مسند أحمد ٤٩٧٨: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ سَالِمٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ عُمَرَ اسْتَأْذَنَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعُمْرَةِ فَأَذِنَ لَهُ فَقَالَ يَا أَخِي أَشْرِكْنَا فِي صَالِحِ دُعَائِكَ وَلَا تَنْسَنَا قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ فِي حَدِيثِهِ فَقَالَ عُمَرُ مَا أُحِبُّ أَنَّ لِي بِهَا مَا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ
Musnad Ahmad 4978: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dan [Abdurrazaq] ia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim bin Ubaidullah] dari [Salim] dari [Ibnu Umar], bahwa Umar pernah meminta izin kepada Rasulullah untuk menunaikan ibadah umrah, Rasulullah lalu memberinya izin seraya bersabda: "Wahai saudaraku, sertakanlah kami dalam doamu yang baik dan jangan lupakan kami." Abdurrazaq menyebutkan dalam haditsnya, "Umar lalu berkata: "Aku lebih senang mendengarnya dari pada melihat matahari terbit."
Grade
سنن النسائي ٤٩٧٨: أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو شِهَابٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي وَائِلٍ قَالَ خَطَبَنَا ابْنُ مَسْعُودٍ فَقَالَ كَيْفَ تَأْمُرُونِّي أَقْرَأُ عَلَى قِرَاءَةِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ بَعْدَ مَا قَرَأْتُ مِنْ فِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِضْعًا وَسَبْعِينَ سُورَةً وَإِنَّ زَيْدًا مَعَ الْغِلْمَانِ لَهُ ذُؤَابَتَانِ
Sunan Nasa'i 4978: Telah mengkhabarkan kepadaku, [Ibrahim bin Ya'qub], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Sulaiman], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Syihab], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Wail], dia berkata: [Ibnu Mas'ud] berkhutbah kepada kami, dia berkata: "Bagaimana kalian memerintahkanku untuk membaca berdasarkan bacaan Zaid bin Tsabit setelah aku membaca dari mulut Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebanyak tujuh puluh sekian surat? Sedangkan Zaid bersama beberapa orang anak dan dia memiliki dua jambul."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن النسائي ٤٩٧٩: أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُسْتَمِرِّ الْعُرُوقِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا الصَّلْتُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا غَسَّانُ بْنُ الْأَغَرِّ بْنِ حُصَيْنٍ النَّهْشَلِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي عَمِّي زِيَادُ بْنُ الْحُصَيْنِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ لَمَّا قَدِمَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ادْنُ مِنِّي فَدَنَا مِنْهُ فَوَضَعَ يَدَهُ عَلَى ذُؤَابَتِهِ ثُمَّ أَجْرَى يَدَهُ وَسَمَّتَ عَلَيْهِ وَدَعَا لَهُ
Sunan Nasa'i 4979: Telah mengkhabarkan kepada kami [Ibrahim bin Al Mustamir Al 'Uruqi], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ash Shalt bin Muhammad], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ghassan bin Al Agharr bin Hushain An Nahsyali], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [pamanku yaitu Ziyad bin Al Hushain] dari [ayahnya], dia berkata: "Tatkala Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: "Mendekatlah kepadaku." Kemudian dia mendekat kepada beliau kemudian beliau meletakkan tangannya pada rambutnya yang dijalin dan menggerakkan tangannya serta mendoakan keberkahan untuknya."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Hasan,
مسند أحمد ٤٩٧٩: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْعُمَرِيُّ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ مَكَّةَ نَهَارًا
Musnad Ahmad 4979: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al Umari] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki kota Makkah pada siang hari."
Grade
صحيح البخاري ٤٩٧٩: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْأَقْمَرِ سَمِعْتُ أَبَا جُحَيْفَةَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا آكُلُ مُتَّكِئًا
Shahih Bukhari 4979: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Ali bin Al Aqmar] Aku mendengar [Abu Juhaifah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku tidaklah makan sambil bersandar."
صحيح البخاري ٤٩٨٠: حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْأَقْمَرِ عَنْ أَبِي جُحَيْفَةَ قَالَ كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِرَجُلٍ عِنْدَهُ لَا آكُلُ وَأَنَا مُتَّكِئٌ
Shahih Bukhari 4980: Telah menceritakan kepadaku [Utsman bin Abu Syaibah] Telah mengabarkan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Ali bin Al Aqmar] dari [Abu Juhaifah] ia berkata: Suatu ketika, apa berada di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian beliau bersabda kepada seorang laki-laki yang ada di sisinya: "Aku tidak akan makan sambil bersandar."
صحيح مسلم ٤٩٨٠: حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَدِيٍّ وَهُوَ ابْنُ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ يَزِيدَ يُحَدِّثُ عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ إِلَى أُحُدٍ فَرَجَعَ نَاسٌ مِمَّنْ كَانَ مَعَهُ فَكَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِمْ فِرْقَتَيْنِ قَالَ بَعْضُهُمْ نَقْتُلُهُمْ وَقَالَ بَعْضُهُمْ لَا فَنَزَلَتْ { فَمَا لَكُمْ فِي الْمُنَافِقِينَ فِئَتَيْنِ } و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ ح و حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ كِلَاهُمَا عَنْ شُعْبَةَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ نَحْوَهُ
Shahih Muslim 4980: Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Mu'adz Al 'Anbari] telah menceritakan kepada kami [bapakku] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Adi bin Tsabit] dia berkata: aku mendengar ['Abdullah bin Yazid] bercerita dari [Zaid bin Tsabit] bahwa ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berangkat ke medan perang Uhud, beberapa orang yang ikut berangkat bersama-sama beliau pulang kembali di tengah perjalanan. Karena itu, para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berbeda pendapat mengenai mereka menjadi dua golongan: Sebagian mengatakan mereka harus diperangi dan sebagian lagi mengatakan jangan diperangi. Karena itu, turunlah ayat: 'Mengapa kamu menjadi dua golongan dalam (menghadapi) orang-orang munafik…' (QS. An Nisaa (4): 88). Dan telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepadaku [Abu Bakr bin Nafi'] telah menceritakan kepada kami [Ghundar] keduanya dari [Syu'bah] melalui sanad ini dengan Hadits yang serupa.
مسند أحمد ٤٩٨٠: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْعُمَرِيُّ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْخُلُ مِنْ الثَّنِيَّةِ الْعُلْيَا وَيَخْرُجُ مِنْ السُّفْلَى
Musnad Ahmad 4980: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al Umari] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki (Makkah) dari Tsniyatul 'Ula dan keluar dari Tsaniyatu As Sufla."
Grade
سنن النسائي ٤٩٨٠: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا قَاسِمٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِي جُمَّةٌ قَالَ ذُبَابٌ وَظَنَنْتُ أَنَّهُ يَعْنِينِي فَانْطَلَقْتُ فَأَخَذْتُ مِنْ شَعْرِي فَقَالَ إِنِّي لَمْ أَعْنِكَ وَهَذَا أَحْسَنُ
Sunan Nasa'i 4980: Telah mengkhabarkan kepada kami [Ahmad bin Harb], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Qasim], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim bin Kulaib] dari [ayahnya] dari [Wail bin Hujr], dia berkata: "Saya datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sedang saya mempunyai rambut yang mejuntai ke bahu, beliau bersabda: "Lalat." Saya mengira bahwa yang beliau maksudkan adalah saya, lalu saya pergi dan memotongnya kemudian beliau bersabda kepadaku: "Aku tidak memaksudkan dirimu tapi ini lebih baik."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,
سنن النسائي ٤٩٨١: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ حَيْوَةَ بْنِ شُرَيْحٍ وَذَكَرَ آخَرَ قَبْلَهُ عَنْ عَيَّاشِ بْنِ عَبَّاسٍ الْقِتْبَانِيِّ أَنَّ شُيَيْمَ بْنَ بَيْتَانَ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ رُوَيْفِعَ بْنَ ثَابِتٍ يَقُولُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا رُوَيْفِعُ لَعَلَّ الْحَيَاةَ سَتَطُولُ بِكَ بَعْدِي فَأَخْبِرْ النَّاسَ أَنَّهُ مَنْ عَقَدَ لِحْيَتَهُ أَوْ تَقَلَّدَ وَتَرًا أَوْ اسْتَنْجَى بِرَجِيعِ دَابَّةٍ أَوْ عَظْمٍ فَإِنَّ مُحَمَّدًا بَرِيءٌ مِنْهُ
Sunan Nasa'i 4981: Telah mengkhabarkan kepada kami [Muhammad bin Salamah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahb] dari [Haiwah bin Syuraih] dan dia menyebutkan orang lain sebelumnya dari ['Ayyasy bin Abbas Al Qitbani] bahwa [Syuyaim bin Baitan] telah menceritakan kepadanya bahwa ia mendengar [Ruwaifi' bin Tsabit] berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wahai Ruwaifi' semoga umurmu panjang sepeninggalku, maka kabarkan kepada orang-orang bahwa barang siapa yang mengikat jenggotnya atau mengalungkan tali busur atau beristinja menggunakan kotoran binatang, atau tulang maka sesungguhnya Muhammad berlepas diri darinya."
Grade
Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,