مسند أحمد ١٤٤١٤: حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي الزُّبَيْرِيَّ حَدَّثَنَا مَعْقِلٌ يَعْنِي ابْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ الْجَزَرِيَّ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حُجَّاجًا لَا نُرِيدُ إِلَّا الْحَجَّ وَلَا نَنْوِي غَيْرَهُ حَتَّى إِذَا بَلَغْنَا سَرِفَ حَاضَتْ عَائِشَةُ فَدَخَلَ عَلَيْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ تَبْكِي فَقَالَ مَا لَكِ تَبْكِينَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَابَنِي الْأَذَى قَالَ إِنَّمَا أَنْتِ مِنْ بَنَاتِ آدَمَ يُصِيبُكِ مَا يُصِيبُهُنَّ قَالَ وَقَدِمْنَا الْكَعْبَةَ فِي أَرْبَعٍ مَضَيْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ أَيَّامًا أَوْ لَيَالِيَ فَطُفْنَا بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَنَا فَأَحْلَلْنَا الْإِحْلَالَ كُلَّهُ قَالَ فَتَذَاكَرْنَا بَيْنَنَا فَقُلْنَا خَرَجْنَا حُجَّاجًا لَا نُرِيدُ إِلَّا الْحَجَّ وَلَا نَنْوِي غَيْرَهُ حَتَّى إِذَا لَمْ يَكُنْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ عَرَفَاتٍ إِلَّا أَرْبَعَةُ أَيَّامٍ أَوْ لَيَالٍ خَرَجْنَا إِلَى عَرَفَاتٍ وَمَذَاكِيرُنَا تَقْطُرُ الْمَنِيَّ مِنْ النِّسَاءِ قَالَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ خَطِيبًا فَقَالَ أَلَا إِنَّ الْعُمْرَةَ قَدْ دَخَلَتْ فِي الْحَجِّ وَلَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا سُقْتُ الْهَدْيَ وَلَوْلَا الْهَدْيُ لَأَحْلَلْتُ فَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحِلَّ فَقَامَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ خَبِّرْنَا خَبَرَ قَوْمٍ كَأَنَّمَا وُلِدُوا الْيَوْمَ أَلِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ قَالَ لَا بَلْ لِلْأَبَدِ قَالَ فَأَتَيْنَا عَرَفَاتٍ وَانْصَرَفْنَا مِنْهَا ثُمَّ إِنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَجِدُ فِي نَفْسِي قَدْ اعْتَمَرُوا قَالَ إِنَّ لَكِ مِثْلَ مَا لَهُمْ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَجِدُ فِي نَفْسِي فَوَقَفَ بِأَعْلَى وَادِي مَكَّةَ وَأَمَرَ أَخَاهَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي بَكْرٍ فَأَرْدَفَهَا حَتَّى بَلَغَتْ التَّنْعِيمَ ثُمَّ أَقْبَلَتْ
Musnad Ahmad 14414: Telah bercerita kepada kami [Abu Ahmad, Muhammad bin Abdullah] yaitu Az Zubaidi telah bercerita kepada kami [Ma'qil] yaitu Ibnu 'Ubaidah Al Jazari dari ['Atho'] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: kami berangkat bersama Rasulullah dalam rangka berhaji, tidak ada niat selainnya. Sampai kami di Sarifa, 'Aisyah haid. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menemuinya dan dia sedang menangis. beliau bertanya, kenapa kamu menangis. Dia menjawab, saya terkena gangguan. (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kamu adalah anak Adam, itu sudah menjadi taqdir yang harus menimpamu." lalu kami mendatangi Ka'bah pada tanggal empat Dzulhijjah, lalu kami melakukan thawaf di Baitullah, antara Shafa dan Marwa. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kami agar kami bertahallul, lalu kami saling mengingatkan, kami berkata: kami berangkat sebagai orang yang berhaji, dan tidak ada niat kecuali haji dengan tidak selainnya. Sampai hingga tidak tersisa jarak antara kami dengan 'Arofah selain empat hari atau empat malam, kami berangkat ke 'Arofah dan kemaluan kami memancarkan sperma karena wanita. Maka hal itu sampai pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu beliau berdiri untuk berkhutbah dan berkata: ketahuilah sesungguhnya umrah telah masuk pada haji, kalau saja saya masih bisa meniatkan pertama kali hal yang telah saya tinggalkan maka saya tidak akan menyembelih sembelihan, seandainya bukan karena sembelihan, maka saya akan bertahallul. Siapa yang tidak membawa binatang sembelihan maka hendaklah bertahallul. Lalu Suroqoh bin Malik bin Ju'syum berdiri lalu berkata: Wahai Rasulullah beri kabarlah kepada kami, kabar suatu kaum seolah-olah mereka dilahirkan baru saja. Apakah ini khusus untuk tahun ini saja atau untuk selamanya?. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Untuk selamanya". Lalu kami mendatangi 'Arofah dan kami meninggalkannya, lalu 'Aisyah berkata: Wahai Rasulullah saya merasa sedih, karena mereka telah melakukan umrah. Beliau bersabda: "Sesungguhnya kamu mendapatkan sebagaimana yang mereka dapatkan. Dia berkata: Wahai Rasulullah sesungguhnya saya merasa sedih! Lalu beliau berhenti di tempat yang tinggi Makkah dan memerintahkan saudaranya Abdurrahman bin Abu Bakar lalu dia memboncengkannya sampai di Tan'im lalu meninggalkannya.
Grade
مسند أحمد ١٤٤١٥: حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَخَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَا حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ يَعْنِي ابْنَ صُبَيْحٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَدِمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صُبْحَ أَرْبَعٍ مَضَيْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ مُهِلِّينَ بِالْحَجِّ كُلُّنَا فَأَمَرَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَطُفْنَا بِالْبَيْتِ وَصَلَّيْنَا الرَّكْعَتَيْنِ وَسَعَيْنَا بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ أَمَرَنَا فَقَصَّرْنَا ثُمَّ قَالَ أَحِلُّوا قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ حِلُّ مَاذَا قَالَ حِلُّ مَا يَحِلُّ لِلْحَلَالِ مِنْ النِّسَاءِ وَالطِّيبِ قَالَ فَغُشِيَتْ النِّسَاءُ وَسَطَعَتْ الْمَجَامِرُ قَالَ خَلَفٌ وَبَلَغَهُ أَنَّ بَعْضَهُمْ يَقُولُ يَنْطَلِقُ أَحَدُنَا إِلَى مِنًى وَذَكَرُهُ يَقْطُرُ مَنِيًّا قَالَ فَخَطَبَهُمْ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ إِنِّي لَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا سُقْتُ الْهَدْيَ وَلَوْ لَمْ أَسُقْ الْهَدْيَ لَأَحْلَلْتُ أَلَا فَخُذُوا مَنَاسِكَكُمْ قَالَ فَقَامَ الْقَوْمُ بِحِلِّهِمْ حَتَّى إِذَا كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ وَأَرَادُوا التَّوَجُّهَ إِلَى مِنًى أَهَلُّوا بِالْحَجِّ قَالَ فَكَانَ الْهَدْيُ عَلَى مَنْ وَجَدَ وَالصِّيَامُ عَلَى مَنْ لَمْ يَجِدْ وَأَشْرَكَ بَيْنَهُمْ فِي هَدْيِهِمْ الْجَزُورَ بَيْنَ سَبْعَةٍ وَالْبَقَرَةَ بَيْنَ سَبْعَةٍ وَكَانَ طَوَافُهُمْ بِالْبَيْتِ وَسَعْيُهُمْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ لِحَجِّهِمْ وَعُمْرَتِهِمْ طَوَافًا وَاحِدًا وَسَعْيًا وَاحِدًا
Musnad Ahmad 14415: Telah bercerita kepada kami [Husain bin Muhammad] dan [Kholaf Bin Walid] berkata: telah bercerita kepada kami [Ar-Robi'] yaitu Ibnu Shubaih dari ['Atho'] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: kami datang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada waktu subuh tanggal empat Dzulhijjah dengan berihram untuk haji semuanya. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kami, kami melakukan thawaf di Baitullah. Kami shalat dua rekaat dan melakukan sa'i antara Shofa dan Marwa. Kemudian beliau menyuruh kami, lalu kami meringkasnya kemudian bersabda: "Bertahallullah kalian", kami bertanya, Wahai Rasulullah, tahallul untuk apa? beliau menjawab, tahallul sebagaimana dalam keadaan tidak ihram dari wanita dan wangi-wangian. Lalu para wanita ditutupi dan arang-arang menyala. Kholaf berkata sampai kepadanya, sesungguhnya sebagian mereka berkata: salah seorang dari kami bertolak ke Mina dan spermanya terpancar dari kemaluannya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkhutbah kepada mereka, memuji Allah kemudian bersabda: "Jika saya masih bisa meniatkan pertama kali hal yang telah saya tinggalkan maka saya tidak akan menyembelih kurban. Kalau saja saya tidak menyembelih sembelihan maka saya akan bertahallul, Hendaklah kalian lakukan manasik kalian". Lalu orang-orang bangun setelah mereka dalam keadaan halal, sampai pada Hari Tarwiyah dan hendak menuju Mina, mereka meniatkan haji. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: "Maka yang mendapatkan (hewan sembelihan) dia berkurban, dan bagi yang tidak mendapatkannya melakukan puasa." Mereka bersekutu dalam sembelihan mereka, satu unta untuk tujuh orang dan satu sapi untuk tujuh orang juga. Thawaf mereka di Baitullah dan sai mereka antara Shofa dan Marwa, demikian itu untuk haji mereka dan umrah mereka. Satu thawaf dan satu sai.
Grade
مسند أحمد ١٤٤١٦: حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ حَدَّثَنَا قَطَنٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَحْسِبُ إِلَّا أَنَّنَا حُجَّاجًا فَلَمَّا قَدِمْنَا مَكَّةَ نُودِيَ فِينَا مَنْ كَانَ مِنْكُمْ لَيْسَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحِلَّ وَمَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيُقِمْ عَلَى إِحْرَامِهِ قَالَ فَأَحَلَّ النَّاسُ بِعُمْرَةٍ إِلَّا مَنْ كَانَ سَاقَ الْهَدْيَ قَالَ وَبَقِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَهُ مِائَةُ بَدَنَةٍ وَقَدِمَ عَلِيٌّ مِنْ الْيَمَنِ فَقَالَ لَهُ بِأَيِّ شَيْءٍ أَهْلَلْتَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُمَّ إِنِّي أُهِلُّ بِمَا أَهَلَّ بِهِ نَبِيُّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَعْطَاهُ نَيِّفًا عَلَى الثَّلَاثِينَ مِنْ الْبُدْنِ قَالَ ثُمَّ بَقِيَا عَلَى إِحْرَامِهِمَا حَتَّى بَلَغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ
Musnad Ahmad 14416: Telah bercerita kepada kami [Abu Ahmad Az Zubaidi] telah bercerita kepada kami [Qathn] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: kami berangkat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kami tidak berangkat kecuali hanya berniat haji. Tatkala kami sampai di Makkah, disampaikan kepada kami barangsiapa yang tidak membawa sembelihan maka bertahallullah, yang membawa sembelihan maka teruskanlah ihromnya. Lalu orang-orang melakukan tahallul untuk umrah kecuali yang membawa sembelihan. Dan tersisa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersama seratus unta. 'Ali datang dari Yaman, lalu ditanya kepadanya, dengan apa kamu melakukan ihlal (talbiyah dan niat)? dia menjawab, Ya Allah sesungguhnya saya berniat sebagaimana nabimu shallallahu 'alaihi wa sallam berniat. Lalu dia memberikan sekitar tiga puluh lima badanah. Keduanya tetap dalam ihramnya sampai sembelihan sampai pada tempatnya.
Grade
مسند أحمد ١٤٤٢٦: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَابِقٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ الدَّجَّالُ فِي خَفْقَةٍ مِنْ الدِّينِ وَإِدْبَارٍ مِنْ الْعِلْمِ فَلَهُ أَرْبَعُونَ لَيْلَةً يَسِيحُهَا فِي الْأَرْضِ الْيَوْمُ مِنْهَا كَالسَّنَةِ وَالْيَوْمُ مِنْهَا كَالشَّهْرِ وَالْيَوْمُ مِنْهَا كَالْجُمُعَةِ ثُمَّ سَائِرُ أَيَّامِهِ كَأَيَّامِكُمْ هَذِهِ وَلَهُ حِمَارٌ يَرْكَبُهُ عَرْضُ مَا بَيْنَ أُذُنَيْهِ أَرْبَعُونَ ذِرَاعًا فَيَقُولُ لِلنَّاسِ أَنَا رَبُّكُمْ وَهُوَ أَعْوَرُ وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ ك ف ر مُهَجَّاةٌ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ كَاتِبٌ وَغَيْرُ كَاتِبٍ يَرِدُ كُلَّ مَاءٍ وَمَنْهَلٍ إِلَّا الْمَدِينَةَ وَمَكَّةَ حَرَّمَهُمَا اللَّهُ عَلَيْهِ وَقَامَتْ الْمَلَائِكَةُ بِأَبْوَابِهَا وَمَعَهُ جِبَالٌ مِنْ خُبْزٍ وَالنَّاسُ فِي جَهْدٍ إِلَّا مَنْ تَبِعَهُ وَمَعَهُ نَهْرَانِ أَنَا أَعْلَمُ بِهِمَا مِنْهُ نَهَرٌ يَقُولُ الْجَنَّةُ وَنَهَرٌ يَقُولُ النَّارُ فَمَنْ أُدْخِلَ الَّذِي يُسَمِّيهِ الْجَنَّةَ فَهُوَ النَّارُ وَمَنْ أُدْخِلَ الَّذِي يُسَمِّيهِ النَّارَ فَهُوَ الْجَنَّةُ قَالَ وَيَبْعَثُ اللَّهُ مَعَهُ شَيَاطِينَ تُكَلِّمُ النَّاسَ وَمَعَهُ فِتْنَةٌ عَظِيمَةٌ يَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ فِيمَا يَرَى النَّاسُ وَيَقْتُلُ نَفْسًا ثُمَّ يُحْيِيهَا فِيمَا يَرَى النَّاسُ لَا يُسَلَّطُ عَلَى غَيْرِهَا مِنْ النَّاسِ وَيَقُولُ أَيُّهَا النَّاسُ هَلْ يَفْعَلُ مِثْلَ هَذَا إِلَّا الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ فَيَفِرُّ الْمُسْلِمُونَ إِلَى جَبَلِ الدُّخَانِ بِالشَّامِ فَيَأْتِيهِمْ فَيُحَاصِرُهُمْ فَيَشْتَدُّ حِصَارُهُمْ وَيُجْهِدُهُمْ جَهْدًا شَدِيدًا ثُمَّ يَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ فَيُنَادِي مِنْ السَّحَرِ فَيَقُولُ يَا أَيُّهَا النَّاسُ مَا يَمْنَعُكُمْ أَنْ تَخْرُجُوا إِلَى الْكَذَّابِ الْخَبِيثِ فَيَقُولُونَ هَذَا رَجُلٌ جِنِّيٌّ فَيَنْطَلِقُونَ فَإِذَا هُمْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتُقَامُ الصَّلَاةُ فَيُقَالُ لَهُ تَقَدَّمْ يَا رُوحَ اللَّهِ فَيَقُولُ لِيَتَقَدَّمْ إِمَامُكُمْ فَلْيُصَلِّ بِكُمْ فَإِذَا صَلَّى صَلَاةَ الصُّبْحِ خَرَجُوا إِلَيْهِ قَالَ فَحِينَ يَرَى الْكَذَّابُ يَنْمَاثُ كَمَا يَنْمَاثُ الْمِلْحُ فِي الْمَاءِ فَيَمْشِي إِلَيْهِ فَيَقْتُلُهُ حَتَّى إِنَّ الشَّجَرَةَ وَالْحَجَرَ يُنَادِي يَا رُوحَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ فَلَا يَتْرُكُ مِمَّنْ كَانَ يَتْبَعُهُ أَحَدًا إِلَّا قَتَلَهُ
Musnad Ahmad 14426: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Sabiq] telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Thahman] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] sesungguhnya dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dajjal akan keluar saat terjadinya krisis dalam memeluk agama dan banyak yang meninggalkan ilmu. Dia mengelilingi bumi selama empat puluh malam, sehari lamanya ada yang seperti satu tahun. Sehari di dalamnya, ada yang lamanya seperti satu bulan. Satu hari di dalamnya lamanya seperti satu minggu, lalu semua harinya sebagaimana hari kalian ini. Dia mempunyai keledai dan dinaikinya, jarak antara kedua telinganya empat puluh dhiro'. Dia berkata kepada manusia, saya adalah tuhan kalian. Dia buta salah satu matanya. Dan tuhan kalian tidaklah buta sebelah, tertulis antara kedua matanya KAFIR, KA FA RO yang dapat dieja setiap orang mukmin baik yang bisa menulis maupun yang tidak. Dia mendatangi semua sumber-sumber air dan menghabiskannya, dan juga memasuki semua kota kecuali Madinah dan Makkah, karena Allah telah mengharamkan keduanya. Para malaikat berdiri di pintu-pintunya. (Dajjal) membawa segunung roti. Dan manusia dalam kesusahan kecuali yang mengikutinya. Dia mempunyai dua sungai, saya (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) lebih tahu keduanya daripada dia sendiri. Sungai yang dikatakan surga dan sungai yang dikatakannya neraka. Siapa yang dimasukkan ke dalam surga nya maka itu sejatinya adalah neraka, dan yang dimasukkan ke dalam neraka itu sebenarnya adalah surga ". (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: Allah mengutus bersamanya para setan, yang akan mengajak berbicara kepada orang-orang, dia membawa fitnah yang sangat dahsyat. Dia seolah-olah bisa memerintahkan langit sehingga menurunkan hujan menurut penglihatan manusia, membunuh orang lalu menghidupkannya kembali menurut pandangan mereka, tidak ada yang mengalahkannya dari kalangan manusia. Dia berkata: Wahai manusia, bukankah tidak bisa melakukan hal ini kecuali rob AZZWAJALLA ". (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Lalu orang-orang muslim lari ke gunung Dukhan di Syam, lalu dia mendatangi mereka dan mengepungnya dengan kepungan yang sangat ketat dan sangat susah payah, lalu turunlah 'Isa bin Maryam, beliau memanggil di waktu menjelang subuh. Lalu beliau berkata 'Wahai manusia, apa yang membuat kalian keluar menghindari pendusta yang sangat keji itu', lalu mereka menjawab 'Ini adalah seorang yang keji.' Lalu mereka meninggalkannya dan mengikuti 'Isa bin Maryam alaihissalam, lalu dilaksanakan shalat, lalu dikatakan kepadanya, 'Majulah wahai Ruh Allah', lalu Isa mengaktakan 'Agar imam kalian maju dan memimpin shalat kalian', setelah mereka selesai shalat subuh mereka keluar menuju 'Isa". (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) berkata: tatkala Dajjal melihat, dia mencair sebagaimana garam yang mencair dalam air, lalu ('Isa bin Maryam Alahissalam) berjalan menuju dia dan membunuhnya, sampai pohon dan batu saja memanggil 'Wahai ruh Allah ini orang Yahudi', maka dia tidak meninggalkan seorangpun yang mengikuti (Dajjal) kecuali beliau membunuhnya.
Grade
مسند أحمد ١٤٤٣٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ وُلِدَ لِرَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ غُلَامٌ فَأَرَادَ أَنْ يُسَمِّيَهُ مُحَمَّدًا فَانْطَلَقَ بِهِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلُوهُ فَقَالَ سَمُّوا بِاسْمِي وَلَا تَكَنَّوْا بِكُنْيَتِي فَإِنِّي بُعِثْتُ قَاسِمًا أَقْسِمُ بَيْنَكُمْ
Musnad Ahmad 14435: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Hushoin] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: telah lahir seorang anak laki-laki dari seseorang Anshor, dia hendak memberinya nama MUHAMMAD, Maka dia bawa bayi tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan bertanya kepadanya. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Berilah nama dengan namaku namun jangan berkuniyah (nama yang disandarkan kepada nama anaknya) dengan kuniyahku, sesungguhnya saya diutus sebagai orang yang membagi, yang membagi-bagikan rampasan perang kepada kalian".
Grade
مسند أحمد ١٤٤٣٦: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ وُلِدَ لَهُ غُلَامٌ فَأَرَادَ أَنْ يُسَمِّيَهُ مُحَمَّدًا فَكَأَنَّهُمْ كَرِهُوهُ فَحَمَلَهُ عَلَى عَاتِقِهِ فَأَتَى بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَمَّوْا بِاسْمِي وَلَا تَكَنَّوْا بِكُنْيَتِي
Musnad Ahmad 14436: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Manshur] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Jabir bin Abdullah], ada seseorang dari Anshar mendapatkan anak laki-laki lalu dia hendak memberinya nama MUHAMMAD, mereka sepertinya membencinya, maka dibawalah bayi tersebut oleh pelayannya dan dibawa kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Berilah nama dengan namaku namun jangan berkuniyah (nama yang disandarkan kepada nama anaknya) dengan kuniyahku".
Grade
مسند أحمد ١٤٤٣٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ أَنَّهُ سَمِعَ سَعِيدَ بْنَ أَبِي كَرِيْبٍ أَوْ شُعَيْبَ بْنَ أَبِي كَرْبٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ عَلَى جَمَلٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَيْلٌ لِلْعَرَاقِيبِ مِنْ النَّارِ
Musnad Ahmad 14437: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dari [Ibnu Ishaq] sesungguhnya telah mendengar [Said Bin Abu Karib] atau Syua'ib Bin Abu Karb berkata: saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] ketika beliau sedang berada di atas untanya berkata: saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celakalah tumit-tumit yang tak tersentuh air wudhu untuk disundut bara api neraka"
Grade
مسند أحمد ١٤٤٤٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ نَرْجِعُ إِلَى مَنَازِلِنَا وَهِيَ مِيلٌ وَأَنَا أُبْصِرُ مَوَاقِعَ النَّبْلِ
Musnad Ahmad 14443: Telah bercerita kepada kami [Abdurrozaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: kami shalat maghrib bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu kami pulang ke rumah kami yang jaraknya satu mil, namun saya masih bisa melihat tempat anak panah.
Grade
مسند أحمد ١٤٤٤٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ وُلِدَ لِرَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ غُلَامٌ فَسَمَّاهُ الْقَاسِمَ فَقَالَتْ الْأَنْصَارُ وَاللَّهِ لَا نُكَنِّيكَ بِهِ أَبَدًا فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَثْنَى عَلَى الْأَنْصَارِ خَيْرًا ثُمَّ قَالَ تَسَمَّوْا بِاسْمِي وَلَا تَكَنَّوْا بِكُنْيَتِي
Musnad Ahmad 14445: Telah bercerita kepada kami [Abdurrozzaq] telah bercerita kepada kami [Ma'mar] dari [Manshur] dari [Salim bin Abu Al ja'd] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: telah terlahir seorang anak laki-laki dari seseorang Anshor, lalu dia hendak memberinya nama AL QOSIM. Orang-orang Anshor berkata: demi Allah kami tidak akan memanggil kuniyahmu selamanya. Hal itu sampai kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu beliau memuji kebaikan pada Anshor lalu bersabda: "Berilah nama dengan namaku namun jangan berkuniyah (nama yang disandarkan kepada nama anaknya) dengan kunyahku".
Grade
مسند أحمد ١٤٤٦١: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ فَقَالَ أَيُّ يَوْمٍ أَعْظَمُ حُرْمَةً فَقَالُوا يَوْمُنَا هَذَا قَالَ فَأَيُّ شَهْرٍ أَعْظَمُ حُرْمَةً قَالُوا شَهْرُنَا هَذَا قَالَ أَيُّ بَلَدٍ أَعْظَمُ حُرْمَةً قَالُوا بَلَدُنَا هَذَا قَالَ فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا فِي شَهْرِكُمْ هَذَا هَلْ بَلَّغْتُ قَالُوا نَعَمْ قَالَ اللَّهُمَّ اشْهَدْ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ بَحْرٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ
Musnad Ahmad 14461: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin 'Ubaid] telah bercerita kepada kami [Al 'A'masy] dari [Abu Sholih] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkhutbah kepada kami pada Hari Nahr (idul-adha), beliau bersabda: "Hari apakah yang paling besar kesuciannya?" mereka menjawab 'hari ini.' Beliau bertanya, "Bulan apakah yang paling besar kesuciannya?" mereka menjawab, 'Bulan ini.' Beliau bertanya, "Negeri mana yang paling besar kesuciannya?" mereka menjawab, 'Negeri ini.' Beliau bersabda: "Sesungguhnya darah dan harta kalian adalah haram (terjaga kehormatannya) sebagaimana kesucian hari ini, di negeri ini pada bulan kalian ini. Ini, bukankah sudah saya sampaikan?" mereka menjawab, 'Ya.' (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Ya Allah saksikanlah". Telah bercerita kepada kami ['Ali Bin Bahr] telah bercerita kepada kami ['Isa Bin Yunus] dari [Al 'A'masy] dari [Abu Sholih] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda pada Haji Wada', lalu menyebutkan hadis secara makna.
Grade