مسند أحمد ١٢٢٣٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَقَاطَعُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا وَلَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثٍ
Musnad Ahmad 12230: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [az-Zuhri] dari [Anas] berkata Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Janganlah kalian saling dengki, saling memutuskan, saling memusuhi dan jadilah hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga (hari)."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٣١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَعْرَابِ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا فَقَالَ الْأَعْرَابِيُّ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَبِيرٍ أَحْمَدُ عَلَيْهِ نَفْسِي إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
Musnad Ahmad 12231: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [az-Zuhri] berkata: telah bercerita kepadaku [Anas bin Malik], ada seorang badui datang pada Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam dan berkata: "Wahai Rasulullah, kapan hari kiamat itu?" Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam menjawab, "Apa yang telah kau persiapkan untuknya?." orang badui tadi berkata: "Aku belum mempersiapkannya dengan amalan istimewa sehingga bisa memuji diriku, kecuali hanya aku mencintai Allah dan RasulNya." Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda padanya, "Kamu bersama orang yang kau cintai."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٣٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ نَظَرَ بَعْضُ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَضُوءًا فَلَمْ يَجِدُوا قَالَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَاهُنَا مَاءٌ قَالَ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَضَعَ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ الَّذِي فِيهِ الْمَاءُ ثُمَّ قَالَ تَوَضَّئُوا بِسْمِ اللَّهِ فَرَأَيْتُ الْمَاءَ يَفُورُ يَعْنِي بَيْنَ أَصَابِعِهِ وَالْقَوْمُ يَتَوَضَّئُونَ حَتَّى تَوَضَّئُوا عَنْ آخِرِهِمْ قَالَ ثَابِتٌ قُلْتُ لِأَنَسٍ كَمْ تُرَاهُمْ كَانُوا قَالَ نَحْوًا مِنْ سَبْعِينَ
Musnad Ahmad 12233: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: sebagian sahabat Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam mencari tempat berwudlu maka tidak didapatkannya. Kontan Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Disini ada air." (Anas bin Malik) Radhiyallahu'anhu berkata: maka saya melihat Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam meletakkan tangannya dalam sebuah bejana yang sudah terisi air lalu berkata: berwudlulah kalian dengan mengucapkan BISMILLAH, maka saya melihat air memancar tepatnya diantara jari-jarinya dan kaumnya berwudlu sampai yang terakhir. Tsabit berkata: saya bertanya pada Anas, "Berapa jumlahnya kau lihat?." Beliau menjawab, "Sekitar tujuh puluh orang."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٣٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ نَاسًا مِنْ الْأَنْصَارِ قَالُوا يَوْمَ حُنَيْنٍ حِينَ أَفَاءَ اللَّهُ عَلَى رَسُولِهِ أَمْوَالَ هَوَازِنَ وَطَفِقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْطِي رِجَالًا مِنْ قُرَيْشٍ الْمِائَةَ مِنْ الْإِبِلِ كُلَّ رَجُلٍ فَقَالُوا يَغْفِرُ اللَّهُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْطِي قُرَيْشًا وَيَتْرُكُنَا وَسُيُوفُنَا تَقْطُرُ مِنْ دِمَائِهِمْ قَالَ أَنَسٌ فَحُدِّثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَقَالَتِهِمْ فَأَرْسَلَ إِلَى الْأَنْصَارِ فَجَمَعَهُمْ فِي قُبَّةٍ مِنْ أَدَمٍ وَلَمْ يَدْعُ أَحَدًا غَيْرَهُمْ فَلَمَّا اجْتَمَعُوا جَاءَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا حَدِيثٌ بَلَغَنِي عَنْكُمْ فَقَالَتْ الْأَنْصَارُ أَمَّا ذَوُو رَأْيِنَا فَلَمْ يَقُولُوا شَيْئًا وَأَمَّا نَاسٌ حَدِيثَةٌ أَسْنَانُهُمْ فَقَالُوا كَذَا وَكَذَا لِلَّذِي قَالُوا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأُعْطِي رِجَالًا حُدَثَاءَ عَهْدٍ بِكُفْرٍ أَتَأَلَّفُهُمْ أَوْ قَالَ أَسْتَأْلِفُهُمْ أَفَلَا تَرْضَوْنَ أَنْ يَذْهَبَ النَّاسُ بِالْأَمْوَالِ وَتَرْجِعُونَ بِرَسُولِ اللَّهِ إِلَى رِحَالِكُمْ فَوَاللَّهِ لَمَا تَنْقَلِبُونَ بِهِ خَيْرٌ مِمَّا يَنْقَلِبُونَ بِهِ قَالُوا أَجَلْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ رَضِينَا فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكُمْ سَتَجِدُونَ بَعْدِي أَثَرَةً شَدِيدَةً فَاصْبِرُوا حَتَّى تَلْقَوْا اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَإِنِّي فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ قَالَ أَنَسٌ فَلَمْ نَصْبِرْ
Musnad Ahmad 12235: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [az-Zuhri] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Anas bin Malik], pada hari Hunain ketika Allah memberikan fa'i pada RasulNya dari rampasan Hawazin, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam memberikan pada kalangan Quraisy seratus unta setiap orang, ada orang dari Anshar berkata "Semoga Allah mengampuni rasulNya, hanya memberi pada orang Quraisy dan meninggalkan kita sedangkan pedang-pedang kita masih basah dengan darah peperangan. Anas berkata: kasus ini diberitahukan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam, maka (Rasul) mengirim utusan pada kaum anshar dan mengumpulkannya dalam kemah besar yang terbuat dari kulit dan tidak diikutkan satupun selain dari golongan mereka (anshar). Tatkala mereka sudah berkumpul, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam mendatanginya dan bersabda, "Apa yang kalian bicarakan dan berita itu telah sampai padaku." Maka kaum anshar berkata: "Tinggalkan pendapat kami", dan semuanya tidak bicara apapun. Sedang barisan muda anshar secara polos mengatakan apa adanya peristiwa yang telah terjadi terhadap yang diam. Maka Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, " Sungguh aku memberikan rampasan perang itu kepada orang-orang Islam yang baru saja meninggalkan kekafirannya. Itu kulakukan semata-mata untuk melunakkan hatinya. Atau setidaknya menjinakkan sanubarinya. Tidaklah kalian rela jika manusia pulang membawa harta benda sedangkan kalian pulang membawa RosulNya ke tempat tinggal kalian. Demi Allah, apa yang kalian dapatkan itu lebih baik daripada apa yang mereka bawa." Mereka menjawab, "Ya Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam kami rela." Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Sesungguhnya kalian akan mendapatkan setelahku rasa ego yang sangat maka bersabarlah sampai kalian bertemu Allah dan RasulNya, sesungguhnya aku akan mendahului kalian kalian dalam telaga." Anas berkata: Hanya saja kita ini orang-orang yang tidak sabaran.
Grade
مسند أحمد ١٢٢٣٨: حَدَّثَنَا غَسَّانُ بْنُ مُضَرَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ يَزِيدَ أَبُو مَسْلَمَةَ قَالَ سَأَلْتُ أَنَسًا أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي النَّعْلَيْنِ قَالَ نَعَمْ
Musnad Ahmad 12238: Telah menceritakan kepada kami [Ghassan bin Mudlar] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] yaitu Ibnu Zaid Abu Maslamah berkata: saya bertanya pada [Anas] apakah Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam shalat dengan memakai sepasang sandal? Maka dia menjawab "Ya."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٤١: حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا يَقُولُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Musnad Ahmad 12241: Telah menceritakan kepada kami [Mu'tamar] dari [bapaknya] berkata: saya mendengar [Anas] berkata: Nabi Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Barangsiapa dengan sengaja berdusta atas namaku maka bersiaplah menempati tempatnya di neraka."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٤٢: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدٌ يَعْنِي الْمَقْبُرِيَّ عَنْ شَرِيكِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ فَحَذَّرَ النَّاسَ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ مَتَى السَّاعَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَبَسَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي وَجْهِهِ فَقُلْنَا لَهُ اقْعُدْ فَإِنَّكَ قَدْ سَأَلْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَكْرَهُ قَالَ ثُمَّ قَامَ الثَّانِيَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ فَبَسَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي وَجْهِهِ أَشَدَّ مِنْ الْأُولَى فَأَجْلَسْنَاهُ قَالَ ثُمَّ قَامَ الثَّالِثَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْحَكَ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ أَعْدَدْتُ لَهَا حُبَّ اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْلِسْ فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
Musnad Ahmad 12242: Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Laits] berkata: telah bercerita kepadaku [Sa'id] yaitu al-Maqburi dari [Syuraik bin Abdullah bin Abu Namr] dari [Anas bin Malik], Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam berdiri dan memperingatkan manusia. Maka salah seorang laki-laki berdiri dan bertanya, "Kapankan hari kiamat wahai Rasulullah?", Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam mengernyitkan dahi wajahnya. Maka kami berkata padanya, "Duduklah, kamu menanyai Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam suatu hal yang dibencinya." Anas bin Malik berkata: lalu orang kedua berdiri dan berkata: wahai Rasulullah kapankah hari kiamat. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam mengernyitkan dahi wajahnya lebih serius daripada yang pertama. Lalu kami dudukkan orang tersebut. Anas bin Malik berkata: kemudian berdiri orang ketiga dan berkata: wahai Rasulullah kapankah hari kiamat? Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda padanya, "Celaka kamu apakah yang telah kau persiapkan untuk mendapatinya." Dia berkata: aku persiapkan dengan mencintai Allah dan RasulNya, maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda padanya, "Duduklah, maka sesungguhnya kamu bersama yang kau cintai."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٥٤: حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قِيَامِ السَّاعَةِ وَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ قَالَ أَيْنَ السَّائِلُ عَنْ السَّاعَةِ فَقَالَ الرَّجُلُ هَا أَنَا ذَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا فَإِنَّهَا قَائِمَةٌ قَالَ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَبِيرِ عَمَلٍ غَيْرَ أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ فَأَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ قَالَ فَمَا فَرِحَ الْمُسْلِمُونَ بِشَيْءٍ بَعْدَ الْإِسْلَامِ أَشَدَّ مِمَّا فَرِحُوا بِهِ
Musnad Ahmad 12254: Telah menceritakan kepada kami [Abu Kamil] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Anas], seorang laki-laki bertanya pada Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam tentang terjadinya hari kiamat, waktu itu sedang dilaksanakan shalat. Tatkala Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam selesai shalat, bertanya, "Dimana orang yang bertanya masalah hari kiamat?." Salah seorang menjawab, "Saya ya Rasulullah", Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bertanya, "Apa yang kau persiapkan untuknya, karena pasti akan terjadi?." Dia menjawab, "Aku sih tidak mempersiapkan dengan amal istimewa, tapi hanya mencintai Allah dan RasulNya." (Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam) bersabda, "Kau akan bersamanya." (Anas bin Malik) berkata: "Maka orang-orang muslim tidak merasakan kesenangan setelah Islam melebihi kesenangan terhadap hal itu."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٥٦: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنَا عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ لَأَحَبَّ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَادٍ آخَرُ وَلَا يَمْلَأُ فَاهُ إِلَّا التُّرَابُ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ
Musnad Ahmad 12256: Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Laits] telah menceritakan kepada kami ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari [Anas bin Malik], Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Seandainya anak Adam diberi sebukit emas, dia pun masih mengharap bukit lainnya, dan tidak bisa menutupi mulutnya kecuali tanah. Dan Allah menerima taubat orang yang bertaubat."
Grade
مسند أحمد ١٢٢٦٦: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْتُ حَدِّثْنَا بِشَيْءٍ شَهِدْتَهُ مِنْ هَذِهِ الْأَعَاجِيبِ لَا تُحَدِّثْنَا بِهِ عَنْ غَيْرِكَ قَالَ صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ وَقَعَدَ عَلَى الْمَقَاعِدِ الَّتِي كَانَ يَأْتِيهِ عَلَيْهَا جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ فَجَاءَ بِلَالٌ فَآذَنَهُ بِصَلَاةِ الْعَصْرِ فَقَالَ مَنْ كَانَ لَهُ أَهْلٌ بَعِيدٌ بِالْمَدِينَةِ لِيَقْضِيَ حَاجَتَهُ وَيُصِيبَ مِنْ الْوَضُوءِ وَبَقِيَ نَاسٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ لَيْسَ لَهُمْ أَهْلُونَ بِالْمَدِينَةِ قَالَ فَأَتَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَدَحٍ أَرْوَحَ فِي أَسْفَلِهِ شَيْءٌ مِنْ مَاءٍ قَالَ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَفَّهُ فِي الْقَدَحِ فَمَا وَسِعَتْ كَفَّهُ فَوَضَعَ أَصَابِعَهُ هَؤُلَاءِ الْأَرْبَعَ ثُمَّ قَالَ ادْنُوا فَتَوَضَّئُوا قَالَ فَتَوَضَّئُوا حَتَّى مَا بَقِيَ مِنْهُمْ أَحَدٌ إِلَّا تَوَضَّأَ فَقُلْنَا يَا أَبَا حَمْزَةَ كَمْ تُرَاهُمْ كَانُوا قَالَ بَيْنَ السَّبْعِينَ إِلَى الثَّمَانِينَ
Musnad Ahmad 12266: Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman yaitu bin al-Mughirah] dari [Tsabit] dari [Anas bin Malik] berkata: saya (Tsabit) telah berkata: ceritakan kepada kami suatu keajaiban yang engkau saksikan sendiri bukannya kau dengar dari orang lain, (Anas bin Malik) berkata: Suatu ketika Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam shalat zhuhur bersama kami lalu duduk di tempat yang diduduki Jibril saat bertemu Nabi. (Anas bin Malik) melanjutkan: Lalu datang Bilal mengumandangkan azan Ashar, maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda, "Siapa yang memiliki keluarga (meski) jauh di Madinah, hendaklah ia menunaikan hajatnya dan berwudhu di sana." Berkenaan dengan kaum Muhajirin yang tidak memiliki keluarga di Madinah, (Anas bin Malik) berkata: Nabi kemudian mengambil bejana kosong hanya terdapat sedikit air di bagian bawahnya. (Anas bin Malik) berkata: Maka Nabi memasukkan tangannya di bejana, sayang, tangan beliau sepertinya terlalu lebar. Lalu Nabi hanya memasukkan empat jarinya seraya bersabda: Mendekatlah kalian semua dan berwudhulah dari bejana ini. (Anas bin Malik) berkata: Semuanya kemudian berwudhu hingga tak tersisa seorangpun. Aku (Tsabit) bertanya kepada (Anas bin Malik), Wahai Abu Hamzah, berapa orang yang kau lihat saat itu berwudhu? Ia menjawab: Antara tujuh puluh hingga delapan puluh orang.
Grade