مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad #19101

مسند أحمد ١٩١٠١: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخُو سُلَيْمَانَ بْنِ كَثِيرٍ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ عَوْفٍ عَنْ أَبِي رَجَاءٍ الْعُطَارِدِيِّ عَنْ عِمْرَانَ أَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ فَرَدَّ عَلَيْهِ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ عَشْرٌ ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ فَرَدَّ عَلَيْهِ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ عِشْرُونَ ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ فَرَدَّ عَلَيْهِ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ ثَلَاثُونَ حَدَّثَنَا هَوْذَةُ عَنْ عَوْفٍ عَن أَبِي رَجَاءٍ مُرْسَلًا وَكَذَلِكَ قَالَ غَيْرُهُ

Musnad Ahmad 19101: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Katsir] saudara laki-laki Sulaiman bin Katsir, telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Sulaiman] dari [Auf] dari [Abu Raja' Al Utharidi] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu mengucapkan Assalamu 'alaikum." beliau menjawabnya, kemudian orang tersebut duduk lalu beliau bersabda: "Baginya sepuluh pahala, " kemudian seseorang lagi datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu mengucapkan Assalamu 'Alaikum Warahmatullah (Semoga selamat, sejahtera dan rahmat Allah terlimpah atasmu). Kemudian orang tersebut duduk, lalu beliau bersabda: "Baginya dua puluh pahala." Selang beberapa saat seseorang datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu mengucapkan Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh (Semoga selamat, sejahtera, rahmat dan berkah Allah terlimpah atasmu)." Lalu orang tersebut duduk, beliau pun bersabda: "Baginya tiga puluh pahala." Telah menceritakan kepada kami [Haudzah] dari [Auf] dari [Abu Raja'] secara mursal, begitu juga dengan yang lainnya."

Grade

Musnad Ahmad #19102

مسند أحمد ١٩١٠٢: حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ أَخْبَرَنِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالصَّدَقَةِ وَنَهَى عَنْ الْمُثْلَةِ

Musnad Ahmad 19102: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim bin Qasim], telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan], telah mengabarkan kepadaku ['Imran bin Hushain] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan bersedekah dan melarang memutilasi."

Grade

Musnad Ahmad #19103

مسند أحمد ١٩١٠٣: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ عَنِ الْحَسَنِ قَالَ ثَنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ قَالَ أُتِيَ بِرَجُلٍ أَعْتَقَ سِتَّةَ مَمْلُوكِينَ عِنْدَ مَوْتِهِ وَلَيْسَ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُمْ فَأَقْرَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَهُمْ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةً

Musnad Ahmad 19103: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim], telah menceritakan kepada kami [Al Mubarak] dari [Al Hasan] ia berkata: telah menceritakan kepada kami ['Imran bin Hushain] ia berkata: "Seorang laki-laki membebaskan enam orang budaknya menjelang wafat, padahal ia tidak memiliki herta peninggalan selain budak-budak tersebut, lalu ia di hadapkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengundi budak-budak tersebut, dan membebaskan yang dua serta menetapkan yang empat (menjadi budak)."

Grade

Musnad Ahmad #19104

مسند أحمد ١٩١٠٤: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ وَحَسْنُ بْنُ مُوسَى قَالَا ثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا غَيْلَانُ بْنُ جَرِيرٍ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ صَلَّيْتُ أَنَا وَعِمْرَانُ خَلْفَ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فَكَانَ إِذَا سَجَدَ كَبَّرَ وَإِذَا رَفَعَ كَبَّرَ وَإِذَا نَهَضَ مِنْ الرَّكْعَتَيْنِ كَبَّرَ فَلَمَّا انْصَرَفْنَا أَخَذَ عِمْرَانُ بْنُ الْحُصَيْنِ بِيَدِي فَقَالَ لَقَدْ صَلَّى بِنَا هَذَا مِثْلَ صَلَاةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ قَالَ لَقَدْ ذَكَّرَنِي هَذَا صَلَاةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Musnad Ahmad 19104: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Harb] dan [Hasan bin Musa], keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid]: telah menceritakan kepada kami [Ghailan bin Jarir] dari [Mutharrif] ia berkata: Aku bersama [Imran bin Hushain] shalat di belakang Ali bin Abu Thalib di Kufah, Ali bertakbir setiap hendak sujud, bangun dari sujud dan bangun dari dua raka'at. Seusai shalat, Imran bin Hushain memegang tanganku sambil berkata: "Sungguh dia shalat mengimami kami ini sebagaimana shalatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Atau berkata: "Hal ini mengingatkanku pada shalatnya Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam."

Grade

Musnad Ahmad #19105

مسند أحمد ١٩١٠٥: حَدَّثَنَا عَفَّانُ وَبَهْزٌ قَالَا ثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ قَالَ بَهْزٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ أُمَّتِي الْقَرْنُ الَّذِي بُعِثْتُ فِيهِمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ وَاللَّهُ أَعْلَمُ أَذَكَرَ الثَّالِثَ أَمْ لَا ثُمَّ يَنْشَأُ قَوْمٌ يَشْهَدُونَ وَلَا يُسْتَشْهَدُونَ وَيَنْذُرُونَ وَلَا يُوفُونَ وَيَخُونُونَ وَلَا يُؤْتَمَنُونَ وَيَفْشُو فِيهِمْ السِّمَنُ

Musnad Ahmad 19105: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] dan [Bahz] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah], telah menceritakan kepada kami [Qatadah]. - [Bahz] mengatakan dari [Qatadah] - dari [Zurarah bin 'Aufa] dari ['Imran bin Hushain] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sebaik-baik ummatku adalah masa yang aku di utus (hidup) bersama mereka, kemudian orang-orang setelah mereka kemudian orang-orang setelah mereka. -Imran mengatakan: "Demi Allah, aku mengetahui pakah beliau menyebutkan hingga tiga kali atau tidak- Kemudian akan datang suatu kaum yang bersaksi padahal mereka tidak diminta persaksian, mereka bernadzar (berjanji) namun tidak pernah menepati, mereka berkhianat dan tiada dapat dipercaya, mereka dikenal dengan badan mereka yang gemuk."

Grade

Musnad Ahmad #19106

مسند أحمد ١٩١٠٦: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ يَعْنِي الْعَطَّارَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ جُهَيْنَةَ أَتَتْ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ لَهُ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ وَهِيَ حَامِلٌ فَأَمَرَ بِهَا أَنْ يُحْسَنَ إِلَيْهَا حَتَّى تَضَعَ فَلَمَّا وَضَعَتْ جِيءَ بِهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ بِهَا فَشُكَّتْ عَلَيْهَا ثِيَابُهَا ثُمَّ رَجَمَهَا ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا فَقَالَ عُمَرُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ تُصَلِّي عَلَيْهَا وَقَدْ زَنَتْ فَقَالَ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ قُسِمَتْ بَيْنَ سَبْعِينَ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Musnad Ahmad 19106: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] dari [Aban yaitu Al 'Aththar], telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abu Katsir] dari [Abu Qilabah] dari [Abu Muhallab] dari ['Imran bin Hushain] bahwa seorang wanita dari suku Juhainah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sambil berkata: "Sungguh aku telah melanggar hukum (berzina) maka tegakkanlah hukum atasku!." Padahal dia tengah mengandung, maka beliau memerintahkan (kepada walinya) untuk merawat wanita tersebut hingga melahirkan, seusai melahirkan wanita itu di hadapkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau memerintahkan supaya mengenakan pakaian yang erat (agar auratnya tidak tersingkap ketika ekskusi), kemudian wanita itu di rajam, setelah itu beliau menshalati jenazahnya. Serta merta berkata: "Wahai Nabiyullah, menshalatkannya padahal anda telah merajamnya?." Beliau menjawab: "Sungguh dia telah bertaubat, kalau sekiranya taubatnya dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, maka taubatnya akan mencukupi mereka semua, adakah taubat yang lebih baik daripada seseorang menyerahkan dirinya kepada Allah Tabaraka Wa Ta'ala?"

Grade

Musnad Ahmad #19107

مسند أحمد ١٩١٠٧: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّ رَجُلًا حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَأَلَ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ عَنْ رَجُلٍ نَذَرَ أَنْ لَا يَشْهَدَ الصَّلَاةَ فِي مَسْجِدٍ فَقَالَ عِمْرَانُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا نَذْرَ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ

Musnad Ahmad 19107: Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Abdul Warits], telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Zubair], telah menceritakan padaku [Ayahku] bahwa [seseorang] telah bercerita kepadanya: bahwa dia pernah bertanya kepada ['Imran bin Hushain] mengenai seseorang yang bernadzar untuk tidak shalat di Masjid. Maka 'Imran berkata: "Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada nadzar dalam keadaan marah dan kafaratnya adalah kafarat sumpah."

Grade

Musnad Ahmad #19108

مسند أحمد ١٩١٠٨: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّهُ لَقِيَ رَجُلًا بِمَكَّةَ فَحَدَّثَهُ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا نَذْرَ فِي غَضَبٍ وَكَفَّارَتُهُ كَفَّارَةُ يَمِينٍ

Musnad Ahmad 19108: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Muhammad bin Zubair], telah menceritakan kepadaku [Ayahku] bahwa ia pernah bertemu [seorang laki-laki] di Makkah dan menceritakan dari ['Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Tidak ada nadzar dalam keadaan marah dan kafaratnya adalah kafarat sumpah."

Grade

Musnad Ahmad #19109

مسند أحمد ١٩١٠٩: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ حَدَّثَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ قَالَ بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ إِنَّ مِنْهُ ضَعْفًا فَغَضِبَ عِمْرَانُ فَقَالَ لَا أَرَانِي أُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَيَاءُ خَيْرٌ كُلُّهُ وَتَقُولُ إِنَّ مِنْهُ ضَعْفًا قَالَ فَجَفَاهُ وَأَرَادَ أَنْ لَا يُحَدِّثَهُ فَقِيلَ لَهُ إِنَّهُ كَمَا تُحِبُّ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Musnad Ahmad 19109: Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad], telah mengabarkan pada kami [Tsabit] bahwa ['Imran bin Hushain] berkata: bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Malu itu semuanya baik." Busyair bin Ka'ab melanjutkan: "Sesungguhnya dari sifat malu itu ada pahala yang berlipat." Mendengar itu Imran marah sambil berkata: "Tidakkah kamu tahu bahwa saya sedang menyampaikan hadits dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Sifat malu itu semuanya baik, " justru kamu mengatakan: "Sesungguhnya dari sifat malu itu ada pahala yang berlipat." Lalu Imran pun menjauhinya dan tidak mau menyampaikan hadits kepadanya lagi, maka di katakan padanya: "Sesungguhnya hal itu supaya kamu menyukainya." Telah menceritakan kepada kami ['Affan], telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dari [Al Hasan] dari [Imran bin Hushain] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam seperti di atas.

Grade

Musnad Ahmad #19110

مسند أحمد ١٩١١٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا نَضْرَةَ قَالَ مَرَّ عَلَى مَسْجِدِنَا عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ فَقُمْتُ إِلَيْهِ فَأَخَذْتُ بِلِجَامِهِ فَسَأَلْتُهُ عَنْ الصَّلَاةِ فِي السَّفَرِ فَقَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَجِّ فَكَانَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ حَتَّى ذَهَبَ وَأَبُو بَكْرٍ رَكْعَتَيْنِ حَتَّى ذَهَبَ وَعُمَرُ رَكْعَتَيْنِ حَتَّى ذَهَبَ وَعُثْمَانُ سِتَّ سِنِينَ أَوْ ثَمَانٍ ثُمَّ أَتَمَّ الصَّلَاةَ بِمِنًى أَرْبَعًا

Musnad Ahmad 19110: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ali bin Zaid] ia berkata: Aku mendengar [Abu Nadhrah] berkata: ['Imran bin Hushain] pernah melewati masjid kami, lalu aku berdiri dan memegangi tali kekang kendarannya, aku lalu menanyakan padanya tentang shalat dalam perjalanan, ia menjawab: "Aku bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan haji, dalam perjalanan itu beliau selalu mengerjakan shalat dua raka'at hingga beliau meninggal. Demikian juga Abu Bakar, shalat dua raka'at hingga beliau wafat, lalu Umar juga shalat dua raka'at hingga wafat, lalu Utsman shalat dua raka'at selama enam atau delapan tahun kemudian menyempurnakan shalatnya di Mina empat raka'at."

Grade