مسند أحمد ١٦٧٥٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ الْأَزْرَقِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيْرَتَانِ إِحْدَاهُمَا يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالْأُخْرَى يُبْغِضُهَا اللَّهُ وَمَخِيلَتَانِ إِحْدَاهُمَا يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالْأُخْرَى يُبْغِضُهَا اللَّهُ الْغَيْرَةُ فِي الرَّمْيَةِ يُحِبُّهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالْغَيْرَةُ فِي غَيْرِهِ يُبْغِضُهَا اللَّهُ وَالْمَخِيلَةُ إِذَا تَصَدَّقَ الرَّجُلُ يُحِبُّهَا اللَّهُ وَالْمَخِيلَةُ فِي الْكِبْرِ يُبْغِضُهَا اللَّهُ
Musnad Ahmad 16757: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Yahya bin Abi Katsir] dari [Zaid bin Aslam] dari [Abdullah bin Zaid Al Azraq] dari [Uqbah bin Amir Al Juhani] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ada dua ghairah (kegemaran) yang salah satu dari keduanya dicintai oleh Allah 'azza wajalla, dan yang keduanya dibenci oleh Allah. Dan ada dua Makhilah (kemewahan dan kebanggan) yang salah satunya dicintai Allah 'azza wajalla, dan yang keduanya dibenci oleh Allah 'azza wajalla. Kegemaran dalam memanah itu dicintai Allah 'azza wajalla sedangkan kegemaran pada selainnya dibenci Allah. Kemudian Makhilah, jika seseorang bersedekah maka Allah mencintainya, sedangkan Makhilah dalam kesombongan dibenci Allah."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٥٨: وَقَالَ ثَلَاثٌ مُسْتَجَابٌ لَهُمْ دَعْوَتُهُمْ الْمُسَافِرُ وَالْوَالِدُ وَالْمَظْلُومُ
Musnad Ahmad 16758: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Uqbah bin Amir]: dan Rasulullah bersabda: "Ada tiga golongan yang do'a mereka pasti dikabulkan: seorang musafir, orang tua dan orang yang terzhalimi."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٥٩: وَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ الْجَنَّةَ ثَلَاثَةً صَانِعَهُ وَالْمُمِدَّ بِهِ وَالرَّامِيَ بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Musnad Ahmad 16759: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari [Uqbah bin Amir]: Dan beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah 'azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah: orang yang membuatnya, orang yang menyiapkannya dan orang yang melemparkan dari busurnya di jalan Allah 'azza wajalla."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٦٠: حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْفَرَجُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرٍ الْأَسْلَمِيُّ عَنْ أَبِي عَلِيٍّ الْمِصْرِيِّ قَالَ سَافَرْنَا مَعَ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ فَحَضَرَتْنَا الصَّلَاةُ فَأَرَدْنَا أَنْ يَتَقَدَّمَنَا قَالَ قُلْنَا أَنْتَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا تَتَقَدَّمُنَا قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَمَّ قَوْمًا فَإِنْ أَتَمَّ فَلَهُ التَّمَامُ وَلَهُمْ التَّمَامُ وَإِنْ لَمْ يُتِمَّ فَلَهُمْ التَّمَامُ وَعَلَيْهِ الْإِثْمُ
Musnad Ahmad 16760: Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadlr] Telah menceritakan kepada kami [Al Faraj] Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Amir Al Aslami] dari [Abu Ali Al Mishri] ia berkata: "Kami melakukan safar bersama [Uqbah bin Amir Al Juhani], saat waktu shalat tiba maka kami ingin jika Uqbah yang mengimami kami. Kami lalu berkata: "Anda adalah salah seorang dari sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, namun engkau enggan untuk maju ke depan (menjadi Imam)!" Uqbah lantas berkata: "Sesungguhnya saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang mengimami suatu kaum lalu ia menyempurnakan (shalatnya), maka baginya adalah kesempurnaan dan juga bagi mereka (para makmum). Namun, jika ia tidak menyempurnakannya, maka kesempurnaan itu tetap bagi mereka (para makmum) sementara dosa akan dipikulkan ke atasnya."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٦١: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى عَلَى قَتْلَى أُحُدٍ بَعْدَ ثَمَانِ سِنِينَ كَالْمُوَدِّعِ لِلْأَحْيَاءِ وَالْأَمْوَاتِ ثُمَّ طَلَعَ الْمِنْبَرَ فَقَالَ إِنِّي فَرَطُكُمْ وَأَنَا عَلَيْكُمْ شَهِيدٌ وَإِنَّ مَوْعِدَكُمْ الْحَوْضُ وَإِنِّي لَأَنْظُرُ إِلَيْهِ وَلَسْتُ أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا أَوْ قَالَ تَكْفُرُوا وَلَكِنْ الدُّنْيَا أَنْ تَنَافَسُوا فِيهَا
Musnad Ahmad 16761: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Haiwah bin Syuraih] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [Abul Khair] dari [Uqbah bin Amir], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menshalati para korban perang Uhud setelah delapan tahun, seakan-akan perpisahan antara orang yang hidup dengan orang yang telah mati. Kemudian beliau naik mimbar seraya bersabda: "Sesungguhnya saya adalah pendahulu kalian dan saya adalah saksi atas kalian. Sungguh, yang dijanjikan bagi kalian adalah telagaku, dan saya benar-benar telah melihatnya. Saya tidaklah khawatir kalian akan berbuat syirik (sepeninggalku) atau kalian akan kufur, akan tetapi yang saya khawatirkan adalah dunia yang akan kalian jadikan sebagai bahan rebutan."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٦٢: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ عِمْرَانَ حَدَّثَنِي أَبُو عُشَّانَةَ الْمَعَافِرِيُّ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ كَانَتْ وَقَالَ مَرَّةً مَنْ كَانَ لَهُ ثَلَاثُ بَنَاتٍ فَصَبَرَ عَلَيْهِنَّ فَأَطْعَمَهُنَّ وَسَقَاهُنَّ وَكَسَاهُنَّ مِنْ جِدَّتِهِ كُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنْ النَّارِ
Musnad Ahmad 16762: Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman Abdullah bin Yazid Al Muqri] Telah menceritakan kepada kami [Harmalah bin Imran] telah menceritakan kepadaku [Abu Usyanah Al Ma'afiri] ia berkata: saya mendengar [Uqbah bin Amir Al Juhani] berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa -dan sekali waktu beliau mengatakan- barangsiapa memiliki tiga orang putri lalu ia sabar atas mereka, memberi mereka makan dan minum, atau memberi mereka pakaian dari hasil keringatnya sendiri, niscaya ketiga putrinya itu akan menjadi hijab baginya dari api neraka."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٦٣: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ مِشْرَحَ بْنَ هَاعَانَ يَقُولُ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَعَلَّقَ تَمِيمَةً فَلَا أَتَمَّ اللَّهُ لَهُ وَمَنْ تَعَلَّقَ وَدَعَةً فَلَا وَدَعَ اللَّهُ لَهُ
Musnad Ahmad 16763: Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdirrahman] telah mengabarkan kepada kami [Haiwah] telah mengabarkan kepada kami [Khalid bin Ubaid] dia berkata: saya mendengar [Misyrah bin Ha'an] berkata: saya mendengar [Uqbah bin Amir] berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa mengantungkan Tamimah (jimat) niscaya Allah tidak akan menyempurnakannya untuknya. Dan barangsiapa mengantungkan Wada'ah (sejenis rumah kerang/siput) maka Allah akan menelantarkan baginya."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٦٤: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ عَمْرٍو أَنَّ مِشْرَحَ بْنَ هَاعَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَوْ كَانَ مِنْ بَعْدِي نَبِيٌّ لَكَانَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ
Musnad Ahmad 16764: Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Haiwah] Telah menceritakan kepada kami [Bakr bin Amr] bahwa [Misyrah bin Ha'an] mengabarkan kepadanya, bahwa ia mendegar [Uqbah bin Amir] berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sekiranya setelahku ada lagi seorang Nabi, niscaya ia adalah Umar bin Khathab."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٦٥: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنَا بَكْرُ بْنُ عَمْرٍو أَنَّ مِشْرَحَ بْنَ هَاعَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَهْلُ الْيَمَنِ أَرَقُّ قُلُوبًا وَأَلْيَنُ أَفْئِدَةً وَأَنْجَعُ طَاعَةً
Musnad Ahmad 16765: Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdirrahman] Telah menceritakan kepada kami [Haiwah] telah mengabarkan kepada kami [Bakr bin Amr] bahwa [Misyrah bin Ha'an] mengabarkan kepadanya, bahwa ia mendengar [Uqbah bin Amir] berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya penduduk Yaman adalah kuam yang hatinya peka dan lembut, serta lebih konsisten dalam ketaatan."
Grade
مسند أحمد ١٦٧٦٦: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنِي بَكْرُ بْنُ عَمْرٍو أَنَّ شُعَيْبَ بْنَ زُرْعَةَ أَخْبَرَهُ قَالَ حَدَّثَنِي عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ الْجُهَنِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِأَصْحَابِهِ لَا تُخِيفُوا أَنْفُسَكُمْ أَوْ قَالَ الْأَنْفُسَ فَقِيلَ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا نُخِيفُ أَنْفُسَنَا قَالَ الدَّيْنَ
Musnad Ahmad 16766: Telah menceritakan kepada kami [Abu Abdurrahman] Telah menceritakan kepada kami [Haiwah] telah menceritakan kepadaku [Bakr bin Amru] bahwa [Syu'aib bin Zur'ah] mengabarkan kepadanya, ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Uqbah bin Amir Al Juhani] bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabatnya: "Janganlah kalian menakut-nakuti diri kalian sendiri." Lalu ditanyakan kepada beliau, "Wahai Rasulullah, dengan apa kami menakut-nakuti diri kami sendiri? ' beliau menjawab: "Dengan utang."
Grade