Hadits Marfu'

Shahih Muslim #2984

صحيح مسلم ٢٩٨٤: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ الْمَجِيدِ بْنِ سُهَيْلِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَعْمَلَ رَجُلًا عَلَى خَيْبَرَ فَجَاءَهُ بِتَمْرٍ جَنِيبٍ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكُلُّ تَمْرِ خَيْبَرَ هَكَذَا فَقَالَ لَا وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا لَنَأْخُذُ الصَّاعَ مِنْ هَذَا بِالصَّاعَيْنِ وَالصَّاعَيْنِ بِالثَّلَاثَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَا تَفْعَلْ بِعْ الْجَمْعَ بِالدَّرَاهِمِ ثُمَّ ابْتَعْ بِالدَّرَاهِمِ جَنِيبًا

Shahih Muslim 2984: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dia berkata: aku bacakanm di hadapan [Malik]: dari [Abdul Majid bin Suhail bin Abdurrahman bin 'Auf] dari [Sa'id bin Musayyab] dari [Abu Sa'id Al Khudri] dan dari [Abu Hurairah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengangkat pegawai seseorang di Khaibar, suatu saat dia datang dengan membawa kurma Janib (sejenis kurma yang bermutu tinggi), maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: "Apakah semua jenis kurma Khaibar seperti ini?" dia menjawab, "Tidak. Demi Allah wahai Rasulullah, kami di sana terbiasa menukar satu sha' kurma seperti ini dengan dua sha', atau dua sha' ditukar dengan tiga sha'." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jangan lakukan lagi perbuatan seperti ini, jualah semuanya terlebih dahulu dengan dirham, kemudian dengan dirham itu kamu gunakan untuk membeli kurma yang lebih bagus."

Sunan Ibnu Majah #2984

سنن ابن ماجه ٢٩٨٤: حَدَّثَنَا جُبَارَةُ بْنُ الْمُغَلِّسِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ أَبِي مَعْقِلٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً

Sunan Ibnu Majah 2984: Telah menceritakan kepada kami [Jubarah bin Mughallis]: telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin 'Utsman] dari [Abu Ishaq] dari [Al Aswad bin Yazid] dari [Abu Maqil], dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Umrah di bulan Ramadhan menyamai (pahala) haji."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Nasa'i #2984

سنن النسائي ٢٩٨٤: أَخْبَرَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ وَعَفَّانُ وَسُلَيْمَانُ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مُشَاشٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ الْفَضْلِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ ضَعَفَةَ بَنِي هَاشِمٍ أَنْ يَنْفِرُوا مِنْ جَمْعٍ بِلَيْلٍ

Sunan Nasa'i 2984: Telah mengabarkan kepada kami [Abu Daud], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu 'Ashim], [Affan] dan [Sulaiman] dari [Syu'bah] dari [Musyasy] dari ['Atho`] dari [Ibnu Abbas] dari [Al Fadhl] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan orang-orang lemah Bani Hasyim agar keluar dari Muzdalifah pada malam hari.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Nasa'i #2985

سنن النسائي ٢٩٨٥: أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَطَاءٌ عَنْ سَالِمِ بْنِ شَوَّالٍ أَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهَا أَنْ تُغَلِّسَ مِنْ جَمْعٍ إِلَى مِنًى

Sunan Nasa'i 2985: Telah mengabarkan kepada kami ['Amru bin Ali], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya], ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij], ia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Atho`] dari [Salim bin Syawwal] bahwa [Ummu Habibah] mengabarkan kepadanya bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkannya untuk pergi pada malam hari dari Muzdalifah menuju Mina.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Ibnu Majah #2985

سنن ابن ماجه ٢٩٨٥: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً

Sunan Ibnu Majah 2985: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Muhammad]: telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Hajjaj] dari ['Atha`] dari [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Umrah di bulan Ramadhan menyamai (pahala) ibadah haji'."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Abu Dawud #2985

سنن أبي داوود ٢٩٨٥: حَدَّثَنَا عُبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَبِعْ حَاضِرٌ لِبَادٍ وَذَرُوا النَّاسَ يَرْزُقُ اللَّهُ بَعْضَهُمْ مِنْ بَعْضٍ

Sunan Abu Daud 2985: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad An Nufaili], telah menceritakan kepada kami [Zuhair], telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah orang yang bermukim (orang kota) menjualkan barang orang yang datang dari desa. Biarkan orang-orang, Allah beri rizqi sebagian mereka dari sebagian yang lain!"

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Shahih Bukhari #2985

صحيح البخاري ٢٩٨٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ أَخْبَرَنَا مَخْلَدٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ أَنَّ نَافِعًا حَدَّثَهُ أَنَّ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ حَدَّثَهُ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ حَشَوْتُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وِسَادَةً فِيهَا تَمَاثِيلُ كَأَنَّهَا نُمْرُقَةٌ فَجَاءَ فَقَامَ بَيْنَ الْبَابَيْنِ وَجَعَلَ يَتَغَيَّرُ وَجْهُهُ فَقُلْتُ مَا لَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَا بَالُ هَذِهِ الْوِسَادَةِ قَالَتْ وِسَادَةٌ جَعَلْتُهَا لَكَ لِتَضْطَجِعَ عَلَيْهَا قَالَ أَمَا عَلِمْتِ أَنَّ الْمَلَائِكَةَ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ وَأَنَّ مَنْ صَنَعَ الصُّورَةَ يُعَذَّبُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ

Shahih Bukhari 2985: Telah bercerita kepada kami [Muhammad] telah mengabarkan kepada kami [Makhlad] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] dari [Isma'il bin Umayyah] bahwa [Nafi'] bercerita kepadanya bahwa [Al Qasim bin Muhammad] bercerita kepadanya dari 'Aisyah radliyallahu 'anhu berkata: Aku melipat tikar yang ada gambarnya sehingga menjadi seperti bantal kecil untuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu Beliau datang namun hanya berdiri di antara dua pintu dengan wajah yang berubah (marah). Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, apa salah kami?" Beliau bertanya: "Mengapa tikar ini ada disini?" Aku berkata: "Aku membuatnya untuk Anda agar Anda dapat berbaring". Beliau bersabda: "Tidak tahukah kamu bahwa malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada gambar, dan orang yang membuat gambar akan disiksa pada hari kiamat, dan akan dikatakan kepada mereka: "Hidupkanlah apa yang telah kalian ciptakan!"

Shahih Muslim #2985

صحيح مسلم ٢٩٨٥: حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ صَالِحٍ الْوُحَاظِيُّ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ سَهْلٍ التَّمِيمِيُّ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الدَّارِمِيُّ وَاللَّفْظُ لَهُمَا جَمِيعًا عَنْ يَحْيَى بْنِ حَسَّانَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ وَهُوَ ابْنُ سَلَّامٍ أَخْبَرَنِي يَحْيَى وَهُوَ ابْنُ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَبْدِ الْغَافِرِ يَقُولُ سَمِعْتُ أَبَا سَعِيدٍ يَقُولُا جَاءَ بِلَالٌ بِتَمْرٍ بَرْنِيٍّ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَيْنَ هَذَا فَقَالَ بِلَالٌ تَمْرٌ كَانَ عِنْدَنَا رَدِيءٌ فَبِعْتُ مِنْهُ صَاعَيْنِ بِصَاعٍ لِمَطْعَمِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ عِنْدَ ذَلِكَ أَوَّهْ عَيْنُ الرِّبَا لَا تَفْعَلْ وَلَكِنْ إِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَشْتَرِيَ التَّمْرَ فَبِعْهُ بِبَيْعٍ آخَرَ ثُمَّ اشْتَرِ بِهِ لَمْ يَذْكُرْ ابْنُ سَهْلٍ فِي حَدِيثِهِ عِنْدَ ذَلِكَ

Shahih Muslim 2985: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Shalih Al Wuhadli] telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah mengabarkan kepadaku [Muhammad bin Sahl At Tamimi] dan [Abdullah bin Abdurrahman Ad Darimi] dan ini adalah lafadz keduanya, dari [Yahya bin Hassan] telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah] -yaitu Ibnu Salam- telah mengabarkan kepadaku [Yahya] -yaitu Ibnu Abu Katsir- dia berkata: saya pernah mendengar ['Uqbah bin Abdul Ghafir] berkata: saya pernah mendengar [Abu Sa'id] berkata: "Suatu ketika Bilal datang dengan membawa kurma barni (jenis kurma yang bermutu tinggi). Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: "Dari manakah kurma ini?" Bilal menjawab, "Kurma kita rendah mutunya, oleh karena itu saya menukar dua sha' dengan sajtu sha' kurma ini untuk kebutuhan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda: "Inilah yang disebut riba, maka jangan sekali-kali kamu lakukan perbuatan ini lagi, akan tetapi apabila kamu hendak membeli kurma (yang lebih bagus), maka jualah terlebih dahulu kurmamu (yang kwalitasnya rendah) kemudian dengan uang hasil penjualannya kamu boleh membeli kurma yang lebih bagus kwalitasnya." Namun Ibnu Suhail tidak menyebutkan hal itu dalam riwayat haditsnya.

Sunan Tirmidzi #2985

سنن الترمذي ٢٩٨٥: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي شُعَيْبٍ الْحَرَّانِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ الْحَرَّانِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ أَبِي النَّضْرِ عَنْ بَاذَانَ مَوْلَى أُمِّ هَانِئٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ فِي هَذِهِ الْآيَةِ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ إِذَا حَضَر أَحَدَكُمْ الْمَوْتُ } قَالَ بَرِئَ مِنْهَا النَّاسُ غَيْرِي وَغَيْرَ عَدِيَّ بْنِ بَدَّاءٍ وَكَانَا نَصْرَانِيَّيْنِ يَخْتَلِفَانِ إِلَى الشَّامِ قَبْلَ الْإِسْلَامِ فَأَتَيَا الشَّامَ لِتِجَارَتِهِمَا وَقَدِمَ عَلَيْهِمَا مَوْلًى لِبَنِي هَاشِمٍ يُقَالُ لَهُ بُدَيْلُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ بِتِجَارَةٍ وَمَعَهُ جَامٌ مِنْ فِضَّةٍ يُرِيدُ بِهِ الْمَلِكَ وَهُوَ عُظْمُ تِجَارَتِهِ فَمَرِضَ فَأَوْصَى إِلَيْهِمَا وَأَمَرَهُمَا أَنْ يُبَلِّغَا مَا تَرَكَ أَهْلَهُ قَالَ تَمِيمٌ فَلَمَّا مَاتَ أَخَذْنَا ذَلِكَ الْجَامَ فَبِعْنَاهُ بِأَلْفِ دِرْهَمٍ ثُمَّ اقْتَسَمْنَاهُ أَنَا وَعَدِيُّ بْنُ بَدَّاءٍ فَلَمَّا قَدِمْنَا إِلَى أَهْلِهِ دَفَعْنَا إِلَيْهِمْ مَا كَانَ مَعَنَا وَفَقَدُوا الْجَامَ فَسَأَلُونَا عَنْهُ فَقُلْنَا مَا تَرَكَ غَيْرَ هَذَا وَمَا دَفَعَ إِلَيْنَا غَيْرَهُ قَالَ تَمِيمٌ فَلَمَّا أَسْلَمْتُ بَعْدَ قُدُومِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ تَأَثَّمْتُ مِنْ ذَلِكَ فَأَتَيْتُ أَهْلَهُ فَأَخْبَرْتُهُمْ الْخَبَرَ وَأَدَّيْتُ إِلَيْهِمْ خَمْسَ مِائَةِ دِرْهَمٍ وَأَخْبَرْتُهُمْ أَنَّ عِنْدَ صَاحِبِي مِثْلَهَا فَأَتَوْا بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُمْ الْبَيِّنَةَ فَلَمْ يَجِدُوا فَأَمَرَهُمْ أَنْ يَسْتَحْلِفُوهُ بِمَا يُقْطَعُ بِهِ عَلَى أَهْلِ دِينِهِ فَحَلَفَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ إِذَا حَضَرَ أَحَدَكُمْ الْمَوْتُ إِلَى قَوْلِهِ أَوْ يَخَافُوا أَنْ تُرَدَّ أَيْمَانٌ بَعْدَ أَيْمَانِهِمْ } فَقَامَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ وَرَجُلٌ آخَرُ فَحَلَفَا فَنُزِعَتْ الْخَمْسُ مِائَةِ دِرْهَمٍ مِنْ عَدِيِّ بْنِ بَدَّاءٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِصَحِيحٍ وَأَبُو النَّضْرِ الَّذِي رَوَى عَنْهُ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ هَذَا الْحَدِيثَ هُوَ عِنْدِي مُحَمَّدُ بْنُ السَّائِبِ الْكَلْبِيُّ يُكْنَى أَبَا النَّضْرِ وَقَدْ تَرَكَهُ أَهْلُ الْعِلْمِ بِالْحَدِيثِ وَهُوَ صَاحِبُ التَّفْسِيرِ سَمِعْت مُحَمَّدَ بْنَ إِسْمَعِيلَ يَقُولُ مُحَمَّدُ بْنُ السَّائِبِ الْكَلْبِيُّ يُكْنَى أَبَا النَّضْرِ وَلَا نَعْرِفُ لِسَالِمٍ أَبِي النَّضْرِ الْمَدَنِيِّ رِوَايَةً عَنْ أَبِي صَالِحٍ مَوْلَى أُمِّ هَانِئٍ وَقَدْ رُوِيَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ شَيْءٌ مِنْ هَذَا عَلَى الِاخْتِصَارِ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ

Sunan Tirmidzi 2985: Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Ahmad bin Abu Syu'aib Al Harrani] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Salamah Al Harrani] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] dari [Abu An Nadlr] dari [Badzan] bekas budak milik Ummu Hani` dari [Ibnu Abbas] dari [Tamim Ad Dari] tantang ayat ini Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu. QS Al Ma`idah: 109, Tamim berkata: 'Orang-orang terbebas dari ayat tersebut selain aku dan Adi bin Badda`. Dulu, keduanya orang nasrani yang bergantian ke Syam sebelum Islam. Keduanya datang ke Syam untuk berdagang, keduanya didatangi oleh seorang budak milik Bani Hasyim bernama Budail bin Abu Maryam dengan membawa dagangannya, ia membawa gelas dari perak yang hendak dibawa ke raja, barang itu adalah perdagangan terbesarnya. Ia jatuh sakit lalu berwasiat pada keduanya dan memerintahkan keduanya untuk menyampaikan yang ia tinggalkan untuk keluarganya. Tamim berkata: Saat ia meninggal, kami mengambil gelas itu lalu kami jual seharga seribu dirham, kami pun membaginya untuk saya dan Adi bin Badda`. Saat kami mendatangi keluarganya, kami serahkan yang kami bawa untuk mereka. Mereka kehilangan gelas itu lalu menananyakannya pada kami. Kami menjawab: "Ia tidak meninggalkan apa pun selain ini dan ia tidak menyerahkan yang lainnya." Tamim berkata: "Saat aku masuk Islam yaitu setibanya nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di Madinah, aku merasa berdosa karena hal itu lalu, lalu aku mendatangi keluarganya dan aku beritahukan kabar (yang sebenarnya) pada mereka. Aku menunaikan lima ratus dirham pada mereka dan aku memberitahukan kepada mereka bahwa temanku memiliki sejumlah itu. Lalu mereka membawanya ke hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau pun meminta bukti pada mereka kemudian memerintahkan mereka untuk meminta sumpah padanya dengan suatu putusan berdasarkan agama mereka. Ia pun bersumpah lalu Allah menurunkan ayat Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu -hingga ayat- Atau mereka khawatir bahwa sumpah-sumpah itu dikembalikan setelah sumpah-sumpah mereka QS Al Ma`idah: 109. 'Amru bin Al Ash dan seseorang lainnya berdiri, keduanya pun bersumpah, maka seratus dirham pun diambil dari Adi bin Badda`." Abu Isa berkata: Hadits ini gharib dan sanadnya tidak shahih. Abu An Nadl dimana Muhammad bin Ishaq meriwayatkan hadits ini darinya, menurutku dia adalah Muhammad bin As Sa`ib Al Kalbi, kun-yahnya adalah Abu An Nadlr. Para ulama meninggalkan haditsnya dan ia juga memiliki kitab tafsir. Aku pernah mendengar Muhammad bin Isma'il berkata: Muhammad bin As Sa`ib Al Kalbi kun-yahnya adalah Abu An Nadlr dan kami tidak mengetahui Salim bin Abu An Nadlr Al Madani memiliki riwayat dari Abu Shalih, budak Ummu Hani`. Sebagian hadits ini secara ringkas diriwayatkan dari Ibnu Abbas melalui sanad lain.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Maudhu',

Sunan Tirmidzi #2986

سنن الترمذي ٢٩٨٦: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ عَنْ ابْنِ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي الْقَاسِمِ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ خَرَجَ رَجُلٌ مِنْ بَنِي سَهْمٍ مَعَ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ وَعَدِيِّ بْنِ بَدَّاءٍ فَمَاتَ السَّهْمِيُّ بِأَرْضٍ لَيْسَ فِيهَا مُسْلِمٌ فَلَمَّا قَدِمْنَا بِتَرِكَتِهِ فَقَدُوا جَامًا مِنْ فِضَّةٍ مُخَوَّصًا بِالذَّهَبِ فَأَحْلَفَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ وُجِدَ الْجَامُ بِمَكَّةَ فَقِيلَ اشْتَرَيْنَاهُ مِنْ عَدِيٍّ وَتَمِيمٍ فَقَامَ رَجُلَانِ مِنْ أَوْلِيَاءِ السَّهْمِيِّ فَحَلَفَا بِاللَّهِ لَشَهَادَتُنَا أَحَقُّ مِنْ شَهَادَتِهِمَا وَأَنَّ الْجَامَ لِصَاحِبِهِمْ قَالَ وَفِيهِمْ نَزَلَتْ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا شَهَادَةُ بَيْنِكُمْ } قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَهُوَ حَدِيثُ ابْنِ أَبِي زَائِدَةَ

Sunan Tirmidzi 2986: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Waki'] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] dari [Ibnu Abi Za`idah] dari [Muhammad bin Abu Al Qasim] dari [Abdul Malik bin Sa'id] dari [Ayahnya] dari [Ibnu Abbas] ia berkata: "Seseorang dari Bani Sahm keluar bersama Tamim Ad Dari dan Adi bin Badda`, lalu seseorang dari Bani Sahm meninggal di kawasan yang tidak ada orang muslimnya. Saat kami datang membawa barang peninggalannya, mereka kehilangan gelas dari perak berlapis emas. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu menyuruh keduanya bersumpah, ternyata gelas tersebut ditemukan di Makkah, dikatakan: "Kami membelinya dari Adi dan Tamim." Kemudian dua orang dari wali orang Sahm tersebut berdiri dan bersumpah atas nama Allah bahwa kesaksian kami lebih benar dari kesaksian mereka berdua, dan bahwa gelas itu punya teman mereka." Ibnu Abbas berkata: "Berkenaan dengan masalah mereka, turunlah ayat Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil di antara kamu QS Al Ma`idah: 109. Abu Isa berkata: Hadits ini hasan gharib dan ini adalah hadits Ibnu Abu Za`idah.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,