صحيح البخاري ٥٧٧٥: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ثُمَامَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا سَلَّمَ سَلَّمَ ثَلَاثًا وَإِذَا تَكَلَّمَ بِكَلِمَةٍ أَعَادَهَا ثَلَاثًا
Shahih Bukhari 5775: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdush Shamad] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Tsumamah bin Abdullah] dari [Anas] radliallahu 'anhu bahwa: "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberi salam, beliau memberi salam hingga tiga kali, dan apabila berbicara biasanya beliau mengulanginya hingga tiga kali."
مسند أحمد ٥٧٧٥: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَزَعَ يَدًا مِنْ طَاعَةٍ فَلَا حُجَّةَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَنْ مَاتَ مُفَارِقًا لِلْجَمَاعَةِ فَقَدْ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً
Musnad Ahmad 5775: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman yakni Abdillah bin Dinar] dari [Zaid bin Aslam] dari [Abdullah bin Umar] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menarik tangannya dari keta'atan, tidak ada hujjah baginya pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang meninggal dunia dengan berpisah dari jama'ah, dia meninggal dalam keadaan jahiliyah."
Grade
مسند أحمد ٥٧٧٦: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا النَّاسُ كَالْإِبِلِ الْمِائَةِ لَا تَكَادُ تَجِدُ فِيهَا رَاحِلَةً
Musnad Ahmad 5776: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Zaid bin Aslam] dari [Ibnu Umar] Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan manusia seperti seratus ekor unta, tidak kamu dapati satu pun yang layak dijadikan kendaraan."
Grade
صحيح البخاري ٥٧٧٦: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ خُصَيْفَةَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كُنْتُ فِي مَجْلِسٍ مِنْ مَجَالِسِ الْأَنْصَارِ إِذْ جَاءَ أَبُو مُوسَى كَأَنَّهُ مَذْعُورٌ فَقَالَ اسْتَأْذَنْتُ عَلَى عُمَرَ ثَلَاثًا فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي فَرَجَعْتُ فَقَالَ مَا مَنَعَكَ قُلْتُ اسْتَأْذَنْتُ ثَلَاثًا فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي فَرَجَعْتُ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَأْذَنَ أَحَدُكُمْ ثَلَاثًا فَلَمْ يُؤْذَنْ لَهُ فَلْيَرْجِعْ فَقَالَ وَاللَّهِ لَتُقِيمَنَّ عَلَيْهِ بِبَيِّنَةٍ أَمِنْكُمْ أَحَدٌ سَمِعَهُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ وَاللَّهِ لَا يَقُومُ مَعَكَ إِلَّا أَصْغَرُ الْقَوْمِ فَكُنْتُ أَصْغَرَ الْقَوْمِ فَقُمْتُ مَعَهُ فَأَخْبَرْتُ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ذَلِكَ وَقَالَ ابْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنِي ابْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ خُصَيْفَةَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ سَمِعْتُ أَبَا سَعِيدٍ بِهَذَا
Shahih Bukhari 5776: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Khushaifah] dari [Busr bin Sa'id] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dia berkata: "Saya pernah berada di majlis dari majlisnya orang-orang Anshar, tiba-tiba [Abu Musa] datang dalam keadaan kalut, lalu dia berkata: "Aku (tadi) meminta izin kepada Umar hingga tiga kali, namun ia tidak memberiku izin, maka aku hendak kembali pulang, lalu Umar bertanya: "Apa yang membuatmu hendak kembali pulang?" jawabku: "Aku (tadi) meminta izin hingga tiga kali, namun aku tidak diberi izin, maka aku hendak kembali pulang, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian meminta izin, namun tidak diberi izin, hendaknya ia kembali pulang." Maka Umar pun berkata: "Demi Allah, sungguh kamu harus memberiku satu bukti yang jelas, " (kata Abu Musa) "Apakah di antara kalian ada yang pernah mendengarnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam?" lalu Ubay bin Ka'ab angkat bicara: "Demi Allah, tidaklah ada orang yang akan bersamamu melainkan orang yang paling muda di antara mereka, sedangkan akulah orang yang paling muda." Lalu aku pergi bersamanya menemui Umar, dan aku pun memberitahukan kepada Umar bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata seperti itu." Dan [Ibnu Mubarak] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Ibnu Uyainah] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Khushaifah] dari [Busr bin Sa'id] saya mendengar [Abu Sa'id] seperti ini.
صحيح البخاري ٥٧٧٧: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ ذَرٍّ و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ ذَرٍّ أَخْبَرَنَا مُجَاهِدٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَجَدَ لَبَنًا فِي قَدَحٍ فَقَالَ أَبَا هِرٍّ الْحَقْ أَهْلَ الصُّفَّةِ فَادْعُهُمْ إِلَيَّ قَالَ فَأَتَيْتُهُمْ فَدَعَوْتُهُمْ فَأَقْبَلُوا فَاسْتَأْذَنُوا فَأُذِنَ لَهُمْ فَدَخَلُوا
Shahih Bukhari 5777: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah menceritakan kepada kami ['Umar bin Dzar], dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Muqatil] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Umar bin Dzar] telah mengabarkan kepada kami [Mujahid] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu dia berkata: "Aku pernah masuk bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu kami mendapatkan semangkok susu, beliau bersabda: "Wahai Abu Hurairah, temuilah ahli Shuffah dan panggilah mereka kemari." Abu Hurairah berkata: "Lantas aku menemui mereka dan memanggilnya, setelah itu mereka memenuhi panggilan beliau dan meminta izin masuk, setelah mereka di izinkan masuk, barulah mereka masuk."
مسند أحمد ٥٧٧٧: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ بِلَالًا لَا يَدْرِي مَا اللَّيْلُ فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُنَادِيَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ
Musnad Ahmad 5777: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Zaid bin Aslam] dari [Ibnu Umar], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Bilal tidak mengetahui malam semestinya, maka makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan."
Grade
مسند أحمد ٥٧٧٨: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ بِلَالًا يُنَادِي بِلَيْلٍ فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى تَسْمَعُوا تَأْذِينَ ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ قَالَ وَكَانَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ رَجُلًا أَعْمَى لَا يُبْصِرُ لَا يُؤَذِّنُ حَتَّى يَقُولَ النَّاسُ أَذِّنْ قَدْ أَصْبَحْتَ
Musnad Ahmad 5778: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz yakni Ibnu Abdillah bin Abi Salamah] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Syihab] dari [Salim] dari [bapaknya], dia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Bilal mengumandangkan adzan masih malam, karena itu makan dan minumlah sampai kalian mendengar Ibnu Ummi Maktum (mengumandangkan adzan)." Abdullah bin Umar berkata berkata: "Ibnu Ummi Maktum adalah laki-laki tunanetra, tidak dapat melihat. Karenanya dia tidak azan kecuali setelah orang-orang berseru, 'Kumandangkanlah azan, kamu telah memasuki waktu fajar.'"
Grade
صحيح البخاري ٥٧٧٨: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْجَعْدِ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ سَيَّارٍ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ مَرَّ عَلَى صِبْيَانٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ وَقَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُهُ
Shahih Bukhari 5778: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Al Ja'd] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Sayyar] dari [Tsabit Al Bunani] dari [Anas bin Malik] radliallahu 'anhu bahwa dia pernah melewati anak-anak kecil, lalu ia memberi salam kepada mereka dan berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam juga biasa melakukan hal ini."
مسند أحمد ٥٧٧٩: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ وَحُجَيْنٌ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ الْمُؤْمِنِ مَثَلُ شَجَرَةٍ لَا تَطْرَحُ وَرَقَهَا قَالَ فَوَقَعَ النَّاسُ فِي شَجَرِ الْبَدْوِ وَوَقَعَ فِي قَلْبِي أَنَّهَا النَّخْلَةُ فَاسْتَحْيَيْتُ أَنْ أَتَكَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ النَّخْلَةُ قَالَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِعُمَرَ فَقَالَ يَا بُنَيَّ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَتَكَلَّمَ فَوَاللَّهِ لَأَنْ تَكُونَ قُلْتَ ذَلِكَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ يَكُونَ لِي كَذَا وَكَذَا
Musnad Ahmad 5779: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] dan [Hujain] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz] dari [Abdullah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] dia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah bersabda: "Perumpaman seorang mukmin adalah laksana sebuah pohon yang tidak berguguran daun-daunnya." Terbersit dalam bayangan orang-orang bahwa pohon yang dimaksud adalah pohon Badwi, namun hatiku beranggapan bahwa yang dimaksud adalah pohon kurma. Hanya saya malu untuk terus terang mengungkapkannya. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Pohon itu adalah kurma." Abdullah bin Umar berkata: Lalu saya menuturkan kisah itu kepada Umar. Dia menjawab, "Wahai anakku, apa yang menghalangimu untuk menjawab? Demi Allah, kamu terus terang mengungkapkan adalah lebih saya cintai daripada saya memiliki ini dan itu."
Grade
مسند أحمد ٥٧٨٠: حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ وَمُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِلْغَادِرِ لِوَاءً يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُقَالُ أَلَا هَذِهِ غَدْرَةُ فُلَانٍ
Musnad Ahmad 5780: Telah menceritakan kepada kami [Hujain] dan [Musa bin Dawud] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Aziz bin Abdillah] [Abdillah bin Dinar] dari [Ibnu Umar] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda: "Seorang pengkhianat akan diberi bendera pada hari kiamat, lalu dikatakan, 'Inilah pengkhianat si Fulan.'"
Grade