مسند أحمد ١٢٢٠٨: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا تَزَوَّجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْنَبَ أَهْدَتْ إِلَيْهِ أُمُّ سُلَيْمٍ حَيْسًا فِي تَوْرٍ مِنْ حِجَارَةٍ قَالَ أَنَسٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاذْهَبْ فَادْعُ مَنْ لَقِيتَ فَجَعَلُوا يَدْخُلُونَ يَأْكُلُونَ وَيَخْرُجُونَ وَوَضَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ عَلَى الطَّعَامِ وَدَعَا فِيهِ وَقَالَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ وَلَمْ أَدَعْ أَحَدًا لَقِيتُهُ إِلَّا دَعَوْتُهُ فَأَكَلُوا حَتَّى شَبِعُوا وَخَرَجُوا فَبَقِيَتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ فَأَطَالُوا عَلَيْهِ الْحَدِيثَ فَجَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِي مِنْهُمْ أَنْ يَقُولَ لَهُمْ شَيْئًا فَخَرَجَ وَتَرَكَهُمْ فِي الْبَيْتِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتَ النَّبِيِّ إِلَّا أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَى طَعَامٍ غَيْرَ نَاظِرِينَ إِنَاهُ وَلَكِنْ إِذَا دُعِيتُمْ فَادْخُلُوا حَتَّى بَلَغَ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ }
Musnad Ahmad 12208: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Abu Utsman] dari [Anas] berkata: ketika Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam menikahi Zainab, Umu Sulaim memberi hadiah berupa hais yang ditaruh dalam cowek batu. Anas berkata: Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam lalu bersabda, "Pergilah dan undanglah orang yang kau jumpai. Mereka mulai masuk, makan, dan keluar. Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam meletakkan tangannya diatas makanan dan berdo'a. (Anas bin Malik) berkata: dengan kehendak Allah saya tetap memanggil orang yang aku jumpai lalu mereka makan sampai kenyang dan pergi, dan tersisa sekelompok dari mereka. Mereka berlama-lama bicara, hingga Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam merasa malu untuk menegur. Maka beliau keluar dan meninggalkan mereka didalam rumah. Maka Allah 'azza wajalla menurunkan, "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah…" sampai "Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka"
Grade
مسند أحمد ١٢٢٠٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُ صَبَّحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ بُكْرَةً وَقَدْ خَرَجُوا بِالْمَسَاحِي فَلَمَّا نَظَرُوا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا مُحَمَّدٌ وَالْخَمِيسُ فَرَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ وَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ
Musnad Ahmad 12209: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirrin] berkata: saya mendengar [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam menyerang yahudi Khaibar pada pagi dini dan musuh telah memasuki perkemahan. Tatkala mereka melihat Rasulullah, mereka berkata: awas Muhammad dan pasukannya. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam lalu mengangkat kedua tangannya dan bersabda, "Allahu akbar, yahudi khaibar akan berantakan, jika kami telah menginjak kaki di bumi musuh, maka tunggulah kesudahan yang buruk esok paginya, bagi mereka yang telah diberi peringatan.
Grade
مسند أحمد ١٢٢١٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ لَمَّا أَتَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ فَوَجَدَهُمْ حِينَ خَرَجُوا إِلَى زُرُوعِهِمْ وَمَعَهُمْ مَسَاحِيهِمْ فَلَمَّا رَأَوْهُ وَمَعَهُ الْجَيْشُ نَكَصُوا فَرَجَعُوا إِلَى حِصْنِهِمْ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ
Musnad Ahmad 12210: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas] berkata: ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam datang ke khaibar, mereka sedang berkebun mereka dengan membangun kemah-kemahnya. Tatkala mereka lihat (Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam) bersama pasukannya, mereka kabur dan kembali masuk benteng. Lalu Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Allah Maha Besar, yahudi khaibar akan hancur musnah, kami jika menginjak kaki di bumi musuh, tunggulah keburukan keesokan paginya bagi kaum yang telah mendapat peringatan."
Grade
مسند أحمد ١٢٢١١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِالْبُرَاقِ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ مُسَرَّجًا مُلَجَّمًا لِيَرْكَبَهُ فَاسْتَصْعَبَ عَلَيْهِ وَقَالَ لَهُ جِبْرِيلُ مَا يَحْمِلُكَ عَلَى هَذَا فَوَاللَّهِ مَا رَكِبَكَ أَحَدٌ قَطُّ أَكْرَمُ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْهُ قَالَ فَارْفَضَّ عَرَقًا
Musnad Ahmad 12211: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas], Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam diberi Buraq pada malam diisra'kan, Buraq itu telah berpelana dan bertali agar beliau menaikinya dengan mudah, tetapi masih juga beliau kesulitan. Maka Jibril berkata: Apa yang menyebabkanmu masih kesulitan?, demi Allah, tak ada yang memboncengkanmu yang lebih mulia disisi Allah 'azza wajalla daripada buraq ini. Maka (buraq itu) berjalan dengan pelan dan menunduk.
Grade
مسند أحمد ١٢٢١٢: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رُفِعَتْ لِي سِدْرَةُ الْمُنْتَهَى فِي السَّمَاءِ السَّابِعَةِ نَبْقُهَا مِثْلُ قِلَالِ هَجَرَ وَوَرَقُهَا مِثْلُ آذَانِ الْفِيَلَةِ يَخْرُجُ مِنْ سَاقِهَا نَهْرَانِ ظَاهِرَانِ وَنَهْرَانِ بَاطِنَانِ فَقُلْتُ يَا جِبْرِيلُ مَا هَذَانِ قَالَ أَمَّا الْبَاطِنَانِ فَفِي الْجَنَّةِ وَأَمَّا الظَّاهِرَانِ فَالنِّيلُ وَالْفُرَاتُ
Musnad Ahmad 12212: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas bin Malik], Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Sidratul Muntaha diangkat padaku di langit yang ke-tujuh. Bentuknya sebagaimana batu berlubang kubahnya sebagaimana telinga gajah, keluar dari celahnya dua sungai dan dua bukit. Dan dua sungai yang tidak kelihatan." Lalu aku (Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam) berkata: "Wahai Jibril, apakah kedua sungai itu?." Dia (Jibril) menjawab, "Yang tidak kelihatan itu adalah sungai di surga dan yang kelihatan adalah sungai Nil dan Eufrat."
Grade
مسند أحمد ١٢٢١٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ لَمْ يَكُنْ أَحَدٌ أَشْبَهَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ وَفَاطِمَةَ صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِينَ
Musnad Ahmad 12213: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata telah mengabarkanpada kami [Ma'mar] dari [az-Zuhri] berkata: telah mengabarkanpadaku [Anas bin Malik] berkata: "Tidak ada seorangpun yang paling mirip dengan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam selain dari Al Hasan bin Ali dan Fathimah. Semoga kesejahteraan Allah limpahkan kepada mereka semua."
Grade
مسند أحمد ١٢٢١٤: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ { إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ } أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ هُوَ نَهَرٌ فِي الْجَنَّةِ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَيْتُ نَهْرًا فِي الْجَنَّةِ حَافَّتَاهُ قِبَابُ اللُّؤْلُؤِ فَقُلْتُ مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ قَالَ هَذَا الْكَوْثَرُ الَّذِي أَعْطَاكَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
Musnad Ahmad 12214: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan pada kami [Ma'mar] dari [Qatadah] dari [Anas] tentang firman Allah 'azza wajalla, INNA 'ATHOINAKA AL-KAUTSAR, Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Yaitu sungai di surga." Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Saya melihat sungai di surga kedua tepinya terdiri dari batu permata, maka aku berkata: "Wahai Jibril, apakah ini?." (Dia) menjawab, "Ini adalah al-kautsar yang Allah 'azza wajalla berikan padamu."
Grade
مسند أحمد ١٢٢١٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتَمَرَاتٌ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ تَمَرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ
Musnad Ahmad 12215: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman] berkata: telah bercerita kepadaku [Tsabit al-Bunani] dari [Anas bin Malik] berkata: "Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam berbuka dengan berberapa butir kurma basah sebelum shalat, dan jika tidak ada kurma basah maka berbuka dengan kurma kering, dan jika tidak ada kurma kering maka berbuka dengan beberapa teguk air."
Grade
مسند أحمد ١٢٢١٨: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ مُنَادِيَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَادَى إِنَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يَنْهَيَانِكُمْ عَنْ أَكْلِ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ فَإِنَّهَا رِجْسٌ
Musnad Ahmad 12218: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirrin] dari [Anas], Juru siar Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam mengumumkan 'Allah dan Rasul-Nya melarang kalian makan daging keledai tunggangan, karena yang demikian adalah kekejian.
Grade
مسند أحمد ١٢٢٢٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ يَوْمَ الْفَتْحِ وَعَلَيْهِ الْمِغْفَرُ فَجَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ هَذَا ابْنُ خَطَلٍ مُتَعَلِّقٌ بِالْأَسْتَارِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْتُلُوهُ
Musnad Ahmad 12220: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Ibnu Syihab] berkata: telah mengabarkan padaku [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam memasuki kota Makkah saat fathu Makkah, dengan membawa mighfar (sesuatu yang diletakkan diatas kepala bagi para tahanan). Maka datang seorang laki-laki seraya berujar 'itu Ibnu Khathal bersembunyi dalam kain'. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Bunuhlah!."
Grade