Hadits Tentang Iman

Musnad Ahmad #19132

مسند أحمد ١٩١٣٢: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ وَعَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ وَكَانَ رَجُلًا مَبْسُورًا قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الصَّلَاةِ وَالرَّجُلُ قَاعِدٌ فَقَالَ مَنْ صَلَّى قَائِمًا فَهُوَ أَفْضَلُ وَمَنْ صَلَّى قَاعِدًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَائِمِ وَمَنْ صَلَّى نَائِمًا فَلَهُ نِصْفُ أَجْرِ الْقَاعِدِ

Musnad Ahmad 19132: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Abdussamad], telah menceritakan kepada kami [Ayahku], telah menceritakan kepada kami [Husain], dari [Ibnu Buraidah] dan ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits], telah menceritakan kepada kami [Husain Al Mu'allim], telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Buraidah] berkata: telah menceritakan kepadaku ['Imran bin Hushain] ia berkata: seorang laki-laki yang menderita wasir berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalatnya seseorang dengan duduk, beliau bersabda: "Barangsiapa shalat dengan berdiri, maka ia lebih utama dan barangsiapa shalat dengan duduk, maka pahalanya setengah dari shalat dengan berdiri, dan barangsiapa shalat dengan berbaring, pahalanya setengah dari shalat dengan duduk."

Grade

Musnad Ahmad #19133

مسند أحمد ١٩١٣٣: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَاجِبُ بْنُ عُمَرَ أَبُو خُشَيْنَةَ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ الْأَعْرَجِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا بِغَيْرِ حِسَابٍ قَالَ مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ هُمْ الَّذِينَ لَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَكْتَوُونَ وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Musnad Ahmad 19133: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami [Abdussamad], telah menceritakan kepada kami [Hajib bin Umar Abu Khusyainah Ats Tsaqafi], telah menceritakan kepada kami [Al Hakam bin Al A'raj], telah menceritakan kepada kami ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tujuh puluh ribu dari ummatku akan masuk surga tanpa hisab dan azab, mereka adalah orang-orang yang tidak berobat dengan kay, tidak meruqyah, tidak bertathayyur dan hanya kepada Rabbnya mereka bertawakal."

Grade

Musnad Ahmad #19135

مسند أحمد ١٩١٣٥: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ سَمِعْتُ مُطَرِّفَ بْنَ الشِّخِّيرِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَقَلَّ سَاكِنِي أَهْلِ الْجَنَّةِ النِّسَاءُ

Musnad Ahmad 19135: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan padaku [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], telah menceritakan kepada kami [Abu At Tayyah] ia berkata: Aku mendengar [Mutharrif bin Syikhkhir] dari ['Imran bin Hushain] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya wanita adalah penghuni surga yang paling sedikit."

Grade

Musnad Ahmad #19138

مسند أحمد ١٩١٣٨: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْكَيِّ فَاكْتَوَيْنَا فَلَمْ يُفْلِحْنَ وَلَمْ يُنْجِحْنَ

Musnad Ahmad 19138: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku Ayahku, telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami terapi dengan kay, namun kami tetap berobat dengan kay, ternyata kami tidak pernah beruntung dan tidak pernah berhasil (tidak sembuh)."

Grade

Musnad Ahmad #19141

مسند أحمد ١٩١٤١: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَوْ غَيْرِهِ أَنَّ حُصَيْنًا أَوْ حَصِينًا أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ لَعَبْدُ الْمُطَّلِبِ كَانَ خَيْرًا لِقَوْمِهِ مِنْكَ كَانَ يُطْعِمُهُمْ الْكَبِدَ وَالسَّنَامَ وَأَنْتَ تَنْحَرُهُمْ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ فَقَالَ لَهُ مَا تَأْمُرُنِي أَنْ أَقُولَ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ قِنِي شَرَّ نَفْسِي وَاعْزِمْ لِي عَلَى أَرْشَدِ أَمْرِي قَالَ فَانْطَلَقَ فَأَسْلَمَ الرَّجُلُ ثُمَّ جَاءَ فَقَالَ إِنِّي أَتَيْتُكَ فَقُلْتَ لِي قُلْ اللَّهُمَّ قِنِي شَرَّ نَفْسِي وَاعْزِمْ لِي عَلَى أَرْشَدِ أَمْرِي فَمَا أَقُولُ الْآنَ قَالَ قُلْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَخْطَأْتُ وَمَا عَمَدْتُ وَمَا عَلِمْتُ وَمَا جَهِلْتُ

Musnad Ahmad 19141: Telah menceritakan kepada kami [Hasan], telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Manshur] dari [Rabi'i bin Hirasy] dari ['Imran bin Hushain] atau yang lain bahwa seseorang bernama Hushain atau Hashin datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sambil berkata: "Wahai Muhammad, sungguh Abdul Muthallib adalah orang terbaik bagi kaumnya daripada kamu. Ia memberi makan kaumnya dengan hati dan punuk unta, sementara kamu menyembelih mereka." Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda sebagaimana yang di kehendaki Allah. Laki-laki itu berkata lagi: "Lalu apa yang anda suruh untuk aku katakan?." Beliau bersabda: "Katakanlah: Allahumma Qinii syarra nafsi wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku dan tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku)." 'Imran bin Hushain berkata: "Lalu laki-laki itu itu pergi dan masuk Islam, kemudian datang lagi sambil berkata: "Aku datang kepadamu lalu engkau menyuruhku untuk membaca: Allahumma Qinii syarra nafsii wa 'A'zimlii 'ala 'arsyadi amrii (Ya Allah, jagalah daku dari kejahatan diriku dan tunjukilah daku kepada kebaikan urusanku), lantas apa yang aku katakan sekarang?." Beliau bersabda: "Katakanlah: Allahummaghfirlii maa asrartu wamaa 'a'lantu wamaa akhtha'tu wamaa 'amadtu wamaa 'alimtu wamaa jahiltu (Ya Allah, ampunilah daku dari dosa yang tersembunyi dan yang nampak, yang lalai maupun yang disengaja, yang aku tahu maupun tidak)."

Grade

Musnad Ahmad #19142

مسند أحمد ١٩١٤٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ جُدْعَانَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ أَكَلَ الطَّعَامَ وَمَشَى فِي الْأَسْوَاقِ يَعْنِي الدَّجَّالَ

Musnad Ahmad 19142: Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Abdullah], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Jud'an] dari [Al Hasan] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Dajjal juga memakan makanan dan berjalan dipasar-pasar."

Grade

Musnad Ahmad #19146

مسند أحمد ١٩١٤٦: حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ خَيْثَمَةَ لَيْسَ فِيهِ عَنْ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ قَالَ مَرَّ عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ بِرَجُلٍ يَقُصُّ فَقَالَ عِمْرَانُ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ وَسَلُوا اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَجِيءَ قَوْمٌ يَسْأَلُونَ النَّاسَ بِهِ

Musnad Ahmad 19146: Telah menceritakan kepada kami [Mu'ammal], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al 'A'masy] dari [Haitsamah], -tidak ada di dalamnya riwayat dari Al Hasan Al Bashri- ia berkata: 'Imran bin Hushain pernah melewati seseorang yang tengah berkisah, lalu 'Imran berkata: "Inna Lillahi Wa inna Ilaihi Raaji'uun, Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bacalah Al Qur'an dan mintalah kepada Allah Tabaraka Wata'ala sebelum datang sekelompok kaum yang meminta minta kepada manusia."

Grade

Musnad Ahmad #19149

مسند أحمد ١٩١٤٩: حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ أَخْبَرَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ وَيْحَكَ مَا هَذِهِ قَالَ مِنْ الْوَاهِنَةِ قَالَ أَمَا إِنَّهَا لَا تَزِيدُكَ إِلَّا وَهْنًا انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِيَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَدًا

Musnad Ahmad 19149: Telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Walid], telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melihat lengan seorang lelaki yang memakai gelang -menurut pendapatku ia mengatakan: (gelang) dari kuningan- Lalu beliau bersabda: "Celakalah kamu, apa maksud dari gelang ini?" Orang tersbut menjawab: "Ini untuk mengobati penyakit wahinah! Beliau bersabda: "Ketahuilah sesungguhnya benda ini tidak akan menambahmu melainkan kesengsaraan, lepaskanlah ia darimu! Sebab kalau kamu mati dan benda itu masih melekat padamu, maka kamu tidak akan beruntung selamanya."

Grade

Musnad Ahmad #19153

مسند أحمد ١٩١٥٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَعَفَّانُ قَالَا ثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ قَالَ عَفَّانُ أَخْبَرَنَا أَبُو التَّيَّاحِ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْكَيِّ فَاكْتَوَيْنَا فَمَا أَفْلَحْنَ وَلَا أَنْجَحْنَ وَقَالَ عَفَّانُ فَلَمْ يُفْلِحْنَ وَلَمْ يُنْجِحْنَ

Musnad Ahmad 19153: Telah menceritakan kepada kami [Abdushamad] dan [Affan], keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah menceritakan kepada kami [Abu Tayyah]. - ['Affan] mengatakan: telah mengabarkan pada kami [Abu Tayyah] - dari [Mutharrif] dari ['Imran bin Hushain] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami berobat dengan kay, namun kami tetap melakukannya akan tetapi kami tidak pernah berhasil dan tidak pernah beruntung." ['Affan] mengatakan (dengan redaksi): "falam yuflihna walam yunjihna (kami tidak pernah beruntung dan tidak pernah berhasil)."

Grade

Musnad Ahmad #19158

مسند أحمد ١٩١٥٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنِ الْحَسَنِ الْبَصْرِيِّ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا أَعْتَقَ عِنْدَ مَوْتِهِ سِتَّةَ رَجْلَةٍ لَهُ فَجَاءَ وَرَثَتُهُ مِنْ الْأَعْرَابِ فَأَخْبَرُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَا صَنَعَ قَالَ أَوَفَعَلَ ذَلِكَ قَالَ لَوْ عَلِمْنَا إِنْ شَاءَ اللَّهُ مَا صَلَّيْنَا عَلَيْهِ قَالَ فَأَقْرَعَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ مِنْهُمْ اثْنَيْنِ وَرَدَّ أَرْبَعَةً فِي الرِّقِّ

Musnad Ahmad 19158: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hammad], telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Simak bin Harb] dari [Al Hasan Al Bashri] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seseorang telah memerdekakan enam budaknya sebelum wafatnya, lalu ahli warisnya dari arab badui datang, lalu mereka memberitahukan kepada Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam mengenai sesuatu yang telah ia lakukan, lalu Rasulullah Shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kalaulah kami tahu, insya Allah kami tidak akan menshalatkan jenazahnya." 'Imran berkata: "Lalu beliau mengundi budak-budak tersebut, beliau membebaskan yang dua dan menetapkan yang empat menjadi budak."

Grade