مَا تُظِلُّ السَّمَاءُ وَلَا تُقِلُّ الْأَرْضُ رُوحًا أَحَبَّ إِلَيَّ مِنْ رُوحِهِ وَلَا أَعَزَّ وَلَكِنَّ هَذِهِ الْقِرْبَةَ مَسْكُ مَيْتَةٍ وَلَا أُحِبُّ أُنَجِّسُ بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَجَعْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ فَقَالَ ارْجِعْ إِلَيْهَا فَإِنْ كَانَتْ دَبَغَتْهُ فَهِيَ طَهُورُهَا قَالَ فَرَجَعْتُ إِلَيْهَا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهَا فَقَالَتْ أَيْ وَاللَّهِ لَقَدْ دَبَغْتُهَا فَأَتَيْتُهُ بِمَاءٍ مِنْهَا وَعَلَيْهِ يَوْمَئِذٍ جُبَّةٌ شَامِيَّةٌ وَعَلَيْهِ خُفَّانِ وَخِمَارٌ قَالَ فَأَدْخَلَ يَدَيْهِ مِنْ تَحْتِ الْجُبَّةِ قَالَ مِنْ ضِيقِ كُمَّيْهَا قَالَ فَتَوَضَّأَ فَمَسَحَ عَلَى الْخِمَارِ وَالْخُفَّيْنِ
Musnad Ahmad 17515: Telah menceritakan kepada kami [Abul Mughirah] telah menceritakan kepada kami [Mu'an bin Rifa'ah] telah menceritakan kepadaku [Ali bin Yazid] dari [Al Qasim Abu Abdurrahman] dari [Abu Umamah Al Bahili] dari [Al Mughirah bin Syu'bah] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memanggilku untuk membawakan air, lalu aku mendatangi suatu kemah yang ternyata di dalamnya terdapat seorang wanita. Aku berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerlukan air untuk berwudlu, apakah kamu mempunyai air?" wanita itu menjawab, "Demi bapak dan ibu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam! Demi Allah, tidak ada ruh yang dinaungi oleh langit dan dipangku oleh bumi yang lebih aku cintai dan lebih mulia melebihi ruhnya. Akan tetapi kantong air ini berasal dari kulit bangkai hewan, dan aku tidak suka kalau Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terkena najis darinya." Maka aku pun kembali menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan memberitahukan hal itu. Beliau lalu bersabda: "Kembalilah kepada wanita itu, jika ia telah menyamaknya, maka kantong kulit itu telah menjadi suci." Akhirnya aku kembali ke tempat wanita itu lagi dan menuturkan hal itu. Wanita itu berkata: "Demi Allah, sungguh aku telah menyamaknya." Maka aku mendatangi beliau dengan membawakannya air dari kantong kulit itu. Saat itu beliau mengenakan Jubbah Syam, khuf dan Khimar (sejenis penutup kepala). Kemudian beliau mengeluarkan kedua tangannya dari bawah Jubbah karena kedua lengan Jubah tersebut sempit. Beliau lalu berwudlu, membasuh khimar dan kedua khufnya."
Grade
مسند أحمد ١٧٥١٦: حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ أَبِي سَلَمَةَ حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ أَبِيهِ الْمُغِيرَةِ قَالَ ذَهَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِبَعْضِ حَاجَتِهِ ثُمَّ جَاءَ فَسَكَبْتُ عَلَيْهِ الْمَاءَ فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثُمَّ ذَهَبَ يَغْسِلُ ذِرَاعَيْهِ فَضَاقَ عَنْهُمَا كُمُّ الْجُبَّةِ فَأَخْرَجَهُمَا مِنْ تَحْتِ الْجُبَّةِ فَغَسَلَهُمَا ثُمَّ مَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ
Musnad Ahmad 17516: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Qasim] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz] -yakni Ibnu Abu Salamah- berkata: Telah menceritakan kepada kami [Sa'd bin Ibrahim] dari [Nafi' bin Jubair] dari [Urwah bin Al Mughirah bin Syu'bah] dari bapaknya Al Mughirah ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah keluar untuk buang hajat. Saat kembali aku menuangkan air untuknya, beliau lalu membasuh muka dan mencoba untuk mencuci kedua sikunya, namun lengan Jubahnya terlalu sempit hingga beliau mengeluarkannya dari bawah, baru kemudian beliau membasuh kedua khufnya."
Grade
مسند أحمد ١٧٥١٩: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ أَخْبَرَنِي شَرِيكٌ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا السَّائِبِ مَوْلَى هِشَامِ بْنِ زُهْرَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ شُعْبَةَ يَقُولُ خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَنَزَلَ مَنْزِلًا فَتَبَرَّزَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَبِعْتُهُ بِإِدَاوَةٍ فَصَبَبْتُ عَلَيْهِ فَتَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Musnad Ahmad 17519: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Dawud Al Hasyimi] telah menceritakan kepada kami [Isma'il] -yakni Ibnu Ja'far- berkata: telah mengabarkan kepadaku [Syarik] -yakni Ibnu Abdullah bin Abu Namir- bahwa ia mendengar [Abu As Sa`ib] budak Hisyam bin Zuhrah berkata: aku mendengar [Al Mughirah bin Syu'bah] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah keluar dalam suatu perjalanan, lalu beliau berhenti di suatu tempat untuk buang air besar. Maka aku mengikuti beliau dengan membawa kantong kulit berisi air. Aku lalu menuangkan air hingga beliau beliau bisa berwudlu dan membasuh kedua khufnya."
Grade
مسند أحمد ١٧٥٢٠: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ وَرَّادٍ مَوْلَى الْمُغِيرَةِ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَقِيلَ وَقَالَ وَمَنْعَ وَهَاتِ وَوَأْدَ الْبَنَاتِ وَعُقُوقَ الْأُمَّهَاتِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ
Musnad Ahmad 17520: Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah menceritakan kepada kami [Atha` bin Sa`ib] dari [Warrad] budak Al Mughirah, dari [Al Mughirah bin Syu'bah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jauhilah oleh kalian mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, menahan hak orang lain, membunuh anak-anak perempuan, durhaka kepada Ibu, dan menyia-nyiakan harta."
Grade
مسند أحمد ١٧٥٢٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ شِبْلٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ وَرَّادٍ كَاتِبِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ كَتَبَ مُعَاوِيَةُ إِلَى الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ اكْتُبْ إِلَيَّ بِمَا سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَانِي الْمُغِيرَةُ قَالَ فَكَتَبَ إِلَيْهِ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا انْصَرَفَ مِنْ الصَّلَاةِ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Musnad Ahmad 17522: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ashim] telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin Syibl] dari Amir dari [Warrad] juru tulis Al Mughirah bin Syu'bah, ia berkata: "Mu'awiyah menulis surat kepada Al Mughirah bin Syu'bah, 'Tulislah untukku sesuatu yang pernah engkau dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.' Maka Al Mughirah pun memanggilku." Warrad berkata: "Lalu Al Mughirah menulis untuk Mu'awiyah, "Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sesuai shalat membaca: 'LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU, ALLAHUMMA LAA MAANI'A LIMAA A'THAIT WALAA MU'THIYA LIMAA MANA'TA WALAA YANFA'U DZAL JADDI MINKAL JADD (Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala pujian dan kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya. Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan).'"
Grade
مسند أحمد ١٧٥٢٣: وَسَمِعْتُهُ يَنْهَى عَنْ قِيلَ وَقَالَ وَعَنْ كَثْرَةِ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةِ الْمَالِ وَعَنْ وَأْدِ الْبَنَاتِ وَعُقُوقِ الْأُمَّهَاتِ وَمَنْعٍ وَهَاتِ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ أَنْبَأَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ عَبْدَةَ عَنْ وَرَّادٍ عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَلَّمَ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ مِثْلَ حَدِيثِ الْمُغِيرَةِ إِلَّا أَنَّهُ لَمْ يَذْكُرْ وَأْدَ الْبَنَاتِ
Musnad Ahmad 17523: "Dan aku mendengar beliau melarang dari mengatakan sesuatu yang tidak jelas sumbernya, banyak bertanya, menyia-nyiakan harta, membunuh anak-anak wanita, durhaka kepada ibu dan menahan hak orang lain." Telah menceritakan kepada kami [Ali] telah memberitakan kepada kami [Al Jurairi] dari [Abdah] dari [Warrad] dari [Al Mughirah bin Syu'bah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa setelah salam beliau membaca: "LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU, ALLAHUMMA LAA MAANI'A LIMAA A'THAIT WALAA MU'THIYA LIMAA MANA'TA (Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala pujian dan kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah)." Seperti hadits Al Mughirah, hanya saja ia tidak menyebutkan 'membunuh anak-anak perempuan'."
Grade