ومن مسند علي بن أبي طالب رضي الله عنه

Bab Musnad Ali bin Abu Thalib Radliyallahu 'anhu

Musnad Ahmad #1190

مسند أحمد ١١٩٠: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ طَارِقِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ سَارَ عَلِيٌّ إِلَى النَّهْرَوَانِ فَقَتَلَ الْخَوَارِجَ فَقَالَ اطْلُبُوا فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَيَجِيءُ قَوْمٌ يَتَكَلَّمُونَ بِكَلِمَةِ الْحَقِّ لَا يُجَاوِزُ حُلُوقَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الْإِسْلَامِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ سِيمَاهُمْ أَوْ فِيهِمْ رَجُلٌ أَسْوَدُ مُخْدَجُ الْيَدِ فِي يَدِهِ شَعَرَاتٌ سُودٌ إِنْ كَانَ فِيهِمْ فَقَدْ قَتَلْتُمْ شَرَّ النَّاسِ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِمْ فَقَدْ قَتَلْتُمْ خَيْرَ النَّاسِ قَالَ ثُمَّ إِنَّا وَجَدْنَا الْمُخْدَجَ قَالَ فَخَرَرْنَا سُجُودًا وَخَرَّ عَلِيٌّ سَاجِدًا مَعَنَا

Musnad Ahmad 1190: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Israil] dari [Ibrahim bin Abdul A'la] dari [Thariq bin Ziyad] berkata: [Ali] radliyallahu 'anhu melakukan perjalanan menuju Nahrawan, kemudian membunuh orang-orang khawarij. Dia berkata: Carilah mereka, karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akan datang suatu kaum yang berbicara dengan perkataan yang haq namun tidak sampai tenggorokan mereka. Mereka meluncur dari Islam sebagaimana anak panah meluncur dari busurnya. Tanda mereka -atau- di antara mereka ada seorang yang berkulit hitam dan tangannya cacat, pada tangannya terdapat rambut-rambut hitam." Jika itu terdapat pada mereka maka kalian telah membunuh orang yang paling jahat dan jika tidak ada, maka kalian telah membunuh manusia yang baik." Thariq berkata: "Kemudian kami menemukan orang yang tangannya cacat tersebut. Maka kami menyungkurkan diri bersujud dan Ali juga menyungkurkan diri bersujud bersama kami."

Grade

Musnad Ahmad #1191

مسند أحمد ١١٩١: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُفْيَانَ قَالَ خَطَبَ رَجُلٌ يَوْمَ الْبَصْرَةِ حِينَ ظَهَرَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ عَلِيٌّ هَذَا الْخَطِيبُ الشَّحْشَحُ سَبَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَلَّى أَبُو بَكْرٍ وَثَلَّثَ عُمَرُ ثُمَّ خَبَطَتْنَا فِتْنَةٌ بَعْدَهُمْ يَصْنَعُ اللَّهُ فِيهَا مَا شَاءَ

Musnad Ahmad 1191: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Al Aswad bin Qais] dari ['Amru bin Sufyan] berkata: Ada seorang laki-laki yang berkhutbah pada peristiwa Bashrah ketika Ali radliyallahu 'anhu menang, maka [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: "Khatib ini adalah seorang orator. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lebih dahulu, kemudian Abu Bakar shalat (menyusul) dan Umar radliyallahu 'anhu yang ketiga menyusul juga, kemudian kita tertimpa fitnah sepeninggal mereka. Dan Allah yang menghedaki itu terjadi."

Grade

Musnad Ahmad #1192

مسند أحمد ١١٩٢: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي عَوْنٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ الْحَنَفِيِّ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ قِيلَ لِعَلِيٍّ وَلِأَبِي بَكْرٍ يَوْمَ بَدْرٍ مَعَ أَحَدِكُمَا جِبْرِيلُ وَمَعَ الْآخَرِ مِيكَائِيلُ وَإِسْرَافِيلُ مَلَكٌ عَظِيمٌ يَشْهَدُ الْقِتَالَ أَوْ قَالَ يَشْهَدُ الصَّفَّ

Musnad Ahmad 1192: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Abu Aun] dari [Abu Shalih Al Hanafi] dari [Ali] berkata: Pada perang Badar, dikatakan kepada Ali dan Abu Bakar: "Bersama salah satu dari kalian berdua Jibril, sedangkan Mika`il bersama yang lainnya, dan Israfil malaikat yang besar ikut menyaksikan peperangan." atau Ali berkata: "Ikut bergabung dengan barisan perang."

Grade

Musnad Ahmad #1193

مسند أحمد ١١٩٣: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ

Musnad Ahmad 1193: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Mis'ar] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim] dari [Ali] radliyallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan shalat empat raka'at sebelum Dhuhur.

Grade

Musnad Ahmad #1194

مسند أحمد ١١٩٤: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ كَثِيرٍ أَبِي هَاشِمٍ بَيَّاعِ السَّابِرِيِّ عَنْ قَيْسٍ الْخَارِفِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ عَلَى هَذَا الْمِنْبَرِ سَبَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَلَّى أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَثَلَّثَ عُمَرُ ثُمَّ خَبَطَتْنَا فِتْنَةٌ أَوْ أَصَابَتْنَا فِتْنَةٌ فَكَانَ مَا شَاءَ اللَّهُ

Musnad Ahmad 1194: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Al Qasim bin Katsir, Abu Hisyam, Bayya' As Sabiri] dari [Qais Al Kharifi] berkata: Saya mendengar [Ali] radliyallahu 'anhu berkata di atas mimbar ini: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam datang lebih dahulu, kemudian Abu Bakar shalat (menyusul) dan Umar radliyallahu 'anhu yang ketiga menyusul juga, kemudian kita tertimpa atau terkena fitnah sepeninggal mereka. Dan Allah yang menghedaki itu terjadi."

Grade

Musnad Ahmad #1195

مسند أحمد ١١٩٥: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَبْدُوَيْهِ أَبُو مُحَمَّدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ مِنْ كُلِّ اللَّيْلِ قَدْ أَوْتَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَوَّلِهِ وَأَوْسَطِهِ وَآخِرِهِ وَانْتَهَى وِتْرُهُ إِلَى آخِرِ اللَّيْلِ

Musnad Ahmad 1195: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Abduwaih, Abu Muhammad] mantan budak Bani Hasyim, telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dlamrah] dari [Ali] radliyallahu 'anhu, dia berkata: "Setiap malam Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terkadang melakukan shalat witir pada permulaannya, pertengahannya dan waktu akhirnya, dan pada akhirnya beliau melakukannya pada akhir malam."

Grade

Musnad Ahmad #1196

مسند أحمد ١١٩٦: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ خُثَيْمٍ أَبُو مَعْمَرٍ الْهِلَالِيُّ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ مَرْزُوقٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مِنْ التَّطَوُّعِ ثَمَانِيَ رَكَعَاتٍ وَبِالنَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً

Musnad Ahmad 1196: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku ['Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Khutsaim, Abu Ma'mar Al Hilali] telah menceritakan kepada kami [Fudlail bin Marzuq] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dlamrah] dari [Ali] radliyallahu 'anhu, dia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selalu shalat sunnah delapan raka'at dan pada siang harinya dua belas raka'at."

Grade

Musnad Ahmad #1197

مسند أحمد ١١٩٧: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَنْدَلٍ وَسُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ جَمِيعًا فِي سَنَةِ سِتٍّ وَعِشْرِينَ وَمِائَتَيْنِ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ ضَمْرَةَ السَّلُولِيِّ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَلَا إِنَّ الْوَتْرَ لَيْسَ بِحَتْمٍ كَصَلَاتِكُمْ الْمَكْتُوبَةِ وَلَكِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْتَرَ ثُمَّ قَالَ أَوْتِرُوا يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ أَوْتِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ وَتْرٌ يُحِبُّ الْوَتْرَ وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَنْدَلٍ وَمَعْنَاهُمَا وَاحِدٌ

Musnad Ahmad 1197: Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Shandal] dan [Suwaid bin Sa'id], semuanya pada tahun dua ratus dua puluh enam, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin 'Ayyas] dari [Abu Ishaq] dari ['Ashim bin Dlamrah As Saluli] berkata: [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: Ketahuilah, witir bukanlah hal yang wajib sebagaimana shalat fardlu, namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan shalat witir dan beliau bersabda: "Lakukan shalat witir wahai ahli Qur`an, lakukan shalat witir. Sesungguhnya Allah ganjil menyukai yang ganjil." Ini adalah menurut redaksi hadits Abdullah bin Shandal, sedangkan makna keduanya adalah satu.

Grade

Musnad Ahmad #1198

مسند أحمد ١١٩٨: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا فِطْرٌ عَنْ كَثِيرِ بْنِ نَافِعٍ النَّوَّاءِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مُلَيْلٍ قَالَ سَمِعْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ قَبْلِي نَبِيٌّ إِلَّا قَدْ أُعْطِيَ سَبْعَةَ رُفَقَاءَ نُجَبَاءَ وُزَرَاءَ وَإِنِّي أُعْطِيتُ أَرْبَعَةَ عَشَرَ حَمْزَةُ وَجَعْفَرٌ وَعَلِيٌّ وَحَسَنٌ وَحُسَيْنٌ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَالْمِقْدَادُ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ وَأَبُو ذَرٍّ وَحُذَيْفَةُ وَسَلْمَانُ وَعَمَّارٌ وَبِلَالٌ

Musnad Ahmad 1198: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Fithr] dari [Katsir bin Nafi' An Nawa`] berkata: saya mendengar [Abdullah bin Mulail] berkata: saya mendengar [Ali] radliyallahu 'anhu berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada seorang Nabipun sebelumku kecuali telah diberi tujuh teman setia, orang pilihan dan mentri. Dan saya diberi empat belas orang: Hamzah, Ja'far, Ali, Hasan, Husain, Abu Bakar, Umar, Al Miqdad, Abdullah bin Mas'ud, Abu Dzar, Hudzaifah, Salman, 'Ammar dan Bilal."

Grade

Musnad Ahmad #1199

مسند أحمد ١١٩٩: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ قَالَ رَأَيْتُ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى النَّعْلَيْنِ ثُمَّ قَالَ لَوْلَا أَنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَ كَمَا رَأَيْتُمُونِي فَعَلْتُ لَرَأَيْتُ أَنَّ بَاطِنَ الْقَدَمَيْنِ هُوَ أَحَقُّ بِالْمَسْحِ مِنْ ظَاهِرِهِمَا

Musnad Ahmad 1199: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nua'im] telah menceritakan kepada kami [Yunus] dari [Abu Ishaq] dari [Abdu Khair] berkata: Saya melihat [Ali] radliyallahu 'anhu berwudlu dan mengusap kedua khufnya, kemudian berkata: "Seandainya saya tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat sebagaimana yang kalian lihat, menurutku bagian bawah kaki lebih layak untuk diusap daripada bagian atasnya."

Grade