Hasil Pencarian: waris 981 Hadits

Musnad Ahmad #9

مسند أحمد ٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ فَاطِمَةَ وَالْعَبَّاسَ أَتَيَا أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَلْتَمِسَانِ مِيرَاثَهُمَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُمَا حِينَئِذٍ يَطْلُبَانِ أَرْضَهُ مِنْ فَدَكَ وَسَهْمَهُ مِنْ خَيْبَرَ فَقَالَ لَهُمْ أَبُو بَكْرٍ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ إِنَّمَا يَأْكُلُ آلُ مُحَمَّدٍ فِي هَذَا الْمَالِ وَإِنِّي وَاللَّهِ لَا أَدَعُ أَمْرًا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُهُ فِيهِ إِلَّا صَنَعْتُهُ

Musnad Ahmad 9: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari ['Aisyah], bahwasanya Fathimah dan Al Abbas mendatangi Abu Bakar, keduanya menuntut bagian harta warisan mereka dari Rasullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ketika itu keduanya meminta tanah beliau pada perang Fadak dan saham beliau dari perang Khaibar, maka [Abu Bakar] berkata kepada mereka: sesungguhnya aku mendengar Rasulullah bersabda: "Kami tidak diwarisi, harta yang kami tinggalkan menjadi sedekah, keluarga Muhammad hanya makan dari harta ini." Maka demi Allah, aku tidak akan meninggalkan suatu perkara yang aku lihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakannya kecuali aku pasti mengerjakanya.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Isnaduhu Shahih,

Musnad Ahmad #14

مسند أحمد ١٤: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ جُمَيْعٍ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ لَمَّا قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْسَلَتْ فَاطِمَةُ إِلَى أَبِي بَكْرٍ أَنْتَ وَرِثْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْ أَهْلُهُ قَالَ فَقَالَ لَا بَلْ أَهْلُهُ قَالَتْ فَأَيْنَ سَهْمُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِذَا أَطْعَمَ نَبِيًّا طُعْمَةً ثُمَّ قَبَضَهُ جَعَلَهُ لِلَّذِي يَقُومُ مِنْ بَعْدِهِ فَرَأَيْتُ أَنْ أَرُدَّهُ عَلَى الْمُسْلِمِينَ فَقَالَتْ فَأَنْتَ وَمَا سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْلَمُ

Musnad Ahmad 14: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah Bin Muhammad Bin Abu Syaibah]. Abdullah berkata: dan aku telah mendengarnya dari Abdullah Bin Abu Syaibah, dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Bin Fudlail] dari [Al Walid Bin Jumai'] dari [Abu Ath Thufail] dia berkata: Ketika Rasulullah wafat, Fathimah menulis surat kepada Abu Bakar yang berisi: "Apakah kamu atau keluarganya yang mewarisi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" Dia menjawab: "Aku tidak mewarisinya, tetapi keluarganyalah yang mewarisinya." Fathimah berkata: "Lalu dimanakah saham Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?" Maka [Abu Bakar] berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya apabila Allah memberi makan seorang Nabi, kemudian mewafatkannya, maka Dia (Allah) menjadikannya untuk orang yang datang setelahnya." Maka aku berniat mengembalikannya kepada kaum Muslimin." kemudian Fathimah berkata: "Kalau demikian, kamu lebih tahu atas apa yang telah kamu dengar dari Rasulullah."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Isnaduhu Shahih,

Sunan Tirmidzi #14

سنن الترمذي ١٤: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ الْمُلَائِيُّ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ الْحَاجَةَ لَمْ يَرْفَعْ ثَوْبَهُ حَتَّى يَدْنُوَ مِنْ الْأَرْضِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَكَذَا رَوَى مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَنَسٍ هَذَا الْحَدِيثَ وَرَوَى وَكِيعٌ وَأَبُو يَحْيَى الْحِمَّانِيُّ عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ قَالَ ابْنُ عُمَرَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ الْحَاجَةَ لَمْ يَرْفَعْ ثَوْبَهُ حَتَّى يَدْنُوَ مِنْ الْأَرْضِ وَكِلَا الْحَدِيثَيْنِ مُرْسَلٌ وَيُقَالُ لَمْ يَسْمَعْ الْأَعْمَشُ مِنْ أَنَسٍ وَلَا مِنْ أَحَدٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ نَظَرَ إِلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ رَأَيْتُهُ يُصَلِّي فَذَكَرَ عَنْهُ حِكَايَةً فِي الصَّلَاةِ وَالْأَعْمَشُ اسْمُهُ سُلَيْمَانُ بْنُ مِهْرَانَ أَبُو مُحَمَّدٍ الْكَاهِلِيُّ وَهُوَ مَوْلًى لَهُمْ قَالَ الْأَعْمَشُ كَانَ أَبِي حَمِيلًا فَوَرَّثَهُ مَسْرُوقٌ

Sunan Tirmidzi 14: telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdussalam bin Harb Al Mula`i] dari [Al A'masy] dari [Anas] ia berkata: "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hendak buang hajat beliau tidak mengangkat kainnya hingga hampir menyentuh tanah." Abu Isa berkata: Demikianlah [Muhammad bin Rabi'ah] meriwayatkan hadits ini dari [Al A'masy], dari [Anas]. Sementara [Waki'] dan [Abu Yahya Al Himmani] meriwayatkan dari [Al A'masy], ia berkata: "[Ibnu Umar] berkata: "Apabila Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hendak buang hajat beliau tidak mengangkat kainnya hingga hampir menyentuh tanah." Dan kedua hadits ini adalah mursal. Dikatakan juga bahwa Al A'masy tidak mendengar dari Anas, dan tidak juga dari salah seorang sahabat Nabi Shallahu 'alaihi wa Sallam. Ia melihat Anas bin Malik, lalu ia berkata: "Aku melihat Anas sedang shalat." lalu ia menyebutkan darinya tentang shalat. Sedangkan nama Al A'masy adalah Sulaiman bin Mihran Abu Muhammad Al Kahili, dan ia adalah seorang mantan budak dari bani Kahili. Al A'masy berkata: "Bapakku dulu memiliki anak yang masih dalam kandungan kemudian diwarisi oleh Masruq."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Dha'if,

Musnad Ahmad #25

مسند أحمد ٢٥: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَتْ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بَعْدَ وَفَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَقْسِمَ لَهَا مِيرَاثَهَا مِمَّا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْهِ فَقَالَ لَهَا أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ فَغَضِبَتْ فَاطِمَةُ عَلَيْهَا السَّلَام فَهَجَرَتْ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَلَمْ تَزَلْ مُهَاجِرَتَهُ حَتَّى تُوُفِّيَتْ قَالَ وَعَاشَتْ بَعْدَ وَفَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ قَالَ وَكَانَتْ فَاطِمَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا تَسْأَلُ أَبَا بَكْرٍ نَصِيبَهَا مِمَّا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ خَيْبَرَ وَفَدَكَ وَصَدَقَتِهِ بِالْمَدِينَةِ فَأَبَى أَبُو بَكْرٍ عَلَيْهَا ذَلِكَ وَقَالَ لَسْتُ تَارِكًا شَيْئًا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْمَلُ بِهِ إِلَّا عَمِلْتُ بِهِ وَإِنِّي أَخْشَى إِنْ تَرَكْتُ شَيْئًا مِنْ أَمْرِهِ أَنْ أَزِيغَ فَأَمَّا صَدَقَتُهُ بِالْمَدِينَةِ فَدَفَعَهَا عُمَرُ إِلَى عَلِيٍّ وَعَبَّاسٍ فَغَلَبَهُ عَلَيْهَا عَلِيٌّ وَأَمَّا خَيْبَرُ وَفَدَكُ فَأَمْسَكَهُمَا عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَقَالَ هُمَا صَدَقَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتَا لِحُقُوقِهِ الَّتِي تَعْرُوهُ وَنَوَائِبِهِ وَأَمْرُهُمَا إِلَى مَنْ وَلِيَ الْأَمْرَ قَالَ فَهُمَا عَلَى ذَلِكَ الْيَوْمَ

Musnad Ahmad 25: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [Shalih], telah berkata [Ibnu Syihab]: telah mengabarkan kepadaku ['Urwah Bin Az Zubair] bahwa [Aisyah] istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengabarkannya, bahwa Fathimah anak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meminta kepada Abu Bakar setelah wafatnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam agar membagikan harta warisannya yang ditinggalkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kepadanya berupa harta fai` yang Allah berikan kepada beliau, maka [Abu Bakar] berkata kepadanya: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kami tidak diwarisi dan harta yang kami tinggalkan menjadi harta sedekah." Kemudian Fathimah marah dan tidak mengajak bicara Abu Bakar, dia tetap melakukan perbuatannya itu hingga dia wafat, Urwah berkata: Fathimah hidup selama enam bulan sepeninggal Nabi, dan Fathimah meminta kepada Abu Bakar bagiannya dari harta yang ditinggalkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dari perang Khaibar dan Fadak dan sedekahnya ketika di Madinah, akan tetapi Abu Bakar menolak untuk memberikannya, dan dia berkata: "Aku bukan orang yang meninggalkan sesuatu yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, semua yang beliau lakukan pasti akan aku lakukan, dan aku khawatir jika meninggalkan sedikit saja perintah beliau, aku akan menyimpang." Adapun sedekah beliau yang terdapat di Madinah, Umar telah memberikannya kepada Ali dan Abbas, kemudian Ali yang menguasai peninggalan tersebut, sedangkan peninggalan yang berada di Khaibar dan Fadak telah ditangani oleh Umar dan dia berkata: "Keduanya adalah Sedekah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang telah menjadi hak-haknya, yang telah kalian berikan kepadanya dan wakil-wakilnya, dan urusan keduanya ditangani oleh orang yang memimpin urusan." Dan dia berkata: "Dan keduanya terjadi pada hari itu juga."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Isnaduhu Shahih,

Al-Mustadrak #41

المستدرك ٤١: حَدَّثَنَا أَبُو زَكَرِيَّا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْعَنْبَرِيُّ، ثنا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْعَبْدِيُّ، ثنا مُوسَى بْنُ أَيُّوبَ النَّصَبِيُّ، وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ الْفَقِيهُ، أَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْوَلِيدِ الْكَرَابِيسِيُّ، ثنا صَفْوَانُ بْنُ صَالِحٍ الدِّمَشْقِيُّ، قَالَا: حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، ثنا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدَةٍ، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ، إِنَّهُ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ - هُوَ اللَّهُ - الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ، الرَّحِيمُ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ، السَّلَامُ، الْمُؤْمِنُ، الْمُهَيْمِنُ، الْعَزِيزُ، الْجَبَّارُ، الْمُتَكَبِّرُ، الْخَالِقُ، الْبَارِئُ، الْمُصَوِّرُ، الْغَفَّارُ، الْقَهَّارُ، الْوَهَّابُ، الرَّزَّاقُ، الْفَتَّاحُ، الْعَلِيمُ، الْقَابِضُ، الْبَاسِطُ، الْخَافِضُ، الرَّافِعُ، الْمُعِزُّ، الْمُذِلُّ، السَّمِيعُ، الْبَصِيرُ، الْحَكَمُ، الْعَدْلُ، اللَّطِيفُ، الْخَبِيرُ، الْحَلِيمُ، الْعَظِيمُ، الْغَفُورُ، الشَّكُورُ، الْعَلِيُّ، الْكَبِيرُ، الْحَفِيظُ، الْمُغِيثُ» . وَقَالَ صَفْوَانُ فِي حَدِيثِهِ: الْمُقِيتُ، وَإِلَيْهِ ذَهَبَ أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ فِي مُخْتَصَرِ الصَّحِيحِ، الْحَسِيبُ، الْجَلِيلُ، الْكَرِيمُ، الرَّقِيبُ، الْمُجِيبُ، الْوَاسِعُ، الْحَكِيمُ، الْوَدُودُ، الْمَجِيدُ، الْبَاعِثُ، الشَّهِيدُ، الْحَقُّ، الْوَكِيلُ، الْقَوِيُّ، الْمَتِينُ، الْوَلِيُّ، الْحَمِيدُ، الْمُحْصِي، الْمُبْدِي، الْمُعِيدُ، الْمُحْيِي، الْمُمِيتُ، الْحَيُّ، الْقَيُّومُ، الْوَاجِدُ، الْمَاجِدُ، الْوَاحِدُ، الصَّمَدُ، الْقَادِرُ، الْمُقْتَدِرُ، الْمُقَدِّمُ، الْمُؤَخِّرُ، الْأَوَّلُ، الْآخَرُ، الظَّاهِرُ، الْبَاطِنُ، الْوَالِي، الْمُتَعَالِي، الْبَرُّ، التَّوَّابُ، الْمُنْتَقِمُ، الْعَفُوُّ، الرَّءُوفُ، مَالِكُ، الْمُلْكِ، ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، الْمُقْسِطُ، الْجَامِعُ، الْغَنِيُّ، الْمُغْنِي، الْمَانِعُ، الضَّارُّ، النَّافِعُ، النُّورُ، الْهَادِي، الْبَدِيعُ، الْبَاقِي، الْوَارِثُ، الرَّشِيدُ، الصَّبُورُ «.» هَذَا حَدِيثٌ قَدْ خَرَّجَاهُ فِي الصَّحِيحَيْنِ بِأَسَانِيدَ صَحِيحَةٍ دُونَ ذِكْرِ الْأَسَامِيَ فِيهِ، وَالْعِلَّةُ فِيهِ عِنْدَهُمَا أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ مُسْلِمٍ تَفَرَّدَ بِسِيَاقَتِهِ بِطُولِهِ، وَذَكَرَ الْأَسَامِيَ فِيهِ وَلَمْ يَذْكُرْهَا غَيْرُهُ، وَلَيْسَ هَذَا بِعِلَّةٍ فَإِنِّي لَا أَعْلَمُ اخْتِلَافًا بَيْنَ أَئِمَّةِ الْحَدِيثِ أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ مُسْلِمٍ أَوْثَقُ وَأَحْفَظُ وَأَعْلَمُ وَأَجَلُّ مِنْ أَبِي الْيَمَانِ وَبِشْرِ بْنِ شُعَيْبٍ وَعَلِيِّ بْنِ عَيَّاشٍ وَأَقْرَانِهِمْ مِنْ أَصْحَابِ شُعَيْبٍ، ثُمَّ نَظَرْنَا فَوَجَدْنَا الْحَدِيثَ قَدْ " رَوَاهُ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْحُصَيْنِ، عَنْ أَيُّوبَ السَّخْتِيَانِيِّ وَهِشَامِ بْنِ حَسَّانَ جَمِيعًا، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِطُولِهِ

Al Mustadrak 41: Abu Zakaria Yahya bin Muhammad bin Abdullah Al Anbari menceritakan kepada kami, Abu Abdillah Muhammad bin Ibrahim Al Abdi menceritakan kepada kami, Musa bin Ayyub An- Nashabi menceritakan kepada kami. Abu Bakar Ahmad bin Ishaq Al Faqih menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad Al Walid Al Karabisi mengabarkan kepada kami, Shafwan bin Shalih Ad-Dimasyqi menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Al Walid bin Muslim menceritakan kepada kami, Syu'aib bin Abu Hamzah menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zinad, dari Al A'raj, dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Barangsiapa menghapalnya maka akan masuk surga. Sesungguhnya Dia ganjil dan menyukai yang ganjil. (Dialah Allah) yang tidak ada tuhan selain Dia, Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah), Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang), Al Malik (Maha Raja), Al Quddus (Maha Suci), As-Salam (Maha Sejahtera), Al Mu min (Yang Maha Tepercaya), Al Muhaimin (Yang Maha Memelihara), Al Aziz (Yang Maha Perkasa), Al Jabbar (Yang Kehendak-Nya tidak dapat diingkari), Al Mutakabbir (Yang Memiliki segala keagungan), Al Khaliq (Maha Pencipta), Al Bari' (Yang Mengadakan dari tiada), Al Mushawwir (Yang Membentuk Rupa), Al Ghaffar (Yang Maha Pengampun), Al Qahhar (Yang Maha Mengalahkan), Al Wahhab (Maha Pemberi), Ar-Razzaq (Yang Maha Pemberi rezeki), Al Fattah (Yang Maha Pembuka [hati]), Al Alim (Yang Maha Mengetahui), Al Qabidh (Yang Maha Mengendalikan), Al Basith (Yang Maha Melapangkan), Al Khafidh (Yang Merendahkan), Ar-Rafi' (Yang Meninggikan), Al Mu'iz (Yang Maha Terhormat), Al Mudzil (Yang Maha Menghinakan), As-Sami' (Yang Maha Mendengar), Al Bashir (Yang Maha Melihat), Al Hakam (Yang Memutuskan Hukum), Al Adi (Yang Maha Adil), Al-Lathif (Yang Maha Lembut), Al Khabir (Yang Maha Mengetahui), Al Halim (Yang Maha Penyantun), Al Azhim (Yang Maha Agung), Al Ghafur (Yang Maha Pengampun), Asy-Syakur (Yang Menerima Syukur), Al Ali (Yang Maha Tinggi), Al Kabir (Yang Maha Besar), Al Hafizh (Yang Maha Menjaga), Al Mughits (Yang Maha Memberi Pertolongan —dalam haditsnya Shafwan berkata: Al Muqit (Yang Maha Memelihara), dan pendapat ini juga dikatakan oleh Abu Bakar Muhammad bin Ishaq dalam Mukhtashar Ash-Shahih—, Al Hasib (Yang Maha Membuat Perhitungan), Al Jalil (Yang Maha Luhur), Al Karim (Yang Maha Mulia), Ar-Raqib (Yang Maha Mengawasi), Al Mujib (Yang Maha Mengabulkan), Al Wasi' (Yang Maha Luas), Al Hakim (Yang Maha Bijaksana), Al Wadud (Yang M Maha Mengasihi), Al Majid (Yang Maha Mulia), Al Ba'its (Yang Membangkitkan), Asy-Syahid (Yang Maha Menyaksikan), Al Haq (Yang Maha Benar), Al Wakil (Yang Maha Memelihara), Al Qawiyy (Yang Maha Kuat), Al Matiin (Yang Maha Kokoh), Al Wali (Yang Maha Melindungi), Al Hamid (Yang Maha Terpuji), Al Muhshi (Yang Maha Menghitung), Al Mubdi' (Yang Maha Memulai), Al Mu'id (Yang Maha Mengembalikan), Al Muhyi (Yang Maha Menghidupkan), Al Mumit (Yang Maha Mematikan), Al Hayyu (Yang Maha Hidup), Al Qayyuum (Yang Maha Mandiri), Al Wajid (Yang Maha Menemukan), Al Majid (Yang Maha Mulia), Al Wahid (Yang Maha Tunggal), Ash-Shamad (Yang Maha Dibutuhkan), Al Qadir (Yang Maha Kuat), Al Muqtadir (Yang Maha Berkuasa), Al Muqaddim (Yang Maha Mendahulukan), Al Muakhkhir (Yang Maha Mengakhirkan), Al Awwal (Yang Maha Permulaan), Al Akhir (Yang Maha Akhir), Azh- Zhahir (Yang Maha Nyata), Al Bathin (Yang Maha Gaib), Al Wali (Yang Maha Memerintah), Al Muta'ali (Yang Maha Tinggi), Al Barr (Yang Maha Dermawan), At-Tawwab (Yang Maha Penerima Tobat), Al Muntaqim (Yang Maha Penyiksa), Al Afuwwu (Yang Maha Pemaaf), Ar-Rauf (Yang Maha Pengasih), Malik Al Mulk (Yang Mempunyai Kerajaan), Dzu Al Jalal wa Al Ikram (Yang Maha Memiliki Kebesaran serta Kemuliaan), Al Muqsith (Yang Maha Adil), Al Jami' (Yang Maha Pengumpul), Al Ghaniyy (Yang Maha Kaya), Al Mughni (Yang Maha Mencukupi), Al Mani' (Yang Maha Mencegah), Adh-Dharr (Yang Maha Memberi Derita), An-Nafi' (Yang Maha Memberi Manfaat), An-Nur (Yang Maha Bercahaya), Al Hadi (Yang Maha Memberi Petunjuk), Al Badi' (Yang Maha Pencipta), Al Baqi (Yang Maha Kekal), Al Warits (Yang Maha Mewarisi), Ar-Rasyid (Yang Maha Pandai), dan Ash-Shabur (Yang Maha Sabar) " Hadits ini diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim dalam Ash-Shahihain dengan sanad-sanad yang shahih tanpa menyebutkan nama-nama (Allah) di dalamnya. Illat-nya menurut keduanya adalah karena Al Walid bin Muslim menyendiri dalam memaparkannya secara panjang lebar. Dia menyebutkan nama-nama Allah, sementara yang lain tidak menyebutkannya. Tapi ini bukan merupakan Illat, karena aku tidak mengetahui ada perselisihan di kalangan Imam hadits bahwa Al Walid bin Muslim lebih tsiqah dan lebih hafizh, serta lebih alim dan lebih mulia, daripada Abu Al Yaman, Bisyr bin Syu'aib, Ali bin Ayyasy, dan teman-teman Syu'aib lainnya. Kemudian kami menelitinya (lagi), dan kami temukan bahwa hadits ini diriwayatkan (juga) oleh Abdul Aziz bin Al Hashin dari Ayyub As-Sakhtiyani dan Hisyam bin Hassan, yang sama-sama meriwayatkan dari Muhammad bin Sirin, dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dengan redaksinya yang panjang.

Sunan Ibnu Majah #44

سنن ابن ماجه ٤٤: حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ وَأَحْمَدُ بْنُ ثَابِتٍ الْجَحْدَرِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَطَبَ احْمَرَّتْ عَيْنَاهُ وَعَلَا صَوْتُهُ وَاشْتَدَّ غَضَبُهُ كَأَنَّهُ مُنْذِرُ جَيْشٍ يَقُولُ صَبَّحَكُمْ مَسَّاكُمْ وَيَقُولُ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ كَهَاتَيْنِ وَيَقْرِنُ بَيْنَ إِصْبَعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَيَقُولُ أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْأُمُورِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ وَكَانَ يَقُولُ مَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِأَهْلِهِ وَمَنْ تَرَكَ دَيْنًا أَوْ ضَيَاعًا فَعَلَيَّ وَإِلَيَّ

Sunan Ibnu Majah 44: Telah menceritakan kepada kami [Suwaid bin Sa'id] dan [Ahmad bin Tsabit Al Jahdari] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab Ats Tsaqafiy] dari [Ja'far bin Muhammad] dari [Bapaknya] dari [Jabir bin Abdullah] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila berkhutbah matanya menjadi merah, suaranya tinggi dan emosinya menggebu-gebu, seakan-akan ia adalah seorang pemberi peringatan pada pasukan, beliau berseru: "Waspadalah, musuh akan datang di pagi hari, musuh akan datang di sore hari!" Dan beliau berseru: "Aku diutus dengan datangnya hari kiamat seperti (kedua jari) ini." Bbeliau menggandengkan antara dua jarinya, jari telunjuk dan jari tengah. Beliau lalu bersabda: "'Amma ba'du: sesungguhnya sebaik-baik perkara adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad, seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan, dan setiap bid'ah adalah sesat." Dan beliau selalu bersabda: "Barangsiapa meninggalkan harta, maka bagi ahli warisnya. Dan barang siapa meninggalkan hutang atau amanah maka akulah yang menanggungnya."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Musnad Ahmad #52

مسند أحمد ٥٢: حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْسَلَتْ إِلَى أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَسْأَلُهُ مِيرَاثَهَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَيْهِ بِالْمَدِينَةِ وَفَدَكَ وَمَا بَقِيَ مِنْ خُمُسِ خَيْبَرَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ إِنَّمَا يَأْكُلُ آلُ مُحَمَّدٍ فِي هَذَا الْمَالِ وَإِنِّي وَاللَّهِ لَا أُغَيِّرُ شَيْئًا مِنْ صَدَقَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ حَالِهَا الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهَا فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَأَعْمَلَنَّ فِيهَا بِمَا عَمِلَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَبَى أَبُو بَكْرٍ أَنْ يَدْفَعَ إِلَى فَاطِمَةَ مِنْهَا شَيْئًا فَوَجَدَتْ فَاطِمَةُ عَلَى أَبِي بَكْرٍ فِي ذَلِكَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَرَابَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَبُّ إِلَيَّ أَنْ أَصِلَ مِنْ قَرَابَتِي وَأَمَّا الَّذِي شَجَرَ بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ مِنْ هَذِهِ الْأَمْوَالِ فَإِنِّي لَمْ آلُ فِيهَا عَنْ الْحَقِّ وَلَمْ أَتْرُكْ أَمْرًا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُهُ فِيهَا إِلَّا صَنَعْتُهُ

Musnad Ahmad 52: Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj Bin Muhammad] Telah menceritakan kepada kami [Laits] Telah menceritakan kepadaku [Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari ['Urwah Bin Zubair] dari [Aisyah] istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dia mengabarkan kepadanya, bahwa Fathimah putri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengirim surat kepada Abu Bakar Ash Shiddiq meminta bagian harta warisnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang Allah jadikan harta Fai` bagi beliau di Madinah, Fadaq dan sisa seperlima dari perang Khaibar, maka [Abu Bakar] menjawab: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Kami tidak diwarisi, harta yang kami tinggalkan adalah sebagai sedekah, hanya saja keluarga Muhammad memakan dari harta ini." Dan sungguh demi Allah, aku tidak akan merubah sesuatu yang menjadi sedekah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang sudah ada sejak awal pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan aku akan melaksanakannya sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Kemudian Abu Bakar menolak untuk memberikan sedikitpun darinya kepada Fathimah, sehingga timbul pada diri Fathimah perasaan tidak enak kepada Abu Bakar dalam hal ini, maka Abu Bakar berkata: "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kerabat dekat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lebih aku cintai dari pada menyambung keluarga dekatku, adapun apa yang terjadi diantara aku dengan kalian tentang harta ini maka aku tidak akan berpaling dari Al Haq dalam hal ini, dan aku tidak akan meninggalkan perkara yang aku lihat dilakukan oleh Rasulullah melainkan aku akan mengerjakannya."

Grade

Musnad Ahmad #55

مسند أحمد ٥٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ فَاطِمَةَ وَالْعَبَّاسَ أَتَيَا أَبَا بَكْرٍ يَلْتَمِسَانِ مِيرَاثَهُمَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُمَا حِينَئِذٍ يَطْلُبَانِ أَرْضَهُ مِنْ فَدَكَ وَسَهْمَهُ مِنْ خَيْبَرَ فَقَالَ لَهُمَا أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا صَدَقَةٌ وَإِنَّمَا يَأْكُلُ آلُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي هَذَا الْمَالِ وَإِنِّي وَاللَّهِ لَا أَدَعُ أَمْرًا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُهُ فِيهِ إِلَّا صَنَعْتُهُ

Musnad Ahmad 55: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari ['Urwah] dari [Aisyah], bahwa Fathimah dan Al Abbas datang kepada Abu Bakar meminta bagian harta warisnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, pada waktu itu keduanya meminta bagian tanah Rasulullah dari perang Fadaq dan bagian beliau dari perang Khaibar, maka [Abu Bakar] berkata kepada keduanya: Sesunguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Kami tidak diwarisi, apa yang kami tinggalkan adalah sedekah, hanya saja keluarga Muhammad makan dari harta ini." Dan demi Allah, aku tidak akan meninggalkan perkara yang aku lihat dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, melainkan pasti aku akan melakukannya.

Grade

Musnad Ahmad #57

مسند أحمد ٥٧: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّ فَاطِمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لِأَبِي بَكْرٍ مَنْ يَرِثُكَ إِذَا مِتَّ قَالَ وَلَدِي وَأَهْلِي قَالَتْ فَمَا لَنَا لَا نَرِثُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ النَّبِيَّ لَا يُورَثُ وَلَكِنِّي أَعُولُ مَنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُولُ وَأُنْفِقُ عَلَى مَنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُنْفِقُ

Musnad Ahmad 57: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad Bin Salamah] dari [Muhammad Bin 'Amru] dari [Abu Salamah] bahwa Fathimah berkata kepada Abu Bakar: "Siapa orang yang akan mewarisimu jika kamu meninggal?" Abu Bakar menjawab: "Anakku dan keluargaku." Fathimah bertanya lagi: "Kenapa kami tidak mewarisi dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam?" [Abu Bakar] menjawab: "Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Sesungguhnya Nabi tidak diwarisi.' Akan tetapi aku menanggung orang yang menjadi tanggungan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan menafkahi orang yang dinafkahi oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam."

Grade

Musnad Ahmad #74

مسند أحمد ٧٤: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي شَيْخٌ مِنْ قُرَيْشٍ مِنْ بَنِي تَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنِي فُلَانٌ وَفُلَانٌ وَقَالَ فَعَدَّ سِتَّةً أَوْ سَبْعَةً كُلُّهُمْ مِنْ قُرَيْشٍ فِيهِمْ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الزُّبَيْرِ قَالَ بَيْنَا نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ عُمَرَ إِذْ دَخَلَ عَلِيٌّ وَالْعَبَّاسُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَدْ ارْتَفَعَتْ أَصْوَاتُهُمَا فَقَالَ عُمَرُ مَهْ يَا عَبَّاسُ قَدْ عَلِمْتُ مَا تَقُولُ تَقُولُ ابْنُ أَخِي وَلِي شَطْرُ الْمَالِ وَقَدْ عَلِمْتُ مَا تَقُولُ يَا عَلِيُّ تَقُولُ ابْنَتُهُ تَحْتِي وَلَهَا شَطْرُ الْمَالِ وَهَذَا مَا كَانَ فِي يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَدْ رَأَيْنَا كَيْفَ كَانَ يَصْنَعُ فِيهِ فَوَلِيَهُ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مِنْ بَعْدِهِ فَعَمِلَ فِيهِ بِعَمَلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ وَلِيتُهُ مِنْ بَعْدِ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَأَحْلِفُ بِاللَّهِ لَأَجْهَدَنَّ أَنْ أَعْمَلَ فِيهِ بِعَمَلِ رَسُولِ اللَّهِ وَعَمَلِ أَبِي بَكْرٍ ثُمَّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَحَلَفَ بِأَنَّهُ لَصَادِقٌ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ النَّبِيَّ لَا يُورَثُ وَإِنَّمَا مِيرَاثُهُ فِي فُقَرَاءِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمَسَاكِينِ و حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَحَلَفَ بِاللَّهِ إِنَّهُ صَادِقٌ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ النَّبِيَّ لَا يَمُوتُ حَتَّى يَؤُمَّهُ بَعْضُ أُمَّتِهِ وَهَذَا مَا كَانَ فِي يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَدْ رَأَيْنَا كَيْفَ كَانَ يَصْنَعُ فِيهِ فَإِنْ شِئْتُمَا أَعْطَيْتُكُمَا لِتَعْمَلَا فِيهِ بِعَمَلِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَمَلِ أَبِي بَكْرٍ حَتَّى أَدْفَعَهُ إِلَيْكُمَا قَالَ فَخَلَوَا ثُمَّ جَاءَا فَقَالَ الْعَبَّاسُ ادْفَعْهُ إِلَى عَلِيٍّ فَإِنِّي قَدْ طِبْتُ نَفْسًا بِهِ لَهُ

Musnad Ahmad 74: Telah menceritakan kepada kami [Yahya Bin Hammad] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari ['Ashim Bin Kulaib] dia berkata: Telah menceritakan kepadaku [seorang syaikh Quraisy dari Bani Taim] dia berkata: Telah menceritakan kepadaku Fulan dan Fulan dan dia berkata: maka dia menyebutkan enam atau tujuh orang semuanya dari Quraisy termasuk di antara mereka adalah [Abdullah Bin Az Zubair], dia berkata: Ketika kami sedang duduk duduk di sisi Umar, tiba tiba Ali dan Abbas datang dengan nada meninggi, maka [Umar] berkata: "Diam wahai Abbas! Aku sudah tahu apa yang akan kamu katakan, kamu mengatakan anak saudaraku dan aku mendapat separuh harta. Dan aku juga sudah tahu apa yang akan kamu katakan wahai Ali, kamu akan mengatakan anak perempuannya berada di bawah asuhanku, maka baginya separuh harta, dan ini yang terjadi pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka kami telah melihat bagaimana beliau memutuskan dalam hal ini, kemudian Abu Bakar melanjutkan setelah Rasulullah dan melakukan apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah, kemudian aku lanjutkan sepeninggal Abu Bakar, maka aku bersumpah dengan nama Allah untuk bersungguh sungguh memutuskan hal ini sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah dan Abu Bakar." Kemudian dia berkata: Dan Abu Bakar telah menceritakan kepadaku dan bersumpah bahwa dia jujur telah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Nabi itu tidak diwarisi hanya saja harta warisnya dibagikan kepada orang-orang fakir dan miskin dari kaum muslimin." Dan [Abu Bakar] telah menceritakan kepadaku dan bersumpah dengan nama Allah bahwa dia jujur, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya seorang Nabi tidak akan meninggal sampai sebagian umatnya menjadikannya imam." Dan (harta) ini pernah ada di kedua tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan kami telah melihatnya bagaimana beliau melakukannya dalam hal ini, jika kalian kehendaki aku akan berikan kepada kalian berdua supaya kalian memperlakukannya sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah dan Abu Bakar, sehingga aku berikan kepada kalian berdua." Abdullah bin Zubair berkata: Maka keduanya beranjak pergi, kemudian keduanya datang kembali, Abbas berkata: "Berikanlah kepada Ali karena sesungguhnya jiwa menjadi tentram untuk diberikan kepada Ali."

Grade