مسند أحمد ٢٣٧٦١: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ أَبُو لُبَابَةَ مِنْ بَنِي عُقَيْلٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ مَا يُرِيدُ أَنْ يُفْطِرَ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ مَا يُرِيدُ أَنْ يَصُومَ وَكَانَ يَقْرَأُ كُلَّ لَيْلَةٍ بِبَنِي إِسْرَائِيلَ وَالزُّمَرِ
Musnad Ahmad 23761: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Marwan Abu Lubabah] dari bani 'Uqail dari [Aisyah], berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam seringkali melakukan puasa hingga kami mengatakan bahwa beliau tidak pernah berbuka. Dan, bila beliau juga sering berbuka hingga kami katakan seolah-olah beliau selalu ingin berpuasa. Dan, pada setiap malamnya beliau membaca surat Bani Isra'il dan Az-Zumar."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٢: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَاةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ وَحَدَّثَنِيهِ مَكْحُولٌ قَالَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا اسْتُحِلَّ بِهِ فَرْجُ الْمَرْأَةِ مِنْ مَهْرٍ أَوْ عِدَّةٍ فَهُوَ لَهَا وَمَا أُكْرِمَ بِهِ أَبُوهَا أَوْ أَخُوهَا أَوْ وَلِيُّهَا بَعْدَ عُقْدَةِ النِّكَاحِ فَهُوَ لَهُ وَأَحَقُّ مَا أُكْرِمَ بِهِ الرَّجُلُ ابْنَتُهُ وَأُخْتُهُ
Musnad Ahmad 23762: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Abdul Wahid bin Ziyad], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al-Hajaj bin Arthah] dari ['Amru bin Syu'aib] dari ['Urwah bin Az-Zubair] dari [Aisyah] berkata: telah menceritakan kepadaku [Makhul], keduanya berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesuatu yang manjadikan kemaluan wanita halal berupa mahar atau pemberian, maka dia menjadi milik wanita tersebut dan apa-apa yang diberikan ayahnya, saudaranya, atau walinya setelah akad nikah maka ia menjadi miliknya (sang suami) dan yang paling berhak terhadap pemberian yang diberikan kepada seseorang adalah anak perempuan dan saudara perempuannya."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٣: قَالَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنِي سَلَّامُ بْنُ أَبِي مُطِيعٍ عَنْ جَابِرٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ يَحْيَى بْنِ الْجَزَّارِ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ مَنْ غَسَّلَ مَيِّتًا فَأَدَّى فِيهِ الْأَمَانَةَ يَعْنِي أَنْ لَا يُفْشِيَ عَلَيْهِ مَا يَكُونُ مِنْهُ عِنْدَ ذَلِكَ كَانَ مِنْ ذُنُوبِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ قَالَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلْيَلِهِ أَقْرَبُ أَهْلِهِ مِنْهُ إِنْ كَانَ يَعْلَمُ فَإِنْ كَانَ لَا يَعْلَمُ فَلْيَلِهِ مِنْكُمْ مَنْ تَرَوْنَ أَنَّ عِنْدَهُ حَظًّا مِنْ وَرَعٍ أَوْ أَمَانَةٍ
Musnad Ahmad 23763: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Sallam bin Abi Muthi'] dari [Jabir] dari [Asy-Sya'bi] dari [Yahya bin Al-Jazar], dia berkata: [Aisyah] berkata: "Barangsiapa memandikan mayit kemudian ia menunaikan amanat yaitu dengan tidak menyerbarkan aib mayit (aurot yang ia lihat ketika memandikannya), maka ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti saat dia dilahirkan ibunya, hendaknya seorang mayit dimandikan oleh orang yang lebih dekat kekerabatannya dengannya jika dia tahu, namun jika dia tidak tahu maka suruhlah orang yang menurut kalian memiliki kewaro'an (kehati-hatian) dan amanat."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٤: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِي الْحِلِّ وَالْحَرَمِ الْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْفَأْرَةُ وَالْحُدَيَّا وَالْغُرَابُ وَالْعَقْرَبُ
Musnad Ahmad 23764: Telah menceritakan kepada kai [Affan], dia berkata: telah mencertikan kepada kami [Hammad bin Salamah], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [Ayahnya] dari [Aisyah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ada lima hewan yang berbahaya dan boleh dibunuh baik dalam keadaan yang dibolehkan membunuhnya ataupun pada waktu yang dilarang, yaitu: anjing, binatang buas, tikus, burung gagak, burung elang, dan kala jengking."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٥: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ نَاسًا كَانُوا يَتَعَبَّدُونَ عِبَادَةً شَدِيدَةً فَنَهَاهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُكُمْ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأَخْشَاكُمْ لَهُ وَكَانَ يَقُولُ عَلَيْكُمْ مِنْ الْعَمَلِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا
Musnad Ahmad 23765: Telah menceritakan kepada kami [Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari ['Urwah] dari [Aisyah], bahwa ada sekelompok orang yang over dalam beribadah, kontan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang mereka. Beliau bersabda: "Demi Allah, aku adalah orang yang paling tahu dan paling takut di antara kalian terhadap Allah AzzaWaJalla." Dan beliau bersabda: "Hendaknya kalian beramal yang kalian mampu, karena Allah AzzaWaJalla tidak akan pernah bosan hingga kalian bosan."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٦: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِي غَيْرِهِ
Musnad Ahmad 23766: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Abdul Wahid bin Ziyad], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Al-Hasan bin Ubaidillah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibrahim] dari [Al-Aswad bin Yazid] dari [Aisyah] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir (dari bulan ramadlan) yang tidak beliau lakukan pada selainnya."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٧: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ النُّعْمَانِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا الْتَقَى الْخِتَانَانِ اغْتَسَلَ
Musnad Ahmad 23767: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Tsabit] dari [Abdullah bin Rabah] dari ['Abdul Aziz bin An-Nu'man] dari [Aisyah] berkata: "Apabila kemaluan bertemu kemaluan, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mandi."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٨: حَدَّثَنَا بَهْزٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ وَعَاصِمٌ الْأَحْوَلُ عَنْ مُعَاذَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ يُبَادِرُنِي مُبَادَرَةً
Musnad Ahmad 23768: Telah menceritakan kepada kami [Bahzu], dan [Affan], keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Qatadah], dan ['Ashim Al-Ahwal] dari [Mua'adzah] dari [Aisyah], bahwasanya dia berkata: "Saya dan Raslullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mandi dalam satu bejana dan beliau selalu mendahuluiku."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٦٩: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ دِينَارٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ أَوْسٍ عَنْ مِصْدَعٍ أَبِي يَحْيَى الْأَنْصَارِيِّ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُقَبِّلُهَا وَهُوَ صَائِمٌ وَيَمُصُّ لِسَانَهَا قُلْتُ سَمِعْتَهُ مِنْ سَعْدِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ نَعَمْ
Musnad Ahmad 23769: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Dinar] dari [Sa'ad bin Aus] dari [Mishda' Abi Yahya Al-Anshari] dari ' [Aisyah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menciumnya dan mengulum lidahnya (Aisyah) padahal beliau sedang berpuasa." Saya (Affan) Berkata: "Engkau mendengarnya dari Sa'ad bin Aus?" (Muhammd bin Dinar) menjawab: "Ya."
Grade
مسند أحمد ٢٣٧٧٠: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا حَمَّادٌ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُهْدِيَ إِلَيْهِ ضَبٌّ فَلَمْ يَأْكُلْهُ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَا أُطْعِمُهُ الْمَسَاكِينَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُطْعِمُوهُمْ مِمَّا لَا تَأْكُلُونَ
Musnad Ahmad 23770: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin salamah], dia berkata: telah mengabarkan kepada kami Hammad dari [Ibrahim] dari [Al-Aswad] dari [Aisyah], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah diberi hadiah dengan seekor biawak, dan beliau tidak memakannya. Aisyah berkata: saya berkata: "Wahai Rasulullah! Apakah saya harus memberi makan orang miskin?." Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kamu memberi makan mereka dengan apa yang tidak pernah kamu makan."
Grade