Hadits Mutawatir

Musnad Ahmad #16610

مسند أحمد ١٦٦١٠: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ يَعْنِي ابْنَ مُبَارَكٍ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ

Musnad Ahmad 16610: Telah menceritakan kepada kami [Abu Amir] telah menceritakan kepada kami [Ali] -yakni Ibnul Mubarak- dari [Yahya] dari [Ibnu Salamah] dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Ja'far bin Amruu bin Umayyah] dari [Bapaknya] bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengusap kedua khuf."

Grade

Musnad Ahmad #16625

مسند أحمد ١٦٦٢٥: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا بُشَيْرُ بْنُ يَسَارٍ مَوْلَى بَنِي حَارِثَةَ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ وَسَهْلَ بْنَ أَبِي حَثْمَةَ حَدَّثَاهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُزَابَنَةِ الثَّمَرِ بِالتَّمْرِ إِلَّا أَصْحَابَ الْعَرَايَا فَإِنَّهُ قَدْ أَذِنَ لَهُمْ

Musnad Ahmad 16625: Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Katsir] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Busyair bin Yasar] -budak Bani Haritsah- bahwa [Rafi' bin Khadij] dan [Sahal bin Abu Hatsmah] menceritakan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang Muzabanah kurma muda dengan kurma kering, kecuali bagi Ashabul 'Araaya, sesungguhnya mereka telah mendapatkan izin."

Grade

Musnad Ahmad #16629

مسند أحمد ١٦٦٢٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبَايَةَ بْنِ رِفَاعَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْحُمَّى مِنْ فَوْرِ جَهَنَّمَ فَأَبْرِدُوهَا بِالْمَاءِ

Musnad Ahmad 16629: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] dari [Sufyan] dari [Bapaknya] dari [Abayah bin Rifa'ah] dia berkata: telah mengabarkan kepadaku [Rafi' bin Khadij] dia berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sakit demam adalah dari hawa panasnya nerakan jahannam, maka padamkanlah ia dengan air."

Grade

Musnad Ahmad #16638

مسند أحمد ١٦٦٣٨: حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو النَّجَاشِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الْعَصْرِ ثُمَّ نَنْحَرُ الْجَزُورَ فَتُقْسَمُ عَشَرَ قَسْمٍ ثُمَّ تُطْبَخُ فَنَأْكُلُ لَحْمًا نَضِيجًا قَبْلَ أَنْ تَغِيبَ الشَّمْسُ قَالَ وَكُنَّا نُصَلِّي الْمَغْرِبَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَنْصَرِفُ أَحَدُنَا وَإِنَّهُ لَيَنْظُرُ إِلَى مَوَاقِعِ نَبْلِهِ

Musnad Ahmad 16638: Telah menceritakan kepada kami [Abul Mughirah] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al Auza'i] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Najasyi] dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Rafi' bin Khadij] dia berkata: "Kami pernah shalat Ashar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian kami menyembelih seekor kambing dan dibagi menjadi sepuluh bagian, setelah itu daging tersebut dimasak. Kemudian kami makan daging yang telah matang sebelum terbenamnya matahari." Rafi' berkata lagi, "Kami pernah shalat Maghrib pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian salah seorang dari kami beranjak dari tempat shalatnya untuk melihat posisi anak panahnya."

Grade

Musnad Ahmad #16670

مسند أحمد ١٦٦٧٠: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ عِمْرَانَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مُلَيْلٍ السَّلِيحِيُّ وَهُمْ إِلَى قُضَاعَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ كُنْتُ مَعَ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ جَالِسًا قَرِيبًا مِنْ الْمِنْبَرِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَخَرَجَ مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي حُذَيْفَةَ فَاسْتَوَى عَلَى الْمِنْبَرِ فَخَطَبَ النَّاسَ ثُمَّ قَرَأَ عَلَيْهِمْ سُورَةً مِنْ الْقُرْآنِ قَالَ وَكَانَ مِنْ أَقْرَإِ النَّاسِ قَالَ فَقَالَ عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ صَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَيَقْرَأَنَّ الْقُرْآنَ رِجَالٌ لَا يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ

Musnad Ahmad 16670: Telah meneritakan kepada kami [Ali bin Ishaq] Telah meneritakan kepada kami [Abdullah] yakni Ibnul Mubarak dia berkata: Telah meneritakan kepada kami [Harmalah bin Imran] dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Abdul Aziz bin Abdul Malik bin Mulail As Salihi Qudla'ah] ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Bapakku] dia berkata: "Pada hari jumat aku duduk-duduk bersama [Uqbah bin Amir] dekat dengan mimbar, lalu Muhammad bin Abu Hudzaifah keluar dan duduk di atas mimbar berkuthbah di hadapan manusia. Kemudian ia membacakan satu surat dari Al Qur'an." Perawi berkata: "Muhammad bin Abu Hudzaifah adalah orang paling pandai dalam membaca Al Qur'an di antara mereka. Kemudian Uqbah bin Amir berkata: "Maha benar Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sekelompok orang benar-benar akan membaca Al Qur'an dan (bacaan mereka) tidaklah melewati kerongkongan mereka. Dan mereka keluar dari agama sebagaimana meluncurnya anak panah dari busurnya."

Grade

Musnad Ahmad #16691

مسند أحمد ١٦٦٩١: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ الْمِصْرِيُّ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ وَيَزَنُ بَطْنٌ مِنْ حِمْيَرَ قَالَ قَدِمَ عَلَيْنَا أَبُو أَيُّوبَ خَالِدُ بْنُ زَيْدٍ الْأَنْصَارِيُّ صَاحِبُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِصْرَ غَازِيًا وَكَانَ عُقْبَةُ بْنُ عَامِرِ بْنِ عَبْسٍ الْجُهَنِيُّ أَمَّرَهُ عَلَيْنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ قَالَ فَحَبَسَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ بِالْمَغْرِبِ فَلَمَّا صَلَّى قَامَ إِلَيْهِ أَبُو أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيُّ فَقَالَ لَهُ يَا عُقْبَةُ أَهَكَذَا رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْمَغْرِبَ أَمَا سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ أَوْ عَلَى الْفِطْرَةِ مَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ حَتَّى تَشْتَبِكَ النُّجُومُ قَالَ فَقَالَ بَلَى قَالَ فَمَا حَمَلَكَ عَلَى مَا صَنَعْتَ قَالَ شُغِلْتُ قَالَ فَقَالَ أَبُو أَيُّوبَ أَمَا وَاللَّهِ مَا بِي إِلَّا أَنْ يَظُنَّ النَّاسُ أَنَّكَ رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ هَذَا

Musnad Ahmad 16691: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Bapakku] dari [Ibnu Ishaq] dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Habib Al Mishri] dari [Martsad bin Abdullah Al Yazani] -dan Yazan adalah keturunan dari Himyar- ia berkata: " Abu Ayub Khalid bin Zaid Al Anshari, salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, mendatangi kami di Mesir untuk berangkat perang, dan Uqbah bin Amir Al Juhani telah dipilih oleh Mu'awiyah bin Abi Sufyan menjadi pemimpin kami." Martsad berkata: "Saat itu Uqbah bin Amir terlambat untuk melaksanakan shalat maghrib, ketika telah melaksanakan shalat [Abu Ayyub Al Anshari] menemuinya seraya berkata kepadanya, "Wahai [Uqbah], begitukah kamu melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menunaikan shalat Maghrib? Apakah kamu belum mendengar sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Umatku akan senantiasa berada dalam kebaikan, atau berada di atas fitrah selama mereka tidak mengakhirkan shalat Maghrib hingga bintang-bintang itu saling berdekatan.'" Martsad berkata: "Uqbah lalu menjawab, "Benar." Lalu Abu Ayub bertanya lagi, "Lantas apa yang menyebabkanmu berbuat demikian?" Uqbah menjawab, "Saya telah disibukkan (dilalaikan)." Abu Ayub berkata: "Bagiku demi Allah, tidak ada masalah, hanya saja (aku khawatir) orang-orang akan menyangka bahwa kamu telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berbuat seperti itu."

Grade

Musnad Ahmad #16705

مسند أحمد ١٦٧٠٥: حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمًا فَصَلَّى عَلَى أَهْلِ أُحُدٍ صَلَاتَهُ عَلَى الْمَيِّتِ ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ إِنِّي فَرَطٌ لَكُمْ وَإِنِّي شَهِيدٌ عَلَيْكُمْ وَإِنِّي وَاللَّهِ لَأَنْظُرُ إِلَى الْحَوْضِ أَلَا وَإِنِّي قَدْ أُعْطِيتُ مَفَاتِيحَ خَزَائِنِ الْأَرْضِ أَوْ مَفَاتِيحَ الْأَرْضِ إِنِّي وَاللَّهِ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا بَعْدِي وَلَكِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تَنَافَسُوا فِيهَا

Musnad Ahmad 16705: Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Laits bin Sa'd] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Habib] dari [Abul Khair] dari [Uqbah bin Amir], bahwa pada suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar dan menshalati para korban perang Uhud sebagaimana beliau menshalati mayit. Kemudian beliau beranjak menuju Mimbar bersabda: "Sesungguhnya sayalah pendahulu kalian, dan saya adalah saksi atas kalian. Sungguh, demi Allah! Saya benar-benar bisa melihat telagaku. Dan saya benar-benar telah diberi kunci-kunci perbendaharaan bumi. Dan sungguh, demi Allah! Saya tidak mengkhawatirkan kalian akan berbuat syirik sepeninggalku, akan tetapi saya khawatir kalian akan saling berlomba di dalamnya (dunia)."

Grade

Musnad Ahmad #16719

مسند أحمد ١٦٧١٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا مِشْرَحٌ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كُلُّ مَيِّتٍ يُخْتَمُ عَلَى عَمَلِهِ إِلَّا الْمُرَابِطَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنَّهُ يُجْرَى لَهُ أَجْرُ عَمَلِهِ حَتَّى يُبْعَثَ حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ فِيهِ وَيُؤَمَّنُ مِنْ فَتَّانِ الْقَبْرِ

Musnad Ahmad 16719: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah menceritakan kepada kami [Misyrah] dia berkata: saya mendengar [Uqbah bin Amir] berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap mayit ditutup dengan amalannya, keculai Maraabith (orang yang berjaga-jaga di daerah perbatasan) di jalan Allah, sesungguhnya buah amalannya akan senantiasa dialirkan hingga ia dibangkitkan pada hari kiamat." Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] ia menyebutkan dalam hadits itu, "Dan ia akan dijaga dari fitnah kubur."

Grade

Musnad Ahmad #16737

مسند أحمد ١٦٧٣٧: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ مُوسَى بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُ ثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ يَنْهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِنَّ أَوْ أَنْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ الشَّمْسُ وَحِينَ تَضَيَّفُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ

Musnad Ahmad 16737: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Musa bin Ali] dari [Bapaknya] ia berkata: saya mendengar [Uqbah bin Amir Al Juhani] berkata: "Ada tiga waktu yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang kami untuk melaksanakan shalat di dalamnya atau menguburkan jenazah di dalamnya. Yaitu, saat matahari terbit sampai ia meninggi, saat tengah hari sampai matahari terkelincir dan ketika matahari akan terbenam hingga ia terbenam."

Grade

Musnad Ahmad #16739

مسند أحمد ١٦٧٣٩: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمُ عَرَفَةَ وَيَوْمُ النَّحْرِ وَأَيَّامُ التَّشْرِيقِ عِيدُنَا أَهْلَ الْإِسْلَامِ وَهُنَّ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Musnad Ahmad 16739: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Musa bin Ali] dari [Bapaknya] ia berkata: saya mendengar [Uqbah bin Amir] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hari Arafah, hari Nahr dan hari tasyriq adalah hari raya kami kaum muslimin, dan hari-hari itu adalah hari makan-makan dan minum."

Grade