سنن النسائي ١٠١٦: أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِصَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَامَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ أَوَّلَ مَرَّةٍ ثُمَّ لَمْ يُعِدْ
Sunan Nasa'i 1016: Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata: telah memberitakan kepada kami ['Abdullah bin Al Mubarak] dari [Sufyan] dari ['Ashim bin Kulaib] dari ['Abdurrahman bin Al Aswad] dari ['Alqamah] dari ['Abdullah] dia berkata: "Maukah kalian aku beritahu tentang cara shalat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam? Beliau mengangkat kedua tangan pertama kali kemudian tidak mengulanginya."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Dha'if,
سنن الدارمي ١٠١٧: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَدِيٍّ قَالَ سَأَلْتُ عَبْدَ الْكَرِيمِ عَنْ الْحَائِضِ فَقَالَ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لَقَدْ عَلِمَتْ أُمُّ عِمْرَانَ أَنِّي أَطْعُنُ فِي أَلْيَتِهَا يَعْنِي وَهِيَ حَائِضٌ
Sunan Darimi 1017: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Isa] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin 'Adi] ia berkata: "Aku bertanya kepada [Abdul Karim] tentang seorang wanita yang haid", ia menjawab: [Ibrahim] pernah berkata; "Sungguh Ummu Imran mengetahui bahwa aku mendatangi bagian atas kemaluannya, yaitu saat haid".
Grade
مسند أحمد ١٠١٧: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ و حَدَّثَنَاه خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ الْبَزَّارُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَذَبَ عَلَى عَيْنَيْهِ كُلِّفَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَقْدًا بَيْنَ طَرَفَيْ شَعِيرَةٍ
Musnad Ahmad 1017: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, berkata: dan telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Hisyam Al Bazzar] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abdul 'A'la] dari [Abu Abdurrahman] dari [Ali] radliyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Barangsiapa berdusta atas kedua matanya niscaya akan dibebankan kepadanya untuk mengikat dua ujung tepung pada Hari Kiamat."
Grade
مسند أحمد ١٠١٨: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبُو بَحْرٍ عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ غِيَاثٍ الْبَصْرِيُّ وَحَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ وَسُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَيُّوبَ قَالُوا حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ كُنْتُ رَجُلًا مَذَّاءً فَاسْتَحْيَيْتُ أَنْ أَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَنَّ ابْنَتَهُ كَانَتْ عِنْدِي فَأَمَرْتُ رَجُلًا فَسَأَلَهُ فَقَالَ مِنْهُ الْوُضُوءُ
Musnad Ahmad 1018: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku [Abu Bahr Abdul Wahid bin Ghiyats Al Bashri] dan telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar] dan [Sufyan bin Waki'] dan telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Muhammad bin Ayyub] mereka berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin 'Ayyasy] dari [Abu Hushain] dari [Abu Abdurrahman As Sulami] dari [Ali] radliyallahu 'anhu, berkata: Saya adalah lelaki yang sering mengeluarkan madzi dan saya malu bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam karena anak perempuannya menjadi istriku. Lantas saya menyuruh seseorang untuk menanyakannya. Beliau menjawab: "Jika mendapatinya maka cukup berwudlu."
Grade
سنن الدارمي ١٠١٨: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ عَطَاءً عَنْ الْحَائِضِ فَلَمْ يَرَ بِمَا دُونَ الدَّمِ بَأْسًا
Sunan Darimi 1018: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Malik bin Mighwal] ia berkata: "Seorang laki-laki bertanya kepada ['Atha`] tentang wanita yang haid, ia tidak menganggap masalah (mencumbui) di selain tempat keluarnya darah (kemaluan)."
Grade
سنن النسائي ١٠١٨: أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ وَحَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اعْتَدِلُوا فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ وَلَا يَبْسُطْ أَحَدُكُمْ ذِرَاعَيْهِ كَالْكَلْبِ
Sunan Nasa'i 1018: Telah mengabarkan kepada kami [Suwaid bin Nashr] dia berkata: telah memberitakan kepada kami ['Abdullah bin Al Mubarak] dari [Sa'id bin Abu 'Arubah] dan [Hammad bin Salamah] dari [Qatadah] dari [Anas] dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Luruskanlah saat ruku' dan sujud, serta janganlah salah seorang dari kalian menghamparkan kedua lengannya di tanah seperti anjing."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن الدارمي ١٠١٩: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ إِذَا حِضْتُ أَمَرَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَّزِرُ وَكَانَ يُبَاشِرُنِي
Sunan Darimi 1019: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Al `Aswad] dari [Aisyah] radliallahu 'anha ia berkata: "Jika aku mengalami haid, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkanku untuk memakai sarung, kemudian beliau mencumbuiku".
Grade
سنن الدارمي ١٠٢٠: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ حَدَّثَنِي مَيْمُونُ بْنُ مِهْرَانَ قَالَ سُئِلَتْ عَائِشَةُ مَا يَحِلُّ لِلرَّجُلِ مِنْ امْرَأَتِهِ وَهِيَ حَائِضٌ قَالَتْ مَا فَوْقَ الْإِزَارِ
Sunan Darimi 1020: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Al 'Auza'i] telah menceritakan kepadaku [Maimun bin Mihran] ia berkata: [Aisyah] radliallahu 'anha pernah ditanya: "Apa saja yang dihalalkan bagi seorang laki-laki terhadap isterinya yang sedang haid?", ia menjawab: "Apa saja yang berada di atas kain sarungnya."
Grade
سنن النسائي ١٠٢٠: أَخْبَرَنِي أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ الرُّبَاطِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَنْبَأَنَا عَمْرٌو وَهُوَ ابْنُ أَبِي قَيْسٍ عَنْ الزُّبَيْرِ بْنِ عَدِيٍّ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ وَعَلْقَمَةَ قَالَا صَلَّيْنَا مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ فِي بَيْتِهِ فَقَامَ بَيْنَنَا فَوَضَعْنَا أَيْدِيَنَا عَلَى رُكَبِنَا فَنَزَعَهَا فَخَالَفَ بَيْنَ أَصَابِعِنَا وَقَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُهُ
Sunan Nasa'i 1020: Telah mengabarkan kepada kami [Ahmad bin Sa'id Ar Rubathiy] dia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman bin 'Abdullah] dia berkata: telah memberitakan kepada kami ['Amr bin Abu Qais] dari [Az Zubair bin 'Adiy] dari [Ibrahim] dari [Al Aswad] dan ['Alqamah] mereka berdua berkata: "Kami shalat bersama [Abdullah bin Mas'ud] di rumahnya, dan ia berdiri di antara kami. Kami meletakkan tangan-tangan kami di atas lutut kami, lalu ia menariknya dan merapatkan jari-jari kami, kemudian berkata: 'Aku melihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan hal ini'."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih (1031),
سنن النسائي ١٠٢١: أَخْبَرَنَا نُوحُ بْنُ حَبِيبٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ عَلَّمَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ فَقَامَ فَكَبَّرَ فَلَمَّا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ طَبَّقَ يَدَيْهِ بَيْنَ رُكْبَتَيْهِ وَرَكَعَ فَبَلَغَ ذَلِكَ سَعْدًا فَقَالَ صَدَقَ أَخِي قَدْ كُنَّا نَفْعَلُ هَذَا ثُمَّ أُمِرْنَا بِهَذَا يَعْنِي الْإِمْسَاكَ بِالرُّكَبِ
Sunan Nasa'i 1021: Telah mengabarkan kepada kami [Nuh bin Habib] dia berkata: telah memberitakan kepada kami [Ibnu Idris] dari ['Ashim bin Kulaib] dari ['Abdurrahman bin Al Aswad] dari ['Alqamah] dari ['Abdullah] dia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengajari kami tentang cara shalat." Lalu dia berdiri dan bertakbir, dan ketika hendak ruku' dia merapatkan kedua tangannya di antara kedua lututnya, lantas ia ruku". Hal tersebut sampai kepada [Sa'ad], maka dia berkata: "Saudaraku benar, kami dulu juga melakukan hal ini. Kemudian kami disuruh melakukan hal ini -yakni memegang lutut-."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,